Anda di halaman 1dari 9

IMAGINATION

Khayal buruk yang terwujud :

Tringgggg……….!!!

“Ayo cepat emily larinya bel sudah berbunyi,nanti mati kita”.(oh my god) dalam hati.”iya queen
you right”.

“Pak satpam!!!” “ah…terima kasih” kataku. “untung sekarang kita ga telat ya queen”kata emily .Ya
,namaku Queen,queenzel azgeda,kata mama ku si aku mirip dengan ratu kerajaan Azgeda makannya aku
diberi nama Azgeda.

“Queen!!”kataEmily.Ya dia Emily teman baik ku dia emang aga aneh tapi ya lumayanlah. “Queen guru BK
mencarimu!! Apa kau ngelakuin kesalahan queen??”kata Emily “ngga deh kayaknya,ya udah aku
keruang BK dulu”jawabku kepada Emily.Jujur aku takut masuk ke dalam ruang BK bukan karna gurunya
tetapi karna ruangannya yang tua aku takut bangunan itu runtuh saat aku didalamnya.Aku sangat
khawatir akan hal itu.Lalu aku masuk ke dalam ruangan yang sangat menyeramkan itu.

“hai Queen!”kata guru BK “ada ap…..aaaarrghhhh cepat keluar!!! Hosh hosh…… hosh” untung aku
selamat (dalam hati).Kalian bisa liat sendiri kan, firasatku benar bangunan itu langsung ancur kaya
gelas pecah pas aku lagi di dalem lagi.Aku sekarang sekolah di California international senior high
school,aku menyukai seseorang di sekolah ini dia bernama Zack dia pintar,ketua OSIS dan pintar main
basket.

“Emily kata kamu Zack akan mencintaiku juga ga ya?”tanyaku kepada Emily. “Iya pastilah kau kan orang
tercantik di sekolah ini”jawab Emily dengan senyum manis kecil di wajahnya “ah kau berlebihan”kataku
dengan malu. “Queen”panggil William.William adalah sahabatku,shabat laki laki terbaiku, dia selalu
membantuku menyelesaikan masalah. “Queen ke kantin bareng yogs!”ajak William “ayo!”jawabku
dengan semangat.William dia sangat baik tapi tidak mungkin aku bisa mencintainya karna setahuku kata
dia,dia udah punya pacar disekolah lain tapi aneh nya ia kan setiap pualng sekolah dan weekend selalu
bersamaku kapan dia berduaan dengan pacarnya?dan william juga tidak memberitahuku siapa cewek
nya itu benar benar menyebalkan.

“Queen kau suka sama Zack sekarang?”-william dengan wajah pucat “haha ada apa si ca tumben
tumbenan lu pucet kek gitu,nanya tentang Zack lagi,kau kan udah punya pacar emang apa peduli
kam….?”kata kataku terpotong karna William membantah “YA JELAS PEDULI LAH LO GA MIKIR APA GUE
PEDULI KARNA GUE…..” “karna?” “karna gue…..udah lah lupain aku mau ke kelas”-kata William dengan
wajah kesal. “tapi makanan….”kata kataku terpotong lagi. “udah buat kamu aja ,apa peduli mu hah?”-
kata William.

Aku ga tau kenapa William begitu marah padaku mungkin karna kata kataku menyakiti hatinya
tadi,besok aku akan minta maaf pada William.
Huffft akhirnya sekolah berakhir juga meskipun banyak tugas sihh dimarahin guru sudah menjadi
kebiasaan murid murid di sekolah California ini.Biasanya William mengantarku pulang dan berdiri di
depan kelasku setelah aku pulang, tapi ga untuk hari ini,aku benar benar ga sadar bahwa kata kata ku
tadi bisa benaar benar menyakiti hatinya.

Akhirnya aku pulang dengan ojek online.Setelah aku sampai di dirumah ya gitu seperti biasa
makan,kerjain PR,dan tidur perbedaan hari ini dan hari hari sebelumnya adalah ga ada William biasanya
aku mengerjakan tugas bareng dengan William dengan cara video call,aku benar benar merasakan
kesepian karna tidak ada William. Aku akan minta maaf ke dia,besok titik.

Matahari menaiki tangga menuju bumi dan pagi pun datang “non….berangkat sekolah non”-kata
pembantuku di rumah bernama bi Lena “emmmm hoam,aku ngantuk banget astaga bi Lena,emaang
sekarang jam berapa bi?”-kataku “sekarang sudah mau jam 6 non”-bi siti. “ASTAGA BI JAM 6? GERBANG
DITUTUP JAM 6:30 GIMANA CARANYA AKU SIAP SIAP DALAM WAKTU SETENGAH JAM?”-kataku dengan
panik. “soalnya bibi dilarang bangunin non sama tuan,karna bibi kasian sama non jadi pas tuan udah
pergi jadi bibi bangunin non tapi non jangan bilang bilang tuan ya”. “oh ya udah gapapa bi Lena ya udah
aku harus cepetan siap siap nih”.

Detik demi detik menit demi menit sedikit sedikit akan menjadi bukit.Berjalan dengan tiupan angin
pagi,pancaran terik matahari yang hangat bagaikan pelukan keluargaku yang aku rindukan.Setelah
banyak drama yang terjadi tadi pagi di kelas karna banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas sekarang
waktunya aku mencari William untung minta maaf.

“William!”-kataku tapi ia pura pura tak mendengarnya.Aku kejar William ku pegang tangannya lalu
William menatapku dengan air yang yang keluar dari bola matanya. “Hei kamu kenapa nangis?”tanyaku
padanya. “aku…..ah hehe aku gapapa”jawab William dengan lesu “Queen!”-suara keras dari jauh orang
yang memanggilku itu adalah Zack “Queen! eh hai William kau ada di sini juga”sahut Zack saat baru
datang “iya”sahut william “ada apa ini rame rame”kata William dengan aneh. “oh hemm Queen (Zack
bertekuk lutut dihadapan Queen) mau kah kau menjadi pacarku?(dengan memberi bunga pada
Queen)”ajakan Zack padaku dengan wajah berharap.

Saat itu aku hati ku merasa memanjat ke atas,tapi entah kenapa lubuk hatiku yang paling dalam aku
tidak bisa menerima Zack seperti ada yang mengganjal.Aku melihat wajah William yang datar saat
menunggu jawabanku dan Zack yang sangat berharap.Suasana menjadinya hening hingga pijakan kaki
semut pun terdengar saat semua orang menunggu jawabanku kepada Zack.Hingga aku menjawab “ya”
aku langsung tersontak kaget seperti ada petir yang menyabar dengan getaran yang begitu besar ketika
orang orang bersorak meneriakiku karna menerima Zack sebagai pacarnya.Tapi kemana William pergi?
Seperti angin bertiup,pergi tanpa suara dan tak ada orang yang tau dia pergi kemana.

Akhirnya pulang sekolah pun tiba dan ada yang memanggilku“Hei Queen!mau kemana lo hah?”-kata
andini,dia orang yang menyukai Zack. “liat aja ya,aku ga akan tinggal diem!!!camkan itu di otak ”ancam
Andini dengan wajah yang licik.
Hari esok pun tiba.Aku mencari William saat bel istirahat di perpustakaan. “William”kataku dengan
lembut. “maaf tapi kenapa kamu pergi waktu kemarin gitu aja”lanjutku “kamu, huft (menghembuskan
nafas dengan pelan) ga papa aku cuma sesak karna kemarin sangat ramai disana jadi aku pergi”-William

Sudah ku kelilingi bundaran HI berkali kali tak berujung,tuk mencarimu,tak kutemukan,kamu kemana?
kamu itu kaya angin,ada tapi tak terlihat,kadang seperti awan,ada,tapi jauh,bukan disisiku-William.

Diluar ada keributan akhirnya aku dan Mosca keluar untuk melihat apa yang terjadi “teman teman siswa
California! kalian dengar semua,kalian tau Queen?dia sudah pacaran kan sama Zack?tapi liat apa yang
ratu cantik ini lakukan?ia malah berpacaran dengan anak sekolah lain,liat foto ini” fitnah Andini. “Fitnah!
Aku ga pernah melakukan hal rendahan itu,itu hanya editan percayalah pada ku!”kataku dengan
berharap semua orang mempercayaiku. “halah udah ngaku aja selingkuh ya selingkuh”bantah Andini
dengan senyum liciknya. “aku ga nyangka ada orang sejahat kamu di dunia ini”kataku dengan menahan
emosi. “huuuuuuuu pengkhianat”sorak warga sekolah California kepada ku.Datanglah Zack dan ……
“Queen,kita putus,aku ga mau memiliki hubungan dengan orang pengkhianat seperti kamu”-Anton.

Seketika aku merasa seperti duduk di atas rollercoaster yang jatuh begitu cepat ketika kitaa memakan
emas sebagai peringatan,bukan kalian tapi nafsu begitu serakah mengguncang bumi menghancurkan
manusia,sesaat merasa waktu tak berpihak hingga putus asa,bagai air yang tidak diwadah,bergerak
tanpa arah-Queen.

Saat aku berlari menjauh dari keramaian itu yang tak berpihak padaku,menginjak ku,tiba tiba ada orang
yang memeluku dari belakang dengan erat,orang yang masih percaya kepadaku disekolah itu.siapa dia?
William siapa lagi,selain sahabatku sejak zaman dulu kala.entah mengapa aku merasa damai dalam
pelukan hangatnya.Tawa nya yang renyah menjadi obat ku atas semua fitnah dari semua isi sekolah Dan
aku sadar yang membuat ada ganjalan untuk menerima Zack waktu itu alasannya adalah
William,William alasannya. Tapi aku tak tau gimana perasaan William kepadaku lagi pula ia sudah punya
pacar,aku tidak mungkin menjadi perusak hubungannya sehingga aku hanya bisa menjadi
sahabatnya.Pada akhirnya aku cerita kepada William tentang kesedihanku atau bisa dibilang
curhat,setelah kejadian itu entah mengapa aku melihat William sangat senang.Hubungan kami pun baik
kembali.William itu cowo yang hiperaktif ,ganteng hehe,dan dia ga playboy malah aku liat dia ga
romantic, mana ada orang pacaran tapi ga pernah chatan,ketemuan dia memang aneh.Tapi senyumnya
yang begitu renyah rambut nya yang hitam dan lebih kulitnya yang putih terurus,tingginya yang ideal
membuat banyak para wanita menyukainya tapi ia selalu menolak katanya “aku mencari wanita yang
tulus mencintaiku bukan karna fisik”itu yang ia ucapkan padaku

Sesaat seperti tiada,teman kecil membangkitkan kembali seperti malaikat yang ada di bumi.

“Queen!! Minggu depan kamu mau Konser Piano kan di Tempat les kamu kan?”Tanya Williamdengan
berharap diajak saat aku pergi konser “yups,tapi William akutakut kalo si Andini itu Bakal hancurin
konser aku annti,so dia tau apa aja tentang aku tanpa harus aku kasih tau entah apa yang ada dipikiran
dia tentang aku kenapa dia benci banget sama aku”kataku dengan wajah yang sangat panik. “sudahlah
jangan pikirkan hal itu,eh ngomong ngomong lkamu bawa pulpen telunjuk kamu tadi menggores bajuku
dan liat bajuku kaya kegores pulpen tapi ko wangi banget?”Tanya William dengan bingung “Ng…..”kata
kata ku terpotong karna Emily memanggil ku “Queen,nanti aku mau ikut ke tempat konser kamu ya
plissss” “kami juga ya Queen!!”kata Girdan,Samuel,dan laudan.Mereka adalah sahabat dekat William
,mereka juga sangat baik kepadaku.Disaat hampir satu sekolah membenciku tapi aku bersyukur punya
sahabat meski tak banyak tapi mereka benar benar menyayangiku.1 sahabat memang lebih baik dari
1000 teman kan?

Hari demi hari telah berlalu,1 minggu datang begitu cepat, “Hallo Queen,Boleh kami masuk?”-
William,Girdan,Laudan,dan Samuel.Kalau tentang William dia emang aneh tapi kucu sih dia tiba tiba
masuk ke rumah ku tanpa izin membuat bi Lena tertawa. “ya masuk saja kecuali kamu william!”kataku
dan berfirasat kalo ayam jantan ga sopan itu udah masuk dari tadi. “aku dah masuk wehehe”balas
William dengan membuat orang kesal dan tak jadi marah karna kelucuannya. “heh William pacarmu
mana katanya udah punya pacar lol”ejek Emily “emm ada di…di…..emm kalian kepo ah udah jangan
Tanya itu ke aku yang jelas nanti aku jadi temen yang ngegandeng Queen lagian aku kan gan ganteng
cocok sama Queen wagaga”kata William dengan percaya diri yang sangat tinggi “idih lu PD bengadh dah
belum tentu Queen mau dia pastinya mau sama gua lah”balas Samuel yang tak setuju dengan perkataan
William“Liat aja ntar…..”bantah wiliam sambil tersenyum meledek seakan akan dirinya yang dipilih
Queen. “hi kuy pergi”ajaku kepada teman teman saat aku sudah siap.Saat itu Samuel dan William
memberi gandengan tangan tapi aku menolak dua duanya wagaga “udah ah ayook pergi”kataku.

Konser pun dimulai beberapa waktu berlalu dan ini giliranku“sekarang giliran Queenzel azgeda untuk
tampil!”panggil pembawa acara kepadaku “huft William aku takut si andini ancurin konser aku”kataku
dengan khawatir “udah kamu konser main yang bagus aja tenang ya Queen aku selalu ada bersama
kamu”kata William menenangkanku.Akhirnya aku naik ke atas panggung dan saat aku lagi bermain
piano lagu LIEBESTRAUM tiba tiba Andini menertawaiku dengan keras membuat aku berhenti
memainkan piano semua kekhawatiranku benar,andini selalu menggangguku.Semua orang menatap
padanya “lihat si pengkhianat itu memainkan piano dengan bermuka 2 pura pura baik padahal dia
seorang pengkhianat”fitnah Andini. Lalu aku menekan not terakhir konser pun selesai dan aku tak tau
mau ditaruh kemana muka ku.Suatu hari aku akan membalasnya.

Dijalan……. “Emily gue takut klo bis itu ngeguling ini kan jalan nya muter muter mana bis nya muatannya
berat la…… OH MY GOD!!!!!!!!! CAA! Berhenti!!! Bis nya!?!-kataku “Queen kekhawatiran lo bener bis
nya…???”kata Emily. “iya eh queen ko kekhawatiran lo selalu jadi kenyataan si?”-Mosca. “iya Queen ko
bias ya? Apa ada sesuatu?”-Samuel. “Astaga apa ini?” HRGHHHHH (GEMURUH)
KRASHDUARRRRRRRRR…….. “astaga petirnya besar banget untung kita ga kenapa napa tempatnya
lumayan jauh dari tempat kita hufttt”-Laudan “tapi apa sebabnya bisa ada petir kaya gitu secara tiba
tiba?”-Girdan. “itu tu dewi sama monster lagi perang wkwkwkwk”-Mosca “paan si ca”-kataku karna
kesal Mosca bercanda mulu dari tadi.

Hufft akhirnya aku dan teman temanku sampai di rumah.Kejadian tadi memang cukup
menyeramkan.Sebelum pulang Samuel dia memiliki penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam
dia bercerita padaku bahwa apa yang dikatakan candaan Mosca ada benarnya juga bahwa ada seorang
dewi dan seorang monster yang sedang berperang di langit dan menyebabkan petir,tapi aku tidak tau
harus percaya apa tidak bagaimana menurut kalian?sudahlah lupakan imajinasi mereka.Tapi apakah
semua itu imajinasi?

Matahari menuruni tangga keluar dari bumi melewati pintu awan yang tak tersentuh, langit menjadi
gelap,semua jiwa manusia sedang berada di alam mimpi.Begitupun dengan ku sedang berada di alam
mimpi,tapi sekarang mimpiku aga sedikit aneh.Disana aku merupakan seorang putri dari kerajaan
Grandless yang bernama mareen dan ibuku yang sangat mirip dengan ku saat ini.sudahlah lupakan saja
mungkin itu hanya mimpi belaka karna wajahku sangat mirip dengan putri mareen.

Bulan mempersilahkan matahari masuk sebagai tanda sudah pagi dan arwah manusia kembali pada
jasadnya.waktunya para malaikat malaikat kecil pergi ke sekolahnya,soraak ramai anak anak kompleks
rumahku akan pergi ke sekolah itu membuatku teringat masa kecilku yang terenggut karna orangtuaku
yang tak damai dimana aku berada di tengah tengah pertengkaran ibu dan ayahku aku tidak tau
mengapa mereka bertengkar yang kudengar mereka pernah membicarakan tentang kutukan yang diberi
kan kepada Mareen putri kerajaan grandless entah apa hubungannya pada keluarga ini.

“ma aku ingin selai coklat itu!”-kataku dengan semangat “iya sayang , emmm sayang!”-mamaku “hari ini
mama dan papa akan pergi dulu cuma 5 hari ko kamu sama bi siti dulu ya di rumah lagian mama udah isi
kartu kedit kamu buat kamu jajan!”-lanjut mamaku. “5 HAARI MAH ?”-kataku dengan panik. “iya ya
udah ayo pergi ke sekolah mama sama papa anter kamu harii ini ya?”-kata mamaku. “huft iya mah”-
kataku dengan sedih karna orang tuaku akan pergi selama 5 hari ini tanpa papa dan mama aku kesepiian
biasanya mama dan papa ku yang selalu menemniku menonton televisi bersama mereka aku ketawa
setelah itu mereka lanjut bekerja di ruangan masing masing.

Aku ga suka kesepian, aku khawatir klo bi siti nanti saat mama dan papa pergi bi siti akan pulang ke
rumahnya karna suatu masalahnya.dan akhirnya aku hanya berdua dengan pak sopir.Ah tapi aku bias
ajak Sahabat sahabatku nginep di rumahku kan?.

2 hari berlalu setelah mama dan papa ku pergi entah kemana,dan kekhawaatiraanku benar benar
menjadi kenyataan kembali pada suatu hari di saat awan tidak melindungi bumi dari matahari dan jarum
jam menunjukan angka 12 “Non ….!”-bi siti “ada apa bi wkwkwkwk bibi kalau manggil aku biasa aja ga
usah pake non ga enak dengernya”-kataku dengan tawa manis di bibirku. “bibi panggil aku Queen saja
gapapa ko bi”-lanjutku “iya non”-bi siti “Queen bi”-kataku dengan kembali tersenyum melihat bi siti
yang malu malu “eh iya Queen”-bi siti.

“jadi gini Queen di rumah bibi ada keluarga bibi yang sedang sakit parah bibi harus pulang ke kampong
halaman bibi buat ngurusin sodara bibi,kumaha atu nya neng?(gimana ya Queen?)-kata bi siti yang di
satu sisi ia sangat menghawatirkan aku sendirian di rumah bersama sopir tapi disisi lain keluarganya
yang sedang dalam masalah. “gapapa bi,bibi pulang saja aku akan memanggil teman teman ku untu
menginap di rumah ku”-kataku “makasih non”-kata bi siti “Queen bi,bibi lupa aja wkwkwkwk”-kataku.bi
siti tersenyum mendengar perkataan ku itu.
Kringgggg kringgggg itu pasti yang didengar Mosca saat ini karna aku sekrang sedang menelfonnya,aku
meminta ia agar datang kerumah ku bersama yang lain,aku ingin dia menginap di rumahku.Untung saja
mereka mau menginap di rumahku atau aku akan kesepian hehe.

Ting tong….. ting tong…….ah pasti itu mereka “sebentar”-kataku,lalu aku berjalan mendekati pintu dan
saat aku membuka pintunya………bukan teman teman ku yang dating melainkan orang tuaku.
“mama,papa,kalian pulang sebelum waktunya?”-kataku ke pada mama dan papa dengan aneh “emang
kenapa kalau mama dan papa pulang?”-mama “emmm ma,aku sudah mengajak teman teman ku nginep
di sini,boleh ga?”-kataku “terserah kamu aja sayang,papa dan mama mau ke kamar ya”-papa “oh,ok ta
tap…..”-kata kata ku terpotong “terserah kamu Queen” hufftt mereka seperti malas bicara dengan
ku,padahal aku pengen nonton bareng bersama teman teman ku dan seluruh orang yang ada di rumah
ini malam ini.

Ting tong………. Ting tong……ah pasti kali ini itu mereka. “Queen……….” “ya aku dating teman
teman……..”-kataku “waaaa rumah lo gede buangeeettttt queen”-girdan. “lu diem aja malu maluin tau
ga”- Samuel. “haha kalian anggap aja ini di rumah sendiri ,kali ini kita tidur di ruangan bioskop memakai
sleeping bag ya….kita sambil nonton disana,kalian setuju.Semua tercengang dan suasana yang tadi nya
ramai menajdi hening seketika dengan wajah mereka yang kebingungan bagai orang dikasih soal fisika.
“serius Queen? Di rumah lo ada ruangan bioskop?”-Laudan “haha aelah anak orang kaya mah bebas lol”-
Mosca. “ayo masuk!”-kataku mengajak teman teman masuk ke dalam “Mosca ko lo kaya orang
ketakutan gitu?,bukannya lo udah sering main ke sini ya?dari masa bayi lagi.”-kataku karna aneh atas
sikap Mosca yang begitu ketakutan. “emmm ga papa ko Cuma dingin”-jawab Mosca.

“aku khawatir kalau kalian jatuh pas jalan di taman karna habis di siram,hati hati ya!”-kataku “syap bos”-
Grinda. “lo kalo ngomong ga usah keras keras bias kaga si?”-Samuel “ya elah biarin aja napa,orang
rumahnya besar ini ya ga Queen? Hehe”-Grinda “ “iya gapapa sans”-kataku sambil tersenyum kecil liat
peperangan mereka yang ngakak,wkwkwkwk.Saat lagi jalan…. “arrrgghhhhh…aw”-Mosca “lah ca lo napa
bisa jatuh ke bawah”-Grinda “KE ATAS GRI”-Laudan. “tuh kan bener tamannya licin”-kataku

Setelah sampai di ruangan Bioskop ……kami semua merasa aneh kenapa semua yang aku khawatirin
atau semua khayalan buruku selalu menjadi kenyataan.Ada apa ini?apa yang terjadi padaku?dan waktu
ada petir, apakah yang dikatakan Samuel benar?apakah ada dewi yang sedang bertengkar dengan
monster?ahhh ko aku jadi mikir kemana mana,mana mungkin itu terjadi hah ada ada aja.Semalam ada
petir yang mengguncang ruangan kami,ONLY THIS ROOM.

Angin membuka pintu awan untuk raja yang akan memasuki bumi menerangi alam semesta.Setelah
kemarin kami bersenang senang Samuel bercerita kepadaku bahwa ia melihat seorang monster dan
dewi yang mengawasimu setiap saat kemanapun aku berpijak mereka selalu membuntutiku.Ia pun
bilang kalau mereka menyebabkan adanya petir tadi malam.Aku tak tau apakah Samuel sedang
mengerjaiku?awas aja kalau kau menakut nakutiku.Tapi Samuel orang yang jujur,ulangan aja dia ga
pernah nyontek.ahhhh sudah lah lupakan ngapain dipikirin terus ntar stress.Mungkin ini Cuma
kebetulan.
Grandless kingdom :

15:30 pm……di saat matahari mulai mengantuk,burung burung yang kembali ke sarangnya,akhirnya .kita
pulang dari sekolah. aku,Mosca,Girdan,Laudan,Samuel dan Kiran berkumpul di gerbang sekolah,saat itu
ada guru sejarah yang leewat bernama Pak Rindra “eh kau Queen ya?anak kelas XI IPA ya?”-kata Pak
Rindra. “Iya pak”-kataku sambil ternsenyum malu karna hampir semua guru mengetahuiku. “Ngomong-
ngomong kamun mirip sekali dengan Putri Mareen dari kerajaan Grandless…?”-kata Pak Rindra dengan
wajah kebingungan karna memang aku ini sangat mirip bahkan persis dengan wajah Putri Mareen saat
remaja.Hidung yang mancung,bola mata berwarna kecoklatan,kuit yang putih,rambut berwarna hitam
pekat dan lebat,alis yang tebal,serta bulu mata yang lentik. “ya mungkin karna itu orang tua saya
memberikan nama “GRANDLESS” di tengah nama saya”-kataku “tapi apakah bisa ada orang semirip itu?
bahkan bukan mirip seperti reinkarnasi.”-kata Mosca yang sedang menerapkan dalam pikirannya apa
yang sedang kita bicarakan. “ahh, saya masih trauma dengan ini tapi jujur ini sangat berbahaya tapi
maaf saya tidak bisa memberitahukan kamu sekarang,temui saya lagi nanti saat kalian benar benar ingin
menemukan jawabannya! Saya permisi.”-kata Pak Rindra dengan wajah ketakutan.Aku tak tau kenapa
Pak Rindra begitu ketakutan,begitu juga dengan teman teman yang sedang berfikir dengan wajah
kebingungan ada apa dibalik semua ini.

“Queen!kenapa goresan telunjukmu mengeluarkan tinta?”-Samuel “Eh lo Sam katanya lo jeli,punya


penglihatan sama pendengaran yang jeli,tapi kenapa kau berkata seperti itu, disini sekolah,mungkin aja
yang menggores itu anak yang bawa pulpen la….”-kata kata Grinda yang selalu membantah perkataan
Samuel dipotong oleh Samuel ,Mosca yang biasanya bercanda kini dia diam,sekarang dia hanya
mendengar dan mencoba memahami obrolan yang kita bicarakan.Laudan,ia memang orang yang baik
dan suka memberi nasehat setelah ia mendengar semua obrolan dan menyimpulkannya.Kiran,dia sama
seperti Laudan mendengar,lalu menyimpulkan. “DIAM!!!”-Samuel yang memotong perkataan Grinda
dengan wajah kesal.

“Teman teman!”-Laudan yang meminta perhatian dan tidak di dengar oleh kami semua dan akhirnya ia
kesal dan…. “TEMAN TEMAN!!! DENGERIN AKU! GA ADA GUNA KITA DEBAT DISINI! Huftt gini teman
teman emmm Queen apakah kami bisa menginap lagi di rumahmu?,kita akan mendiskusikannya di
rumahmu, lagi pula besok sabtu,kita libur sekolah,bagaimana?-kata laudan dengan wajah seriusnya.
“Sure,kalian boleh menginap di rumahku”-kataku dengan wajah yang sedang kebingungan memikirkan
masalah ini.

Mereka semua pulang ke rumahnya masing masing dan mengambil barang barang yang mereka
butuhkan untuk menginap di rumahku.Mereka akan dating sekitar jam 19:00 agar kami bisa menonton
acara favorit kami bersama-sama yang tayang pada pukul 19:30.Biasanya kita menonton acara itu
dengan video call bersama sama.Huft seperti biasa mereka terlambat lagi.

Ting tong…… ting tong……. “sebentar!”-kataku dengan suara bahagia karna ada yang datang. “Queen apa
yang lainnya belum datang?”-kata Mosca dengan wajah curiga belum ada yang datang. “belum Mosca,
hehe ya udah kita duduk di kursi itu yu sambil nunggu yang lain”-kataku dengan tujuan agar Mosca tidak
kesal karna anak kecil ini paling tidak suka menunggu bahkan saat dia akan ultah ia ga sabar banget
nungguin hari ultahnya, sampe 1 hari sebelum ultah udah dirayain karna dia ga sanggup buat nunggu 1
hari ultahnya wkwkkwkwkwk.

20:00 pm………

Ting tong……. “Akhirnya gue nginep di rumah segede gaban ini lagi wkwkwk”-Gridan “lu,ish ish ish malu
maluin banget si”-kata Samuel dengan nada yang kesal seperti biasanya. “heh kalian akhirnya datang
juga si meskipun telat 1 jam DAN ACARA KITA UDAH LEWAT ISH!!!”-KATA Mosca yang frustasi menunggu
mereka yang sangat telat. “ya gimana si Laudan lama banget siap siapnya kita kan rumahnya rempetan
jadi rencana nya pergi bareng naik taxi onlne udunan biar lebih murah si hehe”-Kiran. “Laudan yang
ngusulin nginep ,dia yang telat”-Mosca. “diam kau, aku siapin barang barang yang kita perlukan
makannya aku lama”-Laudan. “ayo kalian kita keruangan!”-kataku mengajak teman teman masuk ke
ruangan untuk mendiskusikan masalah tadi.tentang…..kerajaan GRANDLESS.

Huft aku meyuruh teman teman menaruh barang barangnya di pinggir kasur dan……. Ada apa dengan
kerjaan Grandless?.......

Kami berkumpul di depan kasur dan tv diatas karpet.“Kerajaan Grandless ,ya,aku pernah mendengarnya
di pelajaran ssejarah”-Kiran,dia adalah anak yang pintar IQ nya tinggi,mudah mengingat sesuatu dengan
cepat. “apa yang kamu ketahhui tentang itu?”-kataku dengan rasa ingin tahu. “aku ga tau pasti tapi
dengar dengar kerajaan itu sudah runtuh sejak 67 tahun lalu”-kata Karin dengan kening yang mengkerut.
“Bagaimana kalau kita lihat di Internet bagaimana sejarah kerajaan Grandless itu?”-kata laudan yang
berusaha memberi jalan keluar. “boleh juga tuh”-Gridan

Setelah kita search di internet,ada situs yang sangat lengkap mengenai kerajaan Grandless itu dan nama
pemilik situs itu adalah Pak Rindra, guru sejarah di notar senior high school.”ngomong ngomong tadi
kenapa Pak Rindra sangat ketakutan ya?-Kata Mosca dengan kebingungan. “dan dia mempersilahkan
kita mendatangi ia kembali kalau suatu saat kita membutuhkannya”-kata Kiran melanjutkan perkataan
Mosca. “ini benar benar misterius ada apa dibalik semua ini,coba kita baca apa isi blog yang ditulis oleh
Pak rindra itu…..:

Kerajaan Azgeda

Kerajaan Grandless adalah Kerajaan terbesar pada abad ke 15,tapi ada satu kerajaan yang sangat iri
kepada mereka,kerajaan yang iri kepada kerajaan grandless adalah amargeodon,kerajaan amargeodon
dipimpin oleh gorges sang penguasa atau raja terkejam pada zaman itu.Ia tak segan segan membunuh
orang yang membuat kesalahan kecil padanya kecuali istrinya,gorges sangat patuh kepada
istrinya.Istrinya adalah seorang wanita yang cantik,baik,dan menghargai orang lain,siapapun orang itu.

Ditengah perbatasan kerajaan Grandless dan Amargeodon ada sebuah pohon apel besar.Pohon itu
sangat subur,ia selalu berbuah,hingga 2 kerajaan tersebut memperebutkan pohon tersebut,mereka
berperang karnanya,pohon itu bukan sembarang pohon apel karna pohon itu bisa menghasilkan banyak
sekali apel untuk memenuhi perekonomian kerajaan.
Pada suatu saat kedua kerajaan tersebut lelah untuk berperang krna pohon apel itu.Akhirnya mereka
membuat perjanjian bahwa siapapun yang memakan dan mengambil apel dari pohon ini maka anaknya
akan terkena kutukan