Anda di halaman 1dari 49
Tata Cara Sertifikasi Bagi Jabatan Fungsional dan Okupasi Pen adaan Baran /Jasa Pemerintah g g
Tata Cara Sertifikasi Bagi Jabatan
Fungsional dan Okupasi
Pen adaan Baran /Jasa Pemerintah
g
g
Direktorat Sertifikasi Profesi
LSP LKPP
TUJUAN PRESENTASI Tujuan : Menjelaskan Tata Cara Sertifikasi Kompetensi bagi Jabatan Fungsional dan Okupasi Sumber
TUJUAN PRESENTASI
Tujuan :
Menjelaskan Tata Cara Sertifikasi
Kompetensi bagi Jabatan Fungsional
dan Okupasi Sumber Daya Manusia
Pengadaan Barang/Jasa.
DASAR HUKUM Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 77 Tahun 2012, Pasal 29 tentang Jabatan
DASAR HUKUM
Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 77 Tahun 2012, Pasal 29
tentang Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa
dan Angka Kreditnya.
Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme
Pengelola Pengadaan Barang/Jasa yang akan naik jenjang
jabatan setingkat lebih tinggi, harus mengikuti dan lulus uji
kompetensi
ARAH KEBIJAKAN SDM PBJ (Draft Revisi Perpres Ps.85) a. PPK pada K/L/Pemda wajib memiliki Sertifikat
ARAH KEBIJAKAN SDM PBJ
(Draft Revisi Perpres Ps.85)
a. PPK pada K/L/Pemda wajib memiliki Sertifikat
a. PPK pada K/L/Pemda wajib memiliki Sertifikat
Kompetensi dibidang
Kompetensi dibidang
PBJ paling lambat 31
PBJ paling lambat 31
Desember 2023.
Desember 2023.
b. b.
Aparatur Sipil Negara/TNI/Polri/Personel Lain
Aparatur Sipil Negara/TNI/Polri/Personel Lain
yang bertugas sebagai PPK/Pokja Pemilihan/PP
yang bertugas sebagai PPK/Pokja Pemilihan/PP
wajib memiliki Sertifikat Kompetensi di bidang
wajib memiliki Sertifikat Kompetensi di bidang
PBJ paling lambat 31 Desember 2023.
PBJ paling lambat 31 Desember 2023.
Kompetensi • KNOWLEDGE : Kemampuan memahami , menganalisa dan mengintegrasikan fakta dan informasi yang berkaitan
Kompetensi
• KNOWLEDGE :
Kemampuan memahami ,
menganalisa dan
mengintegrasikan fakta dan
informasi yang berkaitan
dengan aspek teknis pekerjaan .
• SKILL :
Kemam p uan melaksanakan
tugas sesuai dengan prosedur
dan kinerja yang ditetapkan
secara akurat , konsisten dan
ekonomis
• ATTITUDE :
Kemampuan untuk
menampilkan sikap dan
tingkah laku yang impresif
terhadap orang lain/pelanggan ,
dalam melaksanakan tugasnya .
Standar Kompetensi Kerja adalah : rumusan/ deskripsi tentang kemampuan kerja yang meliputi : Apa yang
Standar Kompetensi Kerja adalah :
rumusan/ deskripsi tentang kemampuan kerja
yang meliputi :
Apa yang diharapkan dapat dikerjakan oleh
seseorang
Sejauh mana kinerja yang diharapkan dapat
dicapai oleh seseorang
Bagaimana mengukur/membuktikan bahwa
seseorang telah mencapai kinerja yang diharapkan
Penggunaan Standar Kompetensi 3. Penyusunan Butir- Butir Kegiatan Standar Kompetensi Kerja Bidang PBJ 2.
Penggunaan Standar Kompetensi
3. Penyusunan Butir-
Butir Kegiatan
Standar
Kompetensi
Kerja Bidang
PBJ
2. Sertifikasi
Kompetensi
1. Pelatihan berbasis
Kompetensi (CBT)
SKEMA SERTIFIKASI Skema Sertifikasi Kompetensi adalah (Perka 7/2016 dan PBNSP 201): paket kompetensi dan persyaratan
SKEMA SERTIFIKASI
Skema Sertifikasi Kompetensi adalah
(Perka 7/2016 dan PBNSP 201):
paket kompetensi dan
persyaratan spesifik yang berkaitan
dengan jenjang jabatan
fungsional Pengelola PBJ Pemerintah
SKEMA
SKEMA
Skema Sertifikasi
Kompetensi
Pengelola PBJ
Pertama
Skema Sertifikasi
Kompetensi
Pengelola PBJ Muda
Skema Sertifikasi
Kompetensi
Pengelola PBJ
Madya
KOMPETENSI
KOMPETENSI
JABATAN
JABATAN
FUNGSIONAL
FUNGSIONAL
PPBJ
PPBJ
Skema Sertifikasi
Kompetensi
Anggota Kelompok
Kerja Unit Layanan
Pengadaan (Pokja
ULP)
SKEMA
SKEMA
Skema Sertifikasi
Kompetensi
Pejabat Pengadaan
Skema Sertifikasi
Kompetensi PPHP
KOMPETENSI
KOMPETENSI
OKUPASI
OKUPASI
SKEMA SERTIFIKASI
SKEMA SERTIFIKASI
Sistematika Skema Sertifikasi 1. LATAR BELAKANG 2. RUANG LINGKUP 3. TUJUAN 4. ACUAN NORMATIF 5.
Sistematika Skema Sertifikasi
1. LATAR BELAKANG
2. RUANG LINGKUP
3. TUJUAN
4. ACUAN NORMATIF
5. KEMASAN / PAKET KOMPETENSI
6. PERSYARATAN DASAR PEMOHON SERTIFIKASI
7. HAK PEMOHON SERTIFIKASI DAN KEWAJIBAN PEMEGANG SERTIFIKAT
8. BIAYA SERTIFIKASI
9. PROSES SERTIFIKASI
9.1 Persyaratan Pendaftaran
9.2 Proses Asesmen
9.3 Proses Uji Kompetensi
9.4 Keputusan Sertifikasi
9.5 Pembekuan dan Pencabutan Sertifikat
9.6 Pemeliharaan Sertifikat Kompetensi
9.7 Proses Sertifikasi Kompetensi
9.8 Penggunaan Sertifikat Kompetensi
9.9 Banding
SKEMA SERTIFIKASI BAGI JABFUNG PPBJ (Unit Kompetensi) No PERTAMA MUDA MADYA 1 Mengkaji Ulang Paket
SKEMA SERTIFIKASI BAGI JABFUNG PPBJ
(Unit Kompetensi)
No
PERTAMA
MUDA
MADYA
1
Mengkaji Ulang Paket PBJ
Menyusun Spesifikasi Teknis
Menelaah Lingkungan PBJ
2
Memilih Penyedia B/J
Menyusun Harga Perkiraan
Melakukan Penyelarasan
Kebijakan PBJ
3
Menyusun Rancangan
Kontrak PBJ
Melakukan Evaluasi Kinerja
Penyedia Barang/Jasa
Merumuskan Organisasi
PBJ
4
Menyusun Dokumen PBJ
Melakukan Finalisasi
Dokumen Kontrak PBJ
Menyusun Kebutuhan dan
Anggaran PBJ
5
Melakukan Kualifikasi
Penyedia Barang/Jasa
Menyusun Rencana
Pengelolaan Kontrak PBJ
Membentuk Tim Pengelola
an Kontrak PBJ
6
Menyampaikan Penjelasan
Dokumen PBJ
Mengendalikan Pelaksanaan
Kontrak PBJ
Mengelola Kinerja
7
Mengevaluasi Dokumen
Penawaran
Melakukan Penerimaan Hasil
PBJ
8
Mengelola Sanggahan
Mengelola Risiko
9
Melakukan Negosiasi
SKEMA SERTIFIKASI OKUPASI (POKJA ULP, PP,PPHP) No POKJA ULP PEJABAT PENGADAAN PPHP 1 Menyusun Harga
SKEMA SERTIFIKASI OKUPASI (POKJA ULP,
PP,PPHP)
No
POKJA ULP
PEJABAT PENGADAAN
PPHP
1
Menyusun Harga Perkiraan
Menyusun Harga Perkiraan
Melakukan Penerimaan Hasil
Pengadaan Barang/Jasa
2
Mengkaji Ulang Paket Pengadaan Ba
rang/Jasa
Memilih Penyedia
Barang/Jasa
Mengelola Kinerja
3
Memilih Penyedia Barang/Jasa
Menyusun Dokumen
Pengadaan Barang/Jasa
Mengelola Risiko
4
Menyusun Dokumen Pengadaan Bar
ang/Jasa
Melakukan Kualifikasi
Penyedia Barang/Jasa
5
Melakukan Kualifikasi Penyedia Bara
ng/Jasa
Menyampaikan Penjelasan
Dokumen Pengadaan
Barang/Jasa
6
Menyampaikan Penjelasan Dokume
n Pengadaan Barang/Jasa
Mengevaluasi Dokumen
Penawaran
7
Mengevaluasi Dokumen Penawaran
Melakukan Negosiasi
8
Mengelola Sanggahan
Mengelola Kinerja
9
Melakukan Negosiasi
Mengelola Risiko
10
Mengelola Kinerja
11
Mengelola Risiko
Sertifikasi Kompetensi
Sertifikasi Kompetensi
SERTIFIKASI KOMPETENSI BAGI JABFUNG PPBJ Tujuan Asesmen : Sertifikasi Kompetensi PPBJ Acuan Pembanding yang digunakan
SERTIFIKASI KOMPETENSI BAGI
JABFUNG PPBJ
Tujuan Asesmen
:
Sertifikasi Kompetensi PPBJ
Acuan Pembanding yang digunakan :
Unit-unit kompetensi yang diujikan berdasarkan SKKNI PBJ.
Jumlah Unit Kompetensi yang harus dikuasai :
Jenjang Pertama
Jenjang Muda
Jenjang Madya
: 9 Unit Kompetensi
: 8 Unit Kompetensi
: 6 Unit Kompetensi
Metode Uji Kompetensi :
Portofolio dan Wawancara, Tertulis, Lisan, dan atau Simulasi
SERTIFIKASI KOMPETENSI OKUPASI POKJA ULP, PP, PPHP Tujuan Asesmen : Sertifikasi Kompetensi PPBJ Acuan Pembanding
SERTIFIKASI KOMPETENSI OKUPASI POKJA
ULP, PP, PPHP
Tujuan Asesmen
:
Sertifikasi Kompetensi PPBJ
Acuan Pembanding yang digunakan :
Unit-unit kompetensi yang diujikan berdasarkan SKKNI PBJ.
Jumlah Unit Kompetensi yang harus dikuasai :
Pokja ULP
Pejabat Pengadaan
PPHP
: 11 Unit Kompetensi
: 9 Unit Kompetensi
: 3 Unit Kompetensi
Metode Uji Kompetensi :
Portofolio dan Wawancara, Tertulis, Lisan, dan atau Simulasi
PARA PIHAK PIHAK - PIHAK DALAM PROSES UJI KOMPETENSI : 1.Pemohon/Peserta Sertifikasi 2.BKD/Unit Kepegawaian (sebagai
PARA PIHAK
PIHAK - PIHAK DALAM PROSES UJI KOMPETENSI :
1.Pemohon/Peserta Sertifikasi
2.BKD/Unit Kepegawaian (sebagai pengusul)
3.LSP LKPP
4.Asesor Kompetensi
5.Tempat Uji Kompetensi (TUK)
6.BNSP
SERTIFIKASI KOMPETENSI Pemohon Sertifikasi / Peserta Sertifikasi Kompetensi antara lain : 1. Para Pejabat Fungsional
SERTIFIKASI KOMPETENSI
Pemohon Sertifikasi / Peserta Sertifikasi Kompetensi
antara lain :
1. Para
Pejabat
Fungsional
PPBJ
yang
akan
naik
jenjang
jabatan
2. Para Pengelola PBJP Non Jabfung maupun calon Pengelola
PBJP Non Jabfung (seperti PPK, PP, Pokja, PPHP)
BKD/Unit Kepegawaian sebagai pengusul
LSP LKPP sebagai penyelenggara Sertifikasi Kompetensi
Asesor
Kompetesi
sebagai
penilai
dan pemberi rekomendasi
kompeten
TUK sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi
BNSP sebagai instansi yang mengeluarkan sertifikat
ALUR UJI KOMPETENSI BKD/UNIT KEPEGAWAIAN LSP LKPP PEMOHON SERTIFIKASI LSP LKPP SURAT USULAN PESERTA UJI
ALUR UJI KOMPETENSI
BKD/UNIT
KEPEGAWAIAN
LSP LKPP
PEMOHON SERTIFIKASI
LSP LKPP
SURAT USULAN
PESERTA UJI
KOMPETENSI
-Verifikasi Data
Mengirimkan
Persyaratan Uji
- Verifikasi
Kelengkapan Berkas
-Menentukan lokasi
dan tanggal uji
Kompetensi
- Menugaskan Asesor
APL 01, APL 02
APL 01, APL 02
BUKTI PORTOFOLIO
BUKTI PORTOFOLIO
ASESOR
LSP LKPP
PRA ASESMEN
SERTIFIKAT
KOMPETEN
KEPUTUSAN
rekomendasi
PELAKSANAAN
KOMPETENSI
SERTIFIKASI
UJI
PENGADAAN
KOMPETENSI
- Memverifikasi
form APL 02,
portofolio
BARANG/JASA
-Penentuan metode
uji kompetensi
*) CATATAN :
1. Surat Usulan ditujukan kepada : Direktur Sertifikasi Profesi selaku Ketua LSP LKPP
2. Pelaksanaan uji kompetensi dapat di:
a. TUK LSP LKPP, Jakarta
b. TUK Sewaktu di unit diklat K/L/D/I
PROSES SERTIFIKASI UNTUK JABFUNG PPBJ PERSYARATAN PEMOHON SERTIFIKASI MUDA MADYA Memiliki Keputusan Pengangkatan
PROSES SERTIFIKASI UNTUK
JABFUNG PPBJ
PERSYARATAN PEMOHON SERTIFIKASI
MUDA
MADYA
Memiliki Keputusan Pengangkatan
sebagai Pejabat Fungsional
Pengelola PBJ
Pertama/Muda/Mad a
Memiliki Keputusan Pengangkatan
sebagai Pejabat Fungsional
Pengelola PBJ Muda/Madya
y
Pengalaman di bidang pengadaan
yang dibuktikan dengan portofolio
terkait Unit Kompetensi Pengelola
PBJ Muda atau memiliki Sertifikat
Pelatihan Kompetensi Pengelola PBJ
Muda
Pengalaman di bidang pengadaan
yang dibuktikan dengan portofolio
terkait Unit Kompetensi Pengelola
PBJ Madya atau memiliki Sertifikat
Pelatihan Kompetensi Pengelola
PBJ Madya
METODE UJI KOMPETENSI TERTULIS/LISAN MemastikanMemastikan aspekaspek pengetahuanpengetahuan PERTANYAAN Memastikan
METODE UJI KOMPETENSI
TERTULIS/LISAN
MemastikanMemastikan aspekaspek pengetahuanpengetahuan
PERTANYAAN
Memastikan aspek pengetahuan, keterampilan
Memastikan aspek pengetahuan, keterampilan
WAWANCARA
dan sikap secara komperhensif
dan sikap secara komperhensif
STUDI KASUS/
SIMULASI
Memastikan aspek pengetahuan, keterampilan
Memastikan aspek pengetahuan, keterampilan
dan sikap secara komperhensif
dan sikap secara komperhensif
Contoh Perangkat MUK Tertulis Unit Kompetensi : Menyusun Spesifikasi Teknis Elemen Kompetensi : Melakukan Kajian
Contoh Perangkat MUK Tertulis
Unit Kompetensi :
Menyusun Spesifikasi
Teknis
Elemen Kompetensi :
Melakukan Kajian
Spesifikasi teknis
Kriteria Unjuk Kerja : 1.5
Contoh Perangkat MUK Wawancara Unit Kompetensi : Menyusun Harga Perkiraan Elemen Kompetensi : Menetapkan Harga
Contoh Perangkat MUK Wawancara
Unit Kompetensi :
Menyusun Harga
Perkiraan
Elemen Kompetensi :
Menetapkan Harga
Perkiraan
Kriteria Unjuk Kerja :
3.1 s.d 3.3
Contoh Perangkat MUK Studi Kasus Unit Kompetensi : Menyusun Spesifikasi Teknis Elemen Kompetensi : Melakukan
Contoh Perangkat MUK Studi Kasus
Unit Kompetensi :
Menyusun Spesifikasi
Teknis
Elemen Kompetensi :
Melakukan Kajian
Spesifikasi teknis dan
Menganalisis Kesesuaian
Spesifikasi
Kriteria Unjuk Kerja : 1.5
dan 2.1
PORTOFOLIO Portofolio merupakan salah satu bukti bahwa ybs telah menguasai suatu unit kompetensi Bukti diperoleh
PORTOFOLIO
Portofolio merupakan salah satu bukti bahwa ybs
telah menguasai suatu unit kompetensi
Bukti diperoleh melalui :
1. pendidikan/pelatihan dibuktikan dengan Sertifikat
2. pengalaman, dibuktikan dengan dokumen
hasil pekerjaan dan/atau pengakuan pihak ketiga
(surat tugas/surat rekomendasi)
PORTOFOLIO Salinan Bukti Salinan Bukti Portofolio Portofolio dilampirkan dilampirkan
PORTOFOLIO
Salinan Bukti
Salinan Bukti
Portofolio
Portofolio
dilampirkan
dilampirkan
PORTOFOLIO Jika peserta ikut mengerjakan, namun tidak mempunyai Jika peserta ikut mengerjakan, namun tidak mempunyai
PORTOFOLIO
Jika peserta ikut mengerjakan, namun tidak mempunyai
Jika peserta ikut mengerjakan, namun tidak mempunyai
kewenangan/tugas untuk menetapkan dokumen hasil tersebut
kewenangan/tugas untuk menetapkan dokumen hasil tersebut
maka peserta HARUS melampirkan S.Keterangan/S.Tugas
maka peserta HARUS melampirkan S.Keterangan/S.Tugas
dari pejabat yang berwenang
dari pejabat yang berwenang
Untuk mengetahui ruang lingkup materi dan portofolio, dapat melihat Skema*) dan SKKNI. *) Skema Kompetensi
Untuk mengetahui ruang lingkup materi dan
portofolio, dapat melihat Skema*) dan SKKNI.
*) Skema Kompetensi PPBJ dapat diunduh di sertifikasi.lkpp.go.id
Portofolio Muda No Unit Kompetensi Contoh Portofolio (hasil kerja dan/atau pelatihan) 1 Menyusun Spesifikasi Teknis
Portofolio Muda
No
Unit Kompetensi
Contoh Portofolio (hasil kerja dan/atau pelatihan)
1
Menyusun Spesifikasi Teknis
Dokumen Spesifikasi Teknis, Berita acara kaji ulang dokumen
teknis. Surat tugas/ surat rekomendasi, sertifikat pelatihan
2
Menyusun Harga Perkiraan
RAB, HPS, Hasil analisis pasar, Surat tugas/ surat rekomendasi,
sertifikat pelatihan
3
Melakukan Evaluasi Kinerja
Penyedia
laporan hasil evaluasi kinerja penyedia. Surat tugas/ surat
rekomendasi, sertifikat pelatihan
4
Melakukan finalisasi
dokumen kontrak
dokumen kontrak. Surat tugas/ surat rekomendasi, sertifikat
pelatihan
5
Menyusun Rencana
Pengelolaan Kontrak
Berita acara/ notulensi rapat persiapan pelaksanaan kontrak.
Surat tugas/ surat rekomendasi, sertifikat pelatihan
6
Mengendalikan Pelaksanaan
Kontrak
Berita acara pelaksanaan kontrak, Berita acara panitia peneliti
pelaksanaan kontrak, notulensi rapat pelaksanaan kontrak,
Laporan monitoring pelaksanaan kontrak, Surat tugas/ surat
rekomendasi, sertifikat pelatihan
7
Melakukan penerimaan
hasil pengadaan
Berita acara serah terima, hasil kerja dalam penerimaan hasil,
ceklist penerimaan hasil penerimaan. Surat tugas/ surat
rekomendasi, sertifikat pelatihan
8
Mengelola risiko
Form / notulensi rapat yang membahas risiko pengadaan /
pekerjaan. Surat tugas / surat rekomendasi, sertifikat pelatihan
Portofolio Madya No Judul Unit Kompetensi Contoh Portofolio (hasil kerja dan/atau pelatihan) 1 Menelaah Lingkungan
Portofolio Madya
No
Judul Unit Kompetensi
Contoh Portofolio (hasil kerja dan/atau pelatihan)
1
Menelaah Lingkungan
Pengadaan Barang/ Jasa
Dokumen Hasil telaahan profil organisasi , baik budaya, visi, misi tujuan dan
renstranya. Dokumen hasil telaahan lingkungan pengadaan termasuk
didalamnya para pihak, peraturan pengadaan sesuai kebutuhan organisasi serta
nilai pengadaan dan dampaknya. Hasil telaahan hal-hal yang mempengaruhi
lingkungan pengadaan.
Melakukan Penyelarasan
2
Kebijakan Pengadaan
Barang/ Jasa
Dokumen hasil identifikasi kebijakan PBJ organisasi, dokumen hasil analisa
penyelarasan kebijakan dengan tujuan organisasi
D
Do umen
k
h
as
il
id
ent
ifik
as tujuan penga aan yang meng as
i
d
h
ilk
an n
il
a
i
man aat
f
3
Merumuskan Organisasi
Pengadaan Barang/ Jasa
tinggi, rumusan fungsi organisasi PBJ yang telah disesuaikan dengan tujuan PBJ
, susunan organisasi dan uraian tugas perangkat oraganisasi PBJ.
Menyusun Kebutuhan dan
4
Anggaran Pengadaan
Barang/ Jasa
Hasil identifikasi pengadaan dan kondisi penyedia pada tahun-tahun sebelumnya
dan dikelompokkan sesuai jenis, nilai, risiko dan dampaknya. Daftar identifikas
i kebutuhan pengadaan untuk mendukung tujuan organisasi (jangka pendek,
menengah dan panjang) berdasarkan spend analysis, dokumen penyusunan
paket dan priritas pengadaan, dokumen RAB
5
Membentuk Tim Pengelola
Kontrak
Konsep draf SK TIM, SK pengelola kontrak, dokumen perumusan uraian jabatan /
tugas tim serta persyaratan / kualifikasi personil tim.
mengelola kinerja
6
Dokumen penetapan parameter kinerja, metode dan target pengukuran kinerja,
instrumen pengukuran kinerja. Dokumen identifikasi faktor pendukung dan
penghambat kinerja. Dokumen penetapan program / kegiatan perbaikan kinerja.
Lihat Kriteria Unjuk Kerja (KUK) di SKKNI 2016
Dokumen Pendukung Madya NO JENIS DOKUMEN CHECKLIST KETERANGAN 1 Dokumen Profil Organisasi 2 Dokumen Kebijakan
Dokumen Pendukung Madya
NO
JENIS DOKUMEN
CHECKLIST
KETERANGAN
1
Dokumen Profil Organisasi
2
Dokumen Kebijakan PBJ dalam Organisasi
3
Dokumen Rencana PBJ
4
Dokumen Kebutuhan PBJ
5
Dokumen Pelaksanaan Belanja tahun sebelumnya
6
Dokumen Anggaran Biaya
7
Dokumen KAK
8
Dokumen Kontrak PBJ
9
Dokumen Riwayat Hidup Calon Personil Tim Pengelol
aan Kontrak PBJ
10
Dokumen Pengadaan Barang/Jasa
11
Data dan Informasi Pelaksana PBJ
12
Dokumen Laporan dan Berita Acara Pelaksanaan Peke
rjaan PBJ
13
Data & Informasi dari sumber lain yang berkaitan den
gan reputasi dan Kredibilitas pelaksana PBJ
JADWAL UJI KOMPETENSI Tanggal uji kompetensi Lokasi Keterangan 27 Februari - 01 Maret 2017 Kendari
JADWAL UJI KOMPETENSI
Tanggal uji kompetensi
Lokasi
Keterangan
27
Februari - 01 Maret 2017
Kendari
Telah terlaksana
13
- 15 Maret 2017
LKPP
Telah terlaksana
17
24 Maret 2017
LKPP
Telah Terlaksana
29
- 31 Maret 2017
Sumbawa
Telah Terlaksana
10
- 12 April 2017
LKPP
Telah Terlaksana
2017
25
- 27 April 2017
Cirebon
Telah Terlaksana
08
- 10 Mei 2017
LKPP
Telah Terlaksana
22
-23 Mei 2017
Makasar
Telah Terlaksana
17
19 Juli 2017
OKU
Telah Terlaksana
01 03 Agustus 2017
LKPP
Telah Terlaksana
11, 14, 15 Agustus 2017
LKPP (Muda)
Telah Terlaksana
21
23 Agustus 2017
Denpasar
Telah Terlaksana
JADWAL UJI KOMPETENSI Tanggal uji kompetensi Lokasi Keterangan 6 - 8 September 2017 Makassar Telah
JADWAL UJI KOMPETENSI
Tanggal uji kompetensi
Lokasi
Keterangan
6
- 8 September 2017
Makassar
Telah terlaksana
12
13 September 2017
Jakarta dan
Bandung
Telah terlaksana
2017
4
6 Oktober 2017
LKPP
Rencana
19
20 Oktober 2017
Bandung
Rencana
13
15 November 2017
LKPP
Rencana
Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi : Email : uji.kompetensi@lkpp.go.id sertifikasi@lkpp.go.id Call Center :
Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi :
Email
: uji.kompetensi@lkpp.go.id
sertifikasi@lkpp.go.id
Call Center
: 021-29935577 / 144
Penjadwalan Ujian
: 081219403360
Website
: ppsdm.lkpp.go.id
Tanya Jawab • Rino (tanjung Pinang) 1. Apakah jabfung bersifat permanen?mekanisme perpindahannya seperti apa? 2.
Tanya Jawab
• Rino (tanjung Pinang)
1. Apakah jabfung bersifat permanen?mekanisme
perpindahannya seperti apa?
2. Di daerah jabfung ada gol Iic, sementara 2023 harus
serkom.
3. Auditor dapat merangkap sebagai jabfung bpj
tidak?
4. Apabila sudah 80% dengan portofolio harus dengan
tes tertulis atau tidak?
5. Apakah ada waktu masa untuk portofolio?
• Malfihendry (padang) 1. Apakah formasi asesor masuk dalam bkpsdm atau ulp? 2. Bagaimana mekanisme
• Malfihendry (padang)
1. Apakah formasi asesor masuk dalam bkpsdm
atau ulp?
2. Bagaimana mekanisme ujikom di daerah?
3. Apakah bisa 1 orang melakukan lebih dari
satu skema okupasi?
4. Prosedur inpassing untuk pejabat struktural?
• David Y(Bangka belitung) 1. 7 Asesor BNSP namun bukan PBJ, bagaimana untuk mendapatkan kompetensi
• David Y(Bangka belitung)
1. 7 Asesor BNSP namun bukan PBJ, bagaimana
untuk mendapatkan kompetensi PBJ bagi
Asesor?
2. Apakah Asesor kami dapat melakukan ujikom
PBJ?
• Jabfung PBJ tidak harus selamanya dijabfung PBJ, dapat berpindah struktural dengan mekanisme pembebasan sementara.
• Jabfung PBJ tidak harus selamanya dijabfung
PBJ, dapat berpindah struktural dengan
mekanisme pembebasan sementara.
• Yang dijadikan Jabfung yg IIIa terlebih dahulu,
untuk yg saat ini IIc, nanti menggunakan
perpindahan dari jabfung lain pada saat
golnya telah sesuai
• Mulai saat ini sudah dipetakkan SDM PBJ
• Apakah JF PBJ dapat merangkap, JF yang
dapat merangkap hanya beberapa JF, misalnya
• Pada sistem e-formasi ada pilihan jabfung PPBJ • Inpassing untuk struktural, tidak harus saat
• Pada sistem e-formasi ada pilihan jabfung
PPBJ
• Inpassing untuk struktural, tidak harus saat ini
terlibat di pengadaan, yang terpenting pernah
terlibat di bidang pengadaan, namun untuk
persyaratan lainnya sama dengan persyaratan
pada umumnya
• Uji kompetensi pilihan, misalnya portofolio telah lengkap cukup dengan portofolio, namun kalau portofolio belum
• Uji kompetensi pilihan, misalnya portofolio
telah lengkap cukup dengan portofolio,
namun kalau portofolio belum memenuhi
maka dilakukan dengan tes tertulis
• Portofolio yang diakui ialah pengalaman
setelah tahun 2010
• Mekanisme ujikom di daerah: BKD mengajukan surat permohonan penyelenggaraan ujikom, pada surat diinformasikan
• Mekanisme ujikom di daerah: BKD
mengajukan surat permohonan
penyelenggaraan ujikom, pada surat
diinformasikan waktunya pembiayaannya
y
setelah pengajuan LKPP akan melakukan
verifikasi kelengkapan persyaratan,
kelengkapan sarana
,
y
y
,
• 1 orang dapat mengikuti ujikom dengan
berbagai skema okupasi
• Persyaratan Asesor Kompetensi PBJ: selain memiliki sertifikat Asesor Kompetensi, maka harus memiliki sertifikat PBJ
• Persyaratan Asesor Kompetensi PBJ: selain
memiliki sertifikat Asesor Kompetensi, maka
harus memiliki sertifikat PBJ tk. Dasar,
memiliki pengalaman di bidang PBJ
• Sumardi (Bekasi) 1. Bagaimana ujikom inpassing untuk Gol IIId? 2. Bagaimana dengan diklat pembentukan?karena
• Sumardi (Bekasi)
1. Bagaimana ujikom inpassing untuk Gol IIId?
2. Bagaimana dengan diklat
pembentukan?karena masih ada yang belum
mengikuti diklat pembentukan.
• (Jogjakarta) 1. Bagaimana untuk pegawai yg Gol IIIa, namun belum pernah naik pangkat, bagaimana
• (Jogjakarta)
1. Bagaimana untuk pegawai yg Gol IIIa, namun
belum pernah naik pangkat, bagaimana
prosedur mengajuan inpassingnya?
2. Apakah ada syarat untuk pengisian formasi?
• Danang (Kulonprogo) 1. Usulan: surat undangan ditujukan untuk bupati 2. Kelembagaan; di daerah kami
• Danang (Kulonprogo)
1. Usulan: surat undangan ditujukan untuk
bupati
2. Kelembagaan; di daerah kami LPSE dibawah
kominfo, ada perka LKPP yang menyatakan
LPSE yg tidak dapat digabung dengan ULP,
mohon penjelasan?
3. Apakah formasi hanya menyebutkan
jumlahnya saja atau sudah dengan tingkat
jabatan?
• Ujikom inpassing: misalnya IIId, caranya dengan mengumpulkan portofolio sebanyak 11 UK, kalau sudah lengkap
• Ujikom inpassing: misalnya IIId, caranya
dengan mengumpulkan portofolio sebanyak
11 UK, kalau sudah lengkap dapat masuk
menjadi jf pbj muda namun apabila belum
,
memenuhi portofolio, harus dengan tes
tertulis
• Diklat pembentukan tetap diperlukan, karena
untuk naik pangkat harus diklat pembentukan
terlebih dahulu
• Untuk ikut inpassing memang harus pernah naik pangkat terlebih dahulu • Untuk penambahan maka
• Untuk ikut inpassing memang harus pernah
naik pangkat terlebih dahulu
• Untuk penambahan maka dihitungnya
pengusulannya 2x jumlah kekurangan
kebutuhan
• Jumlah usulannya perjenjang
• LKPP siap untuk mensosialisasikan JF PPBJ di
daerah
• Kompensasi jabfung: selain gaji pokok, ada
tukin, untuk didaerah ada tunjangan pokok,
• PMK hanya mengikat APBN, dan untuk APBD tetap diperbolehkan namun diperkuat dengan peraturan/keputusan kepala
• PMK hanya mengikat APBN, dan untuk APBD
tetap diperbolehkan namun diperkuat dengan
peraturan/keputusan kepala daerah
• Pada revisi perpres, jabfung diposisikan sejak
perencanaan pengadaan, Unit Kerja dapat
meminta bantuan JF PPBJ
• S1 belum IIIa belum menjadi JFPPBJ
• Usulan surat kami terima • LPSE dan ULP digabungkan ialah untuk mempermudah dalam proses
• Usulan surat kami terima
• LPSE dan ULP digabungkan ialah untuk
mempermudah dalam proses pengadaan,
namun penggabungannya tetap berbeda
subbidang/bidang.