Anda di halaman 1dari 4

Jenis pakan yg dibutuhkan Ikan

1. Pakan Utama

Pakan utama adalah pakan yang harus dipenuhi dan dibutuhkan oleh ternak ikan,
biasanya menggunakan pakan pelet yang sudah diolah sehingga mengandung berbagai
macam jenis vitamin. Pakan ikan dalam bentuk pelet terdapat dua jenis, yaitu pelet
apung dan pelet tenggelam.

2. Pakan Tambahan

Pakan tambahan adalah pakan yang digunakan sebagai pakan sampingan atau
tambahan saja. Biasanya diberikan pada budidaya ikan dalam pembesaran. Pakan jeis
tambahan ini sangat banyak dan bervariasi, ayam tiren, ikan runcah, sayuran dan
sebagainya. Pemberian dilakukan tergantung jenis ikan yang dibudidayakan.

3. Pakan Alami

Pakan alami adalah pakan yang berasal dari alam dan mengandung banyak protein dan
vitamin sehinga sangat baik untuk pertumbuhan ikan. Jenis pakan alami yang
diberikan, seperti cacing sutra, keong, plankton, kutu air atau mikroorganisme lainnya.

4. Pakan Buatan

Pakan buatan adalah pakan yang dibuat dan diolah sesuai dengan kebutuhan serta
formulasi tertentu, baik secara nabati maupun hewani tergantung pembuatnya. Pakan
buatan bisanya dibuat oleh pabrik yang dijual secara komersil maupun bisa membuat
sendiri. Biasanya pembuatan pakan buatan menggunakan bahan-bahan nabati, yaitu
dedak halus, tepug daun, tepung jagung, dan tepung kedelai. Sedangkan bahan hewan
menggunakan bahan-bahan, yaitu minyak hati, minyak ikan, tepung darah, tepung ikan
dan sebagainya.

http://fredikurniawan.com/mengenal-jenis-jenis-pakan-ikan/
Nutrisi yang harus ada pada ikan adalah protein, karbohidrat, lemak, mineral,
dan vitamin. Sekitar 50 % dari kebutuhan kalori yang diperlukan oleh ikan berasal dari
protein. Bahan ini berfungsi untuk membangun otot, sel-sel, dan jaringan tubuh,
terutama bagi ikan-ikan muda. Kebutuhan protein sendiri bervariasi tergantung pada
jenis ikannya, meskipun demikian, protein adalah unsur kunci yang diperlukan untuk
pertumbuhan dan kesehatan pada seluruh jenis ikan. Pada umumnya kebutuhan ikan
terhadap protein dapat digolongkan secara garis besar sebagai berikut : 15 % sampai
30 % dari total pakan bagi ikan-ikan herbivora, dan 45% bagi ikan karnivora.
Sedangkan untuk ikan-ikan muda diperlukan diet dengan kandungan protein 50 %
(Masyamsir 2001).

Vitamin

Apabila ikan kekurangan vitamin, maka gejalanya adalah nafsu makan hilang,
kecepatan tumbuh berkurang, warna abnormal, keseimbangan hilang, gelisah, hati
melemah, mudah terserang bakteri, pertumbuhan sirip kurang sempurna dan
pembentukan lendir terganggu. Supaya ikan tetap sehat, maka suplai vitamin harus
kontinyu. Kebutuhan akan vitamin dipengaruhi oleh ukuran ikan, umur, kondisi
lingkungan dan suhu air (Masyamsir 2001).

http://digilib.unila.ac.id/12069/8/II.pdf

KEBUTUHAN NUTRISI MAKRO

Protein

Kebutuhan protein optimum adalah tingkat protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan
untuk pertumbuhan yang maksimal. Jumlah minimum protein yang dibutuhkan untuk
pertumbuhan optimum oleh hampir semua spesies akuatik berkisar antara 27 – 60%.
Beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan protein bagi ikan adalah spesies,
ukuran ikan, umur, suhu air, dan kualitas protein. Setiap jenis ikan memiliki kebutuhan
akan protein yang berbeda-beda, seperti ikan bandeng sebesar 40%, ikan nila sebesar
30%, ikan grass carp sebesar 41-43 %, ikan sidat 44%, ikan mujair 40%, dan lain
sebagainya.

2. Lemak

Lemak merupakan senyawa organik yang penting baik pada tumbuhan, hewan dan
membran mikroba. Lemak akan mengefisienkan penggunaan protein untuk
pertumbuhan. Fungsi dari lemak yaitu sumber energi metabolik dari ATP, sumber asam
lemak esensial yang penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup, serta sumber
steroid untuk pemeliharaan sistem membran, transpor lemak dan prekusor hormon
steroid. Kebutuhan lemak pada setiap jenis ikan juga berbeda beda seperti ikan mas
sebesar 7,5%, ikan nila 10%, patin jambal 8%, ikan gurame 12%, ikan bandeng 8,5%,
dan lain sebagainya.

3. Karbohidrat

Karbohidrat yang dapat dicerna yaitu gula, pati, dekstrin, dan glikogen. Sedangkan
karbohidrat yang tidak dapat dicerna yaitu serat, selulosa, dan hemiselulosa. Jika
karbohidrat tidak tersedia dalam pakan, beberapa komponen (protein dan lemak)
dikatabolisme menjadi energi dan untuk menyintesis beberapa komponen biologi yang
penting yang biasanya merupakan turunan dari karbohidrat.

KEBUTUHAN NUTRISI MIKRO

1. Vitamin

2. Mineral

Elemen-elemen mineral tidak terserap secara mudah, sebagian besar mineral yang
dicerna dikeluarkan melalui feses. Penyerapan mineral memerlukan karier protein yang
spesifik. Meskipun ikan dapat memperoleh mineral dari lingkungan media
pemeliharaan, penambahan mineral melalui pakan dapat meningkatkan pertumbuhan,
sintasan, dan kesehatan ikan.

https://farming.id/mengenal-nutrisi-penting-untuk-ikan/