Anda di halaman 1dari 5

MAPPING JURNAL PENELITIAN TERDAHULU – DANA DESA

No. Judul, Peneliti, dan Konsep Definisi Operasional dan Pengukuran Teknik Analisis Hasil Penelitian
Tahun Terbit Variabel Variabel
1. Pengelolaan Dana Transparansi Transparansi merupakan keterbukaan Analisis regresi Transparansi, akuntabilitas dan
Pemerintah Desa: (X1) dalam memberikan informasi tanpa ada linear berganda partisipasi secara simultan dan
Kajian Pada yang dirahasiakan oleh pengelola kepada parsial berpengaruh terhadap
Kecamatan Babakan para pemangku kepentingan. pengelolaan dana pemerintah
Madang, Sukaraja (Mardiasmo 2009:19) desa pada kec. Babakan
dan Ciawi. Akuntabilitas Akuntabilitas publik merupakan Madang, Sukaraja dan
M. N. Mukmin, S. (X2) kewajiban pemegang amanah untuk Ciawi.
Maemunah. 2018 memberikan pertanggungjawaban,
menyajikan, melaporkan dan mengungkap
segala kegiatan yang menjadi
tanggungjawabnya kepada
pemberi amanah yang memiliki hak dan
kewenangan untuk meminta per-
tanggungjawaban tersebut.
(Mardiasmo, 2002:20).
Partisipasi Partisipasi ialah Keikutsertaan masyarakat
(X3) untuk membuat keputusan baik langsung
maupun tidak langsung melalui lembaga
perwakilan yang dapat menyalurkan
aspirasinya. (Mardiasmo, 2002:18)
Pengelolaan Pengelolaan Dana Pemerintah Desa
Dana merupakan pengelolaan keuangan Desa.
Pemerintah Pengelolaan keuangan ialah segala bentuk
Desa (Y) kegiatan administratif yang dilakukan
dalam bentuk beberapa tahapan.
(Permendagri No. 113 Tahun 2014)
2. Pengaruh Kompetensi Kompetensi adalah kemampuan (ability) Analisis regresi Kompetensi Aparatur dari
Kompetensi dan Aparatur atau kapasitas seseorang untuk me- linear berganda Pemerintah Desa secara
Sistem Pengendalian (X1) ngerjakan berbagai tugas dalam suatu signifikan tidak memengaruhi
Internal Terhadap pekerjaan dimana kemampuan ini Akuntabiitas Pengelolaan
Akuntabilitas ditentukan oleh 2 (dua) faktor, yaitu Keuangan Alokasi Dana Desa
Pemerintah Desa kemampuan intelektual dan kemampuan (ADD).
dalam Mengelola fisik.
Alokasi Dana Desa. (Robbins, 2007:38)
Arif Widyatama, Sistem Sistem Pengendalian Internal adalah Sistem Pengendalian Aparatur
Lola Novita, Pengendalian proses yang integral pada tindakan dan dari Pemerintah Desa secara
Diarespati. 2017 Internal kegiatan yang dilakukan secara terus signifikan mempengaruhi
(X2) menerus oleh pimpinan dan seluruh Akuntabilitas Pengelolaan
pegawai untuk memberikan keyakinan Keuangan lokasi Dana Desa
memadai atas tercapainya tujuan (ADD).
organisasi melalui kegiatan yang efektif
dan efisien, keandalan pelaporan
keuangan, pengamanan aset negara, dan
ketaatan terhadap Peraturan Perundang –
undangan.
(Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun
2008)
Akuntabilitas Akuntabilitas adalah kewajiban untuk
(Y) memberikan pertanggungjawaban atau
menjawab dan menerangkan kinerja dan
tindakan seseorang/pimpinan suatu unit
organisasi kepada pihak yang memiliki
hak atau yang berwenang meminta
pertanggungjawaban.
(Lembaga Administrasi Negara dan
Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan RI, 2000:12)
3. Analisis Faktor yang Peran Perangkat desa ialah salah satu unsur Analisis regresi Terdapat pengaruh positif dan
Mempengaruhi Perangkat pemerintah desa. Sebagai salah satu faktor linier berganda signifikan peran perangkat desa
Akuntabilitas Desa (X1) pelaku desa, perangkat desa mempunyai terhadap akuntabilitas
Pengelolaan Alokasi peran penting tersendiri dalam membuat pengelolaan anggaran dana
Dana Desa. kemajuan bangsa melalui desa. desa.
Nur Ida Yesinia, (Indrianasari, 2017)
Norita Citra Yuliarti, Sistem Sistem Pengendalian Intern merupakan Terdapat pengaruh positif dan
Dania Puspitasari. Pengendalian usaha, perbuatan dan kegiatan yang signifikan sistem pengendalian
2018 Internal (X2) dijalankan setiap saat oleh pimpinan dan internal terhadap produktivitas
semua pegawai agar tujuan organisai bisa Akuntabilitas Pengelolaan
tercapai dengan cara kegiatan yang tepat Anggaran Dana Desa.
dan mudah,pelaporan keuangan yang
baik, keamanan aset negara, dan tertib
pada peraturan perundang-undangan
(PP No.60, 2008).
Akuntabilitas Akuntabilitas merupakan bentuk
Pengelolaan keharusan seseorang agar semua tugas dan
Anggaran kewajiban yang diberikan bisa
Dana Desa (Y) dilaksanakan sesuai ketentuan yang
berlaku. (Suwarjeni, 2015)
4. Pengaruh Penerapan Sistem Sistem Pengendalian Intern merupakan Analisis regresi Sistem pengendalian internal
Sistem Pengendalian Pengendalian usaha, perbuatan dan kegiatan yang linier sederhana (X) berpengaruh signifikan
Instansi Pemerintah Internal (X) dijalankan setiap saat oleh pimpinan dan terhadap akuntabilitas
(SPIP) Terhadap semua pegawai agar tujuan organisai bisa pengelolaan keuangan dana
Akuntabilitas tercapai dengan cara kegiatan yang tepat desa (Y). Kemudian nilai
Pengelolaan Dana dan mudah,pelaporan keuangan yang koefisien determinasi sebesar
Desa (Survei Pada baik, keamanan aset negara, dan tertib 9,73% artinya bahwa pada
Desa-Desa di pada peraturan perundang-undangan sistem pengendalian internal
Wilayah Kecamatan (PP No.60, 2008). (X) mempengaruhi
Klari, Kecamatan Akuntabilitas Mardiasmo (2009) menjelaskan bahwa akuntabilitas pengelolaan
Karawang Timur, Pengelolaan pengertian akuntabilitas publik sebagai keuangan dana desa (Y) sebesar
Kecamatan Majalaya Keuangan kewajiban pihak pemegang amanah 9,73% dan sisanya sebesar
dan Kecamatan Dana Desa (Y) (agent) untuk memberikan 90,26% dipengaruhi oleh faktor
Rengasdengklok pertanggungjawaban, menyajikan, lain yang tidak diamati di dalam
Kab. Karawang). melaporkan, dan mengungkapkan segala penelitian ini.
Ivan Yudianto, aktivitas dan kegiatan yang menjadi
Ekasari Sugiarti. 20 tanggung jawabnya kepada pihak pemberi
amanah (principal) yang memiliki hak
untuk meminta pertanggungjawaban
tersebut.
5. Pengaruh Penyajian Penyajian Penyajian laporan keuangan memenuhi Analisis regresi Penyajian laporan keuangan
Laporan Keuangan Laporan karakteristik kualitatif laporan keuangan linear berganda desa tidak berpengaruh
Desa, Lingkungan Keuangan atau SAP yang terdapat pada Kerangka terhadap pencegahan fraud
Pengendalian dan Desa (X1) Konseptual Akuntansi Pemerintahan dalam pengelolaan Alokasi
Moralitas Individu dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Dana Desa (ADD).
Terhadap Tahun 2010
Pencegahan Fraud Lingkungan Dasar untuk semua komponen Lingkungan pengendalian
yang Terjadi Dalam Pengendalian pengendalian intern, menyediakan berpengaruh terhadap
Pengelolaan Alokasi (X2) disiplin, struktur, serta mencakup corak pencegahan fraud dalam
Dana Desa (Studi suatu organisasi, integritas dan nilai etis pengelolaan Alokasi Dana Desa
Kasus di Desa seseorang yang dapat mempengaruhi (ADD
Sukamantri, Desa kesadaran pengendalian orang-orangnya.
Sukamanah, Desa Moralitas Mengacu pada teori perkembangan Moralitas individu berpengaruh
Sukaresmi dan Desa Individu (X3) Kohlberg yang dapat digunakan untuk terhadap pencegahan fraud
Gunungjaya, Kec. mengukur tingkat penalaran moral suatu dalam Alokasi Dana Desa
Cisaat, Kab. individu dalam bersikap di suatu (ADD).
Sukabumi). Laila organisasi dan moralitas individu
Nur Rahimah, Yetty merupakan keseluruhan asas dan nilai
Murni, Shanti yang berkenaan dengan baik atau
Lysandra. 2018 buruknya sifat sebagai manusia.
Pencegahan Suatu tindakan untuk menghilangkan atau
Fraud dalam menekan tindakan kecurangan itu terjadi
Pengelolaan dengan meningkatan kualitas
Alokasi Dana pengendalian internal yang baik,
Desa (Y) menciptakan budaya kejujuran,
keterbukaan dan memberikan dukungan
yang baik antar pekerja.