Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KETUA PANITIA

KEGIATAN JALAN SEHAT DAN KAMPANYE TBC


DALAM RANGKA HUT TBC SEDUNIA
PUSKESMAS NELLE TAHUN 2018

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita sekalian .......................................................


Yth ..............................
Yth .............................. singkatnya seluruh hadirin yang hadir pada kesempatan pagi hari ini.
Pertama tama patut kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa
karena atas berkat dan rahmatNYA kita semua dapat hadir di tempat ini dalam keadaan sehat wal
afiat guna mengikuti kegiatan jalan sehat dan kampanye TBC.
Pada kesempatan ini izinkanlah saya selaku ketua panitia melaporkan kegiatan sebagai
berikut.

I. Dasar Pelaksanaan
Setiap tanggal 24 Maret, masyarakat sedunia memperingati hari Tuberculosis (TBC).
peringatan ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa penyakit TBC
masih menjadi masalah kesehatan dunia termasuk di Indonesia. Tanggal tersebut dipilih
karena pada tanggal 24 Maret 1882, ilmuan Jerman Dr. Robert Koch di Berlin Jerman
mengumumkan hasil temuannya yaitu kuman Mycobacterium Tuberculosis penyebab
penyakit TB. Penemuan Robert Koch tersebut telah membuka jalan untuk pengobatan TBC
secara tuntas.
Hingga saat ini TB masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang
masih membutuhkan perhatian khusus. Penderita TB di Indonesia saat ini masih relatif tinggi.
Berdasarkan data dari global TB report 2017, penderita TB di Indonesia sebanyak 1.020.000
orang namun baru 35 persen pasien yang diobati. Indonesia merupakan salah satu dari 5
negara terbesar di dunia sebagai penyumbang penderita TB terbanyak setelah India, China,
Nigeria dan Pakistan. Walaupun upaya pengendalian TB di Indonesia telah menunjukan
kemajuan yang cukup bermakna, namun masih banyak PR yang masih harus dituntaskan,
diantaranya masih rendahnya kasus TB yang terdeteksi melalui program pengendalian TB dan
masih tingginya angka putus berobat.
Kabupaten Sikka pada tahun 2016, penemuan kasus baru TB adalah sebanyak 250 Kasus,
sedangkan di Kecamatan Nelle Tahun 2017 terdapat 6 penderita TB, diantaranya 3 orang
sembuh dan 3 orang dalam masa pengobatan. Pada tahun 2018 ini dalam kegiatan ketuk pintu
dari rumah ke rumah pada setiap orang yang dicurigai atau suspect TB yang diselenggarakan
serentak pada tanggal 2 Maret sampai dengan 14 Maret 2018 didapatkan 48 orang yang
diperiksa dahaknya dan hasilnya 4 orang positif TB serta 1 orang meninggal. Hal ini dapat
dilihat bahwa kasus TB di masyarakat ibarat fenomana gunung es yang tampak dipermukaan
dan sesungguhnya lebih banyak kasus terpendam yang belum ditemukan dari bagian bawah
permukaan gunung-gunung es tersebut. Untuk itu perlu kesadaran dan kepedulian dari seluruh
elemen masyarakat agar dapat berperan aktif dalam penemuan dan pendeteksian kasus TB di
lingkungan dan masyarakatnya. Pengobatan TB yang lama juga membutuhkan kesabaran dari
penderita TB agar pengobatannya tuntas dan berhasil. Tidak sedikit penderita TB yang
dinyatakan gagal atau Drop Out (DO) ditengah pengobatan. Fakta dan kondisi tersebut
hanyalah bagian kecil dari tantangan upaya pengendalian TB saat ini yang masih
membutuhkan upaya dan kerja keras untuk mencapai Indonesia bebas TB di tahun 2050.
Untuk itu, melalui momentum peringatan hari TB sedunia tahun 2018 kami
menyelenggarakan serangkaian kegiatan dimulai dari penyuluhan TB di posyandu-posyandu,
kegiatan ketuk pintu dan puncaknya adalah kegiatan jalan sehat dan kampanye TB di
Kecamatan Nelle dengan tema “Gerakan Peduli TB menuju Indonesia Sehat”. Kvegiatan
ini merupakan salah satu upaya untuk mengingatkan bahwa kunci keberhasilan program TB
adalah melalui penemuan kasus secara intensif di masyarakat sehingga mari kita secara
bersama sama melaksanakan TOSS TB (Temukan Obati Sampai Sembuh). Upaya ini untuk
memutus penularan penyakit TB sehingga penyakit TB dapat dimusnahkan.

II. Tujuan
A. Tujuan Umum :
Meningkatkan kesadaran masyarakat Kecamatan Nelle untuk peduli dan tanggap terhadap
penyakit TBC sehingga menjadi Kecamatan Nelle yang sehat dan bebas dari penyakit
TBC.
B. Tujuan Khusus :
a. Tersosialisasinya dan tersebarnya informasi dan pengetahuan terkini tentang penyakit
TB.
b. Masyarakat berperan aktif dan meningkatkan kerjasama dalam penemuan dan
pendeteksian kasus TB secara dini.
III. Waktu dan Tempat
Waktu : Hari Jumat Tanggal 23 Maret 2018, Pukul 05.00 – Selasai
Tempat : Kecamatan Nelle

IV. Peserta
Lintas Sektor, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda, Murid
Sekolah, Kader Posyandu dan Masyarakat Kecamatan Nelle.

V. Biaya
Sumber dana dalam kegiatan jalan sehat dan kampanye TB ini adalah swadaya Puskesmas
Nelle.

VI. Penutup
Demikianlah laporan singkat ini kami sampaikan, dan pada kesempatan ini kami ucapkan
terima kasih kepada :
1. Camat Nelle dan seluruh staf Kecamatan Nelle
2. Ka POLSEK Nelle bersama staf.
3. Kepala Desa dan BPD se Kecamatan Nelle.
4. BABINSA Kecamatan Nelle
5. BHABINKAMTIBNAS Kecamatan Nelle.
6. Ibu Bhayangkari POLSEK Nelle
7. Para Guru dan Perwakilan anak Murid SD, SMP, dan SPM se Kecamatan Nelle.
8. Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, OMK Se Kecamatan Nelle.
9. Para Kader Posyandu Se Kecamatan Nelle dan seluruh masyarakat serta semua pihak
yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Pada kesemapatan ini kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar
besarnya apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini kurang berkenan di hati Bapak ibu
saudara/i sekalian.
Atas perhatian Bapak Ibu Saudara/i sekalian kami ucapkan terima kasih.
Salam SEHAT TOSS TB

Nelle, 23 Maret 2018


Ketua Panitia,

Noviarni Raesita, SKM