Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN KEGIATAN

PELATIHAN ADVANCED CARDIAC


LIFE SUPORT (ACLS) BATAM

15 – 17 November 2019
Oleh :
ZALISTIADY , AMK

KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II TANJUNGPINANG


TAHUN 2019
1. LATAR BELAKANG

Kegawatdaruratan medis merupakan kejadian tiba-tiba yang menuntut tindakan


segera yang bisa disebabkan oleh kejadian alam, bencana, teknologi, perselisihan atau
kejadian yang disebabkan oleh manusia. Kondisi kegawatdaruratan medis dapat terjadi
dimana saja dan kapan saja dan tidak menutup kemungkinan kondisi kegawatdaruratan
tersebut dapat terjadi di luar rumah sakit.
Kegawatdaruratan jantung merupakan penyebab kematian tersering di seluruh
dunia dengan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Beberapa penelitian
menemukan bahwa sebanyak 50 % penderita gagal jantung kronik meninggal dalam
kurun waktu empat tahun dan 50 % penderita dengan gagal jantung berat meninggal
dalam waktu satu tahun. Kematian mendadak oleh karena penyakit jantung mewakili
sekitar 25-30 % dari semua kematian akibat kardiovaskular, dan diperkirakan
menyebabkan kematian 70.000-90.000 jiwa tiap tahunnya. Perubahan gaya hidup
menjadikan penyakit jantung sebagai ancaman kesehatan utama bagi semua
kalangan. Oleh karena itu pengetahuan dan keterampilan penatalaksanaan
kegawatdaruratan jantung harus dimiliki oleh setiap tenaga medis.
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2348/Menkes/Per/XI/2011 tentang
perubahan atas Permenkes RI Nomor 356/Menkes/Per/IV/2008 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), bahwa salah satu tugas pokok KKP
adalah melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, untuk dapat
melaksanakan tupoksinya secara optimal maka perlu didukung kegiatan pelayanan
kesehatan yang optimal. Untuk optimalnya kegiatan tersebut sangat diperlukan
kemampuan dan keterampilan petugas dalam penatalaksanaan kasus-kasus emergency
sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal. Salah satu bentuk peningkatan
kemampuan dan keterampilan petugas dalam bidang kegawatdaruratan jantung adalah
dengan pelatihan Advanced Cardiac Life Support (ACLS).

2. DASAR HUKUM

Dasar hukum pelaksanaan pelatihan ACLS bagi tenaga medis :


- UU Nomor 36 tahun2009 tentang Kesehatan
- UU Nomor 24 tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran
- UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan
- Permenkes RI Nomor 2348/MenKes/Per/XI/2011 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 356/MenKes/Per/IV/2008 tentang
Organisasi dan Tata Kerja KKP
- Permenkes RI Nomor 19 Nomor 19 tahun 2016 tentang Sistem
Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu
- Surat tugas Plh.Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang:
Nomor SR.03.03/4/4276/2019 Tanggal 13 November 2019 tentang Pelatihan
ACLS
3. TUJUAN

3.1. Umum
Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan bidang kegawatdaruratan jantung
3.2. Khusus
Tujuan khusus pelatihan ACLS ini diharapkan petugas mempunyai
kemampuan:
- Pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan
kegawatdaruratan jantung
- Pengetahuan dan keterampilan penatalaksanaan henti jantung & pasca henti
jantung
- Pengetahuan dan keterampilan resusitasi pada kondisi khusus
- Pengetahuan identifikasi dan penatalaksanaan sindroma koroner akut, edema
paru akut, syok dan hipotensi
- Bekerjasama sebagai tim resusitasi
4. METODE
Metode pelatihan ACLS :
a. Ceramah
b. Diskusi
c. Praktek
d. Tutorial kelompok dan individu
e. Ujian Pre test, Post test
f. Ujian Megacode/Praktek
5. PESERTA
Peserta pelatihan berjumlah 38 orang yaitu dari Kantor Kesehatan Pelabuhan,
Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Swasta, Dokter Internship. Peserta dari Kantor
Kesehatan Pelabuhan Kelas II Tanjungpinang :
1 . Zalistiady . AMK

6. WAKTU & TEMPAT


- Waktu : 15 sd 17 November 2019
- Tempat : Hotel Evitel Batam
7. MATERI PELATIHAN
Materi pelatihan ACLS :
- Anatomi Fisiologi Sistem Respirasi, Kardiovaskular dan Cerebrovaskuler
- Bantuan Hidup Dasar (BHD)
- Tatalaksana Sumbatan Jalan Nafas
- Pengenalan EKG
- Terapi Listrik : Defibrilasi, AED,Kardioversi,Pace Maker
- Resusitasi pada Kondisi Khusus
- Bradiaritmia, takiaritmia
- Henti Jantung
- Penanganan Pasca Henti Jantung
- Sindrom Koroner Akut
- Syok, Hipotensi, Edema Paru Akut
- Obat-obat ACLS
8. JADWAL KEGIATAN
Waktu Acara/Sesi/Materi Pembicara
15 November 2019
07.30-12.00 - Pembukaan
- Anatomi Fisiologi Sistem Respirasi,
Kardiovaskular dan Cerebrovaskuler
PERKI
- Pre test BCLS
12.00- 13.00 - Bantuan Hidup Dasar (BHD)
Ishoma

13.00- 17.00 - Tatalaksana Jalan Nafas


- Praktek BHD PERKI
- Post test BCLS
- EKG
- Terapi Listrik, Pace Maker
- Resusitasi pada Kondisi Khusus

16 November 2019
07.30- 12.00 - Bradiarimia
- Takiaritmia
- Henti Jantung
- Penanganan Pasca Henti Jantung PERKI
- Sindrom Koroner Akut
- Syok, Hipotensi, Edema Paru Akut
- Obat-obat ACLS
12.00-13.00 Ishoma
13.00- 17.30 Praktek/ Megacode ACLS
17 November 2019
07.30- 08.30 Post Tes PERKI
08.30- 12.00 Ujian Megacode/Praktek
Waktu Acara/Sesi/Materi Pembicara
12.00- 13.00 Ishoma
13.00- 14.00 Penutupan

9. HASIL KEGIATAN
Output kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan
peserta dalam penanganan kegawatdaruratan medik kardiovaskuler.
10. RENCANA TINDAK LANJUT
Rencana tindak lanjut kegiatan ini yaitu diseminasi dan pelatihan BHD pegawai
KKP Kelas II Tanjungpinang dan lintas sektor terkait wilayah pelabuhan dan
bandara
11. PENUTUP
Demikian laporan pelatihan ACLS ini dibuat sebagai laporan
pertanggungjawaban

Tanjungpinang, 18 November
2019
Dibuat Oleh:

ZALISTIADY , AMK

Mengetahui,
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan
Kelas II Tanjungpinang Kasi UKLW,

Agus Jamaludin,SKM.M.Kes Yoyok Dwi Santoso,SKM.M.Kes


NIP 196908221993031005 NIP 196905161991031008
LAMPIRAN FOTO KEGIATAN PELATIHAN ACLS