ANALISA DATA
No DATA ETIOLOGI MASALAH
2 DS : Nyeri kepala Perubahan pola
- Klien mengatakan penglihatan seperti istirahat tidur
berputar-putar Merangsang saraf
- Klien mengatakan susah untuk tidur otonom
DO : Mengaktifkan
- Mata klien tampak cekung norefinefrin
RAS menurun
Klien terjaga
Perubahan pola
istirahat tidur
3 DS : Perubahan status kes Kurang pengetahuan
- Klien mengatakan tidak tahu ttg
penyakitnya Kurang info ttg proses
penyakit dan keb.
DO : Pengobatan
- Klien tampak bertanya-tanya ttg
penyakitnya Salah interpretsi info
- Klien tampak cemas
- Klien tampak bingung Perubahan kognitif
Kurang pengetahuan
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Perubahan pola istirahat tidur b/d RAS menurun
2. Kurang pengetahuan b/d perubahan kognitif
INTERVENSI KEPERAWATAN
1. Perubahan pola istirahat tidur b/d RAS menurun
Tujuan : kebutuhan istirahat tidur terpenuhi
KH : klien menunjukkan pola tidur dalam batas normal
Intervensi
1. Kaji pola tidur klien
R/ mengetahui tindakan selanjutnya
2. Ajarkan klien posisi tidur yang nyaman
R/meningkatkan pola tidur
3. Anjurkan klien untuk meningkatkan pola tidur
R/ memenuhi kebutuhan istirahat tidur
2. Kurang pengetahuan b/d perubahan kognitif
Tujuan : klien mengutarakan pemahaman tentang kondisi, efek prosedur dan proses
pengobatan
KH : memulai perubahan gaya hidup yg diperlukan dan ikut serta dalam regiment
perawatan
Intervensi
1. Kaji tingkat pengetahuan klien dan keluarga tentang penyakitnya
R/ mengetahui sejauh mana pengalaman dan pengetahuan klien dan keluarga ttg penyakitnya
2. Berikan penjelasan kepada klien ttg penyakitnya
R/ dengan mengetahui penyakitnya sekarang klien akan merasa tenang dan mengurangi rasa
cemas
3. Diskusikan mengenai pentingnya posisi tubuh yang normal
R/ agar klien mampu melakukan dan merubah posisi yang normal
4. Minta klien dan keluarga mengulangi kembali tentang penjelasan yg diberikan
R/ mengetahui seberapa jauh pemahaman klien dan keluarga serta menilai keberhasilan dan
tindakan yang dilakukan
IMPLEMENTASI
1. Nyeri kepala b/d tek.vasculer cerebral
1. Mengkaji tingkat, lokasi dan karakteristik nyeri
Hasil : skala nyeri 5 (0-10) nyeri diseluruh bag.kepala tembus kepundak dgn nyeri hilang timbull
2. mengajarkan klien tekhnik relaksasi dan nafas dalam
Hasil : klien melakukan instruksi perawat, klien menarik nafas lewat hidung kemudian
menghembuskan scr perlahan-lahan lewat mulut
3. Mengajarkan klien untuk mengatur posisi senyaman mungkin
Hasil : klien mengerti cara mengatur posisi yg diinstruksikan perawat
4. MengObservasi TTV
Hasil :
TD : 160/90 mmhg
N : 84x/menit
S : 36,50C
P : 22x/menit
5. BerKolaborasi pemberian analgetik
Hasil : pulvis (asmef, ericaf,clobasam)
2. Perubahan pola istirahat tidur b/d RAS menurun
1. Mengkaji pola tidur klien
Hasil : pola tidur klien 5-6 jam
2. Mengajarkan klien posisi tidur yang nyaman
Hasil : klien mengerti penjelasan perawat
3. Menganjurkan klien untuk meningkatkan pola tidur
Hasil : klien mau mengikuti instruksi perawat
3. Kurang pengetahuan b/d perubahan kognitif
1. Mengkaji tingkat pengetahuan klien dan keluarga tentang penyakitnya
Hasil : klien bingung dengan pengetahuan ttg penyakitnya
2. Memberikan penjelasan kepada klien ttg penyakitnya
Hasil : klien tahu tentang penyakitnya
3. Mendiskusikan mengenai pentingnya posisi tubuh yang normal
Hasil : klien mengetahui pentingnya posisi tubuh yg normal
4. Meminta klien dan keluarga mengulangi kembali tentang penjelasan yg diberikan
Hasil : klien dan keluarga mampu mengulangi penjelasan yang diberikan
EVALUASI
DXI
S : klien mengatakan masih nyeri kepala
O : ekspresi wajah tampak meringis
A : masalah belum teratasi “klien masih nyeri”
P : intervensi dihentikan “klien rawat jalan”
DXII
S : klien mengatakan masih susah untuk tidur
O : mata klien tampak cekung
A : masalah belum teratasi
P : intervensi dihentikan “klien rawat jalan”
DXIII
S : klien mengatakan masih bingun ttg penyakitnya
O : klien tampak bertanya-tanya
A : masalah belum teratasi “klien masih bingung”
P : intervensi dihentikan “klien rawat jalan”
Healt Education
1. Menganjurkan klien untuk mengurangi aktivitas yg berat dan meningkatkan pola istirahat
2. Menganjurkan massage kepala dan leher
3. Menganjurkan klien untuk menghindari kebisingan
4. Menganjurkan klien untuk kpmpres pada bagian yang nyeri
5. Menganjurkan klien untuk menghindari daerah-daerah yang tinggi