0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan8 halaman

Kak Triase

Pelatihan triase IGD di Puskesmas Cigayam bertujuan meningkatkan kemampuan petugas dalam memberikan pertolongan pertama dan mengidentifikasi prioritas pasien. Pelatihan dilaksanakan selama sehari oleh dokter dan perawat tersertifikasi menggunakan metode ceramah, simulasi, dan diskusi kasus. Hasil pelatihan akan dievaluasi untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam menangani pasien darurat.

Diunggah oleh

Dini Kingkin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan8 halaman

Kak Triase

Pelatihan triase IGD di Puskesmas Cigayam bertujuan meningkatkan kemampuan petugas dalam memberikan pertolongan pertama dan mengidentifikasi prioritas pasien. Pelatihan dilaksanakan selama sehari oleh dokter dan perawat tersertifikasi menggunakan metode ceramah, simulasi, dan diskusi kasus. Hasil pelatihan akan dievaluasi untuk meningkatkan kompetensi petugas dalam menangani pasien darurat.

Diunggah oleh

Dini Kingkin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS CIGAYAM
Jalan. Raya Cigayam Banjaranyar Tlp. (0265) 2661061
e-mail: uptdpuskesmascigayam@gmail.com
CIAMIS
Kode Pos 46383

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

PELATIHAN GAWAT DARURAT TRIASE ( TRIASE IGD)

UPTD PUSKESMAS CIGAYAM

I. LATAR BELAKANG
Sistem pelayanan gawat darurat adalah solusi terbaik untuk memberikan
bantuan kepada seseorang dengan kriteria “gawat darurat”. Suatu sistem yang
baik akan tercermin dari waktu tanggap sesaat setelah cedera terjadi,
pertolongan terhadap gawat darurat itu tergantung pada kecepatan
ditemukannnya penderita, kecepatan memminta bantuan pertolongan dan
kecepatan dan ketepatan bantuan yang diberikan.
Dari hal tersebut diharapkan petugas IGD dapat memberikan pertolongan
pertama pada pasien secara profesional, dan sigap dalam memberikan
pertolongan pertama pada korban serta mampu mengidentifikasi korban
berdasarkan kebutuhan untuk perawatan lebih lanjut.
Mengingat hal tersebut maka perlu dilakukan pelatihan petugas IGD
mengenai “TRIASE IGD”.

II. TUJUAN
a. Tujuan Umum
Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petugas IGD agar
dapat memberikan pertolongan pertama kepada pasien secara Profesional,
dan sigap dalam memberikan pertolongan kepada setiap pasien yang datang
ke IGD Puskesmas Cigayam

b. Tujuan Khusus
- Agar petugas IGD dapat melakukan indentifikasi korban berdasarkan
beratnya cedera, kemungkinan untuk hidup, keberhasilan tindakan
berdasarkan SDM dan saran yang tersedia di puskesmas Banjarsari.
- Agar petugas IGD dapat memikirkan dan memilih prioritas pasien untuk
dapat dievakuasi ke Rumah Sakit.

III. SASARAN
Pelatihan Triase IGD ini adalah perawat yang bertugas di unit gawat darurat
di Puskesmas Cigayam berjumlah 12 Orang.

IV. METODE PELATIHAN


Proses belajar interkatif dengan metode ceramah,simulasi. Diskusi dilakukan
untuk membahas kasus gawat darurat.

V. PELAKSANA PELATIHAN
Kegiatan pelatihan diselenggarakan oleh Tim yang terdiri :
1. Dokter yang bersertifikat PPGD
2. Perawat yang bersertifikat BTCLS

VI. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Hari / Tanggal :
Waktu :
Tempat : Aula UPTD Puskesmas Cigayam

VII. BIAYA PELATIHAN


Anggaran penyelenggaraan pelatihan dibebankan pada APBD Puskesmas dan
peserta tidak dipungut biaya.

VIII. EVALUASI DAN TINDAK LANJUT


Evaluasi tertulis bagi peserta pre-test dan psot test
Pembinanaan berkelanjutan peserta dalam penerapan “Triase Igd” di Puskesmas
Cigayam.

IX. PENUTUP
Demikian Kerangka Acuan Kegiatan Pelatihan “Triage IGD
MATERI PELATIHAN TRIAGE IGD

1. Sejarah Triage
Triage berasal dari bahas prancis “trier” yang berarti memisahkan, memilah
dan memilih. Triage adalah cara pemilihan penderita korban gawat darurat
berdasarkan skala prioritas yang didasarkan paada kebutuhan terapi korban dan
sumber daya yang tersedia. Kebutuhan terapi korban didasarkan pada penilaian
kondisi ABC ( Airways, Breathing, Circulation ) Paien tersebut dimana penilaian
tersebut akan menggambarkan derajat keparahan kondisi korban.
Triage juga berlaku untuk pemilihan penderita dilapangan atau pada keadaan
bencana dan juga berguna untuk menentukan Rumah Sakit rujukan mana yang
sesuai dengan penderita.
Berbagi sistem triage mulai dikembangkan pada akhir tahun 1950-an seiring
jumlah kunjungan IGD yang telah melampaui kemampuan sumber daya yang ada
untuk melakukan pertolongan segera.
Tujuan triage adalah memilih atau menggolongkan semua pasien yang
datang ke IGD dn menetapkan prioritas penanganan.

2. Pengertian
Triage adalah suatu konsep pengkajian yang cepat dan terfokus dengan
suatu cara yang memungkinkan pemanfaatan sumber daya manusia, peralatan
yang efisien dengan tujuan untuk memilih atau menggolongkan semua pasien
yang memerlukan pertolongan dan menetapkan prioritas penanganannya (
Kathleen dkk,2008)
Triage adalah usaha pemilihan korban sebelum ditangani berdasarkan tingkat
kegawatdaruratan trauma penyakit dengan mempertimbangkan prioritas
penanganan dan sumber daya yang ada.
Triage adalah suatu sistem pembagian / klasifikasi prioritas klien berdasarkan
berat ringannya kondisi klien yang memerlukan tindakan segera. Dalam triage
dokter dan perawat mempunyai batas waktu ( respon time) untuk mengkaji
keadaan dan memberikan intervensi seceptnya yaitu < 10 menit.

3. Tujuan Triage
- Tujuan utama adalah untuk mengidentifikasi kondisi mengancam nyawa.
- Tujuan triage selanjutnya adalah untuk menetapkan tingkat atau derajat
kegawatan yang memerlukan pertolongan kedaruratan.
- Dengan triage tenaga kesehatan akan mampu :
a) Menginisiasi atu melakukan intervensi cepat dan tepat kepada pasien.
b) Menetapkan area yang paling tepat untuk dapat melaksanakan
pengobatan lanjutan.
c) memfasilitasi alur pasien melalui unit gawat darurat dalam proses
penanggulangan / pengobatan gawat darurat.
- Sistem triage dipengaruhi oleh :
(1) Jumlah tenaga profeional dan pola ketenagaan.
(2) Jumlah kunjungan pasien dan pola kunjungan pasien.

- Beberapa hal yang mendasari kalsifikasi pasien dalam triage :


(1) Gawat adalah suatu keadaan yang mengancam dan kecepatan yang
memerlkukan dengan cepat dan tepat.
(2) Darurat adalah suatu keadaan yang tidak mengancam nyawa tapi
memerlukan penanganan cepat dan tepat.
(3) Gawat Darurat adlah suatu keadaan yang mengancam jiwa disebabkan
oleh gangguan ABC (airway, Breathing, Circulation ) jika tidak ditolong
segera maka dapat meninggal atau cacat ( Wijaya,2010)

4. Prinsip dan Tipe Triage


i) Triase seharusnya dilakukan segera dan tepat waktu,
Kemampuan berespon dengan cepat terhadap kemungkinan penyakit yang
mengancam kehidupan adalah yang terpenting dalam kegawatdaruratan.
ii) Pengkajian seharusnya adekuat dan akurat,
Ketelitian dan keakuratan adalah elemen yang terpenting daam proses
interview.
iii) Keputusan dibuat berdasarkan pengkajian
iv) Melakukan intervensi berdasarkan keakuratan dan kondisi.
Tanggungjawab utama seorang perawat triase adalah mengkaji secara akurat
seorang pasien dan menetapkan prioritas tindakan untuk pasien tersebut.
v) Tercapainya kepuasan pasien

Perawat triage seharusnya memenuhi semua yang ada diatas saat


menetapkan hasil secara serempak dengan pasien. Perawat membantu
dalam menghindari keterlambatan penanganan yang dapat keterpurukan
status kesehatan pada seseorang yang sakit dengan keadaan kritis.

Pada umumnya penilaian korban dalam triage dapat dilakukakan dengan :


- Menilai tanda vital dan kondisi umum korban
- Menilai kebutuhan medis
- Menilai kemungkinan bertahan hidup
- Menilai bantuan yang memungkinkan
- Memprioritaskan penanganan definitive
- Tag warna

5. Proses Triage
Alur dalam proses Triage :
a) Pasien datang diterima petugas IGD / Paramedis IGD
b) Di rusng Triage dilakukan anamnesa dan pemeriksasaan fisik singkat dan
cepat (selintas) untuk menentukan derajat kegawatannya oleh perawat.
c) Bila jumlah penderita / korban yang ada lebih dari 50 orang, maka triage dapat
dilakukan di luar ruang triage (di depan gedung IGD)
d) Penderita dibedakan menurut kegawatannya dengan memberi kode warna :
- Segera-Immediate ( MERAH ) . pasien mengalamai cedera mengancam
jiwa yang kemungkinan hidup besar bila ditolong segera. Misalnya :
Tensionpneumothorak, distress pernapasan ( RR < 30x/ Menit),
perdarahan internal pembuluh darah besar.
- Tunda-Delayed ( KUNING ) . pasien memerlukan tindakan definitif tetapi
tidak ada ancaman jiwa segera. Misalnya perdarahan laserasi terkontrol,
fraktur tertutup pada ekstremitas dengan perdarahan terkontrol, luka
bakar < 25% luas permukaan.
- Minimal ( HIJAU ). Pasien mendapat cedera minimal, dapat berjalan dan
menolong sendiri atau mencari pertolongan. Laserasi minor, memar dan
lecet, luka bakar superficial.
- Expectant ( HITAM ). Pasien mengalami cedera mematikan dan akan
meninggal meski mendapat pertolongan. Misalnya luka bakar derajat 3
hampir seluruh tubuh, kerusakan organ vital, taruma kepala kritis.
- Penderita / korban mendapatkan prioritas pelayanan dengan urutan
merah, kuning, hijau, dan hitam.
- Penderita / korban dengan kategori triase merah dapat langsung diberikan
pengobatan diruang tindakan akan tetapi bila memerlukan tindakan medis
lanjut, penderita dapat dipindahkan ke ruang operasi atau dirujuk ke
Rumah sakit.
- Penderita / korban dengan kategori triase kuning yang memerlukan
tindakan medis lebih lanjut dapat dipindahkan ke ruang observasi dan
menunggu giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai
ditangani.
- Penderita / korban dengan kategori trise hijau dapat dipindakhkan ke
rawat jalan atau bila sudah memungkinkan untuk dipulangkan, maka
penderita / korban dapat diperbolehkan pulang.
- Penderita / korban dengan kategori triase hitam dapat langsung
dipindahkan ke kamar mayat.

6. Proses Dokumentasi
Dokumentasi adalah suatu catatan yang dapat dibuktikan atau dijadikan bukti
dalam persoalan hukum. Sedangkan pendokumentasian adlah pekerjaan mencatat
atau merekam peristiwa dan objek maupun aktifitas pelayanan yang dianggap
berharga dan penting.
Proses dokumentasi triase menggunakan sistem SOAPIE, sebagai berikut :
1) S : Data subyektif
2) O : Data oyektif
3) A : Analisasi data yang mendasari penentuan keperawatan
4) P : Rencana Keperawatan
5) I : Implementasi, Termasuk didalamnya tes diagnostic
6) E : Evaluasi atau pengkajian kembali keadaan / respon pasien terhadap
pengobatan dan perawatan yang diberikan ( ENA,2005 )
PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS CIGAYAM
Jalan. Raya Cigayam Banjaranyar Tlp. (0265) 2661061
e-mail: uptdpuskesmascigayam@gmail.com
CIAMIS
Kode Pos 46383

Cigayam, ............................................ 20 .......

hhjjjj Kepada
Nomor : ......................................... Yth. ......................................
Sifat : ......................................... ......................................
Lampiran : ......................................... Di –
Hal : ......................................... ........................................

Disampaikan dengan hormat, sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan pelatihan gawat
darurat ( Triase IGD ), maka dengan ini kami mengundang Bapak / Ibu untuk hadir pada acara pelatihan
Triase IGD yang akan dilaksanakan pada :
Hari : ...................
Tanggal : ...................
Waktu : ...................
Tempat : Aula UPTD Puskesmas Cigayam
Acara : Pelatihan Gawat Darurat ( Triage IGD )
Demikian undangan ini, atas kehadirannya kami ucapkan banyak terima kasih.

KEPALA UPTD
PUSKESMAS CIGAYAM

HAMLAN, SKM.,MM
NIP. 19670808 198901 1 002

Catatan :
1. .................................................
2. .................................................
PEMERINTAH KABUPATEN CIAMIS
DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS CIGAYAM
Jalan. Raya Cigayam Banjaranyar Tlp. (0265) 2661061
e-mail: uptdpuskesmascigayam@gmail.com
CIAMIS
Kode Pos 46383

NOTULEN KEGIATAN
PELATIHAN GAWAT DARURAT ( TRIAGE IGD )

Tanggal : ..................................
Tempat : ..................................

Anda mungkin juga menyukai