Anda di halaman 1dari 18

MENANGANI

PENGGANDAAN
DOKUMEN
KKAP

Oleh :Widiani Sri H, S.Pd


MEMILIH JENIS PENGGANDAAN DOKUMEN YANG SESUAI

Pada umumnya, bila menggunakan mesin-mesin kantor walaupun melalui tahap perencanaan terlebih
dahulu, ditemukan beberapa keuntungan dan kerugian.
Kelebihan penggunaan mesin kantor :
1. Dapat menghemat biaya, bila dipergunakan secara maksimal dan sesuai kebutuhan.
2. Dapat menghemat tenaga dan waktu.
3. Pengendalian atas ketelitian dan ketepatan lebih mudah dilaksanakan.
4. Memudahkan pengawasan
5. Dapat menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan rapi
6. Keterangan yang dimuat dapat lebih banyak
7. Dapat mengurangi rasa bosan dibandingkan dengan penggunaan tulisan tangan
8. Dapat mengurangi kelelahan pegawai sehingga dapat menambah mutu pekerjaan
Kekurangan penggunaan mesin kantor :
1. Tingkat penyusutan dari beberapa jenis mesin tertentu adalah tinggi
2. Mesin-mesin tertentu memerlukan biaya yang tinggi untuk pengadaan dan pemeliharaannya
3. Sulit mendapatkan operator mesin yang cakap dan perlu adanya biaya untuk melatih mereka
4. Kadang-kadang fleksibilitas dari beberapa metode mesin sulit didapatkan dan diterapkan
5. Sulit dalam pemeliharaan dan perbaikan pada mesin-mesin tertentu bila terjadi kerusakan

JENIS-JENIS ALAT/MESIN
MESIN FOTOKOPI
Adalah untuk menggandakan dokumen dengan memperbesar atau memperkecil ukuran aslinya. Naskah
asli yang digandakan dengan mesin fotokopi ini akan menghasilkan rekaman naskah yang baik kualitasnya
dan mirip atau mendekati aslinya, tetapi berwarna hitam tulisannya. Oleh karena itu, banyak orang yang
mempergunakan jasa fotokopi untuk menggandakan naskah, baik untuk keperluan pribadi, dinas, maupun
keperntingan pendidikan. Salinan dapat dibuat pada kertas biasa atau kertas khusus, transparansi atau
master duplikasi.
Teknik operasional dari mesin fotokopi melibatkan 3 bagian utama, yaitu :
1. Bagian bak kertas kosong, kertas dari bak ditarik satu per satu dengan peralatan penarik kertas
sehingga di dalam mesin fotokopi terjadi proses perekaman naskah yang diletakkan pada papan kaca
dimana kertas tersebut harus diletakkan terbalik.
2. Bagian mesin pemproses, kertas yang terkena proses foto dengan kekuatan sinar khusus dan alat
elektronik, maka terjadilah perekaman naskah asli dipindahkan ke atas kertas yang telah terkena
tinta.
3. Bagian bak penampung hasil. Pada bagian bak penampung hasil ini, kertas hasil fotokopi diletakkan.
Cara pemeliharaan mesin fotokopi yaitu :
1. Setelah selesai dipakai, kita harus melepaskan mesin fotokopi dari saklar listrik agar tidak terlalu panas
mesinnya.
2. Kita harus membersihkan mesin fotokopi tersebut pada bagian papan kaca dan lainnya setiap
seminggu sekali.
3. Sesudah mesin fotokopi dipakai, diharapkan ditutup kembali agar terbebas dari debu dan air.
Mesin fotokopi merupakan mesin cetak yang mempunyai kemampuan yang khusus, karena dalam
mesin fotokopi ini terdapat :
a. Sistem zoom atau enlargement adalah mesin fotokopi yang dapat memperbesar hasil kopi dari
aslinya.
b. Sistem reduction adalah sistem fotokopi yang dapat memperkecil hasil fotokopi dari aslinya.
c. Sistem fullsize adalah sistem fotokopi yang sesuai/sama dengan aslinya.
d. Sistem automatic document feeder, yaitu sistem fotokopi yang dapat menyortir dan
mengelompokkan dokumen hasil fotokopi dari dokumen yang berbeda berdasarkan nomor urut
halaman.
Page 2 of 18 PenggandaanDokumen@wd
e. Contoh Gambar Mesin Fotokopi

Bagian-Bagian Mesin Fotokopi


Beberapa merk mesin fotokopi antara lain : SLEX, XEROX, RICOH, SHARP, U-BIX, MINOLTA, TOSHIBA,
CANON.
Di bawah ini merupakan bagian-bagian mesin fotokopi merk MINOLTA type EP 300-RE:
1) Baki kertas, gunanya untuk menaruh kertas fotokopi.
2) Baki penadah, gunanya untuk menampung hasil fotokopi.
3) Tombol ON dan OFF, gunanya untuk menghidupkan dan mematikan mesin.
4) Tombol Start, gunanya untuk menjalankan mesin apabila sudah siap beroperasi.
5) Tombol untuk memperbesar salinan (enlargement).
6) Tombol untuk memperkecil salinan (reduction).
7) Tombol untuk membuat salinan biasa (fullsize).
8) Tombol untuk menentukan jumlah salinan.
9) Tombol isyarat terdiri dari:
a. Paper out, untuk mengetahui kertas habis, maka tombol ini akan menyala.
b. Tone out, untuk mengetahui tinta habis, tombol ini akan menyala.
c. Exess useste tones, untuk mengetahui kerusakan mesin, tombol menyala.
10) Tombol open, untuk membuka mesin, apabila di dalam mesin terdapat kerusakan yang perlu
diperbaiki.
11) Tabung tinta, untuk menaruh tinta.
12) Kunci kertas, berfungsi untuk
a. Menjepit kertas, bila ditarik ke atas.
b. Menetralkan kertas, bila ditarik ke bawah.
13) Tabung oli, untuk menempatkan oli mesin.
14) Tombol exposure control lever, yaitu untuk mengatur ketajaman tinta (hitam, putih).
15) Copy number indicator, yaitu indikator (tombol) yang menunjukkan jumlah pengopian.
16) Clear key, berfungsi untuk membersihkan input key (number indikator).
17) Input key strip, tombol untuk memasukkan number atau jumlah yang akan dikopi.
18) Copy stop key, tombol untuk menghentikan pengopian.
19) Copy start key, tombol untuk memulai pengopian.
20) Interapt key, tombol untuk menghentikan fotokopi yang sifatnya sementara (interupsi)
21) Ready indicator, lampu (tombol) yang menunjukkan kesiapan dan fotokopi untuk dioperasikan.
Cara Mengoperasikan Mesin Fotokopi
1) Hidupkan mesin dengan cara menekan tombol ON
2) Tunggu sejenak sampai mesin panas dan memberi tanda boleh memulai pekerjaan.
3) Pasang kertas secukupnya pada baki kertas.
4) Persiapkan dokumen yang akan dikopi.
5) Periksalah kepekaan tinta.
6) Aturlah posisi pengopian, apakah akan diperbesar, diperkecil atau ukuran biasa (100%).
7) Tekan tombol untuk mengatur jumlah salinan yang diperlukan tombol ini terdiri dari 0 sampai dengan
9. Bila kita hendak mengkopi sebanyak 98, kita tinggal menekan 9 dan 8.

Page 3 of 18 PenggandaanDokumen@wd
8) Bila kita mengkopi dalam jumlah yang banyak. Perhatikan selalu hasil copy, karena bila terlalu banyak
dan terus-menerus mesin akan panas dan membawa dampak terhadap hasil, yaitu akan kehitam-
hitaman. Karena itu simpanlah mesin fotokopi pada tempat yang sejuk atau ber-AC.
9) Kalau sudah siap, mulailah pengkopian dengan menekan tombol start.
10) Jika hasil fotokopi kurang baik, mungkin disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:
a. Kaca untuk meletakkan dokumen kemungkinan kotor atau slide penutupnya kotor.
b. Tinta kurang atau habis.
c. Kemungkinan flaiyernya kotor.
d. Kemungkinan mesin macet karena kertas menggulung di dalamnya.
Dengan menggunakan mesin fotokopi, maka akan mendapat keuntungan, diantaranya:
a. Dapat memperbanyak bahan sampai jumlah yang tak terbatas.
b. Hasil fotokopi yang dihasilkan dapat diatur dalam 3 tahap, yaitu :
 Sama kehitaman tulisannya dengan bahan aslinya.
 Lebih gelap/hitam tulisannya dibandingkan dengan bahan aslinya.
 Lebih terang/agak putih tulisannya dibandingkan dengan bahan aslinya.
c. Dapat dimanfaatkan untuk memperbesar dan memperkecil naskah.
d. Dapat memperbanyak naskah pada dua muka halaman, sehingga menghemat
e. Dapat disewa atau dibeli.

MESIN SCANNER
Pemindai atau scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun
sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu dan lain-lain. Hasil pemindaian itu pada umumnya
akan ditransformasikan ke dalam computer sebagai data digital.
Komputer juga harus diinstal dengan aplikasi khusus scanner tersebut, sehingga scanner dapat digunakan.
Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain :
a. Pemindai gambar d. Pemindai cek
b. Pemindai barcode e. Pemindai logam
c. Pemindai sinar-X f. Pemindai Optical Mark Reader (OMR)

Diantara jenis-jenis pemindai tersebut, pemindai gambar adalah yang paling sering disebut sebagai
pemindai.
Contoh Gambar Mesin Scanner

Bagian-Bagian Mesin Scanner


1) Rol pemasang sheet
2) Rol pemasang warkat yang akan disalin
3) Jarum scanner atau jarum percekin api
4) Tempat memasang jarum
5) Tombol untuk menghidupkan mesin (ON)
6) Tombol untuk mematikan mesin (OFF)
7) Tombol pengatur panasnya sinar

Page 4 of 18 PenggandaanDokumen@wd
8) Tombol pengatur ketajaman hasil tulisan, yang terdiri dari angka 0-5. Bila diputar ke angka yang lebih
besar (5) tulisan akan semakin kabur, sedangkan bila digeser ke angka yang lebih kecil (1 atau 2)
tulisan akan semakin jelas.
9) Tombol pengatur rol pemutar warkat, yang terdiri dari :
a. Apabila diputar ke angka 600, rol berputar secara lambat
b. Apabila diputar ke angka 400, rol berputar secara sedang
c. Apabila diputar ke angka 200, rol berputar secara cepat
Cara Kerja Mesin Scanner
Bahan gandaan yang asli dan gandaran induk (stensil) dipasang pada silinder mesin scanner, yang asli
disebelah kiri dan sensilnya disebelah kanan. Warkat berputar dan disoroti dengan sinar listrik yang terus
tembus pada lembaran induk. Alat peraba disebelah kiri meraba bahan gandaan sebelah kanan dan saat yang
sama pula sebuah stylus (jarumnya) memindahkan gandaran pada lembaran induk stensil berupa lubang-
lubang yang sama dengan huruf dan tanda pada naskah asli. Huruf-huruf pada warkat itu lebih banyak
menyerap panas dan akan menimbulkan salinan-salinan sesuai dengan tulisan aslinya.
Cara penggunaannya :
1. Scanner atau pemindai dihubungkan ke computer dan nyalakan tombol kontak
2. Buka aplikasi scanner yang terdapat di dalam computer
3. Buka tutup scanner lalu masukkan file atau dokumen lain dengan halaman yang akan di scan
menghadap ke bawah, lalu tutup dan tekan scan, maka aplikasi scanner yang ada di computer secara
otomatis men-scan data tersebut dan menaruhnya di dalam computer.

PRINTER
Printer atau pencetak adalah alat yang menampilkan data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks
maupun gambar/grafik, di atas kertas. Printer biasanya terbagi atas beberapa bagian, yaitu picker sebagai
alat mengambil kertas dari tray. Tray adalah tempat menaruh kertas. Alat ini beroperasi apabila
dihubungkan dengan computer atau alat lain yang dapat mendukung seperti kamera digital. Printer
menghasilkan cetakan yang lebih berkualitas dan terang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.
Ada beberapa macam jenis printer, antara lain :
1. Dot Matriks

System kerja pencetak ini adalah menubrukkan sekelompok titik kecil ke atas pita karbon sehingga
bergabung membentuk karakter ke atas kertas (impact system), seperti pada mesin ketik. Umumnya
dari segi kualitas tidak terlalu baik, tetapi lazim digunakan. Pencetak matriks dengan kepadatan ganda
(double density) menggunakan struktur bintik yang lebih halus sehingga menghasilkan karakter
dengan kualitas yang lebih baik.
Printer dot matriks masih banyak digunakan karena biaya operasionalnya rendah. Karena bekerja
dengan system impact, hasil ketikan dapat langsung dibuat tembusan memakai kertas karbon seperti
mesin ketik. Selain itu, dot matriks juga dapat dipakai untuk kertas bersambung (continuous paper),
maupun kertas khusus yang memiliki lubang disampingnya (tractor feed). Kekurangannya adalah dot
matriks umumnya menghasilkan suara yang bising pada waktu beroperasi. Hasilnya juga tidak bagus
untuk mencetak grafik maupun foto, kemampuan warnanya sangat terbatas, serta umumnya lambat
dalam mencetak.

Page 5 of 18 PenggandaanDokumen@wd
2. Ink Jet

System objel printer ini adalah menyemprotkan cairan tinta yang berukuran sangat kecil dari cartdrige
tinta ke media cetak. Saat ini inkjet merupakan jenis printer yang paling banyak dipakai karena relatif
murah biayanya, hasila cetak yang baik termasuk untuk warna yang tajam serta kemudahan
pemakaiannya.
Dibandingkan dengan dot matriks, printer ink jet lebih tenang suaranya waktu bekerja. Bias mencetak
lebih detail dan hasilnya lebih halus, bahkan ada yang sampai berkualitas sebaik foto. Jika
dibandingkan dengan laser printer, inkjet dapat langsung mencetak tanpa waktu pemanasan
(warming up) yang berarti. Printer inkjet dapat diisi ulang (refill) tintanya saja tanpa harus membeli
keseluruhan cartridge.
Kekurangannya adalah tinta inkjet amat rentan terhadap air. Oleh karena itu hasil cetakannya
sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu sebelum dipakai. Tinta asli dari pabrik yang disebut original
cartridge biasanya cukup mahal. Oleh sebab itu banyak yang menyediakan jasa pengiriman ulang tinta
yang relative lebih murah, walaupun terkadang kualitas cetaknya jauh di bawah tinta asli.
3. Laser

Printer ini mencetak memakai toner dalam satu cartridge khusus yang bekerja dengan elektro
magnetic seperti pada mesin fotokopi.
Dibandingkan dengan dot matrik maupun inkjet yang dapat langsung mencetak data, laser printer
mengumpulkan dulu image yang hendak dicetak dalam satu halaman ke memory buffer. Hal ini
menyebabkan halaman pertama butuh beberapa detik sebelum mencetak. Namun untuk halaman
berikut yang sama sangatlah cepat, karena selanjutnya tinggal mencetak yang telah ada di memori.
Oleh karena itu laser printer cenderung tidak dapat dipakai untuk format kertas besar maupun
halaman yang kaya akan informasi grafik seperti foto, kecuali apabila ditambahkan kapasitas memori.
Kertas yang digunakan tidak boleh terlalu tipis karena akan cenderung melengkung maupun kusut
akibat panas dalam proses pencetakannya.
Cara pengoperasian printer pada umumnya adalah :
1. Mengaktifkan file dokumen yang akan dicetak, biasanya menggunakan aplikasi Microsoft word.
2. Setelah itu, kita harus memastikan printer telah siap untuk digunakan (dalam keadaan menyala
dan terkoneksi dengan computer).
3. Klik file lalu klik print, atau langsung dengan mengklik tombol yang mempunyai symbol gambar
printer.

Page 6 of 18 PenggandaanDokumen@wd
MESIN STENSIL
Mesin stensil adalah mesin penghasil dokumen berbentuk lembaran dalam jumlah banyak dengan
menggunakan pembantu “kertas master” yang disebut dengan stensil sheet atau sit stensil. Bila dua
warna atau lebih diperlukan pada salinan akhir, stensil yang terpisah harus dibuat dan penduplikasian
yang terpisah harus dijalankan untuk setiap warna.
Ada 2 macam mesin stensil, yaitu : mesin stensil manual dan mesin stensil listrik. Terdapat pula model
dengan bantalan dasar, yang merupakan jenis duplicator stensil termurah dan memadai bila volume kerja
yang harus dilakukan sedikit.
Contoh Gambar Mesin Stensil

A. Mesin Stensil Manual


Mesin stensil manual yaitu mesin stensil yang cara kerjanya digerakkan dengan menggunakan tangan
(engkol). Secara umum mesin stensil manual memiliki cara-cara antara lain :
1) Digerakkan dengan tenaga manusia
2) Komponen dan cara kerja mesinnya mekanis
3) Tinta yang digunakan adalah tinta stensil berwarna hitam
4) Sheet yang digunakan bisa sheet stensil, sheet scanner atau stensil cutter sebagai sheet master
5) Ukuran kertas maksimum adalah folio (8,5 inci x 13 inci)
Komponen-komponen mesin stensil manual, yaitu :
1) Baki kertas, gunanya untuk menyimpan kertas yang akan diputar. Bagian-bagaian yang terdapat
pada baki kertas terdiri dari :
a. Ukuran kertas/skala berfungsi untuk mengukur posisi kertas stensil yang akan diputar
b. Pengepres kertas, yang berada di sebelah kiri dan kanan baki kertas yang berfungsi agar posisi
kertas yang ada pada baki kertas tidak mudah menggeser ke kiri dan kanan
c. Kunci pengepres kertas, dengan cara menarik ke atas apabila kunci ini mau dibuka untuk
mengatur posisi kertas
2) Rol pendorong kertas, letaknya di dalam dan fungsinya untuk menekan kertas yang ada di baki
kertas dan untuk mendorong kertas masuk ke dalam rol atau gulungan mesin stensil
3) Rol atau silinder atau gulungan stensil, yang terdiri dari:
a. Gulungan besar yang berada disebelah atas
b. Gulungan kecil yang berada di bawah gulungan besar
c. Gulungan pembantu yang berfungsi untuk mengeluarkan kertas yang telah dicetak ke dalam
baki penadah
4) Pembungkus silinder atau pembungkus gulungan, yang membungkus gulungan besar dan
gulungan kecil
5) Kunci setelan, yang berfungsi untuk mengatur berapa jumlah salinan yang akan dihasilkan atau
yang akan dibutuhkan
6) Baki penadah kertas, fungsinya untuk menampung hasil dari stensil. Bagian yang terdapat pada
baki penadah adalah kunci pengatur lebar kertas dan kunci pengatur panjang kertas
7) Kunci dengan tanda ON, fungsi tersebut untuk menekan apabila menyetensil akan segera dimulai
8) Kunci dengan tanda OFF, fungsi tersebut ditekan apabila penyetensilan akan berhenti
9) Kunci dengan tanda terdapat pada satu tuts
a. Kunci dengan tanda berfungsi untuk membangunkan lidah mesin stensil apabila akan
meratakan ujung kertas yang terletak disebelah dalam (caranya ditekan)

Page 7 of 18 PenggandaanDokumen@wd
b. Kunci dengan tanda berfungsi untuk menidurkan kembali lidah mesin stensil (caranya ditekan)
10) Lidah mesin stensil, berfungsi untuk meratakan ujung kertas yang ada di bagian dalam mesin
stensil
11) Engkol, berfungsi untuk menggerakkan mesin stensil dengan caramenarik atau mendorong engkol
searah jarum jam atau ke arah depan
Langkah-Langkah Pemakaian Stensil Sheet dalam Penggandaan Naskah
1) Menyiapkan kertas stensil dan diusahakan kertas stensil jangan yang lembab, karena kertas stensil
yang lembab akan menghasilkan stensil yang kurang baik.
2) Bukalah penutup mesin stensil yang terdapat pada bagian depan dan belakang mesin.
3) Bersihkan dahulu semua kotoran tinta yang melekat pada badan mesin, yaitu pada baki kertas dan
baki penadah.
4) Pasang sheet stensil pada rol atau gulungan mesin stensil, sehingga sheet akan menempel pada
pembungkus rol.
a. Putar engkol searah jarum jam, sehingga posisi penjepit sheet stensil terletak dibagian atas.
b. Selanjutlah bukalah penjepit sheet stensil tersebut.
c. Masukkan bagian sheet yang berlubang ke dalam penjepit sheet. Ujung sheet bagian bawah
diusahakan terurai ke bawah dan jangan sampai melekat pada pembungkus rol.
d. Selanjutnya kunci/penjepit sheet ditutup kembali.
e. Tangan kiri memegang engkol, dan tangan kanan memegang ujung bawah sheet stensil.
f. Putar engkol secara perlahan-lahan, sambil ratakan sheet stensil menempel pada pembungkus rol.
5) Putarlah engkol berulang-ulang sampai tinta stensil rata di permukaan sheet stensil
6) Masukkan kertas stensil ke dalam baki kertas, dan usahakan posisi kertas ada ditengah-tengah dengan
cara menggunakan skala yang ada di ujugn depan baki kertas.
7) Geser kunci pengepres kertas yang ada di kanan kiri baki kertas, sampai kedua-duanya menghimpit.
8) Stel kunci setelan pada posisi angka, sesuai yang kita kehendaki (jumlah hasil gandaan yang diminta)
dan angka berjalan menunjukkan (00000) bila hasil gandaan yang dikehendaki telah dicapai.
9) Tekan kunci ON, apabila kunci ini ditekan, maka rol pendorong ke atas secara otomatis akan turun dan
menekan kertas stensil yang ada di dalam baki kertas.
10) Siapkan baki penadah dengan mengatur kunci pengatur lebar dan kunci pengatur panjang kertas,
sesuai dengan ukuran kertas yang dipergunakan.
11) Putar engkol sampai selesai.
12) Apabila ternyata posisi kertas belum benar sesuai dengan posisi yang dikehendaki pemutaran engkol
berhenti. Betulkan posisi kertas, dengan menekan kunci OFF lebih dahulu.

B. Mesin Stensil Listrik


Duplicator stensil mampu menghasilkan salinan 4000 lembar. Stensil dapat disimpan dan digunakan
kembali bila ditangani dengan baik. Duplicator stensil kerap dibatasi untuk memproduksi salinan pada
kertas isap yang agak tebal. Model kertas ini cocok untuk jenis laporan, spesifikasi, daftar harga, tetapi
kurang cocok untuk katalog dan formulir.
Penggunaan mesin stensil listrik memiliki beberapa keuntungan antara lain :
1) Hasil penggandaan tampak lebih bagus
2) Pengoperasian mesin lebih mudah
3) Tinta yang digunakan lebih irit
4) Tenaga yang dibutuhkan lebih ringan
Secara garis besar (sampai saat ini) ditinjau dari penggunaan komponen dan cara kerja mesinnya, mesin
stensil ada 3 macam, yaitu:
1) Mesin stensil manual (komponen mekanis dan tenaga penggeraknya manual).
2) Mesin stensil listrik (komponen mekanis dan tenaga penggeraknya tenaga listrik).
3) Mesin stensil elektronik (komponen mekanis dan tenaga penggeraknya tenaga listrik serta dilengkapi
dengan panel board yang bekerja secara otomatis dan sistem operasinya adalah sistem elektronis.
Mesin stensil listrik dengan sistem elektronik memiliki beberapa kelebihan (dibanding dengan mesin
stensil listrik biasa) antara lain:

Page 8 of 18 PenggandaanDokumen@wd
1) Penggandaan dapat menggunakan kertas double folio/double kuarto.
2) Dilengkapi dengan lampu-lampu penunjuk operator hingga memudahkan dalam pengoperasiannya
(merk Gestetner 4170).
3) Panel board yang menyatu hingga memudahkan operator.
4) Sheet stensil bekas pakai secara otomatis akan masuk ke dalam.
5) Memasang dan melepaskan sheet stensil secara otomatis, hingga tangan operator tidak kotor.
Pada mesin stensil listrik dengan sistem elektrik (khususnya merk Gestetner 4170 dan 4130), komponen-
komponennya terdiri dari:
1) Mesin
a. Rol penekan (press roll), berfungsi untuk menempelkan kertas pada sheet hingga didapat hasil
gandaan.
b. Rol tinta (ink roll), berfungsi untuk meratakan tinta pada permukaan layar tinta (ink screen).
c. Layar tinta (ink screen), berfungsi untuk meletakkan sheet stensil, menyaring dan sekaligus
meratakan tinta.
d. Plat baja (steel band), berfungsi untuk mengaitkan penyaring tinta.
2) Kerangka mesin
a. Penutup atas (top cover), berfungsi untuk menutup sheet stensil sesudah dipasang.
b. Tempat tinta (ink room), dilengkapi dengan tube tinta yang letaknya melintang.
c. Engkol (handle), berfungsi untuk menggandakan secara manual.
d. Tombol (on-off switch), berfungsi untuk menghidupkan dan mematikan mesin.
e. Rol penarik kertas, berfungsi untuk menarik kertas dari papan kertas.
f. Pengatur posisi cetakan (copy positionong), berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya hasil
cetakan.
g. Pengatur tekanan cetakan, berfungsi untuk mengatur tekanan sesuai dengan berat ringannya
jenis kertas yang digunakan (kertas ringan 55-76 gr, normal 77-99 gr, dan berat ditas 100 gr).
3) Penutup mesin
a. Papan kertas (paper board), berfungsi untuk menempatkan kertas yang akan digandakan dan
sebagai penutup mesin bagian belakang.
b. Papan penerima (receving board), berfungsi untuk menampung hasil gandaan dan sebagai
penutup mesin bagian depan.
4) Papan tombol (panel board)
a. Tombol start dan stop, berfungsi untuk memulai dan menghentikan penggandaan.
b. Penghitung (counter), berfungsi untuk mengatur banyaknya hasil gandaan.
c. Penyetop pemasukan kertas, berfungsi untuk menghentikan rol penarik kertas, sehingga
pemasukan kertas terhenti.
d. Pengatur kecepatan cetakan, berfungsi untuk menambah kecepatan (tombol (+)) dan untuk
mengurrangi kecepatan (tombol (-)).
e. Pengatur jalur tinta, berfungsi untuk penyaluran tinta ke tiap bagian (sisi dan tengah).
f. Pengatur pengeluaran tinta, berfungsi untuk mengatur pengeluaran tinta.
g. Tombol pemberi tinta, berfungsi untuk mengeluarkan tinta (tombol digeser ke kanan).

Cara pengoperasian mesin stensil :


1. Sebelum mengetik pada sit stensil sebaiknya huruf pada tuts dibersihkan terlebih dahulu dengan sikat
kawat halus karena sering kotor terkena endapan beas karbon atau tip-eks.
2. Sit stensil harus benar-benar rata pada rol mesin tik agar menghasilkan bekas ketikan yang baik di sit
stensil.
3. Pengetikan pada sit stensil sebaiknya tidak perlu tergesa-gesa. Hal ini dikarenakan kesalahan
pengetikan memang dapat dibetulkan dengan koreksi, tetapi akan menghasilkan cetakan yang kurang
memuaskan.
4. Di dalam menghentak tuts tidak perlu ekstra kuat, tetapi dengan hentakan normal saja sudah cukup
untuk menghasikan cetakan yang baik.
5. Senantiasa membaca dulu hasil ketikan sebelum kita melepaskannya dari mesin.

Page 9 of 18 PenggandaanDokumen@wd
6. Stensil terdiri atas lapisan bahan dengan pelapis yang kedap tinta. Stensil digores, entah dengan
mesin tik (tanpa tinta) atau dengan tulisan tangan atau digambari menggunakan pena khusus. Master
dapat pula disiapkan dengan proses pengopian pemindahan panas atau dengan pemotong stensil
elektronik.
7. Tinta ditekan menembus goresan pada stensil ke kertas yang melekat rapat. Mesin putar, kemudian
dioperasikan, bisa menggunakan tangan atau listrik.

Cara perawatan mesin stensil adalah :


1. Selalu dibersikan dari kotoran yang berupa debu, serbuk kertas, dan lain-lain.
2. Diletakkan pada tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari langsung.
3. Rol peralatan tinta/cairan (impression roller) dibersihkan dengan sabun (untuk mesin stensil jangan
menggunakan bensin atau minyak tanah).
4. Kain penyaring (silk screen) dibersihkan dengan bensin.
5. Setelah dibersihkan, pada bagian yang berputar diberi minyak pelumas.

FAKSIMILE
Facsimile adalah mesin/alat untuk mengirim dan menerima data atau dokumen yang hamper sesuai
dengan aslinya, baik berupa tulisan atau gambar. Mesin ini dikombinasikan dengan pesawat telepon
karena peralatan yang dipakai merupakan system komunikasi sambungan kabel.
Untuk penggunaan facsimile yang mempergunakan pesawat telepon, maka terlebih dahulu teleponnya
harus menggunakan system sambungan SLI (Sambungan Langsung Internasional) dan untuk memperoleh
sambungan ini harus mendaftarkan terlebih dahulu kepada perumtel.
Contoh Gambar Mesin Faksimile

Cara penggunaannya :
Mengirim Faksimili
1. Letakkan dokumen yang hendak dikirim menghadap ke bawah pada tempatnya di ADF
2. Memasukkan nomor tujuan dengan menggunakan fitur one touch, speed dial, search atau
memasukkan secara manual.
3. Setelah itu tekan tombol start.
Menerima Faksimile
1. Angkat gagang telepon
2. Tekan start jika terdengar bunyi nada facsimile (bunyi beep)
3. Ketika muncul tulisan “receive” pada layar telepon, letakkan gagang telepon.

MESIN BINDING (MESIN PENJILID)


Dalam menjilid buku maupun data untuk keperluan persiapan rapat sangat diperlukan kerapian.
Penjilidan untuk buku yang mempunyai ketebalan tertentu bisa dilakukan dengan menggunakan mesin
penjilid khusus menggunakan kawat penguat yang biasanya berbentuk spiral atau plastik berbentuk
spiral. Penggunaan mesin ini lebih praktis, mengingat kemampuan menampung yang besar, karena
penjilidan dengan mesin binding dapat dilakukan dari jumlah 10 hingga 100 halaman atau dengan

Page 10 of 18 PenggandaanDokumen@wd
perkiraan ketebalan 4 cm. namun, hal ini tergantung dari kemampuan besar atau kecilnya kawat/plastik
spiral yang akan dipergunakan.
Contoh Gambar Mesin Penjilid

Mesin penjilid dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:


a. Mesin Penjilid Buku
Mesin ini bentuknya lebih besar dan berfungsi untuk menjilid buku-buku dalam jumlah besar,
biasanya terdapat di percetakan-percetakan.
b. Mesin Penjilid Laporan
Bentuknya lebih kecil dan dipergunakan untuk menjilid laporan dengan penjilid plastik atau kawat
spiral, biasanya terdapat di kantor-kantor.

Dari tenaga yang dipergunakan sebagai penggerak, mesin ini dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Mesin penjilid manual, yaitu yang digerakkan dengan tangan (tenaga manusia).
b. Mesin penjilid listrik, yaitu yang digerakkan dengan tenaga listrik.

Cara kerja mesin binding adalah sebagai berikut:


1. Susun dokumen yang akan dijilid sesuai nomor dan urutannya.
2. Tepi kertas yang akan dijilid diberi lubang secara otomatis.
3. Gigi plastik penjilid spiral dibuka kemudian ke dalam lubang-lubang kertas sampai seluruhnya rapi.
4. Untuk membuka jilidan tinggal membuka seluruh gigi plastik penjilid.

Cara menggunakan mesin penjilid:


1. Posisi gagang (handle) tegak lurus, kertas yang akan dijilid diratakan, penuntunan kertas diletakkan
pada papan kertas dan dimasukkan pada tempat pelunak sampai menyentuh tepi bagian dalam
(sekali melubangi 15 lembar).
2. Tangan kiri memegang kertas, tangan kanan menarik dan menekan gagang ke depan sampai kertas itu
berlubang, kemudian posisi gagang dikembalikan tegak lurus.
3. Plastik penjilid dipasang pada gigi pemegang plastik dengan posisi ujung gigi ring plastik di depan
dengan punggung di belakang.
4. Gagang didorong ke arah belakang mesin secukupnya untuk membuka gigi ring plastik penjilid.
5. Kertas yang akan dijilid dimasukkan secara tegak sedemikian rupa agar tiap-tiap lubang kertas tepat
pada ujung gigi ring plastik penjilid dengan cover menghadap ke depan.
6. Kertas yang akan dijilid diletakkan mendatar dengan cover di bawah dan gagang ditarik kembali pada
posisi tegak lurus hingga ujung gigi ring plastik penjilid menutup lagi.
7. Tariklah kertas laporan yang baru dijilid ke atas sampai lepas.

Cara pemeliharaan mesin penjilid:


1. Seluruh permukaan selalu dibersihkan supaya tidak mudah berkarat.
2. Setelah dipergunakan, laci tempat sisa kertas yang dilubangi dibersihkan.
3. Per mesin sesekali diberi pelumas.

Page 11 of 18 PenggandaanDokumen@wd
MEMBAGIKAN DOKUMEN

Pengertian Dokumen
1. Menurut Kamus Kepegawaian
a. Semua catatan tertulis, baik tercetak maupun tidak tercetak
b. Segala benda yang mempunyai keterangan-keterangan dipilih untuk dikumpulkan,
disusun, disediakan atau disebarkan
2. Menurut Kamus Bahasa Inggris Webster, Dokumen adalah :
a. Dokumen dapat membuktikan dengan keterangan, melengkapi keterangan dengan fakta
fakta
b. Dokumen melengkapi keabsahan keterangan, pernyataan, lampiran-lampiran seperti
untuk melengkapi sebuah buku atau tesis
3. Menurut Ensiklopedi Umum:
Dokumen berarti surat, akte, piagam, surat resmi, dan bahan rekamantertulis atau tercetak yang dapat
memberi keterangan.
 KLASIFIKASI DOKUMEN
1) Dokumen ditinjau dari segi pemakainya
a. Dokumen pribadi adalah surat-surat berharga yang dapat dipakai sebagai alat pembuktian
peristiwa penting yang terjadi pada diri seseorang. Contoh : akte kelahiran, STTB, piagam, KTP
b. Dokumen niaga adalah surat-surat berharga yang dapat dipakai sebagai alat pembuktian
peristiwa penting yang terjadi dalam transaksi jual/beli dunia perdagangan. Contoh : cek, kuitansi,
wesel, saham
c. Dokumen sejarah adalah surat-surat berharga yang dapat dipakai sebagai alat pembuktian
peristiwa penting yang terjadi pada masa lalu. Contoh : naskah proklamasi, naskah sumpah
pemuda, fosil manusia purba, foto perjuangan, film G 30 S PKI, tugu batu tertulis
d. Dokumen pemerintahan adalah surat-surat berharga yang dapat dipakai sebagai alat pembuktian
peristiwa penting yang terjadi dalam pemerintahan suatu negara. Contoh : UUD 1945, UU,
peraturan pemerintah, keputusan presiden, peraturan daerah, naskah kerjasama antar negara
2) Dokumen ditinjau dari segi nilai kegunaannya
a. Nilai penerangan adalah surat-surat berharga yang dapat digunakan sebagai alat pembuktian
dalam memberikan informasi kepada masyarakat
b. Nilai perdagangan adalah surat-surat berharga yang dipakai sebagai alat pembuktian dalam
transaksi jual/beli dalam dunia perdagangan
c. Nilai yuridis adalah surat-surat berharga yang dapat digunakan sebagai alat pembuktian di mata
pengadilan
d. Nilai Historis
3) Dokumen ditinjau dari sumbernya
a. Dokumen yang bersumber dari pemerintah, contoh : UU, peraturan pemerintah, keputusan
b. Dokumen yang bersumber dari swasta dan mempunyai kekuatan hukum, seperti akte notaris,
visum dokter
c. Dokumen yang bersumber dari kontrak-kontrak dagang, seperti surat perjanjian, surat kontrak
d. Aktivitas lembaga persuratkabaran dan penerbitan, seperti kliping, keledoskop, dll
e. Dokumen yang bersumber dari perseorangan, koleksi keramik, lukisan, patung
4) Dokumen ditinjau dari fungsinya
a. Dokumen dinamis adalah dokumen yang masih dipakai secara langsung dalam proses
penyelesaian pekerjaan kantor. Dokumen dinamis dibedakan atas :
 Dokumen aktif : dokumen yang masih dipakai secara terus menerus dalam proses
penyelesaian pekerjaan
 Dokumen semi aktif : dokumen yang frekuensi penggunaannya sudah menurun
 Dokumen in aktif : dokumen yang sudah sangat jarang digunakan
b. Dokumen statis adalah dokumen yang tidak dipergunakan secara langsung dalam pekerjaan
kantor

Page 12 of 18 PenggandaanDokumen@wd
5) Dokumen ditinjau dari segi penelitian
a. Dokumen primer adalah dokumen yang berisi informasi penelitian langsung dari sumbernya.
Contoh : paten penelitian, laporan disertai kertas kerja, dsb.
b. Dokumen sekunder adalah dokumen yang berisikan informasi mengenai liteatur primer. Contoh :
bibliografi, dll
c. Dokumen tersier adalah dokumen yang berisikan informasi mengenai literatur sekunder.
6) Dokumen ditinjau dari segi ruang lingkupnya dan bentuk fisiknya
a. Dokumen literal adalah dokumen yang tertulis, tercetak, digambar, dst. Contoh : buku, majalah,
koran, dsb
b. Dokumen kolporal adalah dokumen yang berupa benda bersejarah. Contoh : keris, archa, pakaian
adat, dsb.
c. Dokumen privat adalah dokumen yang berwujud tulisan, surat menyurat. Contoh : surat
perjanjian, surat niaga, akte, sertifikat, dsb.

KLIPING

1. Pengertian kliping
Kliping dalam kamus bahasa inggris tertulis clipping artinya guntingan surat kabar atau Koran.
Kliping diambil dari artikel-artikel, ulasan-ulasan, tanggapan-tanggapan hasil wawancara dan sebagainya
yang berisi berbagai jenis ilmu pengetahuan yang dapat dijadikan koleksi dokumentasi dan perpustakaan.
2. Kegunaan kliping
Sebagai sumber informasi yang berharga, kliping berguna untuk :
a. Menunjang kegiatan pribadi dan organisasi lainnya
b. Menambah koleksi perpustakaan
c. Memperkaya sumber ilmu pengetahuan
d. Bahan bacaan dalam meningkatkan cakrawala berpikir
e. Sumber dokumentasi informasi
f. Masalah tertentu dapat dijadikan bukti autentik
g. Bahan penelitian untuk makalah, thesis, dll.
3. Tujuan kliping
a. Menyimpan, melestarikan kekayaan ilmu pengetahuan
b. Menyebarluaskan gagasan, ide seseorang kepada orang lain
c. Merangkum beberapa pikiran atau pemikiran dalam suatu bidang pengetahuan tertentu
d. Memupuk kreatifitas seseorang
e. Menunjang pokok bahasan bidang studi tertentu
f. Menunjang kegiatan intelektual dalam penyusunan paper, skripsi, makalah dan penulisan artikel
lainnya.
4. Persyaratan pembuktian kliping
Syarat-syarat sebuh kliping yang baik sebagai berikut :
a. Disusun secara rapi dan serasi
b. Penghematan dalam kolom
c. Pembuatan data dan faktu harus lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya
d. Mudah dalam pembuatannya
5. Cara membuat dan mengatur kliping
Dalam membuat sebuah kliping dapat ditempuh langkah-langkah sebagai berikut :
a. Kumpulkan guntingan surat kabar, majalah, atau media cetak lainnya yang menarik perhatian
b. Tuliskan subjek atau masalah yang akan dikliping
c. Tempelkan guntingan Koran, majalah, dan sumber lainnya dengan lem secara rapid an teratur pada
lembaran kertas HVS
d. Pada masing-masing judul artikel harus disebutkan:
1. Sumbernya (nama pengarang, majalah atau nama surat kabar)
2. Tanggal, bulan dan tahun terbit
Page 13 of 18 PenggandaanDokumen@wd
3. Halaman
4. Dan lain-lain yang dirasa perlu
e. Jilid dengan rapi sehingga kelihatan seperti buku
f. Lakukan perwajahan kliping sehingga kelihatan menarik
Agar kliping tampak menarik dan rapi perlu di atur cara meletakkan guntingan itu bila terdapat di
dalam surat kabar artikel yang timbal balik maka sebaiknya difotokopi atau dibeli Koran baru.
Kliping merupakan alat penunjang yang dapat dibuat dari bahan-bahan yang akan terbuang.
Kemudian dikumpulkan sehingga menjadi bahan dokumentasi yang sangat berguna.
Kliping tersebut disusun di atas rak atau tempat tertentu diberi kode dan dibuat kartu katalognya
sehingga memenuhi syarat berbagai koleksi dokumentasi dan perpustakaan.

 SISTEM PENYIMPANAN
Dokumen merupakan bagian dari arsip. Sistem penyimpanan arsip adalah suatu rangkaian kerja yang
teratur yang dapat dijadikan pedoman untuk menyimpan arip sehingga saat diperlukan arsip tersebut
cepat dan tepat ditemukan.
 Tujuan Filling System
a. Menghemat waktu
b. Menghemat tenaga
c. Menghemat tempat
 Keuntungan Sistem Penyimpanan Yang Baik
a. Surat menyurat, dokumen, arsip dapat diselenggarakan
b. Sistematis
c. Melengkapi bukti
d. Memberikan keterangan
e. Dapat memberitahukan kegiatan-kegiatan yang bersaing
f. Membantu perumusan kebijaksanaan
g. Pengambilan keputusan yang dapat didasarkan atas sistem kearsipan yang baik
 Ciri-Ciri Penyimpanan Yang Baik
a. Tidak memakan tempat g. Fleksibel
b. Mudah dicapai h. Mudah dilaksanakan
c. Sederhana I. Klarifikasi
d. ekonomis j. Lembaran petunjuk silang
e. Disesuaikan dengan tujuan k. Referensi
f. Menyimpan surat l. Out hip

 Jenis Peralatan Dan Perlengkapan Sistem Penyimpanan Yang Baik


a. Filling cabinet (lemari arsip)
b. Map arsip (folder)
c. Guide card (tanda batas/sekat petunjuk)
d. Rak penggaris
e. Kartu indeks
 Prosedur Penyimpanan
a. Memeriksa tanda pelepas
b. Membaca warkat untuk menetapkan judul surat
c. Pemberian kode
d. Pembuatan lembar petunjuk silang
e. Pembuatan follow up slip
f. Pembukuan follow up lip
g. Counting ship
h. Penggolongan warkat
i. Penyimpanan warkat

FORMULIR PERMOHONAN PENGGANDAAN DOKUMEN

Page 14 of 18 PenggandaanDokumen@wd
Yang bertandatangan dibawah ini :

Nama :
NIP :
Bagian/Unit :
Mohon kepada bagian/unit penggandaan untuk menggandakan dokumen dengan perincian sebagai berikut:
Jenis Dokumen :
Jumlah :
Jumlah gandaan yang diinginkan :
Kualitas yang diinginkan : Standar/Baik/Sangat Baik
Untuk dipergunakan sebagai :

Yogyakarta, ... 200 ...


Pemohon,

( ... ………….... )

FORMULIR PERMOHONAN
PENGAMBILAN BAHAN KEBUTUHAN PENGGANDAAN DOKUMEN
Yang bertandatangan dibawah ini :
Nama :
NIP :
Bagian/Unit: Penggandaan
Mohon kepada bagian/unit penyimpanan barang agar dapat menyediakan bahan/barang yang akan
kami ambil untuk kebutuhan penggandaan dokumen dengan perincian sebagai berikut:

No. Jenis Kebutuhan Barang Jumlah

Yogyakarta, …………….. 20…..


Penyedia Barang, Pemohon,

(…………………) (………………)

 Macam-Macam Sistem Penyimpanan Arsip


a. Sistem abjad/nama/alphabetical filling system
System abjad adalah salah satu system penataan berkas yang berurutan dari A-Z dengan berpedoman
kepada peraturan mengindeks.
Misalnya : “tolong carikan surat dari PT Waringin Kencana”. Sesuai dengan peraturan mengindeks, maka
dokumen tersebut ada di map dengan guide W.
Setelah menemukan abjad, langkah berikutnya adalah menyiapkan perlengkapan yang diperlukan, yaitu :
1. Filling Cabinet (Lemari Arsip) : tempat menyimpan surat yang terdiri dari beberapa laci.
2. Guide : Tiap laci memiliki Guide.
3. Map (Folder) : ditempatkan di belakang Guide.
4. Rak Penyortir : diperlukan untuk menyortir surat-surat yang nantinya akan ditempatkan dalam map
masing-masing.
5. Kartu Indeks : kartu indeks memegang peranan penting dalam penemuan kembali surat-surat.

b. Sistem masalah/subjek/perihal
Contohnya :
Pembagian Utama Pembagian Pembantu
Page 15 of 18 PenggandaanDokumen@wd
Keuangan 1. Kenaikan gaji
2. Tunjangan-tunjangan
3. Kredit
4. Dll
Kepegawaian 1. Formasi
2. Lamaran
3. Kenaikan pangkat
4. Mutasi
5. Cuti
6. Dll
Dan seterusnya 7.
Perlengkapan yang harus dipersiapkan dalam penataan arsip system subjek adalah :
1. Filling Cabinet
Tempat penyimpanan surat diperlukan laci secukupnya yang disesuaikan dengan
kebutuhan/banyaknya surat yang akan disimpan.

Keuangan

Kepegawaian

Sarana dan Prasarana

Gambar : laci-laci pada filling cabinet dengan system subjek


2. Guide
Tiap laci memiliki Guide (penunjuk). Banyaknya Guide ditetapkan sebelum penataan surat-surat. Jika
pembagian utama berjumlah 12 maka jumlah Guide pun ada 12.

c. Sistem tanggal
Dalam menyimpan arsip filling system tanggal, surat disimpan berdasarkan kode/tanggal surat, sebagai
contoh :
Kode surat tanggal 23 Januari 2011 disimpan dalam :
- Laci berkode 2011
- Di belakangnya, Guide : Januari
- Di dalam map nomor 23
Cara mengurutkan penunjuk (guide) dan folder dalam laci adalah laci yang berkode 2011 akan terdapat
Guide sebanyak 12 (Januari s.d Desember). Di belakang Januari terdapat folder sebanyak hari kerja dalam
bulan Januari tersebut. Misalnya dalam bulan Januari terdapat 24 hari kerja, maka jumlah map (foldernya)
sebanyak 24 buah.

d. Sistem wilayah
Perlengkapan yang dibutuhkan dalam system wilayah adalah :
1. Filling cabinet
Filling cabinet perlu disediakan laci-laci sebanyak wilayah yang diperlukan. Misalnya :

Jawa Barat

Jawa Tengah

Jawa Timur

Page 16 of 18 PenggandaanDokumen@wd
2. Misalnya :
Guide
Jawa Barat Bogor
Ciamis
Cirebon
Karawang
Purwakarta
Subang
Jawa Tengah Batang
Demak
Jepara
Kudus
Salatiga
Jawa Timur Gresik
Pasuruan
Surabaya
3. Map (Folder)
Map yang disediakan sebanyak cabang-cabang atau langganan yang ada.
4. Rak Penyortir

e. Sistem nomor
Sistem penyimpanan dan penuman kembali arsip/dokumen berdasarkan nomor atau kode angka.

SOAL LATIHAN MENGINDEKS


Indekskanlah nama-nama di bawah ini berdasarkan peraturan mengindeks !
 Lapangan terbang Halim Perdanakusuma  Terminal Jakarta Utara
 Rumah Sakit Bayu Asih  DPRD
 Poliklinik Satya Kencana  Toko Buku Gramedia
 Kuala Lumpur Hotel  Restoran Sedap Rasa
 Let. Jen. Purn. Danil Herawan  Ny. Sri Sukarno
 Dr. Ny. Ina Sukarman  Prince William
 ASEAN  K. H. Ahmad Mansyur
 MPR  Pendeta John Smith
 PT Kencana Ungu  Rumah Makan Tulung Agung
 PT Suwanto Raharjo  Susan Beauty Salon
 Toko Mas Bukit Tinggi  Tom Electronic
 Rumah Makan Anindita Putri  Mia-Pia Restaurant

 Distribusi Dokumen
Untuk pendistribusian dokumen harus dibuat daftar nama penerima dokumen. Penerima dokumen harus
menandatangani daftar distribusi dokumen atas penerimaan dokumen. Daftar distribusi dokumen harus
disimpan dan dipelihara sebagai rekaman.
Contoh form daftar penerima dokumen
DAFTAR PENERIMA DOKUMEN
No. Jenis/Nama Dokumen Didistribusikan Kepada Tanda Tangan
Nama Jabatan/Bag./Unit

Yogyakarta, ………………………………
Petugas,

Page 17 of 18 PenggandaanDokumen@wd
(…………………….)

Page 18 of 18 PenggandaanDokumen@wd