Anda di halaman 1dari 8

Nur Laily Fajriyah

(2013116141)
Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam
Kelas D

1. Apa itu Great Gap


Great Gap (Dark Ages) merupakan masa kegelapan atau kesenjangan
besar yang terjadi selama 500 tahun dimana pada masa ini dunia barat
mengalami kehancuran dan dalam keadaan terbelakang, dimana tidak terdapat
prestasi intelektual yang gemilang termasuk juga dalam pemikiran ekonomi.
Demikian pula dalam kebanyakan buku sejarah pemikiran ekonomi, misalnya
Spiegel (1991) yang menganggap bahwa pada masa Dark Age tidak terdapat
karya pemikiran tentang ekonomi. Spiegel memang membuka sejarah
pemikiran ekonomi dari bible (1 M) dan para pemikir yunani sebelum
masehi, akan tetapi kemudian setelah melompat ribuan tahun langsung pada
pemikiran abad pertengahan. Ternyata penilaian tentang Dark Age tersebut
sangat biasa dengan kepentingan dunia barat. Dunia secara keseluruhan tentu
bukan hanya dunia barat, dan baat tidaklah mewakili dunia secara
keseluruhan. Sebenarnya, pada sebagian besar masa dark age itu justru
merupakan masa kegemilangan pada dunia Islam, sesuatu hal yang berusaha
ditutup-tutupi oleh barat. Pada masa itu banyak karya-karya gemilang di
berbagai ilmu termasuk ilmu ekonomi yang lahir dari sarjana-sarjana muslim.

Alasan penolakan sarjana muslim terhadap pemikiran John Schumpeter


Para ekonom muslim sependapat bahwa ekonom barat telah mencuri
ide-idek cendikiawan muslim. Fakta yang menjelaskan mengapa para ekonom
muslim berpendapat demikian karena schumpeter hanya menulis tiga baris
pada catatan kaki di buku yang ditulisnya yaitu Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd
dalam kaitan proses transmisi pemikiran Aristoteles kepada St. Thomas.
Padahal pemikiran ekonom St. Thomas sendiri bertentangan dengan dogma-
dogma gereja. Menurut Abbas Mirakhor, proses pencurian ide-ide hasil

1
pemikiran cendikiawan muslim diawali sejak perang salib yang berlangsung
selama 200 tahun, yakni dari kegiatan belajarnya para mahasiswa eropa di
dunia Islam. transisi ilmu pengetahuan dan filsafat Islam ke barat telah dicatat
dalam sejarah. Mengenai hal tersebut Abbas Mirakhor menulis “The
transmission mechanism of Islamic sciences and philosophy to the Eoropeans
has been recorded in the history of thought of these disciplines. It took a
variaty of forms. First, during the late elevent and early twelfth centuries, a
band of western scholars such as Constantine the African and Adelard of
Bath, travel to Muslim countries, learned Arabic and made studies and
brought what they could of the newly acquired knowledge with them back to
Eorope. For example, one such student Leonardo Fibonacci or leonardo of
Pisa (d.1240) who traveled and studied in Bougie in Algeria in the twelfth
century , learned arithmatic and mathematic of Al-Khawarizmi and upon his
return he wrote his book Liber Abaci in 1202.”
Disinilah terjadi pencurian ilmu ekonomi Islam oleh Barat. Hal ini telah
banyak dikupas oleh para sejarawan. Dari teks diatas dapat diketahui bahwa
pada abad 11 dan 12 M, sejumlah pemikir Barat seperti Constantine the
African dan delard of Bath melakukan perjalanan ke Timur Tengah, belajar
bahasa Arab dan melakukan studi serta membawa ilmu-ilmu baru ke Eropa.
Leonardo Fibonacci atau Leonardo of Pisa (d.1240), belajar di Bougioe,
Aljazair pada abad ke 12. Ia juga belajar aritmatika dan matematikanya Al-
Khawarizmi. Sekembalinya dari Arab ia menulis buku Liber Abaci pada
tahun 1202.
Selanjutnya Abbas Mirakhor menyimpulkan, “The importance of this
work is noted by Harro Bernardelli (!8) who make a case for dating the
beginning of economic analysis in Europe to Leonardo’s Liber Abaci”.
Kemudian banyak pula mahasiswa dari Itali, Spanyol, dan Prancis Selatan
yang belajar di pusat kuliah Islam untuk belajar matematika, filsafat,
kedokteran, kosmografi, dan ekonomi. Setelah pulang ke negerinya, mereka
menjadi guru besar di universitas-universitas Barat. Pola pengajaran yang
dipergunakan adalah persis seperti kuliah Islam, termasuk kurikulum serta

2
metodologi ajar-mengajarnya. Universitas Naples, Padua, Salero, Toulouse,
Salamaca, Oxford, Monsptellier dan Paris adalah beberapa universitas yang
meniru pusat kuliah Islam.1
Sejarah juga mencatat beberapa pemikiran ekonom muslim yang dicuri
tanpa pernah disebut kutipannya yaitu sebagai berikut :
 Teori Pareto Optimum diambil dari kitab Nahjul Balaghah Imam Ali
 Bar Habraeus, pendeta Syriac Jacobite Church, menyalin beberapa bab
Ihya Ulumudin Al-Ghazali.
 Gresham – law dan Oresme Treatise – dari kitab Ibnu Taimiyah
 Pendeta Gereja Spanyol Ordo Dominican Raymond Martini menyalin
banyak bab dari Tahafut Al-Falsifa, Maqasid al-Falasifa, Al-Munqid,
Misykat al –Anwar, dan Ihya –nya Al-Ghazali.
 St. Thomas menyalin banyak bab dari Al-farabi (St. Thomas yang belajar
di Ordo Dominican mempelajari ide-ide Al-Ghazali dari Bar Hebraeus dan
Martini).
 Bapak Ekonomi Barat, Adam Smith (1776 M), dengan bukunya The
Wealth of Nation diduga banyak mendapat inspirasi dari buku al-
Amwalnya Abu Ubayd (838 M) yang dalam bahasa inggrisnya adalah
persis judul bukunya Adam Smith the Wealth.
Itulah contoh dari beberapa pemikiran ekonom muslim yang dicuri oleh
ekonom barat dan juga ada beberapa karya ilmiah ekonom muslim yang
secara khusus membahas tentang ekonomi. Sebagian karya tersebut masih
ada yang bertahan sampai sekarang, dan sebagian sudah hilang.2

2. Latar belakang muncul mazhab Skolastik


a. Faktor religius
Maksud faktor religius adalah keadaan lingkungan saat itu yang
berkehidupan religius. Mereka beranggapan bahwa hidup di dunia ini
suatu perjalanan ke tanah suci Yerussalem, dunia ini bagaikan negeri asing
1
Agustianto, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, diakses melalui http://icmi-na.org.
2
Adiwarman Azwar Karim, Ekonomi Mikro Islami, (Jakarta :Rajawali Press, 2007). Edisi ke – 3
hlm 11

3
dan sebagai tempat pembuangan limbah air mata saja (tempat kesedihan).
Sebagai dunia yang menjadi tanah airnya adalah surga. Manusia tidak
dapat sampai ke tanah airnya (surga) dengan kemampuan sendiri, sehingga
harus ditolong.
Karena manusia itu menurut sifat kodratnya mempunyai cela atau
kelemahan yang dilakukan (diwariskan) oleh Adam, mereka juga
berkeyakinan bahwa Isa anak Tuhan berperan sebagai pembebas dan
pemberi bahagia. Ia akan memberi pengampunan sekaligus menolongnya.
Maka, hanya dengan jalan pengampunan inilah manusia dapat tertolong
agar dapat mencapai tanah airnya (surga).
b. Faktor ilmu pengetahuan
Pada saat itu telah banyak didirikan lembaga pengajaran yang
diupayakan oleh biara-biara, gereja, ataupun dari keluarga istana.
Kepustakaannya dari para penulis latin, arab (Islam), dan Yunani.

Latar belakang muncul mazhab Merkantilisme


Merkantilisme adalah suatu aliran filsafat ekonomi yang tumbuh dan
berkembang dengan pesat pada abad ke-16 sampai abad ke-18 di Eropa
Barat. Karena itulah mengapa semua ahli ekonomi Eropa pada periode
tersebut dianggap sebagai merkantilis. Padahal istilah 'merkantilis' sediri saat
itu belum dikenal. Merkantilisme baru diperkenalkan pertama kali oleh Victor
de Riqueti, marquis de Mirabeau pada tahun [1763], dan dipopulerkan
oleh Adam Smith pada tahun 1776 dalam bukunya The Wealth of Nations.
Secara garis besar aliran ini muncul karena beberapa factor yaitu
sebagai berkut:
a. Munculnya Negara-negara merdeka di Eropa (Inggris, Perancis, Jerman,
Italia, dan Belanda).
b. Negara tersebut ingin mempertahankan kedaulatan, kebebasan, dan
kesejahteraan rakyatnya.
c. Dibuka jaringan perdagangan, diadakan pelayaran serta eksplorasi ke
wilayah-wilayah baru.

4
d. Ditetapkan logam mulia sebagai standart ukuran kekayaan suatu Negara.

Latar belakang muncul mazhab Fisiokratis


Mazhab fisiokratis tumbuh sebagai kritik terhadap pemikiran ekonomi
Merkantilisme. Tokoh pemikir yang paling terkenal pada mazhab ini adalah
Francois Quesnay. Sumbangan pemikiran yang terbesar dalam perkembangan
ilmu ekonomi adalah hukum-hukum alamiah dan menjelaskan arus lingkaran
ekonomi.
Inti pemikiran utama dalam mazhab Fisiokratis adalah dituangkan
dalam tabel ekonomi yang terdiri dari classe productive dari kaum petani,
classe des froprietaires dari kaum pemilik tanah, classe sterile atau classe
stipendile yang meliputi kaum pedagang dan industriawan dan classe
passieve adalah kaum pekerja.
Pemikiran ekonomi kaum fisiokrat yang menonjol dalam
perkembangan ilmu ekonomi selain lingkaran arus ekonomi dalam tabel
ekonomi yaitu tentang teori nilai dan harga yang terbagi menjadi tiga yaitu
harga dasar barang-barang, harga penjualan dan harga yang harus dibayar
konsumen.3

Latar belakang muncul mazhab Kapitalis


Kelahiran sistem ekonomi kapitalis ini tidak dapat dipisahkan dari
seorang ahli ekonomi yaitu Adam Smith. Dengan sistem pasarnya
memunculkan pengetahuan tingkah laku ekonomi yang belum pernah
ditemukan sebelumnya dan kemudian menjadi bahan analisa bagi
terbentuknya sebuah ilmu. Pandangan, pemikiran, beserta teori-teorinya
tertuang dalam bukunya An Inquiry Into The Nature and Causes of the
Wealth of Nations dan menjadi dasar terbentuknya sistem ekonomi kapitalis.
Inti dari pemikiran Smith adalah bahwa proses distribusi dan produksi

3
Aloeng Ps, Perkembangan Pemikiran Ekonomi Mazhab-Mazhab yang terkandung dalam ilmu
ekonomi, dipublikasi pada 25 oktober 2011. Diakses melalui https://www.scribd.com

5
haruslah lepas dari campur tangan pemerintah dan adanya perdagangan
bebas.4

Latar belakang muncul mazhab Sosialis


Dalam mazhab sosialis ini, sistem pemilikan dan pelaksanaan kolektif
atas faktor-faktor produksi (khususnya barang-barang modal), biasanya oleh
pemerintah. Ide-ide sosialis dan gerakan politik mulai berkembang pada awal
abad ke-19 di Inggris dan Prancis. Periode pertama antara tahun 1820-an
sampai 1850-an ditandai dengan pletoria beragam sistem sosialis yang
diusulkan oleh Saint-Simon, Fourier, Owen, Blanc, Proudhon, Marx dan
Engels, serta banyak lagi pemikir sosialis lainnya. Kebanyakan sistem dan
mazhab ini bersifat utopia dan sebagaian besar pendukungnya adalah para
“filantropis” (cinta kasih sesama umat manusia) kelas menengah yang
memiliki komutmen ntuk memperbaiki kehidupan para pekerja atau buruh
serta kaum miskin lainnya. Selain itu kebanyakan penganut sosialis
mendambakan masyarakat yang lebih terorganisisr yang akan menggantikan
anarki akibat dari pasar dan kemiskinan masal masyarakat perkotaan.

Latar belakang muncul mazhab Islam Kontemporer


a. Mazhab Baqir as-sadr
Mazhab ini dipelopori oleh Baqir as-sadr dengan bukunya yang
fenomenal yaitu Iqtishaduna (ekonomi kita). Mazhab ini berpendapat
bahwa ilmu ekonomi tidak pernah bisa sejalan dengan islam. Ekonomi
tetap ekonomi dan islam tetap islam. Keduanya tidak akan pernah dapat
dipersatukan karena keduanya berasal dari filosofi yang saling
kontradiktif. Yang satu anti islam sedangkan yang lainnya Islam.
b. Mazhab Mainstream
Mazhab mainstrean berbeda pendapat dengan mazhab Baqir.
Mazhab ini justru setuju bahwa masalah ekonomi muncul dikarenakan

4
Euis Amalia, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam: dari Masa klasik hingga Kontemporer,
(Jakarta: Pustaka Asatruss), 2005, hlm 69.

6
sumber daya yang terbatas yang dihadapkan pada keinginan manusia yang
tidak terbatas. Seperti yang disabdakan Nabi Muhammad Saw. Bahwa
manusia tidak akan pernah puas. Bila diberikan emas satu lembah, ia akan
meminta emas dua lembah. Bila diberikan dua lembah maka dia akan
meminta tiga lembah dan seterusnya sampai ia masuk kubur.
c. Mazhab Alternatif – Kritis
Mazhab ini mengkritik dua mazhab sebelumnya. Mazhab Baqir
dikritik sebagai mazhab yang berusaha menemukan sesuatu yang baru
yang sebenarnya telah ditemukan oleh orang lain. Menghancurkan teori
yang lama dengan menggantinya dengan teori yang baru. Sedangkan
mazhab mainstream dikritiknya sebagai jiplakan dari ekonomi neoklasik
dengan menghilangkan variabel riba dan memasukkan variabel zakat dan
niat.5

Perbedaan mazhab-mazhab sistem ekonomi


Pada masa Skolastik, orang-orang menganggap kekayaan materi itu
perlu sebab tanpa materi orang tidak bisa menghidupi diri sendiri, apalagi
menolong orang lain. Bagaimanapun juga, motif ekonomi sangat dikecam.
Pada masa Merkantilisme, setiap negara yang berkeinginan untuk
maju harus melakukan perdagangan dengan negara lain. Sumber kekayaan
negara akan diperoleh melalui ”surplus” perdagangan luar negeri yang
akan diterima dalam bentuk emas atau perak. Bagi penganut merkantilisme
sumber kekayaan negara adalah dari perdagangan luar negeri.
Pada masa Fisiokratis, kaum fisiokrat menganggap bahwa sumber
kekayaan yang senyata-nyatanya adalah sumber daya alam. Kaum fisiokrat
percaya bahwa alam diciptakan oleh Tuhan penuh keselarasan dan
keharmonisan. Hukum alam yang penuh dengan keselarasan dan
keharmonisan ini berlaku kapan saja, di mana saja, dan dalam situasi apa
pun (bersifat kosmopolit).

5
Aloeng Ps, Perkembangan Pemikiran Ekonomi Mazhab-Mazhab yang terkandung dalam ilmu
ekonomi, dipublikasi pada 25 oktober 2011. Diakses melalui https://www.scribd.com

7
Pada masa Kapitalis, proses distribusi dan produksi haruslah lepas dari
campur tangan pemerintah dan adanya perdagangan bebas.
Pada masa sosialis, sistem pemilikan dan pelaksanaan kolektif atas
faktor-faktor produksi (khususnya barang-barang modal), biasanya oleh
pemerintah.
Pada masa Islam Kontemporer, masalah ekonomi muncul dikarenakan
sumber daya yang terbatas yang dihadapkan pada keinginan manusia yang
tidak terbatas.