PERCOBAAN
MEJA OPERASI
A. TUJUAN
1. Mampu Mengetahui fungsi dan jenis-jenis Meja Operasi
2. Mampu mengetahui bagian-bagian dan prinsip kerja meja operasi
B. DASAR TEORI
Meja operasi adalah tempat tidur / bed yang digunakan tenaga medis
dalam melakukan kegiatan operasi, baik operasi ringan atau operasi yang berat
atau biasa disebut didunia medis dengan bedah minor dan bedah mayor.meskipun
terlihat sederhana ternyata manfaat meja operasi sungguh fital, banyak dokter
yang kelelahan melakukan operasi karena harus bertindak memutar – mutar posisi
meja operasi hingga pas. Meja operasi memang mendukung keberhasilan operasi
berkisar 35%, karena operasi harus dilakukan dengan akurat, tepat waktu dan
detil, dimana pembedahan, pemotongan, penyambungan harus jeli sehingga tolak
bantuan itu bukan hanya pada dokter saja melainkan pada peralatan medis.
Ada dua jenis meja operasi yang saat ini dipakai oleh dokter bedah, yaitu
meja operasi hidrolik dan meja operasi elektrik. Meja operasi hidrolik merupakan
meja operasi yang digerakan dengan mekanik sedangkan meja elektrik semua
digerakan dengan mesin. Banyak dokter bedah yang saat ini beralih ke meja
elektrik karena meringankan beban kerja serta mengurangi kelelahan.
Jenis-jenis Meja Operasi
1.Meja operasi di gerakan secra mekanik
2.Meja operasi di gerakan secara hidrolik
3.Meja operasi di gerakan secara elektro hidrolik
Prinsip Kerja Meja operasi.
Pergerakan naik atau turun meja operasi digerakan dengan sistim
hydrooulik.Pada meja operasi terdapat berbagai aksesoris yang harus di siapkan
apabila akan dilaksanakan kegiatan bedah, antara lain : penyangga kepala
sedangdilakukan kegiatan bedah ( tidakterjadi perubahan posisi). Pabila
menggunakan sistim elektrik, perhatikan pembumian.
Hal yang perlu di perhatikan:
– Kestabilan posisi meja
– Sistim hhydroulik, oli dan valve
– Kebersihan alat
– Pengeraman
– Lakukan pemaliharaan sesuai jadwal
– Lakukan pengujian dan kalibrasi 1 tahun sekali
Safety belt (sabuk pengaman)
Anesthesia screen (booh)
Wrist atau Arm Strap (sabuk ikatan tangan)
arm Board (Papan lengan)
elbow pads atau protector (papan atau pelindung bahu)
shoulder bridge (penyangga bahu)
Kidney rest (set posisi ginjal)
Body restraint strap digunakan dalam laminektomy
Hemmoroid strap untuk posisi lithotomy atau gynecology procedure
Body rest / brances untuk posisi miring
Fungsi Meja Operasi
1. Meringankan Kinerja Dokter Pembedah
Salah satu fungsi meja operasi adalah dapat memudahkan kinerja dokter
bedah. Hal ini dikarenakan meja operasi itu sendiri telah dibuat secara khusus
agar bisa menyesuaikan dengan keinginan dokter. Biasanya, para dokter
pembedah memiliki kesulitan dalam pada posisi tertentu, nah dengan adanya
sebuah meja operasi yang dapat diputar 360 derajat secara horizontal dan juga
dapat diatur tinggi rendahnya ini, tentu membuat kinerja pera dokter semakin
mudah. Selain itu meja operasi juga dilengkapi dengan adanya tempat khusus
yang digunakan sebagai tempat untuk meletakkan semua peralatan yang
dibutuhkan dokter, dimana tempat tersebut bisa dijangkau dengan mudah oleh si
dokter pembedah. Oleh karena, dengan perlengkapan tersebut, tentu meja operasi
akan memberikan kemudahan bagi para dokter pembedah.
2. Meningkatkan Tingkat Efektivitas dan Keberhasilan Operasi
Setiap meja operasi selalu dilengkapi dengan adanya sebuah lampu
operasi di desain sedemikian rupa yang memiliki resolusi tinggi tentu membuat
kegiatan operasi bisa lebih mudah karena adanya penerangan dari lampu
tersebut. Sementara itu, meja operasi juga dilengkapi dengan sebuah alat radio
tembus pandang yang tentunya dapat digunakan sebagai alat pencitraan seperti C-
arm oleh para dokter yang melakukan pembedahan. Selain itu, beberapa meja
operasi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan tertentu, misalnya untuk meja
operasi yang digunakan operasi ginjal yang biasanya dilengkapi dengan elevator
dan penggunting ginjal. Perlengkapan tersebut diberikan karena memiliki fungsi
untuk proses pengeringan ginjal. Dengan adanya berbagai kelengkapan yang ada
di meja operasi tersbut, tentu membuat meja operasi ini dapat meningkatkan
efektivitas keberhasilan sebuah operasi pembedahan.
3. Menjadi Salah Satu Syarat Prosedural Pelaksanaan Sebuah Operasi
Pembedahan
Pada umumnya meja operasi dibuat dengan standar dan kelengkapan
khusus untuk melakukan operasi pembedahan. Kelengkapan yang harus ada di
dalam meja operasi adalah termasuk pada bagian yang ada di dalam meja operasi
. pada dasarnya meja operasi terdapat 3 bagian utama yang membuat meja operasi
begitu penting dalam meningkatkan kesuksesan proses operasi atau pembedahan,
seperti bagian atas, bagaikan tangan atau kolom, dan bagian dasar atau
transporter. Bagaikan atas merupakan bagian yang berfungsi untuk meletakkan
kepala pasiaen yang dibuat secara khusus agar dapat memberikan rasa nyaman
bagi para pasien. Pada bagian kolom atau bagian tengah, merupakan bagian
terpenting dari meja operasi karena terdapat tiang yang ditanamkan ke lantai,
sehingga dengan tiang inilah kekuatan dari meja akan semakin stabil dan juga
membuat meja operasi dapat diatur agar lebih sesuai dengan posisi yang
diinginkan oleh semua dokter. Selain memiliki fleksibilitas yang tinggi, bagian
tengah meja operasi juga dilengkapi dengan sinar X atau X-ray. Oleh karena itu
dengan bagian-bagaian yang sangat penting dari setiap meja operasi tersebut
menjadikan meja operasi menjadi salah satu persyaratan atau menjadi basis
prosedural yang harus dipenuhi ketika akan dilakukan sebuah operasi. Meskipun
fungsi dari meja operasi dapat meningkatkan tingkat keberhasilan sebuah operasi
pembedahan, namun dukungan dari tenaga medis operasional juga menjadi salah
satu elemen penting dalam menyehatkan diri anda.
Komponen Meja Operasi
– Matras
– Pengatur posisi
– Sistim hidraulik
– Rem
– Aksesoris
Kegiatan pemeliharaan
1.Pembersihan pada unit base 6 bulan
2. Pembersihan sistem hidrolik 6 bulan
3. Pembersihan main board untuk keypad 6 bulan
4.Pengecekan keypad dan remote selama 6 bulan
5.Penggantian battry 24 bulan
LAPORAN PERALATAN BEDAH DAN ANASTESI LANJUT
PERCOBAAN
MEJA OPERASI
DISUSUN OLEH:
NAMA : HARDIANTI PUTRI
NIM : T201701025
KELAS : X.1
KELOMPOK : 1 (SATU)
PEMBIMBING : SULAEMAN BAHARUDDIN, S.ST
PROGRAM STUDI D-III TEKNOLOGI ELEKTROMEDIS
STIKES MANDALA WALUYA
KENDARI
2019
LAPORAN PERALATAN BEDAH DAN ANASTESI LANJUT
PERCOBAAN
MEJA OPERASI
DISUSUN OLEH:
NAMA : NIRMAWATI
NIM : T201701005
KELAS : X.1
KELOMPOK : 1 (SATU)
PEMBIMBING : SULAEMAN BAHARUDDIN, S.ST
PROGRAM STUDI D-III TEKNOLOGI ELEKTROMEDIS
STIKES MANDALA WALUYA
KENDARI
2019
LAPORAN PERALATAN BEDAH DAN ANASTESI LANJUT
PERCOBAAN
MEJA OPERASI
DISUSUN OLEH:
NAMA : ATIK NURYAHYAH
NIM : T201701004
KELAS : X.1
KELOMPOK : 1 (SATU)
PEMBIMBING : SULAEMAN BAHARUDDIN, S.ST
PROGRAM STUDI D-III TEKNOLOGI ELEKTROMEDIS
STIKES MANDALA WALUYA
KENDARI
2019