Kualitas Arus Kas dan Kinerja Keuangan
Kualitas Arus Kas dan Kinerja Keuangan
OLEH :
TUTI SUSILAWATI
NIM : 332142330511
OLEH
TUTI SUSILAWATI
NIM : 332142330511
TESIS
PROGRAM PASCASARJANA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI
JAKARTA
2017
ii
PROGRAM PASCASARJANA
TESIS
JAKARYA
NIM : 332142330511
Telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Magister
Menyetujui ,
iii
PROGRAM PASCASARJANA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN IMMI
TESIS
Telah diterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister
Manajemen pada Program Pascasarjana, Sekolah Tinggi Manajemen “IMMI”
Menyetujui,
Komisi Penguji Tesis
Mengesahkan,
Ketua
Sekolah Tinggi Manajemen IMMI Dr. Kemal Taufik, M.M, MSE
Anggota
iv
ABSTRAK
TUTI SUSILAWATI. Pengaruh Kualitas Arus Kas dan Alokasi Penggunaan Aset
Terhadap Kinerja Keuangan Pada STMIK MAHAKARYA JAKARYA .
Manajemen keuangan berkaitan dengan kegiatan perencanaan, analisis dan
pengendalian kegiatan keuangan. Mereka yang melaksanakan kegiatan tersebut
sering disebut sebagai manajer keuangan. Meskipun demikian, kegiatan keuangan
tidaklah terbatas dilakukan oleh mereka yang menduduki jabatan seperti Direktur
Keuangan, Manajer Keuangan, Kepala Bagian Keuangan, dan sebagainya. Dengan
demikian laporan keuangan berkaitan dengan kinerja keuangan, kedisiplinan dan
kepatuhan yang berhubungan sangat kuat dengan proses manajemen pada institusi
STMIK MAHAKARYA JAKARTA, dimana kegiatan institusi tersebut adalah
dibidang pendidikan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer yang
berinteraksi kegiatannya dengan Mahasiswa, Dosen Serta Stakeholder. Dan
prosesnya akan mempengaruhi kondisi laporan keuangan, karena dengan
berjalannya kegiatan tersebut akan berhubungan dengan Neraca Keuangan dengan
demikian Kedisiplinan, dan pengelolaan dalam penggunaan dan pengalokasian
keuangan berpengaruh pada kinerja keuangan yang maksimal. Tujuan
dilakukannya penelitian dengan institusi STMIK MAHAKARYA sebagai
obyeknya adalah untuk mengetahui kinerja keuangan selama beberapa periode lalu.
Tetapi, nilai riilnya ada pada kenyataan bahwa laporan tersebut dapat digunakan
untuk membantu meramalkan laba dan dividen masa depan institusi STMIK
MAHAKARYA
Kata kunci : Arus kas ,Penggunaan Aset , Kinerja Keuangan .
v
Abstact
TUTI Susilawati. Quality Impact of Cash Flow and Asset Allocation Against Use
of Financial Performance In STMIK MAHAKARYA JAKARTA . Financial
management related to the planning, analysis and control of financial activities.
Those who carry out these activities are often referred to as a financial manager.
Nonetheless, it is not limited to financial activities carried out by those who occupy
positions as Finance Director, Finance Manager, Head of Finance, and so on. Thus
the financial statements relating to financial performance, discipline and
compliance associated very strongly with the management process in the
institution's STMIK MAHAKARYA JAKARTA, where the activities of these
institutions is the field of education College of Management Information and
Computer activities that interact with Students, Faculty And Stakeholder. And the
process will affect the financial statements, because with the passage of these
activities will be related to the Balance Sheet as such discipline, and management
in the use and allocation of financial effect on the financial performance of the
maximum. The purpose of the research institutions STMIK MAHAKARYA as its
object is to determine the financial performance over the past period. However, its
real value is in the fact that they can be used to help predict future earnings and
dividends STMIK MAHAKARYA institutions.
Keywords: Cash flow, Use of Assets, Financial Performance.
vi
PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT
Nim : 332142330511
Judul Tesis : Pengaruh Kualitas Arus Kas dan Alokasi Penggunaan Aset
JAKARYA
1. Hasil karya yang saya serahkan ini adalah asli dan belum pernah diajukan
sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan pembimbing akademik dan
narasumber penelitian.
vii
3. Hasil karya saya ini merupakan hasil revisi terakhir setelah diajukan yang
4. Hasil karya saya ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis
atau publikasikan orang lain, kecuali yang digunakan sebagai acuan dalam
daftar pustaka.
terbukti ada penyimpangan dan ketidakbenaran dalam pernyataan ini maka saya
diperoleh karena karya saya ini, serta sanksi lain yang sesuai dengan ketentuan
Materai 6000
Tuti Susilawati
viii
RIWAYAT HIDUP
Tuti Susilawati dilahirkan di Cianjur pada tanggal 20 Agustus 1986 dari ayah
H.Abdurohman dan Ibu Hj. Kartika. Ia anak ke tiga dari empat bersaudara.
Sekolah dasar di SDN Padamakmur kota cianjur yang diselesaikan pada tahun
1999, Sekolah menengah pertama diselesaikan pada tahun 2002 di SLTP Al-
2004 di SMK Pariwisata Cianjur. Pada tahun 2007 saya masuk di jurusan Teknik
Pada tahun 2005 saya mulai bekerja di PT. Delta Expanding bagian Marketing
sampai dengan tahun 2006, dan dari 2006 ia mulai bekerja di Instansi STMIK
dengan bagian keuangan, dan pada 2015 naik bagian Waket II bagian keuangan dan
ix
Tanda baktiku
Pada Ibu dan Alm bapakku tercinta dan tersayang, aku disini selalu
selalu mengingatkan aku dan memberi nasihat bahwa menjadi seseorang itu
tidak harus kaya tetapi harus sukses dan berguna bagi orang lain. Dan jadikan
agama menjadi satu-satunya pondasi untuk hidup. Aku disini kuat dan
bekerja keras agar menjadi orang sukses dalam karir, pendidikan dan keluarga.
x
Tanda baktiku
xi
Tidak tahu Rahmat atau Musibah, yang
SWT
xii
KATA PENGANTAR
Puji syukur peneliti panjatkan kepada Tuhan YME atas rahmat dan
penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dr.
Boyke Setiawan Soeratin selaku Pembimbing Utama yang selalu memberi arahan
dan memotivasi dan telah banyak memberikan saran dan kritik positif, dan Bapak
JAKARTA.
xiii
6. Teman serta sahabat program pascasarjana Manajemen STIMA IMMI kelas
Akhir kata peneliti mengharapkan semoga tesis ini berguna dan dapat memberikan
Tuti Susilawati
xiv
DAFTAR ISI Halaman
LEMBAR PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING .................................. ii
ABSTRAK ......................................................................................................... vi
BAB I : PENDAHULUAN
xv
BAB III : METODE PENELITIAN
A. Sejarah Perusahaan............................................................. 39
B. Visi dan Misi ...................................................................... 40
C. Struktur Organisasi STMIK MAHAKARYA .................... 46
D. Uraian Tugas Struktur Organisasi ...................................... 46
xvi
BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan ....................................................................... 72
B. Saran – saran .................................................................... 74
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xvii
DAFTAR TABEL
NOMOR HALAMAN
12. Tabel 5.8 Hasil Uji Signifikansi Simultan (Uji Statistik F) ...................... 67
xviii
DAFTAR GAMBAR
NOMOR HALAMAN
xix
BAB I
PENDAHULUAN
Laporan arus kas memiliki peran yang sangat besar khususnya bagi
dan masyarakat pada umumnya. Fungsi dari laporan arus kas bagi pihak
tersebut dalam waktu tertentu. Disamping itu, laporan arus kas dapat
xx
berlokasi di JL.Tampak Siring Daan Mogot Baru Blok KJE No. 2 Jakarta
Barat.
arus kas sebagai pemasukan cash in dan cash out yang berpengaruh
yang meliputi :
organisasi suatu kebutuhan dan tidak hanya apa yang bersifat fisik
xxi
perhatian yang sama pentingnya. Dimana sumber daya manusia
Jumlah Mahasiswa :
xxii
Grafik laporan posisi keuangan
1,000,000,000
posisi keuangan
800,000,000
600,000,000 Pendapatan
400,000,000 Aset
Laba Tahun berjalan
200,000,000
-
1 2 3 4 5 6
B. Identifikasi Masalah
2. Masih kurangnya penggunaan aset yang belum baik dan maksimal sehingga
kurang optimal.
C. Rumusan Masalah
xxiii
1. Diduga adanya pengaruh kualitas arus kas terhadap kinerja keuangan
STMIK MAHAKARYA?
keuangan?
3. Diduga adanya pengaruh kualitas arus kas dan alokasi penggunaan aset
D. Tujuan
3. Untuk mengetahui pengaruh kualitas arus kas (X1) dan alokasi penggunaan
kegunaan, baik bagi peneliti, bagi Institusi maupun bagi pihak lain.
xxiv
1. Bagi Peneliti :
terus menerus.
Dapat dijadikan literatur atau bahan informasi bagi penelitian lanjutan dan
lebih lanjut baik mengenai judul analisis kualitas arus kas dan alokasi
sekalipun.
3. Ruang Lingkup
Karena keterbatasan penelitian dalam hal waktu, tenaga, dan biaya, serta
untuk menjaga agar penelitian lebih terarah dan fokus, maka ruang lingkup
xxv
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Tinjauan Pustaka
xxvi
mana yang mempunyai prospek yang menguntungkan dimasa depan.
Sebuah laporan keungan pada umumnya terdiri dari:
a. Neraca
Neraca menunjukan posisi keuangan – aktiva, hutang, dan ekuitas
pemegang saham – suatu perusahaan pada tanggal tertentu, seperti pada
akhir triwulan atau akhir tahun.
b. Laporan laba rugi
Laporan rugi-laba menyajikan hasil usaha – pendapatan, beban, laba
ata rugi bersih dan laba atau rugi per saham – untuk periode akuntansi
tertentu.
c. Laporan perubahan modal
Laporan ekuitas pemegang saham merekonsiliasi saldo awal dan akhir
semua akun yang ada dalam seksi ekuitas pemegang saham pada
neraca. Beberapa perusahaan menyajikan laporan saldo laba, sering
kali di kombinasikan dengan laporan rugi-laba yang merekonsiliasi
saldo awal dan akhir akun saldo laba.
d. Laporan arus kas
Laporan arus kas memberikan informasi tentang arus kas masuk dan
keluar dari kegiatan operasi, pendanaan, dan investasi selama suatu
periode akuntansi.
e. Catatan atas laporan keuangan
xxvii
laporan keuangan memegang peranan yang luas dan mempunyai suatu
posisi yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan.
Tujuan Laporan
xxviii
5. Teknik Analisa kritis dan terintegrasi dari laporan keuangan
Adapun pedoman dan beberapa teknik kritis atau teknik terintegrasi
dalam menganalisa laporan keuangan itu secara lengkap adalah sebagai
berikut :
a. Menilai “realibility laporan” dan periode laporannya;
b. Lakukan analisa perubahan modal kerja atau arus kas;
c. Membuat laporan konsolidasi;
d. Mereview interrelated account;
e. Penggunaan segmen bisnis perusahaan yang dianalisa;
f. Meneliti lebih dalam beberapa transaksi yang bersifat : Related parties
transaction (hubungan istimewa);
g. Menghitung dan menapsirkan rasio keuangan yang lazim, kemudian
rasio ini dibandingkan dengan situasi
h. Memahami metode dan cara menyusun laporan keuangan
i. Menilai laporan akuntan
j. Menguasai konsep dan teknik analisa laporan keuangan, filosofi, rasio,
tujuan, dan kegunaan
k. Memahami prinsip dan kebijakan akuntansi
l. Memahami situasi yang dihadapi perusahaan, termasuk bidang usaha,
jenis industri, sejarah perusahaan, resiko yang mungkin dihadapi, gaya
manajemen, pemilikan dan prospek induatri yang bersangkutan
m. Tujuan di susunnyalaporan keuangan
n. Bentuk perusahaan
o. Sistem pengawasan dalam perusahaan yang menghasilkan laporan
keuangan
p. Ketaatan pada peraturan mapun agama
q. Menilai kualitas comparability
xxix
6. Pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan suatu
perusahaan
Gambar:2.2 Pandangan Stakeholder Terhadap Perusahaan
xxx
perubahan posisi keuangan, catatan dan laporan lain serta materi
penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.
Kas adalah jenis aset yang paling likuid. Dalam bisnis kas tidak saja
permasalahan hukum.
(cash flow) menyajikan aliran kas masuk (cash flow in) dan aliran kas
xxxi
Laporan arus kas ini menginformasikan pengelolaan kas dalam
tujuannya. Laporan arus kas diperlukan agar bisnis dapat berjalan dengan
dihindarkan.
xxxii
pengeluaran-pengeluaran maka akan terjadi surplus atau peningkatan kas
dan pada bidang yang tepat. Pengembangan usaha juga dilakukan dengan
penururan kas pada tahun berjalan. Penurunan kas yang dialami oleh
xxxiii
Tentu saja aktivitas investasi memiliki risiko, oleh sebab itu
Aktivitas investasi dapat didanai oleh kas hasil aktivitas operasi, dari kas
laporan arus kas dengan mengungkapkan aliran kas masuk dan aliran kas
xxxiv
Peningkatan atau penurunan arus kas tidak dapat dijadikan sebagai
cermat. Peningkatan dan penurunan arus kas harus dianalisis lebih lanjut
Peningkatan atau penuruan arus kas dapat ditelusuri dari aktivitas dalam
kas pun perlu dianalisis secara lebih cermat. Penurunan kas akibat
xxxv
Ada tiga laporan keuangan dasar yang biasa digunakan untuk
Laporan Laba Rugi, dan laporkan Arus Kas. Nerca memberikan gambaran
Rugi perusahaan. Namun, laporan ini penting bagi para anilisis keuangan
berapa banyak kas yang sebenarnya diterima dari penjualan. Hal yang
walau kita akan membebankan biaya ini dalam laporan Laba Rugi.
xxxvi
1. Sebagai pedoman kerja
Berfungsi sebagai pedoman kerja yang memberikan arah serta
sekaligus memberikan target-target yang harus dicapai oleh
kegiatan-kegiatan perusahaan di waktu yang akan datang.
2. Sebagai alat pengkoordinasi kerja
Berfungsi sebagai alat pengkoordinasi kerja agar semua bagian-
bagian yang terdapat dalam perusahaan dapat menunjang, saling
bekerja sama untuk mencapai sasaran yang ditetapkan.
3. Sebagai alat pengawasan kerja
Berfungsi sebagai tolak ukur, sebagai alat pembanding untuk
mengevaluasi realisasi kegiatan perusahaan nanti. Dengan
membandingkan apa yang dicapai oleh realisasi kerja yang telah
dicapai oleh perusahaan, dapat dinilai apakah suatu perusahaan
telah sukses bekerja atau belum. Dari perbandingan semula dapat
juga diketahui sebab-sebab penyimpangan antara anggaran dan
realisasinya.
lain :
menguntungkan.
sebenarnya.
xxxvii
f. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Penyusunan Anggaran Kas
taksiran yang termuat didalamnya harus cukup akurat, sehingga tidak jauh
kas.
xxxviii
5. Budget perubahan aktiva tetap, khususnya rencana tentang
(kualitas) dan jumlah (kuntitas) bahan mentah yang akan dibeli dari
pengeluaran kas.
bahan mentah.
5. Budget upah tenaga kerja langsung. Semakin besar upah tenaga kerja
xxxix
7. Budget biaya administrasi. Semakin besar biaya administrasi yang
harus dibayar, akan semakin besar pula pengeluaran kas yang akan
dilakukan.
pengeluaran kas.
berasal dari
b. Penagihan piutang
seperti :
b. Pembayaran utang
xl
c. Pembayaran upah tenaga kerja langsung
terganggunya produksi.
aset). Aktiva ini dibiayai dengan utang lancar. Selisih dari aktiva lancar
dikurangi utang lancar dikenal sebagai modal kerja bersih (net working
perusahaan. Modal kerja bersih ini harus disediakan secara rutin. Hal ini
demikian, modal kerja bersih adalah dana yang perlu disiapkan untuk kas
tersedia, piutang, serta inventori. Berikut ini akan dibahas berbagai hal
berkenaan dengan modal kerja, dan komponen modal kerja yakni kas,
1. Prinsip keseimbangan
xli
Neraca terdiri dari modal kerja bersih dan aktiva tidak tetap. Disisi
modal sendiri).
Pendanaan jangka
Aktiva Tetap panjang
Table 2.1
Imbalan & risiko untuk Alternatif Pembiyaan Aktiva
xlii
Aktiva lancar dan aktiva tetap terus berkembang, dan kedua
=Pendanaan
=Kebutuhan
aktiva tetap
5. Siklus Kas
AAI + ACP=APP+ACC
6. Pembiyaan Piutang
8. Analisis Laba-Volume-Biaya
xliv
Analisis laba-volume dan biaya (Cost-volume-profit;CVP)
yang terjadi.
B. Telaah Pustaka
telaah pustaka :
2010. Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rasio
xlv
hasil, secara umum kinerja keuangan perusahaan berdasarkan analisis
Tbk” dilakukan pada tahun 2012. Dimana tujuan penelitian ini adalah
Bagaimana menilai analisa laporan keuangan sebagai salah satu alat untuk
diketahui bahwa tahun 2007 dan 2008 cukup baik namun di tahun 2006 terjadi
tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bukti empiris faktor-faktor
xlvi
kepemilikan terhadapp praktek perataan laba pada perusahaan Manufaktur di
Aset. Dalam penelitian ini ROA tidak dimasukkan dalam variabel penelitian
C. Kerangka Berfikir
xlvii
Gambar 2.6
Paradigma Penelitian
Alokasi penggunaan
aset
(X2)
Keterangan:
D. Hipotesis Penelitian
xlviii
Berdasarkan kerangka berpikir tersebut, maka dapat dirumuskan
STMIK MAHAKARYA.
MAHAKARYA.
BAB III
METODE PENELITIAN
Waktu Penelitian ini dilakukan mulai bulan Januari 2016 sampai dengan
xlix
Oktober 2016. Dengan menggunakan sumber data laporan keuangan dari
B. Jenis Penelitian
masalah, situasi dan tujuan yang akan dicapai. Karena masalah yang diselidiki
deskriptif kuantitatif.
1. Populasi
l
sampai dengan 2015 STMIK MAHAKARYA yang dapat dilihat dari tabel
Tabel 3.1
Data arus kas dan penggunaan aseT dan kinerja keuangan
STMIK MAHAKARYA
No Jabatan Jumlah
1. Kas pendapatan 36
2. Alokasi aset 36
2. Kinerja keuangan 36
Jumlah 108
li
menentukan sampel dari populasi yang akan diteliti, digunakan rumus
Slovin sebagai berikut:
N
n =
1 + N e2
Dimana:
n = jumlah sampel
N = jumlah populasi
ditetapkan.
N
n =
1 + N e2
108
=
1 + 108 (0.1)2
108
=
1 + 108 (0.01)
lii
108
= = 51 data
2.08
MAHAKARYA
disajikan sebagai hasil dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan
1. Wawancara
liii
pengelolaan dan analisis data. Setelah dilakukan pengelolaan data, maka
parsial yang diolah dengan program SPSS 20. Model ini dipilih karena ingin
a. Uji Normalitas
Untuk menguji apakah residual berdistribusi normal atau tidak dapat diuji
dengan dua cara yaitu dengan analisis grafik dan uji statistik. Cara
liv
distribusi yang mendekati distribusi normal. Apabila grafik histogram
normalitas.
b. Uji Autokorelasi
waktu berkaitan satu sama lain. Model regresi yang baik adalah regresi
Watson (DW test). Apabila nilai DW lebih besar dari pada batas atas (du)
c. Uji Heteroskedasitas
lv
salah satunya adalah dengan melihat grafik Scatterplot. Jika tidak ada
pola yang jelas serta titik menyebar diatas dan dibawah angka 0 pada
asumsi klasik, maka dilakukan uji statistik regresi linier dengan program
Y = Kinerja keuangan
a = konstanta
e = Error
tabel, apabila nilai t hitung lebih besar dari pada nilai t tabel maka Ha
diterima dan Ho ditolak. Apabila nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai
lvi
bersama-sama / simultan dilakukan Uji statistik dengan uji F. Uji F
pada signifikansi 5 %, apabila nilai F hitung lebih besar dari pada nilai F
lvii
tabel maka Ha diterima dan Ho ditolak. Apabila nilai F hitung lebih kecil
BAB IV
lviii
A. Sejarah Institusi
dan misi sebagai bentuk keinginan yang ingin dicapai dimasa depan, sehingga
lix
seluruh rencana, aksi, dan program yang ditetapkan harus dapat mendukung
Mulia yang berdomisili di Jakarta Barat, dan Pembina dari Yayasan adalah
seorang pengusaha sukses CEO Hebat Gorup yaitu Bapak Putu Putrayasa.
Gedung A
Jl. Tampak Siring Blok. KJE No. 2 Daan Mogot Baru Jakarta Barat
Gedung B
Jl. Utan Jati Blok LB 5 No. 18 Daan Mogot Baru Jakarta Barat
a. Visi Institusi
tahun 2020
b. Misi Institusi
lx
1. Menyelenggarakan Pendidikan Tinggi dalam upaya menghasilkan
Institution Governance
Visi :
technopreneur
lxi
Misi :
Visi :
Misi :
lxii
1. Menyelenggarakan Pendidikan Sistem Informasi
Technopreneur
lxiii
Business Manager, web content manager yang berjiwa
Technopreneur
3. Pembelajaran
4. Srtruktur Kurikulum
lxiv
Gambar 4.3 Struktur Kurikulum
lxv
Gambar 4.5 Layanan kepada Mahasiswa
5. Kurikulum
lxvi
Yayasan
BPH
KETUA
PENJAMINAN
MUTU
WAKET I WAKET III
WAKET II
AKADEMIK KEMAHASISWAAN &
KEUANGAN LPPM
UMUM
OB
KETUA LEB
ADMIN UMUM KEBERSIHAN
KEAMANAN
ANGGOTA
PERPUSTAKAAN
1. Ketua institusi
lxvii
Uraian Tugas 1. Memegang wewenang tertinggi dan memikul
tanggung jawab mengenai seluruh kegiatan
sekolah Tinggi, baik bersifat strategis, teknis
maupun administratif.
2. Melaksanakan fungsi pimpinan yang meliputi
perencanaan, pembuatan keputusan, melakukan
koordinasi,pengarahan, pengendalian dan
pengawasan, serta penyempurnaan pelaksanaan
tugas bagi tercapainya seluruh tujuan sekolah
tinggi,
3. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan
jaminan mutu dalam rangka meningkatkan daya
saing institusi
4. Menyelenggarakan kegiatan public relation
dengan stakeholder
5. Mewakili sekolah Tinggi dalam berbagai forum
, baik di dalam maupun di luar negeri
6. Bertanggungjawab terhadap kewajiban dan hak
sekolah tinggi terhadap yayasan.
7. Menyelenggarakan komunikasi konstruktif
dengan SENAT AKADEMIK Sekolah Tinggi
8. Melaksanakan koordinasi dnegan Senat
Akademik dalam penyusunan renstra 5 tahunan
STMIK MAHAKARYA
9. Menyusun Rencana Anggaran dan Belanja
tahunan kepada yayasan
10. Mengelola, memonitor dan mengevaluasi
kinerja bawahan
11. Menyusun laporan-laporan
pertanggungjawaban kepada yayasan
12. Menyampaikan laporan-laporan kepada
pemerintah
13. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang
berhubungan dengan pengembangan Sekolah
Tinggi.
Wewenang Jabatan 1. Menyusun dan menetapkan kebijakan baik
yang bersifat strategis, teknis dan
administrative
2. Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan
RKAT dan kinerja wakil ketua, Kepala Humas
Admisi, PJM
3. Berkoordinasi dengan pihak Yayasan dan Senat
Akademik
4. Mengambil langkap langkah strategis dan
penyelesaian masalah di lingkungan STMIK
MAHAKARYA
lxviii
2. Waket I Akademik
lxix
Uraian tugas 1. Membantu menyusunRencana Strategis dan
Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Sekolah
Tinggi bidang akademik, penelitian dan
pengabdian masyarakat
2. Menyusun perencanaan,
menyelenggarakan,mengembangkan dan
melakukan evaluasi kebijakan , kegiatan
beserta anggaran bidang akademik, penelitian
dan pengabdian masyarakat berbasis SPMI
3. Menyusun perencanaan,
menyelenggarakan,mengembangkan dan
melakukan evaluasi kebijakan di bidang
sumber daya manusia yang berkaitan dengan
pengembangan kualitas TRI DARMA PT.
4. Menjamin terlaksananya siklus pengembangan
materi pembelajaran
5. Membantu dalam merencanakan,
mengembangkan dan optimalisasi penggunaan
sarana prasarana yang berkaitan dengan
kualitas TRI DARMA PT
6. Merencanakan dan mengembangkan program
studi baru untuk berbagai tingkat/ bidang
7. Merencanakan dan mengembangkan
kapabilitas program studi
8. Memberikan dukungan pelaksanaan kerja
sama TRI DARMA PT
9. Mengkoordinasi perencanaan, pelaksanaan,
monitoring, evaluasi dan koreksi pelaporan
epsbed dari masing-masing prodi
10. Merencanakan dan melakukan koordinasi
dalam proses akreditasi/ijin penyelenggaraan
jurusan
11. Mengelola, memonitor dan mengevaluasi
kinerja bawahan
12. Menyusun laporan kegiatan dan keuangan di
bidang Tri Dharma secara berkala kepada
ketua STMIK MAHAKARYA
13. Melaksanakan tugas-tugas lain untuk
pekerjaan yang diperintahkan atasan yang
mendukung tujuan jabatan
lxx
Wewenang 1. Mengevaluasi dan melakukan koreksi
kebijakan dan kegiatan beserta anggaran TRI
DARMA PT berbasis SPMI
2. Mengevaluasi SDM yang berkaitan dengan
kualitas TRI DARMA PT.
3. Mengevaluasi pelaporan epsbed dari masing-
masing prodi
a. Ketua Jurusan
lxxi
Uraian Tugas 1. Merencanakan, mengevaluasi, dan
mengembangkan prodi
2. Merencanakan, mengevaluasi, dan
mengembangkan kurikulum (struktur mata
kuliah, jejaring mk, silabi, bahan ajar dan SAP)
sesuai prodinya,
3. Menetapkan spesifikasi program studi,
4. Menetapkan status/kondisi mahasiswa setiap
semester,
5. Menyusun distribusi dosen pengampu mata
kuliah(termasuk praktikum),
6. Bertanggung jawab terhadap proses KRS
mahasiswa setiap semester
7. Membantu dan mengendalikan proses belajar
mengajar tiap Jur/prodi
8. Melakukan penyetaraan mata kuliah bagi
mahasiswa pindahan dan alih jalur
9. Melakukan penilaian kinerja dosen prodi dalam
bidang tri darma
10. Melakukan distribusi dosen wali dan monitoring
perwalian
11. Menghimpun hasil verifikasi akhir mata kuliah
oleh dosen wali untuk yudisium,
12. Menyelenggarakan rapat yudisium
13. Melakukan sinkronisasi/koordinasi berbagai
kebijakan akademik dengan level sejenjang,
14. Membina kualitas kegiatan HMJ untuk
meningkatkan kompetensi mahasiswa,
15. Menginformasikan kebutuhan kebutuhan
kerjasama sesuai kompetensi jurusan/prodi
kepada Waket III
16. Melaksanakan kegiatan hasil kesepakatan
kerjasama
17. Mengembangkan materi perkuliahan (termasuk
praktikum),
18. Koordinasi kegiatan tridarma dengan puslitbang
& ppm, laboratorium dan perpustakaan,
19. Melakukan verifikasi penerbitan ijazah dan
transkrip nilai,
20. Membuat pelaporan tiap semester baik untuk
keperluan menajemen, SPMI maupun pihak lain
(Kopertis/Dikti),
21. Melaksanakan proses ijin penyelenggaraan prodi,
22. Melaksanakan proses akreditasi/reakreditas
prodi,
23. Melakukan penyetaraan nilai
lxxii
24. Membentuk TPMPS untuk melaksanakan SPMI
di tingkat prodi
25. Mengelola, memonitor dan mengevaluasi kinerja
bawahan
26. Menyusun laporan kegiatan dan keuangan
jurusan secara berkala kepada Waket 1
27. Melaksanakan tugas-tugas lain untuk pekerjaan
yang diperintahkan atasan yang mendukung
tujuan jabatan
lxxiii
waket 1. Memonitor dan mengevaluasi kinerja dosen
2. Menyusun kurikulum
3. Menetapkan pengampuan mata kuliah/praktikum
dan jadwal mengajar dosen
4. Mengambil tindakan yang tepat guna
menyelesaikan permasalahan di jurusan
5. Melakukan penyetaraan mata kuliah
6. Mengesahkan hasil keputusan rapat yudisium
lxxiv
Uraian Tugas 1. Membantu menyusun Rencana Strategis dan
Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Sekolah
Tinggi bidang keuangan, aset dan sumber daya
manusia
2. Menyusun perencanaan, menyelenggarakan,
mengembangkan dan melakukan evaluasi
kebijakan, kegiatan beserta anggaran di bidang
keuangan, asset dan sumber daya manusia
3. Bertanggungjawab terhadap penyusunan
rencana kegiatan dan anggaran tahunan
(RKAT)
4. Merencanakan, mengkoordinasikan dan
monitoring semua kegiatan yang berkaitan
dengan unit-unit yang ada dibawah kepuketan
II
5. Bertanggung jawab terhadap peningkatan mutu
tata kelola Sekolah Tinggi
6. Mengelola kebijakan finansial yang berkaitan
dengan kerjasama dengan pihak eksternal
7. Melakukan analisis keuangan dan estimasi
penggunaan anggaran untuk mendukung
kegiatan di Sekolah Tinggi
8. Merencanakan, mengkoordinasikan dan
monitoring untuk melakukan estimasi
perolehan sumber dana yang menjadi
kewajiban Sekolah Tinggi
9. Menyelenggarakan pembukuan dan membuat
laporan keuangan Sekolah Tinggi;
10. Mengelola seluruh aset Sekolah Tinggi secara
optimal dan memanfaatkannya
untukkepentingan Sekolah Tinggi
11. Bertanggung jawab atas penyediaan dan
pengelolaan Sumber Daya Manusia di Sekolah
Tinggi,mengusulkan pengangkatan, kenaikan
pangkat dan pemberhentian tenaga
kependidikan,tenaga non kependidikan, dan
golongan tenaga kerja lain kepada Ketua;
12. Mengembangkan sistem pengelolaan SDM
13. Mengambil kebijkan berkaitan dengan konflik
pegawai
14. Mengelola kebijakan yang berkaitan dengan
kesejahteraan dosen dan karyawan
15. Mengelola kebijakan carrier plan karyawan
non edukatif
16. Pengelolaan aspek hukum dan perundang-
undangan yang berlaku untuk Sekolah Tinggi
lxxv
17. Bertanggungjawab mengelola pelaporan
terhadap stakeholders
18. Mengelola kebijakan penyusunan kepanitiaan
dan tim untuk menunjang kegiatan institusi
19. Mengelola kebijakan pendayagunaan aset
secara efisien dan efektif
20. Bertanggungjawab menetapkan kebijakan
akses data dan informasi bidang keuangan,
SDM dan Aset
21. Bekerjasama dengan sijar dalam
pengembangan sistem informasi keuangan dan
akuntansi
22. Mengelola, memonitor dan mengevaluasi
kinerja bawahan
23. Membuat laporan kegiatan dan
pertanggungjawaban keuangan di bidang kerja
Waket 2
24. Melaksanakan tugas-tugas lain untuk pekerjaan
yang diperintahkan atasan yang mendukung
tujuan jabatan
lxxvi
Wewenang 1. Mengendalikan kebijakan pengelolaan
pendapatan dan belanja
2. Menyetujui pengajuan pengeluaran dana dari
unit kerja
3. Menetukan kebijakan pendayagunaan asset
4. Menentukan kebijakan yang berkaitan dengan
kesejahteraan dosen dan karyawan
5. Menentukan kebijakan yang berkaitan dengan
pengelolaan SDM
6. Memonitor dan mengevaluasi kepala bagian
keuangan dan Akuntansi dan Kepala bagian
Umum dan SDM
7. Mengambil tindakan yang tepat guna
menyelesaikan permasalahan di bidnag kerja
Waket I
lxxvii
Uraian Tugas 1. Menyusun rencana kegiatan dan anggaran yang
berkaitan dengan unit-unit yang ada dibawah
Waket III
2. Menentukan kebijakan-kebijakan yang
berkaitan dengan organisasi kemahasiswaan
dan career Center dan alumni
3. Menentukan kebijakan-kebijakan yang
berkaitan dengan kegiatan kewirausahaan
mahasiswa
4. Menyusun rencana pengelolaan dan
pengembangan kegiatan Kemahasiswaan dan
career Center dan alumni
5. Menyusun rencana pengelolaan dan
pengembangan kegiatan kewirausahaan
mahasiswa
6. Melakukan koordinasi, membina dan
mengawasi kegiatan kemahasiswaan di
lingkungan Sekolah Tinggi
7. Melaksanakan pembangunan program kegiatan
peningkatan penalaran,minat dan bakat serta
kesejahteraan mahasiswa yang dilakukan
mahasiswa di lingkungan Sekolah Tinggi
8. Melaksanakan pendataan alumni dan
pengelolaan alumni
9. Berkoordinasi dengan bagian sistem informasi
dalam pengembangan sistem informasi
kemahasiswaan dan alumni
10. Berkoordinasi dengan Puket I dalam
pengembangan soft skill mahasiswa
11. Berkoordinasi dengan Puket I dalam
penyelenggaraan kegiatan akademik mahasiswa
di luar kampus
12. Berkoordinasi dengan unit humas, kerjasama
dan admisi untuk kegiatan kehumasan ke
masyarakat luas
13. Berkoordinasi dengan unit humas, kerjasama
dan admisi dalam mengembangkan jaringan
maupun tindak lanjut kerjasama yang
melibatkan mahasiswa dengan alumni maupun
swasta
14. Mengelola dan mengembangkan kualitas dan
kuantitas beasiswa bagi mahasiswa
15. Membuat analisis trend pasar kerja dan
menginformasikan ke prodi
16. Membuat analisis positioning dan daya saing
lulusan
lxxviii
17. Mengelola, memonitor dan mengevaluasi
kinerja bawahan
18. Membuat laporan kegiatan dan
pertanggungjawaban keuangan di bidang tugas
Waket 3
19. Melaksanakan tugas-tugas lain untuk pekerjaan
yang diperintahkan atasan yang mendukung
tujuan jabatan
Wewenang 1. Menetukan kebijakan pengelolaan
kemahasiswaan dan alumni
2. Mengesahkan rencana kerja dan anggaran
UKM/HMJ.
3. Menginisiasi kerjasama
4. Memonitor dan mengevaluasi kepala bagian
kemahasiswaan dan alumni
BAB V
A. Variabel Penelitian
menguji hipotesis melalui validitas teori atau pengujian aplikasi kepada teori
lxxix
keuangan. Penelitian ini hanya mengambil sampel data laporan keuangan
pada periode tahun 2013-2015 ini, adalah dengan cara data sekunder yang
dimana dari data yang sebenarnya yang mengacu pada ketiga variabel
memudahkan perhitungan lebih lanjut, maka jumlah skor nilai untuk masing-
masing varibel dari seluruh angket yang masuk, disusun kedalam format
menggunakan SPSS 16.00, dibawah ini adalah hasil dari perhitungan yang
Dependen :
selama satu periode akuntansi, yang biasanya selama satu kuartal atau
satu tahun. Laporan laba rugi merukan laporan yang sistematis tentang
penghasilan, biaya laba rugi yang diperoleh suatu usaha selama periode
tertentu.
(Cost-volume-profit;CVP)
Variabel Independen:
lxxx
2. Kualitas Arus Kas menunjukkan Laporan aliran kas menyajikan
investasi.
lxxxi
a. Hubungan korelasi antara kualitas arus kas (X1) terhadap kinerja
keuangan (Y).
Tabel 5.3
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients Collinearity Statistics
(uji t) dengan kriteria maka nilai thitung untuk variabel X1 (Kualitas Arus
Kas ) adalah sebesar 1.675, sedangkan nilai ttabel untuk n = 95% = 0.103
adalah sebesar 0.362 jadi 1.675 > 0.362, karena thitung > ttabel, maka H0
lxxxii
ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa Kualitas Arus Kas
lxxxiii
Gambar 5.2 Normal P-Plot
Kualitas Arus Kas terhadap Kinerja Keuangan
Keuangan (Y) .
Tabel 5.5
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients Collinearity Statistics
lxxxiv
Jika diperhatikan hasil tabel coefficient diatas dengan menggunakan
perhitungan analisis SPSS Versi 16.00, maka nilai thitung untuk variabel X2
(Alokasi aset) adalah sebesar -0.283, sedangkan nilai ttabel untuk n = 36 adalah
sebesar -1.734 jadi -1.734 < -0.283, karena thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan
lxxxv
Gambar 5.4 Normalitas P-Plot
Berdasarkan data tersebut penulis menganalisia adanya pengaruh dalam
penggunaan dana yang berdampak pada penggunaan dana untuk alokasi aset
yang dimana sumber dana yang dialokasikan belum signifikan atau belum
Alokasi Aset Terhadap Kinerja Keuangan dapat dilihat pada Tabel 5.6.
lxxxvi
dengan jumlah N sebanyak 36 Nilai Kinerja Keuangan adalah 6.117
sedangkan Informasi Keungan adalah 1.348 dan aset nilai sebesar 1.997.
e. Uji Autokorelasi
dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1. Model regresi yang baik
dari pada batas atas maka tidak terdapat autokorelasi pada model regresi.
Model Durbin-Watson
1 1.839
lxxxvii
Berdasarkan Tabel 5.7 dapat diketahui bahwa nilai DW sebesar
f. Uji Heteroskedasitas
diantaranya :
b. Uji Park
c. Uji Glejser
d. Uji White
lxxxviii
Dalam penelitian ini Heterokedastisitas persamaan regresi akan
secara acak serta tersebar baik diatas maupun dibawah angka 0 pada
statistik yaitu dengan Uji glejser. Uji glejser dilakukan dengan cara
lxxxix
Dari tabel 5.7 dapat dilihat bahwa tidak ada satupun variabel
Model Summaryb
Tabel 5.7
Change Statistics
Adjusted
R R Std. Error of R Square F Sig. F Durbin-
Model R Square Square the Estimate Change Change df1 df2 Change Watson
g. Uji Normalitas
diuji dengan dua cara yaitu dengan analisis grafik dan uji statistik. Cara
grafik histogram menunjukkan pola yang mendekati bentuk bel dan plot
xc
diagonal maka dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal dan
xci
Berdasarkan Gambar 5. dan 5.3 terlihat gambar menunjukkan pola
dimana data tersebut saling keterkaitan bilamana arus kas Arus Kas
D. Hasil Pengujian
regresi linier baik dengan uji F maupun dengan Uji t, sehingga akan dapat
Adjusted R Square adalah 0,851, hal ini berarti 85,1 % variabel Kinerja
Keuangan, dan Alokasi Aset. Arus kas sedangkan sisanya dijelaskan oleh
variabel lain diluar model regresi. Nilai Standar Error of Estimate sebesar
xcii
2.7537 menunjukkan besarnya kemungkinan kesalahan model regresi
Model Summaryb
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 9.54215 2 4.77115 7.372 .002a
Total 3.09016 35
Dari uji ANOVA atau F test didapat nilai F hitung sebesar 7.372
dengan probabilitas 0.002. Karena probabilitas jauh lebih kecil dari 0.05
xciii
atau dapat dikatakan Kualitas Infomasi Keuangan (X1) dan Alokasi aset
Tabel 5.11
Hasil Uji Signifikansi Parameter Individual (Uji Statistik t)
Coefficientsa
Standardize
Unstandardized d Collinearity
Coefficients Coefficients Statistics
1. Konstanta (a)
Ini berarti jika semua variabel bebas memiliki nilai nol (0) maka nilai
xciv
Nilai koefisien kualitas Arus Kas untuk variabel X1 sebesar 0.717. Hal ini
mengandung arti bahwa setiap kenaikan kualitas Arus Kas satu satuan
maka variabel kinerja keuangan (Y) akan naik sebesar 0.717 dengan asumsi
bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap.
mengandung arti bahwa setiap kenaikan alokasi aset satu satuan maka
variabel kinerja keuangan (Y) akan turun sebesar -0.548 dengan asumsi
bahwa variabel bebas yang lain dari model regresi adalah tetap.
E. Pengujian Hipotesis
Apabila nilai signifikan lebih kecil dari derajat kepercayaan maka kita
Terlihat pada kolom Coefficients model 1 terdapat nilai sig 0,002. Nilai
sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, atau nilai 0,002<0,05, maka
xcv
X1 memiliki kontribusi terhadap Y. Nilai t positif menunjukkan bahwa
kinerja keuangan Y.
Terlihat pada kolom Coefficients model 1 terdapat nilai sig 0,002. Nilai
sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, atau nilai 0,002<0,05, maka
keuangan.
xcvi
BAB VI
A. Kesimpulan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kualitas Arus Kas dan
kinerja keuangan. Hal ini diperoleh nilai t hitung untuk variabel X1 lebih
0.717 artinya jika kualitas Arus Kas (X1) nilainya 0, maka nilai Kinerja
Keuangan (Y) nilainya positif yaitu sebesar 3.296. (2) Koefisien regresi
variabel kualitas Arus Kas (X1) sebesar 0.717 artinya jika Kualitas
xcvii
bernilai positif artinya terjadi pengaruh positif kualitas Arus Kas
kinerja keuangan (Y). Hal ini diperoleh nilai t hitung untuk variabel X2
Secara parsial ada pengaruh signifikan antara alokasi aset terhadap kinerja
3.332, (2) Koefisien regresi variabel alokasi penggunaan aset (X2) sebesar
-0.548; artinya jika Alokasi Aset kenaikan 1, maka hasil kinerja keuangan
(Y) akan mengalami penurunan sebesar -0.548 . Hal ini dapat terjadi
3. Ada pengaruh secara signifikan antara kualitas Arus Kas dan alokasi
dibuktikan dengan uji anova diperoleh Nilai F hitung 7.372 besar dari F
xcviii
yang digunakan dalam model (kualitas Arus Kas dan alokasi penggunaan
dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian
ini.
B. Saran-Saran
sebagai berikut:
xcix
tertarik dan ada kepuasan yang besar untuk mendapatkan peningkatan
secara selektif dalam pengajuan kepihak holding atau yayasan, selain itu
promosi yang lebih unggul dari kampus pesaing di sekitar kawasan STMIK
c
akan di ambil dalam mempertahankan dan meningkatkan kinerja
keuangan.
DAFTAR PUSTAKA
Asnawi, Said Kelana & Chandra Wijaya (2006). Metodologi Penelitian Keuangan
Yogyakarta:Graha Ilmu .
ci
Fahmi irham, 2014, Analisis Kinerja Keuangan, penerbit ALFABETA Bandung
Signaling Theory dan Rent Extraction Hypothesis (Thesis). Pasca Sarjana Jurusan
Yogyakarta.
Empat Jakarta
konseptual
cii
Sugiyono (2009:73), Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang
Arikunto (2009:11) bahwa: “Sampel adalah bagian dari populasi (sebagian atau
ciii
civ
cv