Anda di halaman 1dari 16

Amalia Erman Hasihi 2015211696

Fira Afrianti 2015211709


Caesario M.Putra 2015211738
Nurul Akhram 2015211767
St.Hardianti 2015211876
Nurman 2015211892
Anggaran Penjualan
Pengertian Anggaran Penjualan

Anggaran Penjualan Anggaran penjualan


(sales Budget)
merupakan dasar penyusunan anggaran lainnya dan
umumnya disusun terlebih dahulu sebelum menyusun ialah budget yang direncanakan secara lebih terperinci,
anggaran lainnya. Oleh karena itu anggaran penjualan sering meliputi penjualan perusahaan selama periode yang akan
disebut anggaran kunci.
datang yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis
(kualitas) barang yang akan dijual, jumlah (kuantitas), harga
barang, waktu penjualan serta tempat /daerah penjualannya.
Anggaran Penjualan
Manfaat Penyusunan Anggaran Penjualan

Tujuan Penyusunan
Kegunaan Anggaran
Anggaran Penjualan
Penjualan
adalah untuk merencanakan setepat mungkin tingkat
penjualan pada periode yang akan datang dengan sebagai pedoman kerja, alat koordinasi dan pengawasan
memperhatikan data yang merupakan pencerminan kejadian kerja, serta sebagai dasar bagi penyusutan budget-budget
yang dialami perusahaan di masa lalu, khususnya di bidang
yang lainnya.
penjualan.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan
Anggaran Penjualan
Ada 2 faktor yang mempengaruhi penyusunan anggaran penjualan

Faktor-faktor Internal

Faktor-faktor Internal
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan
Anggaran Penjualan
Faktor-faktor Internal

Penjualan tahun-tahun
yang lalu Tenaga kerja yang tersedia
baik jumlah maupun
keahliannya
Kebijakan perusahaan yang
berhubungan dengan masalah
penjualan
Modal kerja yang
dimiliki perusahaan

Kapasitas produksi
yang dimiliki serta Fasilitas lain
kemungkinan yang menunjang
perluasannya
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penyusunan
Keadaan persaingan di Anggaran Penjualan
pasar 1
Faktor-faktor Eksternal

Posisi perusahaan dalam


2 persaingan

Tingkat pertumbuhan
penduduk 3

Elastisitas permintaan terhadap


4 harga barang yang dihasilkan

Kebijaksanaan-kebijaksanaan
pemerintah yang berpengaruh 5
Penyusunan Anggaran Penjualan
Contoh Kasus

PT SHMILY yang menjual dua macam barang memberikan informasi tentang penjualan pada tahun-tahun
sebelumnya sebagai berikut:
Penyusunan Anggaran Penjualan
Contoh Kasus

Barang X dan Y dijual di kota A, B, dan C. Untuk barang X jumlah unit untuk tiap-tiap daerah
perbandingannya adalah 3:3:4, sedangkan untuk barang Y perbandingannya adalah 2:3:5. Berdasarkan
pengalaman tahun-tahun lalu penjualan dilakukan secara tunai sebesar 40% dan sisanya kredit.
Untuk penjualan tunai perusahaan memberikan discount sebesar 3%, sedangkan untuk penjualan
secara kredit disisihkan 2% sebagai piutang tak tertagih. Dari piutang netto penerimaannya dengan cara
sebagai berikut:
50% diterima pada bulan penjualan
30% diterima satu bulan setelah penjualan, dan
20% diterima dua bulan setelah penjualan
Penyusunan Anggaran Penjualan
Contoh Kasus

Berdasarkan keterangan di atas saudara diminta untuk:


1. Melakukan forecasting terhadap penjualan barang X dan Y untuk tahun 2003, (catatan:
unit dibulatkan dalam ribuan dan harga dibulatkan dalam ratusan rupiah)
2. Menyusun budget penjualan berdasarkan produk, daerah penjualan dan waktu penjualan
bila diketahui indeks musim sebagai berikut:

3. Menyusun budget penjualan berdasarkan jenis dan waktu penjualan


4. Munyusun budget piutang berdasarkan waktu
5. Menyusun budget penjualan berdasarkan penerimaan kas dari penjualan tunai
6. Menyusun budget penerimaan kas dari piutang
Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Langkah pertama buat dulu forecasting misalnya dengan menggunakan metode least square.
Adapun hasil dari forecasting tersebut adalah:
Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Budget Penjualan berdasarkan produk, daerah dan waktu penjualan


Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Budget Penjualan berdasarkan jenis dan waktu penjualan


Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Budget Piutang berdasarkan waktu


Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Budget Penerimaan kas dari Penjualan Tunai


Penyusunan Anggaran Penjualan
Pembahasan

Budget Penerimaan kas dari Piutang