Anda di halaman 1dari 18

ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL (ANTE NATAL CARE) TERHADAP Ny.

DI RUANG DELIMARUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. H. ABDUL MOELOEK

BANDAR LAMPUNG

NAMA: M REZA FAHLEVI

NIM: NIM 144012011072

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes)

MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG

PRODI DIII KEPERAWATAN

2013

1
LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL : ASUHAN KEPERAWATAN IBU HAMIL (ANTE NATAL CARE)

TERHADAP Ny. D DI RUANG DELIMARUMAH SAKIT UMUM DAERAH

Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

NAMA : M REZA FAHLEVI

NIM : 144012011072

Bandar Lampung, November 2013

Mengetahui,

Pembimbing Akademik, Pembimbing Lahan,

Ns. Yeti Septiasari, S.Kep Nurhayati, Amd.Keb

2
No. Register : 1064485 Ruang/kamar : R. Delima/III E
Tgl masuk : 15-11-2013 Tgl pengkajian : 15-11-2013

I. Pengkajian
A. Biodata
a. Idenitas ibu
1) Nama : Ny. D
2) Umur : 27 tahun
3) Agama : Islam
4) Pekerjaan : IRT
5) Suku/bangsa : Sunda/Indonesia
6) Gol darah/rhesus :O
7) Alamat : gunung terang, bandar lampung
b. Identitas suami
1) Nama : Tn. U
2) Umur : 30 tahun
3) Agama : Islam
4) Pekerjaan : Buruh
5) Suku/bangsa : Jawa/Indonesia
6) Gol darah/rhesus :A
7) Alamat : gunung terang, Bandar Lampung

B. Riwayat kesehatan
1. Riwayat kesehatan klien
Klien mengatakan tidak mempunyai riwayat penyakit, klien biasanya hanya masuk
angin, dan penanganannya minum obat warung.
2. Riwayat kesehatan keluarga
Klien mengatakan di keluarganya mempunyai riwayat penyakit keturunan hipertensi.
Klien mengatakan di keluarganya tidak ada riwayat kehamilan kembar.

3
C. Riwayat psikososial spiritual
1. Status emosional:
Klien mengatakan cemas atas kehamilannya, Klien mengatakan menerima kehamilan
keduanya saat ini. Klien terlihat takut mengalami proses persalinan, klien cemas.
2. Perkawinan
Klien mengatakan menikah pada usia 22 tahun, lama pernikahan 5 tahun, dan klien
menikah satu kali.
3. Data spiritual
Klien mengatakan menjalankan sholat 5 waktu, selalu berdoa kepada Allah atas
kesehatan kehamilannya.

D. Anamnesa khusus :
1. Alasan kunjungan:
Klien mengatakan, mual, nyeri pada pinggang, keluar lendir dan darah.
2. Keluhan: Klien mengatakan, mual, nyeri pada pinggang.
3. Riwayat menstruasi
Klien mengatakan haid pertama usia 12 tahun, siklus menstruasi 25 hari, darah haid
cair, ganti pembalut 2 x/hari, haid teratur, lamanya 7 hari, saat haid mengalami
disminore, tidak ada masalah saat haid.
4. Riwayat kehamilan
Anak Tgl lhr/ Usia Jenis Tempat Komplikasi Penolong Bayi Keluhan nifas
ke umur kehamil persalinan persalinan
an
PB BB L Kead Lakt
P asi
Satu 13 juli 38 Spontan/n BPS Bidan 47c 36 P
2010/3 minggu ormal gunung m 00
tahun terang gra
m

5. Riwayat pemakaian alat kontrasepsi:


Klien mengatakan tidak memakai alat kontrasepsi. Rencana KB yang akan datang
adalah KB implant.
6. Riwayat kehamilan ini
a. G2P1
b. HPHT: 10 Februari 2013

4
c. Keluhan-keluhan pada
1. Trimester I : Klien mengatakan mual, muntah.
2. Trimester II : Klien mengatakan sudah terbiasa dengan kehamilannya,
klien mengatakan lebih sering BAK pada malam hari, klien mengatakan
sering terbangun pada malam hari.
3. Trimester III : Klien mengatakan nyeri-nyeri pada pinggang.
d. Pergerakan janin pertama kali pada usia kehamilan 16 minggu. Pergerakan janin
24 jam terakhir <11 x/mnt.
e. Imunisasi TT 1 pada minggu ke-16, dan TT 2 pada minggu ke-20.
f. Pola kegiatan sehari – hari.
1. Diet / makanan dan minuman
Klien mengatakan makan 3 x/hari, makanan tambahan roti dan minum susu
ibu hamil, klien mengatakan pada trimester 1 mual dan muntah.
2. Pola eliminasi
Klien mengatakan saat hamil lebih sering BAK, terutama pada malam hari.
3. Pola istirahat tidur
Klien mengatakan pola tidur terganggu karena ketidaknyamanan pada tahap
kehamilan, klien mengatakan pada malam hari sering terbangun karena ingin
BAK, klien mengatakan tidur 5 jam setiap malam.
4. Personal hygiene
Klien mengatakan mandi 2 x/hari, menggosok gigi 3 x/hari, mencuci rambut
setiap hari, membersihkan payudara rutin pada trimester III.
5. Aktivitas sehari-hari
Klien mengatakan aktivitas terbatas karena kelemahan. Klien lemas.
6. Seksualitas
Klien mengatakan melakukan hubungan seksual 2 x/minggu.

E. Pemeriksaan fisik
1. Keadaan umum: baik.
2. Kesadaran: GCS 15 (E= 4, V= 5, M= 6) = composmentis.
3. Tanda-tanda vital: TD= 110/70 mmHg, RR= 24 x/mnt, S= 36,8 oC, N= 80 x/mnt.

5
4. TB: 154 cm, BB sebelum hamil 46 kg, BB sekarang 61 kg.
5. LILA: 24,5 cm.
6. Muka: tidak edema, konjungtiva an anemis, sklera an ikterik, mulut dan gigi bersih,
hidung simetris dan bersih tidak ada sekret.
7. Dada simetris, tidak ada benjolan pada mamae, tidak ada strie pada areola, putting
susu menonjol dan hiperpigmentasi, ada pembesaran pada mamae.
8. Punggung nyeri.
9. Ekstremitas
Tidak ada edema pada tangan dan jari, ada edema pada tibia dan kaki, betis tidak
merah, ada varises pada tungkai, reflek patela kanan dan kiri positif.
10. Abdomen
a. Tidak ada bekas luka, pembesaran perut sesuai dengan usia kehamilan, bentuk
perut bulat, tidak ada edema, tidak ada acites.
b. Pemeriksaan obstetric
1. Leopold I : Teraba bagian bulat, keras, tidak melenting (bokong).
Leopold II : Teraba bagian keras, panjang seperti papan (puki).
Leopold III : Teraba bagian bulat, lunak, melenting (kepala).
Lepoold IV : Convergen.
Mc . Donald : TFU 34 cm.
Kontraksi : Ada kontraksi, frekuensi 40 x/mnt, kekuatan sering.
2. Auskultasi
Frekuensi DJJ 128 x/menit teratur dan cepat.

11. Genetalia
Ada tanda Chadwick, tidak ada pembengkakan labia, tidak ada varises

F. Pemeriksaan penunjang
Haemoglobin: 11 mg%
Golongan darah: AB+

6
G. ANALISA DATA
MASALAH
NO DATA SENJANG ETIOLOGI
KEPERAWATAN
1 DS : Cemas Kurang pengetahuan
1. Klien mengatakan tentang tanda-tanda
takut akan proses persalinan normal
persalinan.
2. Klien mengatakan
cemas atas
kehamilannya,
DO :
1. Klien terlihat takut
mengalami proses
persalinan
2. Klien cemas
2 DS : Gangguan pola eliminasi Pertumbuhan janin
1. Pada Trimester II klien urine
mengatakan lebih
sering BAK pada
malam hari
2. Klien mengatakan saat
hamil lebih sering
BAK, terutama pada
malam hari.
3 DS : Gangguan pola tidur Ketidaknyamanan pada
1. Klien mengatakan tahap lanjut kehamilan
pola tidur terganggu
karena
ketidaknyamanan
pada tahap kehamilan

7
2. Klien mengatakan
pada malam hari
sering terbangun
karena ingin BAK
3. Klien mengatakan
tidur 5 jam setiap
malam
4 DS : Intoleran aktivitas Kelemahan
1. Klien mengatakan
aktivitas terbatas
karena kehamilannya.
DO :
1. Klien lemas.

H. Prioritas keperawatan
1. Gangguan pola tidur b.d ketidaknyamanan pada tahap lanjut kehamilan
2. Cemas b.d kurang pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan normal
3. Intoleran aktivitas b.d kelemahan

II. Diagnosa keperawatan


1. Gangguan pola tidur b.d ketidaknyamanan pada tahap lanjut kehamilan
2. Cemas b.d kurang pengetahuan tentang tanda-tanda persalinan normal
3. Intoleran aktivitas b.d kelemahan

8
III. Rencana keperawatan

Rencana keperawatan
No DX kep Tujuan
Intervensi Rasional
1. Gangguan Tupan: 1. Yakinkan 1. Memvalidasi
pola tidur b.d Setelah dilakukan kembali bahwa apakah
ketidaknyama tindakan askep insomnia adalah “keluhannya
nan pada selama 3 x 24 jam kejadian yang normal”
tahap lanjut diharapkan pola umum selama
kehamilan tidur klien lebih baik tahap akhir
Ditandai dengan: Tupen: kehamilan
DS: Setelah dilakukan 2. Ajarkan rasional, 2. Pengetahuan dan
1. Klien tindakan askep demonstrasikan keterampilan
mengatakan selama 1 x 24 jam tindakan dan meningkatkan
pola tidur diharapkan minta klien koping, harga
terganggu ketidaknyamanan mendemonstrasik diri, dan
karena pada kehamilan an kembali cara kemampuan
ketidaknyama berkurang melakukan individu dalam
nan pada Dengan KH: perawatan diri: mengatasi suatu
tahap 1. Klien tidur dengan seperti situasi
kehamilan rasa nyaman dan melakukan
2. Klien tenang, minimal relaksasi,
mengatakan selama 7 jam menopang
pada malam setiap malam bagian-bagian
hari sering tubuh dengan
terbangun bantal, meminum
karena ingin susu hangat atau
BAK mandi air hangat

9
3. Klien sebelum istirahat
mengatakan 3. Hindari minuman 3. Tindakan-
tidur 5 jam berkafein atau tindakan untuk
setiap malam makan pada memperoleh rasa
malam hari nyaman dengn
memfasilitasi
relaksasi
2. Cemas b.d Tupan: 1. Jelaskan cara 1. Pengetahuan
kurang Setelah dilakukan untuk mengkaji membuat klien
pengetahuan tindakan askep dan menghitung mau bekerjasama
tentang tanda- selama 3 x 24 jam lama kontraksi dalam perawatan
tanda diharapkan cemas dirinya,
persalinan berkurang meningkatkan
normal Tupen: rasa percaya diri
Ditandai dengan: Setelah dilakukan 2. Anjurkan agar 2. Merasa terlalu
DS: tindakan askep pamflet atau cemas atau tidak
1. Klien selama 1 x 24 jam instruksi mampu untuk
mengatakan diharapkan ditempatkan di membacanya,
takut akan pengetahuan klien tempat yang anggota keluarga
proses tentang proses dapat dengan perlu membantu
persalian. persalinan normal mudah dilihat dalam
2. Klien bertambah oleh suami atau melakukan
mengatakan Dengan KH: keluarga pengkajian dan
cemas atas 1. Klien dapat memberi laporan
kehamilannya, menyebutkan kepada
DO : tanda –tanda perawatan
1. Klien terlihat persalinan normal primer
takut
mengalami
proses
persalinan

10
2. Klien cemas
3. Intoleran Tupan: 1. Awasi TD, nadi, 1. Manifestasi
aktivitas b.d Setelah dilakukan pernapasan, kardiopulmonal
kelemahan tindakan askep selama dan dari upaya
Ditandai dengan: selama 3 x 24 jam sesudah aktivitas jantung dan paru
DS: diharapkan intoleran untuk membawa
1. Klien aktivitas klien dapat jumlah oksigen
mengatakan berkurang adekuat ke
aktivitas Tupen: jaringan
terbatas Setelah dilakukan 2. Ubah posisi 2. Hipotensi
karena tindakan askep pasien dengan postural atau
kehamilannya. selama 1 x 24 jam perlahan dan hipoksia serebral
DO : diharapkan pantau terhadap dapat
1. Klien lemas. kelemahan dapat pusing menyebabkan
berkurang pusing,
Dengan KH: berdenyut dan
1. Kelemahan peningkatan
berkurang risiko cedera
3. Berikan bantuan 3. Membantu bila
dalam aktivitas perlu, harga diri
bila perlu ditingkatkan bila
pasien
melakukan
sesuatu sendiri

11
IV. Implementasi & evaluasi (catkem)

Tanggal Pukul No. dx Implementasi Evaluasi Paraf


Kep
15 19.00- I 1. Makinkan S : Klien
Novenber 19.05 kembali bahwa mengatakan
2013 insomnia adalah tidurnya masih
kejadian yang belum nyaman
umum selama karena masih
tahap akhir sering
kehamilan terbangun, tetapi
R: Klien klien sudah
menganggukkan mengerti tentang
kepala saat cara mengurangi
dijelaskan gangguan tidur
H: Klien mengerti
bahwa insomnia O: Klien dapat
adalah kejadian mengulang
yang umum selama kembali cara-
tahap akhir cara untuk
persalinan mengurangi
19.05- 2. Mengajarkan gangguan tidur
19.10 rasional,
mendemonstrasi A: Masalah
kan tindakan teratasi
dan minta klien
mendemonstrasi P: Hentikan
kan kembali intervensi
cara melakukan
perawatan diri:
seperti

12
melakukan
relaksasi,
menopang
bagian-bagian
tubuh dengan
bantal,
meminum susu
hangat atau
mandi air
hangat sebelum
istirahat
R: Klien merespon
dengan
menjelaskan bahwa
kalau tidak bisa
tidur klien
meminum air
hangat
H: Klien mengerti
cara-cara
mengurangi
kesulitan saat tidur
19.10- 3. Menghindari
19.15 minuman
berkafein atau
makan pada
malam hari
R: Klien
menjelaskan bahwa
klien tidak
meminum

13
minuman yang
berkafein
H: Klien mengerti
bahwa kafein dapat
menyebabkan
insomnia
15 19.15- II 1. Menjelaskan cara S: Klien
November 19.20 untuk mengkaji mengatakan
2013 dan menghitung masih cemas
lama kontraksi menghadapi
R: Klien proses
memperhatikan saat persalinan
diberi penjelasan
H: Klien dapat O: Klien dapat
menjelaskan kembali mengulang cara
cara menghitung menghitung
lama kontraksi yaitu kontraksi yaitu
berapa kali saat 10 dihitung berapa
menit kali berkontraksi
saat 10 menit
19.20- 2. Menjurkan suami
19.25 atau keluarga A: Masalah
membaca-baca teratasi sebagian
pamflet atau
bacaan tentang P: Lanjutkan
proses persalinan intervensi
yang disediakan anjurkan suami
R: Klien atau keluarga
memperhatikan saat untuk membantu
dijelsakan mengurangi rasa
H: Klien cemas saat

14
berkolaborasi proses
dengan suami atau persalinan
keluarga

15 19.25- 3 1. Mengawasi TD, S: Klien


November 19.30- nadi, mengatakan
2013 19.35 pernapasan, masih lemas
selama dan
sesudah O: Aktivitas
aktivitas klien masih
R: Klien mau dibantu
diukur TTV
sebelum dan A: Masalah
sesudah belum teratasi
beraktivitas
H: TTV sebelum P: Lanjutkan
beraktivitas TD= intervensi awasi
110/70 mmHg, TD, nadi,
RR= 24 x/mnt, S= pernapasan,
36,8 oC, N= 80 selama dan
x/mnt sesudah
TTV sesudah aktivitas
beraktivitas TD=
110/80 mmHg,
RR= 24 x/mnt, S=
36,8 oC, N= 80
x/mnt

19.35- 2. Ubah posisi


19.40 pasien dengan
perlahan dan

15
pantau terhadap
pusing
R: Klien mau
diubah posisinya
H: Klien dapat
mengulang
perubahan posisi
yang sudah
diajarkan

19.40- 3. Memberikan
19.45 bantuan dalam
aktivitas
R: Klien meminta
bantuan saat akan
duduk
H: Klien belum
dapat beraktivitas
mandiri

16 19.00- 2 1. Menganjurkan S: Klien


November 19.05 suami atau mengatakan
2013 keluarga untuk cemas
membantu berkurang
mengurangi rasa
cemas saat O: Klien
proses menyebutkan
persalinan tanda-tanda
R: Klien proses
berkolaborasi persalinan
dengan

16
keluarganya A: Masalah
H: Klien dan teratasi sebagian
keluarganya
bersama-sama P: Hentikan
mendiskusikan intervensi
tanda-tanda
persalinan normal
16 19.05- III 1. Mengawasi TD, S: Klien
November 19.10 nadi, mengatakan
2013 pernapasan, aktivitas masih
selama dan sering dibantu
sesudah
aktivitas O: Aktivitas
R: Klien mau klien sebagian
diukur TTV dibantu keluarga
sebelum dan
sesudah A: Masalah
beraktivitas teratasi sebagian
H: TTV sebelum
beraktivitas TD= P: Lanjutkan
110/80 mmHg, intervensi awasi
RR= 20 x/mnt, S= TD, nadi,
36,4 oC, N= 80 pernapasan,
x/mnt selama dan
TTV sesudah sesudah
beraktivitas TD= aktivitas
110/80 mmHg,
RR= 24 x/mnt, S=
36,5 oC, N= 80
x/mnt

17
LEMBAR KONSUL

No Tanggal Keterangan Paraf

18