Anda di halaman 1dari 2

HOT PLATE STIRRER

A. Pengertian dan Fungsi Hot Plate Laboratorium


Hot plate laboratorium adalah salah satu alat jenis alat laboratorium
berfungsi untuk menghomogenkan larutan yang disertai dengan pengadukan.
Hot plate dan Stirrer bar (magnetic stirrer) adalah satu kesatuan, biasanya
terdiri dari pemanas dan magnetic stirrer (batang pengaduk). Alat pemanas
dan pencampur larutan hingga homogen ini dapat dijumpai di berbagai jenis
laboratorium, baik itu lab kimia, lab fisika, lab biologi ataupun lab lainnya.
Bisa dikatakan hot plate stirrer merupakan alat laboratorium yang sifatnya
universal.
Ada 2 jenis hot plate stirrer berdasarkan pengoperasiannya, yakni hot plate
stirrer digital dan hot plate stirrer analog. Perbedaannya adalah ada tidaknya
layar display (LCD) yang menampilkan indikator suhu dan kecepatan. Berikut
ini adalah bagian-bagian dari hot plate stirrer analog
B. Bagian Bagian Hot Plate Stirrer Digita
Ada lima bagian dari hot plate beserta gambar yang dijelaskan dalam
artikel ini. Lihat gambar Hot plate dan bagian-bagiannya berikut ini.

Hot plate stirrer analog

1) Top Plate , berfungsi sebagai tempat meletakkan wadah berisi sampel


yang hendak dipanaskan atau dihomogenkan. Alat gelas yang umum
digunakan adalah gelas kimia (beaker glass) atau erlenmeyer. Ada 3 jenis
pelapis pada top plate ini, yaitu lapisan aluminium, enamel dan keramik.
2) Tombol/Knob Pengatur Suhu, Fungsinya adalah untuk meng-adjust
(mengatur) suhu atau derajat panas dari Hot plate agar sesuai dengan yang
diinginkan. Jika anda memutar searah jarum jam, maka suhu yang
dihasilkan Hot plate semakin tinggi. Demikian pula dengan sebaliknya.
Namun suhu yang dihasilkan hot plate ini tidak sama dengan suhu larutan.
Untuk mengukur/mengetahui suhu dari larutan sampel, maka gunakan
pengukur suhu berupa termometer.
3) Tombol/Knob Pengaturan Kecepatan,Fungsinya untuk mengatur
kecepatan pengadukan. Mekanisme pengadukannya adalah dengan cara
memutar magnetic stirer. Untuk meningkatkan kecepatan pengadukan
maka dapat memutar knob searah jarum jam.
Atur kecepatan putar sehingga larutan tidak muncrat. Gunakan
magnetic stirrer bar yang sesuai dengan diameter alat gelas di atasnya.
Dengan adanya pengadukan menggunakan magnetic stirer ini, pekerja di
laboratorium (laboratorium) tidak perlu melakukan pengadukan secara
manual. Oleh karenanya larutan dapat dibuat secara lebih cepat.
4) Layar Display, Fungsi layar display adalah untuk menampilkan suhu dan
kecepatan pengadukan dalam bentuk angka digital.
5) Hot Plate House , Bagian house ini berfungsi untuk melindungi
komponen elektronik dan sirkuit utama dari hot plate. Pada gambar di
atas, bagian ini di cat dengan warna biru.
C. Prinsip kerja Hot Plate Magnetic Stirrer
Prinsip kerja “Hot Plate Magnetic Stirrer” adalah berupa plate yang dapat
dipanaskan dan hubungan antara dua magnet yaitu, magnet yang dihubungkan
pada motor dan magnet (stir bar) yang dimasukkan dalam wadah gelas yang
berisi larutan kimia yang ditempatkan pada atas pelat (plate). Dengan
menggunakan “Hot Plate Magnetic Stirrer”, pencampuran larutan kimia dapat
dilakukan dengan cepat, sehingga dapat menghemat waktu, tenaga dan
dihasilkan larutan yang lebih homogen.