0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan5 halaman

Panduan Ukuran Baut dan Mur

Baut dan mur digunakan untuk menyambungkan berbagai bagian kendaraan. Ada berbagai jenis baut dan mur sesuai dengan fungsi dan ukurannya. Metode pengencangan dan penguncian baut serta mur penting untuk dilakukan dengan benar agar bagian-bagian kendaraan tetap terpasang kuat.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
195 tayangan5 halaman

Panduan Ukuran Baut dan Mur

Baut dan mur digunakan untuk menyambungkan berbagai bagian kendaraan. Ada berbagai jenis baut dan mur sesuai dengan fungsi dan ukurannya. Metode pengencangan dan penguncian baut serta mur penting untuk dilakukan dengan benar agar bagian-bagian kendaraan tetap terpasang kuat.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAUT DAN MUR

Baut dan mur digunakan untuk mengencangkan part-part di berbagai area di


kendaraan. Ada berbagai macam tipe baut dan mur sesuai dengan
penggunaannya. Sangat penting untuk mengetahuinya agar pekerjaan perbaikan
dapat dilakukan dengan benar.

Gambar Baut dan Mur

Baut merupakan batang berulir yang berfungsi untuk menyambung


elemen mesin. Mur merupakan komponen dengan lubang berulir yang
dipasangkan pada baut. Agar baut dan mur dapat dipasangkan maka profil ulir
harus sama dan jarak pitch juga sama. Bentuk baut dilengkapi dengan kepala
baut yang berfungsi untuk operasi buka tutup dan penyambungan dengan mur.
Pemberian gaya dan momen putar pada mur atau baut akan membuat
pergerakan translasi dari mur pada batang baut untuk operasi penyambungan
atau pengikatan elemen mesin.

Bentuk kepala baut yang bayak dijumpai berbentuk segi enam. Mur dan baut
segi enam dalam keadaan terpasang seperti gambar berikut.
Gambar baut dan kepala baut bentuk segi enam.

Kepala baut

Batang baut
Batas ulir

Penggambaran kepala baut dan mur mengikuti standard penggambaran dengan


perbandingan ukuran yang telah ditentukan. Tinggi kepala baut, lebar dan
diameter kepala ditentukan mengikuti standard berdasarkan pada harga
diameter nominal.

Nama setiap bagian baut


Baut memiliki nama yang berbeda-beda guna menunjukkan ukuran dan
kekuatannya. Baut yang digunakan pada kendaraan dipilih menurut kekuatan
dan ukuran yang dibutuhkan oleh masing-masing area.

Oleh karena itu, mengetahui nama baut merupakan salah satu dasar dalam
melakukan pekerjaan perawatan.

Nama Baut
Contoh: M 8 x 1.25 - 4T

M: Tipe ulir
Posisi “M” untuk ulir metrik. Tipe lain dari ulir adalah: "S" untuk ulir small, dan
“UNC” untuk ulir kasar.
8: Diameter luar baut
Dalam gambar, ini ditunjukkan oleh No. 7
1.25: Pitch ulir (mm)
Dalam diagram, hal itu ditunjukkan oleh No. 8
4T: Kekuatan.
Nomor menunjukkan 1/10 dari minimum tensile strength dalam unit kgf/mm2,
dan huruf besar untuk “tensile strength”. Strength dicap pada kepala baut.
Tipe-tipe Baut
Baut kepala segi enam (heksagonal)
Ini adalah tipe baut yang paling umum. Beberapa di antaranya memiliki sebuah
flange atau washer di bawah kepala baut.
Tipe flange:
Bagian dari kepala baut yang mengalami kontak dengan part, memiliki
permukaan yang lebar untuk mengurangi tekanan kontak yang digunakan oleh
baut terhadap part. Karena itu efektif dalam meminimalkan kemungkinan part
rusak.
Tipe washer:
Efektifitasnya serupa dengan tipe flange. Efektif juga saat digunakan untuk
mengencangkan part yang memiliki lubang dengan diameter lebih lebar daripada
kepala baut.
Tipe ini menggunakan washer pegas di antara kepala baut dan washer untuk
meminimalkan kekendoran baut.

Baut-U
Baut-baut ini digunakan untuk menghubungkan pegas daun ke axle. Disebut
"Baut-U" karena bentuknya menyerupai huruf "U".
Baut tanam
Baut-baut ini digunakan untuk mencari part terhadap part lain, atau untuk
memudahkan perakitan.

Baut Plastic Region


Baut plastik, yang memberikan tegangan aksial tinggi dan stabilitas, digunakan
sebagai baut cylinder head dan baut bearing cap pada beberapa mesin.
Baut kepala memiliki ciri segi dua belas (luar dan dalam).

Tipe-tipe Mur
Mur Heksagonal
Mur tipe ini yang paling umum digunakan. Beberapa di antaranya memiliki flange
di bawah mur.

Mur bertutup (Capped nut)


Mur-mur ini digunakan sebagai mur hub pada roda aluminum, dan memiliki tutup
untuk menutupi ulir-ulurnya.
Mur-mur ini digunakan untuk mencegah ujung-ujung baut agar tidak berkarat
atau untuk tujuan keindahan.

Mur castle (mur mahkota)


Mur-mur ini memiliki alur-alur atau silinder beralur. Untuk mencegah agar mur
tidak berputar dan menjadi kendor, sebuah cotter pin dimasukkan ke dalam alur.
Mur-mur ini digunakan untuk berbagai macam persambungan, seperti pada
sistem kemudi.
.Metode Penguncian
Mur pengunci
Mur pengunci memiliki ulir yang berubah ben-tuk, atau, setelah dikencangkan
ditempatnya, ulirnya menjadi berubah bentuk untuk mence-gah agar mur tidak
kendor. Mur ini biasanya digunakan pada komponen pemindah daya kendaraan

Washer
Washer (ring) biasanya diklasifikasikan dalam dua tipe berdasarkan metode
pengunciannya.
Washer pegas & washer bergelombang
Gaya pegas washer meminimalkan kekendoran baut atau mur.

Washer bergigi
Washer ini memiliki permukaan bergigi pada salah satu sisinya, yang
memberikan gesekan untuk meminimalkan kekendoran baut atau mur.
Metode Penguncian
Cotter pin
Cotter pin digunakan bersama dengan mur mahkota untuk fungsi penguncian.
Terutama digunakan pada komponen kemudi kendaraan.
Plat pengunci
Tab-tab plat pengunci diletakkan pada baut atau mur untuk mencegah agar
pengencang tidak kendor. Gambar menunjukkan plat penguncian yang
digunakan pada diferensial kendaraan. Plat pengunci tidak dapat digunakan
kembali.

Bagaimana Mengencangkan Baut


Metode pengencangan baut
Baut dikencangkan dengan kunci momen hingga mencapai momen sesuai
spesifikasi yang ditunjukkan pada Buku Pedoman Perbaikan.
Bagaimana Mengencangkan Baut
Metode pengencangan baut
Baut dikencangkan dengan kunci momen hingga mencapai momen sesuai
spesifikasi yang ditunjukkan pada Buku Pedoman Perbaikan.

Bagaimana Mengencangkan Baut


Belajar “merasakan" kekencangan momen
1. Gunakan kunci momen, kencangkan baut atau mur hingga 15 N·m (150
kgf ·cm).
2. Gunakan kunci ring (atau offset), kencangkan kembali baut atau mur
dengan cara serupa.
3. Ulangi hal itu beberapa kali sampai Anda belajar "merasakan" dari
penggunaan kunci ring (atau offset) untuk mencapai momen yang sama
dengan kunci momen.

PETUNJUK:
Untuk pengalaman merasakan hingga ulir itu dol, putar baut dan rusakkan
ulirnya dengan menambahkan kekuatan sebisa mungkin.

Metode Melepas dan mengganti Baut Tanam


Untuk mengencangkan baut tanam, paskan dua mur ke baut tanam dan
kencangkan bersamaan. Kemudian, putar mur untuk mengencangkan atau
mengendurkan baut tanam. Teknik ini disebut "double nut".

Dengan teknik ini, pengencangan dan penguncian dua mur berlawanan satu
dengan lainnya memungkinkan mur melakukan fungsi kepala baut dari baut
biasa.
• Untuk memasang baut tanam, putar bagian paling atas mur dalam arah
pengencangan.
• Untuk melepas baut tanam, putar bagian bawah mur dalam arah
pengendoran.

Standar ukuran kepala Baut:

M1.6X0.35
M2X0.4
M2.5X0.45
M3X0.5
M3.5X0.6
M4X0.7
M5X0.8
M6X1
M8X1.25
M10X1.5
M12X1.75
M14X2
M16X2
M20X2.5
M24X3
M30X3.5
M36X4
M42X4.5
M48X5
M56X5.5
M64X6
M72X6
M80X6
M90X6
M100X6

Anda mungkin juga menyukai