Anda di halaman 1dari 4

REVIEW JURNAL 8

Mata Kuliah : Pengembangan Teknologi Informasi Pendidikan Teknologi


dan Kejuruan

Mata Kuliah : Pengembangan Teknologi Informasi PTK


Dosen Pengampu : Prof. Dr. M. Giatman, MSIE
Dr. Hansi Effendi, ST, M. Kom
Dr. Mukhlidi Muskhir, M.Kom

Di Review Oleh : Nadia Utari


NIM : 21193012
Tugas Review Ke : 8
Topik : Vocational Identity in Theory and Empirical Research

1. Review Jurnal Nasional

Judul Mengatasi Keragaman Gaya Belajar pada


Pendidikan Tinggi dan Vokasi Melalui
Pengembangan E-learning Adaptive Hypermedia
System Berbasis Moodle
Link Artikel https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1742-
6596/1570/1/012027/pdf
Jurnal Edukasia Islamika Jurnal Pendidikan Islam
Volume, Nomor, Halaman Volume 4 No. 1, Juni 2019, hlm. 99-110
Tahun 2019
Penulis Toni Setiawan, R. Irlanto Sudomo
Tanggal Publikasi 27 Mai 2019
Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan
e-learning adaptive hypermedia berbasis moodle
yang layak digunakan pada pendidikan vokasi
khususnya pada jenjang perguruan tinggi. H
Subjek Penelitian / Pembahasan Pada penelitian ini pengembangan e-learning
adaptive hypermedia dilakukan pada program studi
Pendidikan Vokasional Teknik Mesin (Otomotif)
pada perguruan tinggi Universitas Ivet, di
Semarang, Jawa Tengah.
Hasil Penelitian Hasil dari penelitian ini berupa e-learning adaptive
hypermedia yang dapat diakses melalui link
http://www.evodu.net/. Media tersebut berbasis
moodle dan dapat diakses dengan jaringan internet.
E-learning adaptive hypermedia dirancang khsusus
untuk mahasiswa pada pendidikan tinggi dan vokasi
dengan gaya belajar yang beragam karena latar
belakang yang berbeda.
Kesimpulan Dalam penelitian ini dapat ditarik beberapa
kesimpulan, antara lain : pertama, elearning
adaptive hypermedia system telah sesuai dan layak
untuk digunakan untuk mengatasi keragaman gaya
belajar mahasiswa pada pendidikan vokasi. Kedua,
e-learning adaptive hypermedia system berbasis
moodle dirancang khusus untuk mahasiswa pada
pendidikan tinggi dan vokasi dengan keragaman
gaya belajar. Dan ketiga, e-learning adaptive
hypermedia system berbasis moodle dapat diakses
melalui laman http://www.evodu.net/.
Komentar Reviewer Penelitian ini sanagat layak dikembangkan di
perguruan tinggi, khususnya pada pendidikan tinggi
vokasinal untuk mengatasi keragaman gaya belajar
mahasiswa pada pendidikan vokasi. Rancangan
pengembangan e-learning adaptive hypermedia
berbasis moodle yang layak digunakan pada
pendidikan vokasi khususnya pada jenjang
perguruan tinggi.

2. Review Jurnal Internasional

Judul Promoting Workforce Excellence: Formation And


Relevance Of Vocational Identity For Vocational
Educational Training
Link Artikel https://link.springer.com/content/pdf/10.1186/s4046
1-014-0006-0.pdf
Jurnal Empirical Research in Vocational Education and
Training
Volume, Nomor, Halaman Vol. 4, 77 - 82
Tahun 2014
Penulis Viola Katharina Klotz1, Stephen Billett and Esther
Winther.
Tanggal Publikasi 25 April 2014
Tujuan Penelitian Mempromosikan keunggulan tenaga kerja:
pembentukan dan relevansi identitas kejuruan untuk
pelatihan pendidikan kejuruan. Pembelajaran
kejuruan lebih dari sekadar pengetahuan dan
prosedur faktual. Pengembangan identitas kejuruan
adalah aspek kunci dan hasil dari kejuruan
ketentuan pendidikan dan diasumsikan memainkan
peran integral dalam proses pembelajaran. Elemen
pendidikan dan pelatihan kejuruan mana yang
membentuk proses ini dan sejauh mana bentuk
identitas yang mendukung kinerja kejuruan yang
sebenarnya dari seorang peserta didik.
Subjek Penelitian / Pembahasan Untuk memulai analisis data, peneliti mengevaluasi
instrumen pengukuran. Sebuah eksplorasi analisis
faktor memvalidasi struktur faktorial survei.
Datanya sepertinya tepat untuk analisis faktor
(KMO = .89; uji Bartlett = .00), jadi dilakukan
analisis dengan Kriteria Kaiser dan penilaian paralel
(Horn 1965) untuk mengidentifikasi jumlah laten
konstruksi dalam database. Pemodelan persamaan
struktural (SEM) di AMOS berfungsi untuk
menyelaraskan model pengukuran dengan
hubungan hipotesis konstruksi studi.
Hasil Penelitian Hasil kami menyoroti bahwa beberapa karakteristik
VET memberikan pengaruh penting pada identitas
kejuruan dan tempat kerja. Kami menemukan
bahwa integrasi fungsional di tempat kerja, pilihan
karir bebas, dan pengalaman praktis.
Kesimpulan Analisis mediasi menunjukkan bahwa peserta didik
pendidikan kejuruan mempunyai identitas tempat
kerja, sebagai bentuk motivasi intrinsik,
memperkuat hubungan antara karakteristik VET
dan kesediaan magang
Komentar Reviewer Sudah sepatutnya peserta didik mengenali identitas
dirinya membentuk dan relevansi identitas kejuruan
untuk pelatihan pendidikan kejuruan agar tidak ada
kecanggungan dari peserta didik setelah selesai
melaksanakan kegiatan disekolah dan menghadapi
dunia kerja setelah tamat nanti. Jadi, sebaiknya
peserta didik mengenali kemampuan yang
dimilikinya sejak dari awal.

Anda mungkin juga menyukai