0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
386 tayangan28 halaman

Analisis Permintaan dan Penawaran Barang

Keseimbangan pasar sebelum pajak terjadi pada titik -16 dan 79. Pemerintah mengenakan pajak sebesar 4 per unit barang. Setelah pajak, keseimbangan pasar terjadi pada titik -12 dan 75. Subsidi sebesar 4 per unit menyebabkan keseimbangan pasar bergeser ke titik -8 dan 81.

Diunggah oleh

ikhwani unsa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
386 tayangan28 halaman

Analisis Permintaan dan Penawaran Barang

Keseimbangan pasar sebelum pajak terjadi pada titik -16 dan 79. Pemerintah mengenakan pajak sebesar 4 per unit barang. Setelah pajak, keseimbangan pasar terjadi pada titik -12 dan 75. Subsidi sebesar 4 per unit menyebabkan keseimbangan pasar bergeser ke titik -8 dan 81.

Diunggah oleh

ikhwani unsa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELOMPOK 2

1. HAFIZ ZIKRI SIMANGUNSONG (7191141001)

2. IKHWANI UNSA (7192141002)

3. NOVA SERIANA PURBA (5191401621)

4. NURHALIDA (7191141017)

1) (A) P + 5Q – 14 = 0 e) 2Q + 4P – 4 = 0

5Q = 14 – P 2Q = 4 -4P
14 1
Q = - P → PERMINTAAN Q = 2 – 2P
5 5

(B) P + 2Q – 4 = 0 F) P = 15

-2Q = 4–P P15 = 0


1
Q = -2 + 2 P → PENAWARAN -P + 15 = 01

(C) 3Q + 2P +12 = 0 g) p -4Q – 3= 0

3Q = -12 -2p (d) -4Q = 3 -p


−3
(d) Q – 2p (s) Q= 4
+ 4P (S)

h) Q = 8

Q + 8 = 0 (s)

2) (A) BILA P = 3 BILA P = 6


3 3
QD = 4
(P) + 15 QD = - 4
P + 15
3 3
= - 4
(3) + 15 = - 4
(6) + 15
= -4 + 15 = -8 + 15
QD = 11 QD = 7

Jadi, bila harga tiap unit barang masing masing 3 dan 6, maka kuantitas barang yang diminta oleh
konsumen masing masing sebanyak 11 unit dan 7 unit

(B) Jika harga tinggi, maka konsumen tidak mau membeli barang tersebut. Tidak ada barang yang dibeli
ditunjukkan oleh Q = 0 kedalam persamaan maka diperoleh
3
Q = - 4
P + 15
3
O = - 4
P + 15

3
4
P = 15

0,75 P = 15
15
P = 0,75

P = 20

Pada tingkat berapa harga Rp. 20.000 tidak ada yang dibeli konsumen. Jadi konsumen akan bersedia
membayar untuk barang lain dibawah harga Rp.20.000

(C) Bila barang tersebut bebas maka P = 0

Untuk P = 0 maka
3
Q = - 4
P + 15

3
Q = - 4
( 0 ) + 15

Q = 15

(D) (1) Bila QD = 0 Maka nilai P = …?


3
QD = - 4
P + 15

3
0 = - 4
P + 15

3
P = - 4
+ 15

P = 13,7

(2) Bila p = 0, maka qd = ….?


3
QD = - 4
P + 15

3
QD = - 4
(0) + 15

QD = 15
(E)

3
( 13.7.0) QD = - 4
P + 15

QD = 0 15
P = 13, 7 0
(QD,P) = (13.7,0) (15,0)
0 (15,0)

3) (A) Jika p = 2 , Maka = Jika P = 4 maka


Qs = 3p – 6 Qs = 3P – 6
Qs = 3 (2) – 6 = 3 (4) - 6
= 6–6 = 12- 6
Qs = 0 Qs = 6

(B) Qs = 0
Qs = 3p – 6
0 = 3p – 6
- 3p = 6
6
P =
3
P = 2
Jadi, harga terindah sehinggah produsen masih bersedia menawakan barangnya adalah lebih
tinggi dari 2

(c) Qs = 3p – 6
Bila Qs = 0, maka
0 = 3p – 6
6 = 3p
P=3–6
P=-3
Jadi batas batas nilai Qs dan P yang memenuhi fungsi penawaran tersebut adalah : Qs > 0 dan
p>-3
4) A) Titik pertama : Jika 𝑝1 = 6 maka 𝑄1 = 1

( 𝑝1 , 𝑄1 ) = (6,1)

Titik kedua : Jika 𝑝2 = 3 maka 𝑄2 = 2

(𝑝1 , 𝑄2 ) = (3,2)
𝑃−𝑃1 𝑄−𝑄1
𝑃2−𝑃1
= 𝑄2−𝑄1

𝑃−6 𝑄−1
=
3−6 2−1

𝑃−6 𝑄−1
3
= −1

𝑄−1
P–6 = −3

𝑄−1
P = −3
+6

1
P =( 3
Q+3)+3

1
P = Q+6
3

Q = -3P + 18

B) Bila p = 3 , qd = ….?

Qd = -3p + 18

Qd = -3 (3) + 18

Qd = 9 unit

C) Gambar grafiknya

Qd = -3 + 18

Qd 0 18
P 6 0
(p,Qd) (6,0) (0,18)
(E) ( 0,18)

(6.0)

5 ( 𝑝1 , 𝑄1) = ( 6 ,8 )

(𝑝2, 𝑄2) = ( 4, 2 )

𝑝−𝑝 𝑄−𝑄1
=
𝑃2−𝑃1 𝑄2−𝑄1

𝑃−6 𝑄−8
4−6
= 2−8

𝑃−6 𝑄−8
=
2 6

𝑄−8
𝑃−6=
3

3 (P-6) = Q – 8

3P – 18 = Q – 8

Q = 3P – 18 – 8

Q = 3P – 26

JADI GS = 3P – 26

B) QS = 3P – 26

BILA QS = 0, MAKA

0 = 3P – 26

26 = 3P
26
P = 3

P = 8
Jadi batas batas nilai Qs dan P yang memenuhi fungsi penawaran adalah Qs > 0 dan p > 8

C) Bila harga barang 3

Qs = 3p – 8

= 3 (3) – 8

=9–8

Qs = 9 – 8

Qs = 1

D) Qs = 0

Qs = 3p – 8

0 = 3p – 8

3p = - 8
−8
p = −3

p = 2, 6

Produsen bersedia menawarkan barang lebih tinggi dari 2, 6

6. A. P1=3,Q1=15=(P1,Q1)=(3,15)

P2=6,Q2=12=(P2,Q2)=(6,12)
P-P1 =Q-Q1 = P-3=Q-15= P-3=Q-15
P2-P1Q2-Q1 6-3 12-15 3 -3

P=-Q+18
Q=18-P
Jadi QD=18-P
B. P1=-3,Q1=2=(P1,Q1)=(3,2)
P2=6,Q2=6=(P2,Q2)=(6,6)
P-P1 = Q-Q1 = P-3 = Q-2= P-3 = Q-2
P2-P1 Q2-Q1 6-3 6-2 3 -4
4(P-3)=3(Q-2)
4P-12=3Q-6
4P=3Q-6+12
4P=3Q+6
P=3/4Q+6/4
P=3/4Q+6/2
3 3
4P=4× 4𝑄 + 4 × 2
4P=3Q+6
-3Q=6-4P
Q=6/-3 - 4/-3P
Q=-2+4/3P
JADI Q1=-2+4/3P

7. Qd = -3/2 P + 15 Qs = P -25
Qd = Qs
-3/2 P + 15 = p – 25
-3/2 P – P = -25 – 75
-5/2 P = -40
p = -40 (2/5)
P = 16
Qd = -3/2 p + 15
= -3/2 (16) + 15
=-24 + 15
Qd=-9
[PE, QE] = [16,-9]

b. % Q = ( QE – Qt/ QE).100% Qdt = -3/2 P + 15


= [-9+27/5 /-9]100% = -3/2 (68/5) + 15
= [-45/27/5/-9]100% = -102/15 + 15
= -18/5-1/9 . 100% = -102 + 75/5Q – 27/5
= 2/5 {Pt,Qt} [68/5,-27/5]
=[0,4] 100% = 40% P-19
Sesudah pajak 68/5-19 = 95
Qdt = -3/2 P + 15
Qst = p -25 + 6
= p -9
Keseimbangan = Qdt = Qst
-3/2P + 15=P-19
-3/2P-P = -19-15
-5/2P = -34
P =-34 . 2/5
P = 68/5

15
Qd = Qdt

13,6 16

-5,4- - - - - - - - - - - -

-9- - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

8.qd=20-p
Qs=3p-10
S=4
A.SEBELUM SUBSIDI
20-P=3P-10
4P=-3P-10
4P=-30
PE=-7,5
 QS=3P-10
=3.(7,5)-10
QE=-32,5
TITIK KESEIMBANGAN SEBELUM(-7,5,,-32,5)
 SETELAH SUBSIDI

Q5S=3(P-5)-10
=3(P-4)-10
=3P-12-10
=3P-22
QDS=Q5S
20-P=3P-22
4P=42
PS=10,5
QS=20-P=20-10,5
QS=9,5
TITIK KESEIMBANGAN 6S=(10,5,9,5)

B. TEBAL SUBSIDU YANG DINIKMATI KONSUMEN


SK=∆𝑃 − 𝑄𝑆
=(PE-PS)-QS
=(-7,5,-10,5).9.5
=-171
 TABAL SUBSIDI YANG DINIKMATI PRUDUSEN
P=(𝑆 − ∆𝑃).QS
=(4-(-18).9,5
=-209
 PEMERINTAH
S=SK+SP
=-171+(-209)
=-380

9) Keseimbangan pasar sebelum pajak

5 Qd = 0 – 10 p – 80

2 Qs = 6p + 10

Keseimbangan pasar akan terjadi bila Qd = QS

Qd = QE Qd = -10 p + 80
79 80
-10p + 80 = 6p + 1 = -(16) +16

1
16p = 79 Qe = = 0,0625
16

79
` p = pc 16 = 4,9375

1 79
Di dapat Qe = dan PE = atau 0,0625 dan 4,9375
16 16

Keseimbangan pasar setelah pajak

Qdt = -1op – 80 ( fungsi permintaan tetap )


Qdt = 6 ( p – t ) + 1 ( fungsi penawaran berubah )

= 6 ( p – 8 ) +1

= 6p – 48 + 1

= 6p – 47

Keseimbangan pasar terjadi jika Qdt = Qst

-10p – 80 = 6p – 47

127 = 16p
127
P= pt = = 79,3
16

Jika Pt = 79,3 dimasukkan kedalam fungsi Qds didapat harga Qt sebagai berikut

Qdt = -10p - 80

Qdt = -10 (7,93) – 80

Qdt = 159, 3

Total pajak yang diterima pemerintah (T)

T = t . Qt

= 8 . 159,3 = 1274,4

B) persentase (%) penurunan kuantitas barang yang terjual


𝑄𝐸−𝑄𝑡
% ∆𝑄 = ( 𝑄𝑡
) 100%

1
−159,3
16
= ( 1 ) x 100%
16

= 254, 7 %

C) ∆p = PE – PS
79
= 16
–1
63
= 10

Total subsidi per unit yang dinikmati konsumen

SK = ( PE – PS) = ∆𝑃

SK = ∆𝑃 . Qs
63 47
= 16
.1= 16

Total subsidi perunit yang dinikmati produsen

SP = ( S - ∆𝑃 )

SP = ( S - ∆𝑃 ) . Qs
63
=(8- 16
).1

65
Jadi total subsidi yang dinimati produsen 16

S = s .Qs = Sk + Sp
47 65
= s .Qs =
16 16

112
= s .Qs = 16
=7

10) penyelesaian : Qd1 =100 – 2p + p2

Qs1 = p1 – 10

Qd2 = 5 – 3p2 + P1

Qs2 = 6 p2 – 5

Dari (1) dan (2) didapat

100 – 2p1 + p2 = p1 – 10

3p1 - p2 = 110

Dari (3) dan (4) didapat

5 – 3p2 + p1 = 6p2 – 5

-p1 + 9p2 =10

Dari (5) dan (6) didapat


3p1 – p2 = 110

-p1 + 9p2 = 10

P2 = 15

Selanjutnya :

Bila p2 = 15 dimasukkan ke (5) atau (6) akan diperoleh p1 =60

Bila p2 = 15 dan p1 =60 dimasukkan ke (1) dan (2) diperoleh Q1 – 40

Bila p2 = 15 dan P1 = 60 dimasukkan ke (3) atau (4) diperoleh Q2 = 20

Jadi harga dan kuantitas barng pertama adalah

P1 = 60 dan Q1 =40 atau E ( P1 Q1) = E (60,40)

Barang kedua p2 = 15 dan Q2 =20 atau E2 (P2 q2 )E2 (15,20)

B) penyelesaian = Qd1 =100 – 2p1 + p2

Qs1 = p1 -10

Qd2 =5 – 3p2 + 2p1

Qs2 = 6p2 – 5

Keseimbangan sebelum pajak

Harga dan kuantitas keseimbangan pasar untuk barang

Dari (1) dan (2) didapat

100 – 2p1 + p2 = p1 – 10

3p1 = 110

P1 = 36,6

Dari (3) dan (4) didapat

5- 3p +2p1 = 6p2 -5

10 =9p2

P2 = 1,11
Selanjutnya bila P1 = 36,6 Dan p2 =11,1

Dimasukkan ke (1) dan(2) diperoleh Q1 Sbb:

Qd1 = 100 -2p1 +p2

Q1 = 100 -2 (36,6) + (11,1)

= 100 – 73,2 + 11,1

Q1 = 27, 91

Dan bila P1 = 36,6 Dan p2 =11,1

Dimasukkan ke (1) dan(2) diperoleh Q1 Sbb:

Qd2 = 5-3p2 +2p1

= 5 – 3 (11,1) + 2 (36,6 )

= 5 – 3,33 + 73,2

Q2 = 71,53

Jadi hraga dan kuantitas keseimbangan pasar sebelum pajak untuk barng 1 adalah

E1 (p1 ,Q1 ) = E1 (36,6 . 1,11)

E2 (P2 - Q2 ) = E2 (27,91 . 71, 53 )

11) fungsi sebelum subsidi

Qd = -12p -12

Qs = 3p-3

Fungsi setelah subsidi s = 2000/ kg

Qds = -12 p -12

Qss = 3 ( p +s) – 3

= 3( p + 2000) – 3

= 3p+ 6000 – 3

= 3p + 5997
a) Keseimbangan sebelum terjadi subsidi terjadi sika Qd – Qs
Qd = Qs
12p -12 =3p -3
15p = 15
15
P = PE = =1
15
Selanjutnya subsitusikan PE = 1 kefungsi Qd atau fungsi Qs untuk mendapatkan Q2
Qs = 3p -3
Qs = 3 (1) -3
=0
Titik keseimbangan sebelum subsidi adalah
E (PE ,QE ) = E (1,0)
Keseimbangan setelah subsisdi jika Qds =Qss
-12p – 12= 3p + 5997
15p = 6009
P =pw= 6009
= 6024

B) Total subsidi yang dinikmati konsumen

Sk = ∆𝑝 .Qs

= (PE – PS )Qs

=( 1- 72096 ) ,. 6024

Jadi total subsidi yang dinikmati para konsumen = 430.300

C) Total subsidi yang dinikmati produsen

Sp = s - ∆𝑝 . Qs

= 2000 – 72096 . 6024


= 422.258

Jadi total subsidi yang dinikmati produsen = 422. 258

D) Total subsidi yang dikeluarkan pemerintah


S= Sk + sp = s
= 434.300 – 422.258
= 12.042
Jadi total subsudi yang dikeluarkan pemerintah 12.042
12.) a. Qd1 = -2p1 + p2 + 10
Qs1 = 2p1 – 3
Qd2 = -2p2 + 2p1 + 5
Qs2 = 3p2 – 2

Dari (1) dan (2) didapat


-2p1 + p2 +10 = 2p1 -3
4p1 – p2 = 13
Dari (3) dan (4 ) didapat
-2p2 + 2p1 + 5 = 3p2 -2
-2p1 + 5p2 =7
Dari (5) dan (6) didapat
4p1 – p2 = 13
-2p1 + 5p2 =7
P2 = 5

Selanjutnya :

Bila p2 = 5 dimasukkan ke(5) atau (6) kana diperoleh p1 =3


Bila p2 = 5 dan p1 =3 dimasukkan ke (1) atau (2) diperoleh Q1 =2
Bila p2 = 5 dan p1 =3 dimasukkan ke (3) atau (4) diperoleh Q2 = 6

Jadi harga dan kuantitas barang I adalah p1 = 3 dan Q1 =2 atau E1 (p1 , Q1) = E (3,2)
Harga barang II adalah p2 = 5 dan Q2 = 6 atau E2 (p2,Q2 ) = E2 (5,6)

PENYELESAIAN :
Qd1 =-2P1 + P2 + 10
Qs1 = 2p1 – 3
Qd2 = -2P2 + 2P1 + 5
Qs2 = 3p2 – 5

Keseimbnagan setelah pajak


Fungsi permintaan kedua jenis barang dianggap tetap , yang berubah penawarannya
sbb:
Qd1 (t) = -2p1 + p2 + 10 (tetap) (1)
Qs1 (t) = (2p1 – 6) – 3 (berubah) (2)
Qd2 (t) = -2p2 + 2p1 + 5 (tetap) (3)
Qs2 (t) = 3p2 – 5 (tetap) (4)

Dari (1) dan (2) ‘


-2p1 + p2 + 10 = 2p1 + 18
4p1= 8
P = p=1 (t) = 2
Dari (3) dan (4)
-2p2 + 2p1 + 5 = 3p2 – 5
5p2 =10
P2 = p2 (t) = 2
Selanjutnya bila p1 (t) = 2 dan p2 (t) =2
Dimasukkan ke (2 .1) atau (1 . 1) diperoleh Q1 (t) sbb:
Qs1(t) = (2p1 – 6 ) – 3 = 2p1 + 18
= 2(2) + 18
= 4 + 18 +22
Qs1(t) = Q1 (t) = 22
Bila p1 (t) = 2 dan p2 (t) = 2 dimasukkan ke (4.1)
Qs2 (t) =3p2 -5
= 3(2) -5
=1
Qs2 (t) = Q2 (t)
Jadi harga keseimbangan pasar setelah dikenakan pajak untuk barang I adalah E1T =
(P1(t), Q(t) =(2,22) barang kedua E2t= (P2(t) , Q2(t) ) = (2,1)
Total pajak yang diterima pemerintah (t)
T= t1 . Q1 (t) + t2 Q2 (t)
= 622 + t2 (1)
= 132 +1.1
= 134

C) Perubahan per unit barang (∆𝑝)


(∆𝑝) = PE - PS
Penyelesaian : fungsi sebelum subsidi
Qd2 = -2P2 + 2P1 + 5
Qs2 = 3p2 – 2
FUNGSI SETELAH SUBSIDI S = 3/UNIT
Qds2 = 2p2 + 2p1 + 5
Qss2 = 3( p + s) – 2
= 3(P+3) – 2 =3P +9 -2
= 3P + 7

Keseimbangan sebelum subsidi jika Qd = Qs


Qdn= Qs → untuk barang 1
-2p1 + p2 +10 = 2p1 – 3
4p1 –p2 = 13
P = PE =
Subsitusikan PE ke QD atau Qs untuk mendapatkan QE
Qs = 2p1 – 3
=2
Titik kesinambungan sebelum subsidi

13) Qd1 = -2p1 + P2 + 10 (1)

Qs1 = 2P1 – 3 (2)

Qd2 = -2p2 + 2p1 + 5 (3)

Qs2 = 3p2 – 2 (4)

Dari (1) dan (2) di dapat :

-2p1 + p2 + 10 = 2p1 – 3

4p1 – p2 = 13 (5)

Dari (3) dan (4) didapat :

-2p2 + 2p1 + 5 = 3p2 – 2

-2p1 + 5p2 = 7 (6)

Dari (5) dan (6) didapat :

4p1 – p2 = 13

-2p1 + 5p2 = 7 +

P2 = 5

Selanjutnya :

Bila P2 = 5 dimasukkan ke (5) atau (6) akan diperoleh p1 = 3

Bila p2 = 5 dan p1 = 3 dimasukkan ke (1) atau (2) diperoleh Q1 = 2

Bila P2 = 5 dan p1 = 3 dimasukkan ke (3) atau (4) diperoleh Q2 = 6

Jadi, harga dan kuantitas keseimbangan barang pertama adalah p1 = 3 dan Q1 = 2 atau E1
(P1,Q1) = E1( 3, 2) sedangkan harga dan kuantitas barang kedua adalah p2 = 5 dan Q2 = 6
atau E2 (P2, Q2) = E2 (5,6)

b) Qd1 = -2p1 + p2 + 10 (1)

Qs1 = 2p1 – 3 (2)

Qd2 = -2p2+ 2p1 + 5 (3)

Qs2 = 3p2 – 5 (4)


Keseimbangan psara setelah pajak

Fungsi permintaan kedua jenis barang dianggap tetap, yang berubah hanya penawarannya,
sbb :

Qd1 (t) = -2p1 + p2 + 10 (Tetap) (1,1)

Qs1(t) = (2p1 – 6) – 3 (Berubah) (2,1)

Qd2(t) = -2p2 + 2p1 + 5 (Tetap) (3,1)

QS2(t) = 3P2 – 5 (Tetap) (4,1)

Dari (1) dan (2) didapat

-2p1 + p2 + 10 = 2p1 + 18

4p1 = 8

P1 = p1(t) = 2

Dari (3) dan (4) didapat

-2p2 + 2P1 + 5 = 3P2 – 5

5P2 = 10

P2 = P2 (t) = 2

Selanjutnya, bila p1(t) = 2 dan p2(t) = 2

Dimasukkan ke (2,1) atau (1,1) diperoleh

Q1 (t) sbb:

QS1 (t) = (2p1 -6) - 3 = 2p1 + 18

2(2) + 18

4 + 18 = 22

Qs1(t) = Q1(t) = 22

Bila p1(t) = 2 dan p2 (t) = 2 dimasukkan ke (4,1)

QS2 (t) = 3p2 – 5

= 3(2) – 5 = 1

Qs2 (t) = Q2 (t) = 1

Jadi, harga keseimbangan pasar setelah kena pajak untuk barang 1 adalah E1(t) = (p1(t), Q1(t)
= (19/4,1/2) dan untuk barang kedua adalah E2(t) = ( p2(t), Q2(t) = (2,1)

Total pajak yang yang diterima pemerintah adalah


T = t1 Q1(t) + t2 Q2(t)

= 3(1/2) + t2 (1)

= 3/2 + 1 + 1

=3/2 + 2

=7/2

Jadi, total pajak yang diterima pemerintah adalah 7/2

14. jawab:

a. fungsi penerimaan total ,f.Q barang yang dijual

hasil kali dari Q barang yang dijual x harga barang per unit

R =f(Q)

=2000.40=80.000

R=f(Q)

=200(4000)=800.000

Biaya total

C=f(Q)

=Q.c=40.200=8.000

Biaya variabel

v.c=f(q)

=v.Q=2000.40=80.000

b. R=C

R=FC+VC

R-VC=FC

PQ-VQ=PC

Q(P.V)=FC

QE=FC
(P.V)

15. Jawab:

Dit: Qe=......?

Keadaan pulang pokok akan tercapai bila a penerimaan total =

C=R

25.000+ 20Q=200Q

25.000=18Q

Q=138,89 139

Jadi,agar perusahaan berada pada posisi pulang pokok(impas)seharusnya berproduksi sebanyak 139
unit.

a.Bila Q=350,maka 𝜋 positif atau negative

Bila Q=350,maka

C=25.000+20Q

=25.000+20(350)

=320.000

R=200Q

=200(350)=70.000

Oleh karena R=70.000>C=32.000,maka perusahaan tersebut memperoleh keuntungan 𝜋 positif

b.Bila Q=200,maka 𝜋 positif atau negative

Bila Q=200,MAKA

C=25000+20Q

=25000+20(200)

=29000

R=100Q

=100(200)
Oleh karena R=20.000<c=29.000,maka perusahaan mengalami kerugian (𝜋 negatif)

16.jawab:

Dik: SC=6000

VC=80% 𝜋

P=15/unit

Dit: SQd+10p-80=0 Qd =2p+16

2qs-6p+10=0 3p-5

a. T=8 /unit
Qdt=-2p+16
=3(p-t)-5
=3p-24-5
=3p-29
Keseimbangan
Qdt=qst
-2p+16=3p+29
5p=45
P=9
Q=3(9)-29
=(-2) ganti jadi plus
(ps,qt)=(9,2)
b. T=20%
Qdt= -2p+16
Qst=3(p-t)-5
=3p-0,6-5
=3p-5,6
Keseimbangan
Qdt=qst
-2p+16=3p-5,6
5p=21,6
P=21,6
5
Q=3(21,6)-5,6
5
=36,8
5
(pt+qt)=(21,6,36,8)
5
T=t.qt
=20%.(36,8)
5
=1,472
17.a. 150
MPC=0,3 MPS=(1.03)

A.Fungsi S dan C

C=a+by S=a+(1-b)y
=150+0.3y =150+(1-0,3)y
=150+0,7y

B.C=......? jika y=20.000

C=a+by
=150+0,3y
=150+0,4 (20.000)
=150+6000
=6.150

18. a. q=....? b.

Fc=2500

P=15

V=50 × 15

100

=7,5

Vc=q.v st=q.p
=q.7,5 =q.15

=7,5 q =15 q

C=vc+fe =7,5q+2500

C=st

=7,5q+2500=15.d

=2500=7,5q

Q = 266,67

19. .A. FUNGSI TOTAL R=F(Q)=PQ=2500Q


BILA Q=950
R=2500(950)
=RP.2375000

B. TOTAL BIAYA VARIABEL


VC=F(Q)
=V.Q
=950.3500
=3325000
C=FC+VC
=3500+332500
=3328500

C.BIAYA TOTAL
C=F(Q)
=Q.C
=3500.950
=3360000

D. FUNGSI LABA
Π=F(Q)
=R-C
=2500-950
=1550
R=C
R=FC+FC
2500Q=3500+950Q
2500Q-950Q=3500
Q(P-V)=3500/1550
=2,2

E. LABA=7000
Π=7000.Q=….
Π=R-C
7000=2500(3500+950Q)
10500=1550
=6,77
F.Q=FC(P-V)
=3500(2500-960)
=3500/1550
=2
TC=3500+960.2
=3500+1900
=5400
TR=P.Q
=2500.2
=5000
JADI PULANG POKOK 2 UNIT
DAN JUMLAHNYA RP5000 DAN RP 5400

20. 20. Dik. Konsumsi : 2 miliar + 40% (pendapatan nasional)

Dit. A.Fungsi konsumsi & fungsi tabungan

B. Nilai tabungan & tabungan apabila pendapatan 40 miliar

Penyelesaian :

A . C = 2 + 0,4Y B. Y = 40

S=f(Y) C = 2 + 0,4 (40)

Telah diketahui Cₒ = 2, b = 0,4Y = 2 + 16 = 18

Maka, S = -Cₒ + (1-b)Y S = f ( Y )= -2 + 0,6(40)

= -2 + (1-0,4)Y = -2 +24

=-2 + (0,6Y = 22
21.dik: c= 60+0,4y

Dit:a.fungsi tabungan

Jawab:

A. S=cy
Co=60
B=0,4

S=-co+(4-b)y

-60=0,6y

B. Bila investasi yang terjadi 300,tentukan pendapatan nasional keseimbangannya

Jawab:

S=I

Y-C=I

Y-(60+0,4Y)=300

-60+0,4Y=300

0,4Y=360

Y=360

Jadi pendapatan nasional keseimbangan sebesar=360

22.dik: c=2.500+0,2 y

T=0 pajak

R=200 alihan

Maka,

Yd=y-t+R tabungan

=y-o+200 s=-co+(-1-b)y

=y+200 =-2500+(1-0,20)200
Y=2000 =-2500+(0,8)200

Yd=y+200 =-2500+1600

=2000+200 =-900

Yd=2.200

Konsumsinya

C=2500+0,2 yd

=2500+0,2(2200)

=2500+440

C=2.940

B.Pendapatan disposibel

Yd=y-t+r

Yd=2000-0+200

Yd=2200

c. Berapa konsumsi masyarakat bila pendapatan nasional ny=400


C=60+0,4y
T=0
R=0
Maka,
Yd=y-t+r
=y-0-0
=y
Y=400
Konsumsi
C=60+0,4y
=60+0,4(400)
=60+160
=220

Jadi konsumsinya sebesar 220

23.c=80+0,4y S=CO+(1-b)y
S=-80+(1 -0,4)y= -80+0,6y

T=50

R=40

G=150

I=100

Ye=....?

S+T-R=I+G

-80+0,6Y+50-40=100+150

-80+50-40+0,6Y=250

-70+0,6Y=250

Ye=.....

S+T-R=I+G

-80+0,6Y+50-40=100+150

-80+50-40+0,6Y=250

-30-40+0,6Y=250

0,6Y=320

Y=533,33

24. Dik. Konsumsi : C = 2500 + 0,2Y ( C )

Pembayaran alih : 200 (R)

Pendapatan : 2000 (Y)

Dit. A. Konsumsi & tabungan

B. Pendapatan disposibel

Penyelesaian :

A . Y = 2000, C = ? S=f(Y)
C = 2500 + 0,2Y telah diketahui Cₒ =2500, b = 0,2

= 2500 + 0,2 (2000) Maka, S = -Cₒ + (1-b) Y

= 2500 + 400 = -2500 + (1-0,2) 2000

= 2900 = -2500 + 1600

= -900

Anda mungkin juga menyukai