0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
167 tayangan13 halaman

Sistem Filtrasi: Gravity vs Pressurized

Dokumen tersebut membahas tentang tugas kelompok 1 partai A yang melakukan penelitian tentang sistem filtrasi berat dan tertekan. Dokumen tersebut menjelaskan tentang definisi filter, jenis-jenis filter, perbedaan sistem filtrasi berat dan tertekan, serta menjelaskan tentang plate and frame filter press dan horizontal plate filter sebagai contoh jenis filter.

Diunggah oleh

Yang Pertama
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
167 tayangan13 halaman

Sistem Filtrasi: Gravity vs Pressurized

Dokumen tersebut membahas tentang tugas kelompok 1 partai A yang melakukan penelitian tentang sistem filtrasi berat dan tertekan. Dokumen tersebut menjelaskan tentang definisi filter, jenis-jenis filter, perbedaan sistem filtrasi berat dan tertekan, serta menjelaskan tentang plate and frame filter press dan horizontal plate filter sebagai contoh jenis filter.

Diunggah oleh

Yang Pertama
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tugas Kelompok 1 Parti A

Gravity and Pressurized Filter

Anggota :

1. Veronika Nathania Maharani (18/425177/TK/46872)


2. Divita Hayyu Kinanthi (19/439714/TK/48444)
3. Rani Fahma Maulia (19/439727/TK/48457)
4. Kathlin Willyana Handoko (19/440283/TK/48610)
5. Affan Maulana (19/443816/TK/49012)
6. Christopher Felix Adisaputra (19/443824/TK/49020)
7. Helmy Rizqy Zaidani (19/443836/TK/49032)
8. Moh. Khasan Al Faruq (19/443848/TK/49044)
9. Pandu Syawaludin Mursyid (19/443859/TK/49055)
10. Stevanus Adi Darma (19/443869/TK/49044)
11. Adhia Nikely Husnyya (19/446632/TK/49737)
12. Linda Nirmalasari (19/446651/TK/49756)

I. Pengantar Filter

Filter adalah bahan apapun yang dalam kondisi pengoperasiannya, dapat ditembus
oleh satu atau lebih komponen campuran, baik larutan maupun suspensi, serta tidak
dapat ditembus oleh komponen lainnya. Komponen yang tertahan dapat berupa
partikel padat, tetesan cairan, bahan koloid atau spesies molekuler maupun ion dalam
larutan.

 Filtrasi beroperasi dengan optimal pada partikel atau ukuran tetesan (dan, sampai
batas tertentu, bentuknya), sehingga partikel di bawah ukuran tertentu akan melewati
penghalan, sementara partikel yang lebih besar tertahan di atau di dalam
penghalanguntuk dihapus nanti. Ukuran pemisah adalah karakteristik dari
penghalang, filter medium.

Dalam konteks industri, filter dibuat sesuai kebutuhan dari perusahaan, tergantung
dari bahan yang difiltrasi. Beberapa jenis filter, antara lain :

1.      Strainers

2.      Screens

3.      Nutsche filters


4.      Tipping pan and table filters

5.      Rotary drum filters

6.      Rotary disc filters

7.      Horizontal belt filters

8.      Centrifugal filters

9.      Pad and panel filters

10.  Bag, pocket and candle filters

11.  Cartridge filters

12.  Back flushing and self-cleaning filters

13.  Leaf and plate filters

14.  Filter presses

15.  Belt presses

16.  Variable volume filters

17.  Screw presses

18.  Cross-flow and membrane systems

19.  Magnetic filters

20.  Electrically aided filters

21.  Deep-bed filters

Filter sendiri terdiri dari beberapa bahan yang perlu dipertimbangkan pula
biaya yang diperlukan dalam pembuatan suatu filter. Harga masing-masing bahan
(dalam poundsterling) tersebut adalah :
Pengoperasian filter biasanya membutuhkan perbedaan tekanan melintasi
media filter, dan ini dapat dilakukan melalui tekanan fluida hulu media (penyaring
tekanan) atau suction downstream (penyaring vakum).

Perbedaan Gravity and Pressurized Filtration System

 Keunggulan Pressurized Filtration System :

1.      Ukuran yang tidak terlalu besar sehingga lokasinya fleksibel

2.      Biaya depan (fixed cost) rendah

3.      Mudah untuk di upgrade dan diganti

4.      Mudah untuk dibersihkan

 Kekurangan Pressurized Filtration System :

1.      Harus dibersihkan secara teratur jika digunakan sebagai filter mekanis dan biologis

2.      Umumnya menggunakan lebih banyak energi listrik untuk operasi

3.      Pemeliharaan filter lebih sering

 Kelebihan Gravity Filtration System :


1.      Lebih banyak pilihannya dan fleksibel untuk filtrasi biologis

2.      Biaya perawatan (operating cost) rendah

3.      Hemat energi dalam pengoperasiannya

 Kekurangan Gravity Filtration System :

1.      Biaya depan (fixed cost) tinggi

2.      Ukurannya besar sehingga memakan banyak tempat dan tidak fleksibel

3.      Filter memiliki ukuran yang cukup besar dan rumit sehingga sulit dibersihkan sendiri

Daftar Pustaka

Twitchell, N. 2020. Gravity vs Pressurized Filtration System.


URL:https://www.bayareakoiponds.com/resources/18473/gravity-vs-pressurized-filtration-systems.
Diakses tanggal 24 Mei 2021

Macam-macam filter:

Plate and Frame Filter Press

Plate and frame filter press adalah salah satu model paling sederhana dari sejumlah alat
industri yang dapat memfiltrasi cairan keluar dari slurry (campuran padatan cairan), sehingga
kandungan air dalam slurry akan berkurang drastis. Proses dehidrasi slurry adalah proses yang
sangat berguna karena dapat membuat slurry menjadi lebih murni dan volume slurry menjadi
lebih minimum. Hasil ini diinginkan karena dapat mempermudah mobilitas dan mempermudah
mineral melewati proses selanjutnya.

Gambar 1. Komponen Utama Plate and Frame Filter Press


Plat and frame filter press memiliki 3 komponen utama yaitu frame, filter plate, dan filter
media. Pertama, bagian frame memiliki bentuk kotak- yang dibagi dua simetris, dengan lubang
di bagian pojok atas atau bawah. Kemudian bagian filter plate yang menjadi tempat
penampungan air keluaran filtrasi dengan media filter sebagai penyaringnya. Ketiga komponen
ini tersusun menjadi satu lempengan dengan lapisannya secara urut yaitu frame, filter media,
filter plate, filter media, frame. Lempengan ini nantinya akan dipasang berjejeran dengan
lempengan-lempengan lain sehingga saat dirapatkan frame dengan frame sebelahnya akan
membentuk suatu ruang yang dapat diisi slurry.

Gambar 2. Ilustrasi Alur Proses Filtrasi

Prinsip kerjanya sangat sederhana, yaitu memisahkan cairan dari padatan dengan
memberikan tahanan (media filter) yang dapat dilewati cairan tapi tidak padatan. Untuk
menghemat tempat, model sengaja dibuat vertikal namun tetap permukaan saring selebar
mungkin sehingga filtrasi lebih merata di semua bagian.

Gambar 3. Ilustrasi Desain Alat Dalam Posisi Tertutup

Gambar 4. Ilustrasi Alat Posisi Terbuka Saat Mengeluarkan Cake


Proses filtrasi diawali dengan memberi tekanan pada sistem hidrolik plate and filter filter
press sehingga alat dalam posisi tertutup (gambar 3). Dalam posisi tertutup lubang-lubang pada
frame akan menyambung membentuk saluran sehingga slurry dapat masuk dan melewati seluruh
frame yang terpasang. Slurry dimasukkan dalam tekanan tinggi dan akan mengisi seluruh bagian
frame hingga penuh. Tekanan tinggi terus diberikan sehingga slurry dapat diperas cairannya
melewati filter media. Bagian padatan akan tetap di dalam frame sedangkan cairan akan
melewati filter media dan masuk ke bagian filter plate dan akan dialirkan ke drainase untuk
biasanya dibuang. Intensitas cairan yang keluar terus menurun seiring berjalannya proses filtrasi.
Proses filtrasi akan dihentikan saat cairan yang keluar sudah sangat sedikit dan tidak
menguntungkan jika tetap dilanjutkan. Selanjutnya, alat plate and frame filter press akan diubah
posisinya menjadi terbuka, sehingga hasil filtrasi padatan (biasa disebut cake atau residu) dapat
dikeluarkan (gambar 4) dan ditampung untuk ke proses berikutnya. Setelah digunakan, ada
beberapa jenis alat plate and filter filter press yang butuh dibersihkan usai dipakai beberapa kali.
Kemudian setelah itu, batch selanjutnya dilakukan dengan cara yang sama.

Horizontal Plate Filter

Horizontal Plate Filter dirancang untuk kondisi operasi bertekanan tinggi sehingga cocok
digunakan untuk bahan yang mudah terbakar, beracun, dan korosif. Alat ini memiliki struktur
yang terdiri dari tumpukan pelat yang dipasang dan ditutup dengan media filter yang sesuai pada
poros berlubang di dalam bejana tekan. Ukuran filter dapat bervariasi, tetapi umumnya luas
maksimum sebesar 60 m² dan dirancang untuk tekanan operasi 6 bar. Spesifikasi dari konstruksi
struktur Horizontal Plate Filter dijabarkan sebagai berikut.
Pelat pada Horizontal Plate Filter disusun bertumpuk dengan arah pelat horizontal.
Setiap pelatnya dibuat dengan rusuk radial yang dilas ke bagian bawah dan menopang layar
mesh kasar horizontal yang ditutupi dengan kain saring untuk menahan cake. Pelat bagian bawah
miring ke arah poros tengah yang memungkinkan filtrat mengalir ke outlet filtrat. Jarak antara
pelat terdapat cincin untuk menutupi poros yang mengelilingi pelat dan poros yang
mengumpulkan filtrat. Salah satu perbedaan yang jelas antara polishing dan filtrasi cake adalah
jarak antar pelat. Untuk polishing, jaraknya sekitar 20 mm dibandingkan dengan filtrasi cake di
mana jaraknya tergantung pada persentase padatan dan sifat penumpukan cake sehingga bisa
mencapai 100 mm. 
Vessel pada Horizontal Plate Filter memiliki bentuk vertikal menyusuaikan dengan arah
tumpukan pelatnya. Vessel ini memiliki kepala dengan bentuk dished-head yang dapat dilepas
sebagai akses untuk pemeliharaan dan penggantian pelat yang rusak. Bagian bawah vessel
berbentuk dished-bottom yang dilengkapi dengan lubang pembuangan cake untuk memastikan
penyegelan tangki yang aman di bawah tekanan.
Terdapat dua jenis mekanisme pembuangan kue dan keduanya menggunakan gaya
sentrifugal, yaitu tumpukan disk yang berputar dan tumpukan disk yang bergetar. Tipe yang
berputar dapat digerakkan dari atas atau bawah, sedangkan tipe getar selalu digerakkan dari atas.
Posisi outlet cake tergantung pada konstruksi dasar tangki. Adapun jenisnya yaitu dengan bagian
bawah berbentuk kerucut dan saluran keluar sentral atau dengan bagian bawah pelat dan saluran
keluar samping. Tangki dengan dasar kerucut mengeluarkan cake secara gravitasi dan tangki
dengan dasar pelat memiliki sekop yang membawa cake ke arah saluran keluar. Untuk
memfasilitasi pembuangan cake yang lebih baik, didisain pelat miring.  

Prinsip Kerja Operasi Filter dengan Horizontal Plate Filter


    Pengoperasian Horizontal Plate Filter membutuhkan banyak tenaga dan memerlukan
manipulasi katup yang rumit sehingga pemasangan saat ini dalam kebanyakan kasus sepenuhnya
otomatis.

1. Precoating
Tahap precoating dilakukan hanya jika larutan memiliki kontaminan berupa jelly
lengket sulit larut yang menghalangi kain. 

2. Filtrasi

Setelah tahap precoating selesai proses slurry dipompa ke dalam filter, pembentuk
cake dipertahankan pada pelat dan filtrat mengalir ke proses selanjutnya. Ketika padatan
halus dan lambat disaring, Filter-aid ditambahkan ke slurry untuk meningkatkan
permeabilitas cake. Namun, harus diingat bahwa penambahan Filter-aid akan
meningkatkan konsentrasi padatan dalam umpan sehingga menempati volume tambahan
di antara pelat dan meningkatkan jumlah cake yang akan dibuang.

3. Heel Removal

Setelah filtrasi selesai, udara atau gas dihembuskan ke dalam bejana dan slurry
heel yang mengelilingi pelat didorong dan dipindahkan ke bawah hingga mencapai
bagian terendah dari tumpukan pelat. Pada titik ini slurry heel yang tersisa dikembalikan
ke tangki umpan oleh pipa khusus yang terletak di bagian vessel paling bawah.
4. Cake Drying

Udara terus melewati cake sampai kelembaban berkurang seminimal mungkin


sehingga cake dianggap kering.

5. Cake Discharge

Dalam proses ini tekanan udara dilepaskan, outlet cake dibuka dan tumpukan
pelat diputar untuk mengeluarkan cake. Bukaan outlet cake harus saling terkait dengan
penggerak motor karena putarannya bergantung pada outlet yang terbuka. Pada beberapa
filter, kain atau kasa jaring dapat dicuci kembali dengan air.

Penerapan Dalam Industri


Horizontal Plate Filter biasanya digunakan pada industri proses kimia yang ringan,
seperti antibiotik, pestisida, farmasi, minuman, dll. Namun, dalam beberapa tahun terakhir,
mungkin terlihat semakin banyak industri yang lebih berat seperti pupuk dan logam mulia.

ttp://www.solidliquidseparation.com/pressurefilters/horizontalplate/horizontalplates.htm#Operati
onal%20Sequence 
Diakses pada 27 Mei 2021

ROTARY DRUM PRESSURE FILTER

Rotary drum filter merupakan salah satu jenis filter yang dioperasikan secara kontinyu.
Seperti alat filtrasi pada umumnya, alat ini mempunyai medium filter dan support sebagai
komponen utama, hanya saja bentuk support berupa silinder dan medium filter mengelilinginya.
Bentuk silinder tersebut mengakibatkan alat ini diberi nama drum. Selama beroperasi, drum
tersebut berputar perlahan, oleh karena disebut rotary.

Rotary drum Pressure Filter (RPF) merupakan rotary drum filter yang beroperasi terus
menerus melalui tahap pressure filtration, pencucian, pengeringan, dan pengumpulan cake.
Proses kerjanya didasarkan pada drum yang berputar perlahan, kurang dari 2 rpm, dengan
individual cells yang berisi media filter dan isolated process zone.

Filtrasi dijalankan dengan tekanan pompa yang mencapai 7 barg dengan kisaran suhu
operasi 200 ° Celcius. Setelah tahap pressure filtration berjalan, proses pengerjaan dilanjutkan
dengan counter current washing untuk pencucian cake. Beberapa langkah pencucian seperti
penggantian solven, steaming, dan extraction juga dilakukan. Cake kemudian dikeringkan
dengan gas panas dengan suhu tinggi hingga suhu lingkungan melewati cake. 

Filter memiliki sistem pembuangan yang dirancang secara unik, yang menyediakan
pembuangan dalam tekanan atmosfer untuk pressure filtration. Setelah cake terpisah/tersaring,
filtrasi dicuci dan kemudian masuk kembali ke zona filtrasi untuk melanjutkan proses. Semua
aliran solven dan gas dapat dialirkan kembali secara terpisah sehingga dapat digunakan
kembali dalam proses untuk meminimalkan konsumsinya.

 
Daftar Pustaka dan sumber gambar:
BHS Rotary Pressure Filter. Diakses pada 27 Mei 2021, dari https://bhs-
filtration.com/products/rotary-pressure-filter/.

12. Disc Filter


Rotary Disc Filter memiliki prinsip kerja yang hampir sama dengan Rotary Drum Filter, namun
memiliki proses pencucian yang lebih efisien. Disc filter terdiri dari beberapa cakram pusat
vertikal yang mengelilingi batang pemutar horizontal serta diletakkan dalam slurry. Setiap
cakramnya berongga dan dilapisi dengan kain penyaring  (medium filter). Penyaringan terjadi
karena adanya tekanan maupun vakum. Filtrat akan tersedot ke rongga-rongga di dalam disc
akibat tekanan yang dihasilkan oleh rotary valve di bagian tengah cakram ketika disc filter
berputar. Cake yang tersaring dicuci kemudian dikeringkan. 
Gambar skema rotary disc filter 
Disc filter dapat dioperasikan secara vertikal dan bertekanan dengan umpan dialirkan dari bagian
luar disc yang kemudian terhisap ke dalam disc karena adanya vakum. Padatan akan terhalangi
oleh tumpukan disc dan disc filter dilengkapi dengan elemen pemutar pada bagian bawah untuk
menghindari aliran backflush. Pembersihan dilakukan dengan mengalirkan cairan pembersih dari
dalam disc ke bagian luar, sehingga padatan yg berada di dalam disc terbawa keluar. 
Gambar skema vertical disc filter
Berdasarkan aliran slurry, disc filter dibagi menjadi dua jenis, yaitu outside-in dan outside-out.
Pada sistem outside-in umpan dialirkan dari luar ke bagian dalam dan padatan tersaring di bagian
luar media filtrasi dan filtrate berada di bagian dalam drum, sedangkan sistem outside-out
sebaliknya. Kekurangan dari sistem outside-n ini yaitu membutuhkan proses pembersihan yang
kompleks, selain itu padatan yang lolos bercampur dengan filtrat saat proses pembersihan
bertekanan tinggi.
Kelebihan dari Disc filter ini adalah dapat mengatasi umpan dengan konsentrasi yang beragam
dan memiliki ukuran mesh dari 10-1000 mikron, dapat digunakan untuk laju umpan 10-5.400
m3/jam. Biaya investasi awal cukup kecil daripada filter lainnya. Disc filter juga mudah dalam
maintenance karena sistem disc yang mudah dilepas dan dipasang. Dasar pemilihan disc filter
dapat digunakan pada aplikasi yang tidak membutuhkan pembersihan cake, cake dapat terpisah
dengan mudah, dan kemudahan penggantian penyaringan dengan waktu yang singkat.

Sumber
Kamilia, N. 2020. Disc Filter. https://id.scribd.com/document/366979796/Tugas-1-Disc-Filter
diakses pada 28 Mei 2021

Anda mungkin juga menyukai