Anda di halaman 1dari 14

www.klinikindonesia.

com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 1

Hemangioma (Edisi 0.2)


Oleh : Asep Subarkah

DEFENISI HEMANGIOMA

Hemangioma adalah suatu tumor jaringan lunak / tumor vaskuler jinak akibat proliferasi

(pertumbuhan yang berlebih) dari pembuluh darah yang tidak normal dan dapat terjadi pada setiap

jaringan pembuluh darah. Hemangioma sering terjadi pada bayi baru lahir dan pada anak berusia

kurang dari 1 tahun (5-10%). Biasanya, hemangioma sudah tampak sejak bayi dilahirkan1,2 (30%) atau

muncul setelah beberapa minggu setelah kelahiran (70%).1 Hemangioma muncul di setiap tempat pada

permukaan tubuh1,2, seperti kepala, leher, muka, kaki atau dada.1

Gambar Hemangioma1

Hemangioma merupakan tumor vaskular jinak terlazim pada bayi dan anak.1,2 Meskipun tidak

menutup kemungkinan dapat terjadi pada orang tua, contohnya adalah cherry hemangioma atau

angioma senilis yang biasanya jinak, kecil, red-purple papule pada kulit orang tua.2

Umumnya hemangioma tidak membahayakan1 karena sebagian besar kasus hemangioma dapat

hilang dengan sendirinya beberapa bulan kemudian setelah kelahiran.1,2 Harus diwaspadai bila

hemangioma terletak di bagian tubuh yang vital, seperti pada mata atau mulut. Hal ini dikarenakan, bila

menutupi sebagian besar tempat tersebut akan mengganggu proses makan dan penglihatan, atau bila

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 2

hemangioma terjadi pada organ dalam tubuh (usus, organ pernafasan, otak) dapat mengganggu proses

kerja organ tersebut.1 Hemangioma lebih mengganggu bagi para orang tua ketika hemangioma tumbuh

pada muka atau kepala bayi.2

PENYEBAB HEMANGIOMA

Hingga saat ini apa yang menjadi penyebab hemangioma masih belum jelas1,2, namun

diperkirakan berhubungan dengan mekanisme dari kontrol pertumbuhan pembuluh darah.1

Angiogenesis sepertinya memiliki peranan dalam kelebihan pembuluh darah. Cytokines, seperti Basic

Fibroblast Growth Factor (BFGF) dan Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF), mempunyai

peranan dalam proses angiogenesis. Peningkatan faktor-faktor pembentukan angiogenesis seperti

penurunan kadar angiogenesis inhibitor misalnya gamma-interferon, tumor necrosis factor–beta, dan

transforming growth factor–beta berperan dalam etiologi terjadinya hemangioma.2

PATOFISIOLOGI HEMANGIOMA

Meskipun mekanisme yang jelas mengenai kontrol dari pertumbuhan dan involusi hemangioma

tidak begitu dimengerti, pengetahuan mengenai pertumbuhan dari pembuluh darah yang normal dan

proses angiogenesis dapat dijadikan petunjuk. Vaskulogenesis menunjukkan suatu proses dimana

prekursor sel endotel meningkatkan pembentukan pembuluh darah, mengingat angiogenesis

berhubungan dengan perkembangan dari pembuluh darah baru yang ada dalam sistem vaskular tubuh.2

Selama fase proliferasi, hemangioma mengubah kepadatan dari sel-sel endotel dari kapiler-

kapiler kecil. Sel marker dari angiogenesis, termasuk proliferasi dari antigen inti sel, collagenase tipe

IV, basic fibroblastic growth factor, vascular endothelial growth factor, urokinase, dan E-selectin, dapat

dikenali oleh analisis imunokimiawi.1

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 3

Hemangioma superfisial dan dalam, mengalami fase pertumbuhan cepat dimana ukuran dan

volume bertambah secara cepat. Fase ini diikuti dengan fase istirahat, dimana perubahan hemangioma

sangat sedikit, dan fase involusi dimana hemangioma mengalami regresi secara spontan. Selama fase

involusi, hemangioma dapat hilang tanpa bekas. Hemangioma kavernosa yang besar mengubah kulit

sekitarnya, dan meskipun fase involusi sempurna, akhirnya meninggalkan bekas pada kulit yang

terlihat. Beberapa hemangioma kapiler dapat involusi lengkap, tidak meninggalkan bekas.1

BENTUK & JENIS HEMANGIOMA

Bentuk hemangioma :1

1. Hemangioma Kapiler (Superficial Hemangioma)1,2

Terjadi pada kulit bagian atas.1,2 Hemangioma kapiler disebut juga strawberry

hemangioma (hemangioma simplek)1, terjadi pada waktu lahir atau beberapa hari setelah

lahir. Sering terjadi pada bayi prematur dan biasanya akan menghilang beberapa hari atau

beberapa minggu kemudian. Gejalanya antara lain tampak bercak merah yang lama-kelamaan

makin besar. Lama-kelamaan warnanya menjadi merah menyala, berbatas tegas, keras pada

perabaan,1,2 tegang dan berbentuk lobular. Involusi spontan ditandai oleh memucatnya warna di

daerah sentral, lesi menjadi kurang tegang dan lebih mendatar.2

Selain strawberry hemangioma (hemangioma simplek), bentuk lain hemangioma kapiler

(superficial hemangioma) adalah granuloma piogenik. Lesi ini terjadi akibat proliferasi kapiler

yang sering terjadi sesudah trauma, jadi bukan oleh karena proses peradangan, walaupun sering

disertai infeksi sekunder. Lesi biasanya soliter, dapat terjadi pada semua umur, terutama pada

anak dan tersering pada bagian distal tubuh yang sering mengalami trauma. Mula-mula

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 4

berbentuk papul eritematosa dengan pembesaran yang cepat. Beberapa lesi dapat mencapai

ukuran 1 cm dan dapat bertangkai, mudah berdarah.2

2. Hemangioma Kavernosum1,2

Terjadi pada kulit yang lebih dalam yaitu di bagian dermis dan subkutis (lapisan pada

kulit).1,2 Hemangioma kavernosum biasanya tidak memiliki batas tegas,2 berupa benjolan1,

yaitu makula eritematosa atau nodus2 yang berwarna merah keunguan. Bila ditekan mengempis

dan menggembung kembali bila dilepas. Kelainan ini terdiri dari elemen vaskular (pembuluh

darah) yang matang. Hemangioma kavernosum kadang-kadang terdapat pada lapisan jaringan

yang dalam, pada otot atau organ dalam.1,2 Bentuk kavernosum jarang mengadakan involusi

spontan.2

3. Hemangioma Campuran1,2

Pada beberapa kasus, kedua jenis hemangioma diatas dapat terjadi bersamaan dan dinamakan

hemangioma campuran.1,2 Gambaran klinisnya juga terdiri atas gambaran kedua jenis

hemangioma tersebut.2 Banyak ditemukan pada ekstremitas inferior (alat gerak tubuh bagian

bawah, misalnya; kaki, paha, dll), unilateral (satu sisi bagian tubuh, misalnya; paha kiri/kanan),

soliter (tunggal) dan terjadi sejak lahir atau pada masa anak-anak. Ciri-cirinya antara lain

tonjolan bersifat lunak dan berwarna merah kebiruan1,2 yang kemudian pada perkembangannya

dapat memberi gambaran keratotik dan verukosa.2 Lokasi hemangioma campuran pada lapisan

kulit superfisial (permukaan) dan dalam, atau di organ dalam.1,2

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 5

Beberapa literatur menyebutkan hemangioma yang lain diantaranya :1,2

1. Hemangioma Intramuskular1,2

Hemangioma intramuskular sering terjadi pada orang dewasa muda1,2, 80-90%2 diderita

oleh orang yang berumur kurang dari 30 tahun. Hemangioma ini lebih sering terjadi pada

ekstremitas inferior (alat gerak bagian bawah), terutama di paha1,2 dan khas ditunjukkan dengan

massa pada palpasi2 dan perubahan warna pada permukaan kulit di sekitar area hemangioma.1,2

Intramuscular hemangioma bisa asimptomatik2 atau dapat juga muncul dengan gejala-gejala

seperti pembesaran ekstremitas, peningkatan suhu pada area hemangioma, perubahan warna

pada permukaan kulit, dan sakit.1,2

2. Synovial Hemangioma2

Synovial hemangioma kasusnya jarang terjadi. Pada artikulasio sinovial terdapat eksudat

cairan yang berulang, nyeri, dan menunjukkan gejala gangguan mekanik.2

3. Osseus Hemangioma2

Osseus hemangioma sering ditemukan dalam bentuk kecil-kecil, tetapi dapat

menyebabkan nyeri dan bengkak. Pada tulang tengkorak dapat berhubungan dengan bengkak,

eritema, lunak, atau kelainan bentuk. Pada kasus-kasus yang jarang, vertebrae hemangioma bisa

menyebabkan penekanan pada korda dan fraktur, tapi kebanyakan vertebrae hemangioma

biasanya asimptomatik.2

Osseus hemangioma biasanya solid (melibatkan satu tulang) atau fokal (melibatkan satu

tulang atau tulang di dekatnya pada satu area). Penulis lain memberi definisi yang berbeda.

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 6

Beberapa penulis mengatakan bahwa hemangiomatosis merupakan multipel hemangioma yang

berlokasi di antara tulang yang saling berdekatan atau bersebelahan. Multipel hemangioma juga

dihubungkan dengan cystic angiomatosis tulang dimana tidak didapatkan komponen jaringan

lunak. Skeletal-ektraskeletal angiomatosis diartikan sebagai hemangioma yang mempengaruhi

kanalis vertebralis, selama tidak berada satu tempat.2

4. Choroidal Hemangioma1,2

Choroidal hemangioma dapat tumbuh di dalam pembuluh darah retina yang disebut

koroid. Jika terdapat pada makula (pusat penglihatan) atau terdapat kebocoran cairan dapat

menyebabkan pelepasan jaringan retina (retinal detachment).1,2 Perubahan ini dapat

mempengaruhi penglihatan.2 Bentuknya bulat dengan warna merah oranye.1 Kebanyakan

choroidal hemangioma tidak pernah tumbuh atau terjadi kebocoran cairan dan mungkin dapat

diobservasi tanpa pengobatan.2 Tumor ini bisa meluas.1

5. Spindle Cell Hemangioma1,2

Spindle cell hemangioma (hemangioendothelioma) merupakan lesi vaskular yang tidak

jelas2 dimana biasanya berlokasi di dermis atau subkutis dari ekstremitas distal (terutama sekali

pada tangan).1,2

6. Gorham Disease1,2

Gorham disease dapat menimbulkan nyeri1,2 tumpul atau lemah dan jarang dicurigai

lebih awal pada evaluasi dengan radiografi.2 Penderita biasanya berumur kurang dari 40 tahun.

Secara histologi Gorham disease khas menampakkan hipervaskularisasi (peningkatan pembuluh

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 7

darah) dari tulang.1,2 Proliferasi vaskular sering mengisi kanalis medularis.2 Gambaran

radiologi pada pasien ini menunjukkan terputusnya tulang.1

7. Kassabach-Merritt Syndrome2

Kassabach-Merritt syndrome komplikasi dari pembesaran pembuluh darah yang cepat

yang ditandai dengan hemolitik anemia, trombositopeni, dan koagulopati. Kassabach-Merritt

syndrome terlihat berhubungan dengan stagnasi aliran pada hemangioma yang besar, dengan

banyaknya trombosit yang tertahan dan terjadi penggunaan faktor koagulan yang tidak

diketahui sebabnya (consumptive coagulopathy).2

MANIFESTASI KLINIK HEMANGIOMA

Gambaran klinik dari hemangioma adalah heterogen, gambaran yang ditunjukkan tergantung

kedalaman, lokasi, dan derajat dari evolusi. Pada bayi baru lahir, hemangioma dimulai dengan makula

pucat dengan teleangiektasis. Sejalan dengan perkembangan proliferasi tumor gambarannya menjadi

merah menyala, mulai menonjol, dan noncompressible plaque. Hemangioma yang terletak di dalam

kulit biasanya lunak, masa yang terasa hangat dengan warna kebiruan. Seringkali, hemangioma bisa

berada di superfisial dan di dalam kulit. Hemangioma memiliki diameter beberapa milimeter sampai

beberapa sentimeter. Hemangioma bersifat solid, tapi sekitar 20% mempunyai pengaruh pada bayi

dengan lesi yang multipel.2

Bayi perempuan mempunyai resiko tiga kali lebih besar untuk menderita hemangioma

dibanding bayi laki-laki, dan insidensi meningkat pada bayi prematur. Kurang lebih 55% hemangioma

ditemukan pada saat lahir, dan perkembangannya pada saat minggu pertama kehidupan. Dulunya,

hemangioma menunjukkan fase proliferasi awal, involusinya lambat, dan kebanyakan terjadi resolusi

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 8

yang komplit. Jarang sekali hemangioma menunjukkan pertumbuhan tumor pada saat lahir. Walaupun

perjalanan penyakit dari hemangioma sudah diketahui, sangat sulit untuk memprediksi durasi dari

pertumbuhan dan fase involusi untuk setiap individu.2

Superfisial hemangioma biasanya mencapai ukuran yang maksimal sekitar 6-8 bulan, tapi

hemangioma yang lebih dalam mungkin berproliferasi untuk 12-14 bulan. Pada beberapa kasus dapat

mencapai 2 tahun. Onset dari involusi lebih susah untuk diprediksi tapi biasanya digambarkan dari

perubahan warna dari merah menyala ke ungu atau keabu-abuan. Kira-kira 20-40% dari pasien

mempunyai sisa perubahan dari kulit, hemangioma pada ujung hidung, bibir, dan daerah parotis

biasanya involusinya lambat dan sangat besar. Hemangioma superfisial pada muka sering

meninggalkan noda berupa sikatrik.2

Gambaran klinis umum ialah adanya bercak merah yang timbul sejak lahir atau beberapa saat

setelah lahir, pertumbuhannya relatif cepat dalam beberapa minggu atau beberapa bulan; warnanya

merah terang bila jenis strawberry atau biru bila jenis kavernosa. Bila besar maksimum sudah tercapai,

biasanya pada umur 9-12 bulan, warnanya menjadi merah gelap.2

DIAGNOSIS HEMANGIOMA

Secara klinis diagnosis hemangioma tidak sukar, terutama jika gambaran lesinya khas, tapi pada

beberapa kasus diagnosis hemangioma dapat menjadi susah untuk ditegakkan, terutama pada

hemangioma yang letaknya lebih dalam.2

Diagnosis hemangioma selain dengan gejala klinis, juga dapat ditegakkan dengan pemeriksaan

penunjang lain. Penggunaan teknik pencitraan membantu dalam membedakan kelainan pembuluh

darah dari beberapa proses neoplasma yang agresif. Ultrasonografi dengan Doppler merupakan cara

yang efektif, karena tidak bersifat invasif dan dapat menunjukkan gambaran aliran darah yang tinggi

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 9

yang merupakan karakteristik dari hemangioma, demikian dapat membedakan antara hemangioma

dengan tumor solid.2

Pada penggunaan X-ray, hemangioma jenis kapiler, X-ray jarang digunakan karena tidak dapat

menggambarkan masa yang lunak, sedangkan pada hemangioma kavernosum biasanya dapat terlihat

karena terdapat area kalsifikasi. Kalsifikasi ini terjadi karena pembekuan pada cavitas cavernosum

(phleboliths). Isotop scan pada hemangioma kapiler dapat menunjukkan peningkatan konsistensi

dengan peningkatan suplai darah, tapi cara ini jarang digunakan. Angiografi menunjukkan baik

tidaknya pembuluh darah juga untuk mengetahui pembesaran hemangioma karena neo-vaskularisasi.

Magnetic Resonance Imaging (MRI) menunjukkan karakteristik internal dari suatu hemangioma dan

lebih jelas membedakan dari otot-otot yang ada di sekitarnya.2

Hemangioma dapat didiagnosa dengan pemeriksaan fisik. Pada kasus hemangioma dalam atau

campuran, CT Scan atau MRI dapat dikerjakan untuk memastikan bahwa struktur yang dalam tidak

terlibat.2

KOMPLIKASI HEMANGIOMA

1. Perdarahan2

Komplikasi ini paling sering terjadi dibandingkan dengan komplikasi lainnya. Penyebabnya

ialah trauma dari luar atau ruptur spontan dinding pembuluh darah karena tipisnya kulit di atas

permukaan hemangioma, sedangkan pembuluh darah di bawahnya terus tumbuh.2

2. Ulkus2

Ulkus menimbulkan rasa nyeri dan meningkatkan resiko infeksi, perdarahan, dan sikatrik.

Ulkus merupakan hasil dari nekrosis. Ulkus dapat juga terjadi akibat ruptur. Hemangioma kavernosa

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 10

yang besar dapat diikuti dengan ulserasi dan infeksi sekunder.2

3. Trombositopenia2

Jarang terjadi, biasanya pada hemangioma yang berukuran besar. Dahulu dikira bahwa

trombositopenia disebabkan oleh limpa yang hiperaktif. Ternyata kemudian bahwa dalam jaringan

hemangioma terdapat pengumpulan trombosit yang mengalami sekuesterisasi.2

4. Gangguan Penglihatan2

Pada regio periorbital sangat meningkatkan risiko gangguan penglihatan dan harus lebih sering

dimonitor. Amblyopia dapat merupakan hasil dari sumbatan pada sumbu penglihatan (visual axis).

Kebanyakan komplikasi yang terjadi adalah astigmatisma yang disebabkan tekanan tersembunyi dalam

bola mata atau desakan tumor ke ruang retrobulbar. Hemangioma pada kelopak mata bisa mengganggu

perkembangan penglihatan normal dan harus diterapi pada beberapa bulan pertama kehidupan.2

5. Masalah Psikososial2

6. Dengan persentase yang sangat kecil hemangioma bisa menyebabkan obstruksi jalan nafas, gagal

jantung.2

DIAGNOSIS BANDING HEMANGIOMA

Diagnosis banding ialah terhadap tumor kulit lainnya, yaitu limfangioma, lipoma, dan

neurofibroma.2

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 11

PENATALAKSANAAN HEMANGIOMA

Penatalaksanaan hemangioma secara umum ada 2 cara, yaitu :1,2

1. Cara Konservatif1,2

Pada perjalanan alamiahnya lesi hemangioma akan mengalami pembesaran dalam bulan-bulan

pertama, kemudian mencapai pembesaran maksimum dan sesudah itu terjadi regresi spontan sekitar

umur 12 bulan, lesi terus mengadakan regresi sampai umur 5 tahun. Hemangioma superfisial atau

hemangioma kapiler atau hemangioma strawberry sering tidak diterapi karena hemangioma jenis ini

bila dibiarkan akan hilang dengan sendirinya dan kulit terlihat normal.1,2

2. Cara Aktif1,2

Hemangioma yang memerlukan terapi secara aktif, antara lain adalah hemangioma yang

tumbuh pada organ vital, seperti pada mata, telinga, dan tenggorokan; hemangioma yang mengalami

perdarahan; hemangioma yang mengalami ulserasi; hemangioma yang mengalami infeksi;

hemangioma yang mengalami pertumbuhan cepat dan menimbulkan deformitas (kelainan) jaringan.1,2

Penatalaksanaan hemangioma secara aktif, antara lain :

2.1 Pembedahan1,2

Indikasi :

 Terdapat tanda-tanda pertumbuhan hemangioma yang terlalu cepat1,2, misalnya dalam beberapa

minggu lesi menjadi 3-4 kali lebih besar.2

 Hemangioma raksasa dengan trombositopenia.2

 Tidak ada regresi spontan2, misalnya tidak terjadi pengecilan hemangioma sesudah 6-7 tahun.1,2

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 12

Lesi yang terletak pada wajah, leher, tangan atau vulva yang tumbuh cepat, mungkin

memerlukan eksisi lokal untuk mengendalikannya.1,2

2.2 Radiasi1,2

Pengobatan radiasi sudah tidak dilakukan lagi karena :1,2

 Penyinaran berakibat kurang baik pada anak-anak yang pertumbuhan tulangnya masih sangat

aktif.1,2

 Komplikasi berupa keganasan yang terjadi pada jangka waktu lama.1,2

 Menimbulkan fibrosis pada kulit yang masih sehat yang akan menyulitkan bila diperlukan suatu

tindakan.2

 Kebanyakan hemangioma kapiler akan beregresi.2

2.3 Kortikosteroid2

Kriteria pengobatan dengan kortikosteroid ialah :

1. Apabila melibatkan salah satu struktur yang vital.2

2. Tumbuh dengan cepat dan mengadakan destruksi kosmetik.2

3. Secara mekanik mengadakan obstruksi salah satu orifisium.2

4. Adanya banyak perdarahan dengan atau tanpa trombositopenia.2

5. Menyebabkan dekompensasio kardiovaskular.2

Kortikosteroid yang dipakai ialah antara lain prednison yang mengakibatkan hemangioma

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 13

mengadakan regresi, yaitu untuk bentuk strawberry, kavernosum, dan campuran. Dosisnya per oral 20-

30 mg perhari selama 2-3 minggu dan perlahan-lahan diturunkan, lama pengobatan sampai 3 bulan.

Terapi dengan kortikosteroid dalam dosis besar kadang-kadang akan menimbulkan regresi pada lesi

yang tumbuh cepat.2

Hemangioma kavernosa yang tumbuh pada kelopak mata dan mengganggu penglihatan

umumnya diobati dengan steroid injeksi yang menurunkan ukuran lesi secara cepat, sehingga

perkembangan penglihatan bisa normal. Hemangioma kavernosa atau hemangioma campuran dapat

diobati bila steroid diberikan secara oral dan injeksi langsung pada hemangioma.2

Penggunaan kortikosteroid peroral dalam waktu yang lama dapat meningkatkan infeksi

sistemik, tekanan darah, diabetes, iritasi lambung, serta pertumbuhan terhambat.2

2.4 Obat sklerotik1,2

Penyuntikan bahan sklerotik pada lesi hemangioma, misalnya dengan namor rhocate 50%, HCl

kinin 20%, Na-salisilat 30%, atau larutan NaCl hipertonik.2 Akan tetapi cara ini sering tidak disukai

karena rasa nyeri dan menimbulkan sikatrik.1,2

2.5 Elektrokoagulasi2

Cara ini dipakai untuk spider angioma untuk desikasi sentral arterinya, juga untuk hemangioma

senilis dan granuloma piogenik.2

2.6 Pembekuan2

Aplikasi dingin dengan memakai nitrogen cair.2

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online


www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online 14

2.7 Antibiotik2

Antibiotik diberikan pada hemangioma yang mengalami ulserasi. Selain itu dilakukan

perawatan luka secara steril.2

PROGNOSIS HEMANGIOMA

Pada umumnya prognosis bergantung pada letak tumor, komplikasi serta penanganan yang baik.

Hemangioma kecil atau hemangioma superfisial dapat hilang sempurna dengan sendirinya.

Hemangioma kavernosa yang besar harus dievaluasi oleh dokter, dan mendapat obat yang tepat.2

DAFTAR PUSTAKA

1. dr. anna. 2008. Hemangioma. http://www.obi.or.id/index.php?


option=com_content&task=view&id=131&Itemid=2. 1 Januari 2009.

2. Anonymous. 2007. Hemangioma. http://medlinux.blogspot.com/2007/09/hemangioma.html. 1


Januari 2009.

Update : Makassar, 13 Januari 2009

Sumber : www.klinikindonesia.com

www.klinikindonesia.com : Klinik Kesehatan, Kedokteran, Bisnis & Religius Online