0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
413 tayangan8 halaman

Sap Hipertermi

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang Satuan Acara Penyuluhan (SAP) mengenai cara mengatasi peningkatan suhu. SAP ini disusun oleh Siti Ismaul untuk penyuluhan kepada pasien dan keluarga di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Penyuluhan ini membahas tentang definisi peningkatan suhu, penyebabnya, cara mengatasinya termasuk kompres hangat, dan dievaluasi pada akhir penyuluhan.

Diunggah oleh

sandi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
413 tayangan8 halaman

Sap Hipertermi

Dokumen tersebut memberikan informasi tentang Satuan Acara Penyuluhan (SAP) mengenai cara mengatasi peningkatan suhu. SAP ini disusun oleh Siti Ismaul untuk penyuluhan kepada pasien dan keluarga di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Penyuluhan ini membahas tentang definisi peningkatan suhu, penyebabnya, cara mengatasinya termasuk kompres hangat, dan dievaluasi pada akhir penyuluhan.

Diunggah oleh

sandi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

CARA MENGATASI PENINGKATAN SUHU

Disusun Oleh:
Siti Ismaul
(14201.06.14036)

PROGRAM STUDI SI-KEPERAWATAN


STIKES HAFSHAWATY ZAINUL HASAN GENGGONG
PAJARAKAN - PROBOLINGGO
TAHUN AKADEMIK 2016-2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Cara mengatasi Peningkatan Suhu


Sub pokok Bahasan : 1. Definisi Peningkatan Suhu
2. Penyebab Peningkatan Suhu
3. Cara Mengatasi Peningkatan Suhu
4. Kompres Hangat
Sasaran : Pasien dan keluarga
Tempat : Ruang Melati kamar 3A di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan
Waktu : 15 menit

A. ANALISA SITUASI
1. Peserta Penyuluhan
a. Pasien dan keluarga (Tn. A)
b. Jumlah peserta 3 orang
c. Mampu membaca
d. Minat dan perhatian dalam menerima materi penyuluhan cukup baik
e. Interaksi antar penyuluh dan peserta cukup baik
2. Penyuluh
a. Mahasiswa STIKes Hafshawaty Zainul Hasan Genggong
b. Mampu mengkomunikasikan materi penyuluhan
3. Tempat
a. Ruang Melati kamar 3A
b. Cukup dan sesuai

B. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan peserta penyuluhan dapat menyebutkan
dan menjelaskan tentang “ Cara Mengatasi Peningkatan Suhu”.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan :
a. Peserta dapat menyebutkan tentang definisi peningkatan suhu
b. Pasien dapat mengetahui penyebab peningkatan suhu
c. Peserta dapat menyebutkan tentang cara mengatasi peningkatan suhu
d. Pasien menerapkan kompres hangat
C. MATERI PENYULUHAN (Materi terlampir)
1. Definisi peningkatan suhu
2. Penyebab peningkatan suhu
3. Cara mengatasi peningkatan suhu
4. Kompres hangat
D. KEGIATAN PENYULUHAN

Tahap Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta Metode Waktu


Pembukaan 1. Memberi salam 1. Menjaw Ceramah & 3 menit
2. Memperkenalk ab salam Tanya
an diri 2. Mende jawab
3. Menanyakan ngarkan
keadaan peserta 3. Menjaw
4. Kontrak waktu ab pertanyaan
5. Menjelaskan 4. Mempe
tujuan pertemuan rhatikan dan
6. Apersepsi dan memberi respon
relevansi 5. Mempe
rhatikan dan
memberi respon
6. Mempe
rhatikan dan
memberi respon

Pelaksanaan Menyampaikan materi 1. Memperhatika Ceramah & 7 menit


penyuluhan, meliputi : n materi Tanya
1. Definisi peningkatan penyuluhan jawab
suhu 2. Memperhatika
2. Penyebab n materi
peningkatan suhu penyuluhan
3. Cara mengatasi 3. Memperhatika
peningkatan suhu n materi
4. Kompres hangat penyuluhan dan
memberi respon
Penutup 1. Mengevaluasi hasil 1. Menjawab Tanya 5 menit
penyuluhan yaitu pertanyaan jawab
dengan menanyakan 2. Memperhatika
materi yang sudah n dan memberikan
disampaikan respon
2. Menarik 3. Memperhatika
kesimpulan dari hasil n dan memberi
penyuluhan respon
3. Memberikan 4. Menjawab
himbauan tentang salam
pencegahan hearing
loss
4. Memberi salam
penutup

E. METODE
1. Ceramah.
2. Tanya Jawab.

F. SASARAN
Penderita dan keluarga (Tn.A) di Ruang Melati kamar 3A

G. WAKTU
- Hari/Tanggal : selasa, 09 Januari 2018
- Jam : 10.00 WIB - selesai

H. TEMPAT
Di ruang Melati kamar 3A di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan

I. MEDIA DAN ALAT PENYULUHAN


1. Leaflet

E. EVALUASI / PERTANYAAN
1. Apakah definisi peningkatan suhu?
2. Apakah penyebab peningkatan suhu?
3. Bagaimana cara mengatasi peningkatan suhu?
4. Bagaimana cara kompres hangat?
MATERI

CARA MENGATASI PENINGKATAN SUHU

A. DEFINISI
Peningkatan suhu (Demam) adalah peningkatan suhu tubuh melebihi normal.
temperatur normal tubuh berkisar antara 36,5-37,5 derajat celcius.

B. PENYEBAB
1. Perubahan mekanisme pengaturan panas
2. Terjadi peradangan
3. Infeksi virus, bakteri ataupun protozoa

C. CARA MENGATASI PENINGKATAN SUHU


1. Pindah orang kedalam maupun keluar ruangan yang dingin dan buka pakaian
ketat
2. Kompres air hangat
3. Pantau suhu tubuh, sampai suhu tubuh kembali normal berikan cairan dingin
untuk minum
D. KOMPRES HANGAT
Kompres hangat adalah suatu prosedur menggunakan kain / handuk yang telah di
celupkan pada air hangat, yang ditempelkan pada bagian tubuh tertentu.

Tujuan
meningkatkan kontrol kehilangan panas tubuh melalui penguapan.
Manfaat
1. Dapat memberikan rasa nyaman
2. Menurunkan suhu tubuh yang demam
3. Dampak fisiologis dari kompres hangat adalah pelunakan jaringan fibrosa,
membuat otot tubuh lebih rileks, menurunkan atau menghilangkan rasa nyeri, dan
memperlancar pasokan aliran darah.

Alat dan bahan


1. Baskom mandi
2. Waslap
3. Air hangat suhu 37 C
4. Thermometer
5. Handuk pengering

Teknik
1. Beri tau klien, dan siapkan alat,klien dan lingkungan
2. Cuci tangan
3. Ukur suhu tubuh
4. Pertahankan selimut mandi di atas tubuh yang tidak dikompres
5. Periksa suhu air
6. Celup washlap ke dalam air hangat, letakkan di bawah ketiak dan lipatan paha
7. Secara perlahan tangan dan kaki dikompres selama 5 menit
8. Bila suhu belum turun lanjutkan usap kompres ke punggung dan bokong selama
3-5 menit
9. Ganti air bila sudah tidak panas- bila suhu diatas 37 stop tindakan
10. Keringkan bagian tubuh dan selimuti dengan selimut tipis dan menyerap keringat

DAFTAR PUSTAKA

Doenges M. 2008. Rencana Keperawatan. Jakarta. EGC.


Lynda Juall Corpenito. 2012. Diagnose Keperawatan Aplikasi Pada Praktek Klinis.
Jakarta. EGC.
Nanda International. 2017. Diagnosa Keperawatan Definisi dan Klasifikasi. Jakarta. EGC

Anda mungkin juga menyukai