Anda di halaman 1dari 5

Faktor Penyebab Kebakaran Hutan

 Pembakaran Untuk Perluasan Lahan Baru

 Kemarau yang Berkepanjangan

 Penebangan Hutan Liar

 Membuang Putung Rokok Sembarangan

 Pembakaran yang Disengaja

Dampak Kebakaran Hutan Bagi Lingkungan

Bapak Ibu dewan Juri kita sudah mengetahui bahwa kebakarn hutan itu banyak sekali
dampaknya baik berdampak bagi kesehatan kita juga sangat berdampak pada lingkungan.
Saya akan menjelaskan beberapa dari dampak kebakaran terhadap lingkungan.
Diantaranya adalah

1. Terganggunya keseimbangan ekosistem


2. Meningkatnya potensi bencana
3. Terjadi sedimentasi sungai
4. Terjadi erosi tanah
5. Terjadi alih fungsi hutan
6. Menurunnya kualitas dan kuantitas sumber daya air
7. Timbulnya kabut asap dan polusi udara
8. Meningkatnya resiko pemanasan global
9. Terancamnya habitat flora dan fauna
10. Terancamnya keanekaragaman hayati

Solusi Kebakaran Hutan di Indonesia


Ada beberapa cara untuk mencegah kebakaran hutan di Indonesia .Berikut adalah beberapa
solusi kebakaran hutan :

1. Penghentian Pembakaran Hutan dan Lahan Gambut

2. Memulihkan Hutan dan Lahan Gambut

3. Melatih Masyarakat Untuk Sigap Menanggulangi Kebakaran

4. Melengkapi Fasilitas Untuk Kebakaran Hutan

5. Tidak Melakukan Pembakaran Apabila Berangin

6. Memberikan Sanksi Tegas


Cintai Lingkungan, Ini 3 Cara Efektif
Mengatasi Sampah Plastik

Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di


dunia. Sebanyak 175 ribu ton sampah per hari yang dihasilkan Indonesia sebanyak 15 persennya
adalah sampah plastik. 

penyebab sampah plastik di Indonesia semakin banyak dan susah untuk didaur ulang?

1. Tidak memilah sampah

Kebanyakan masyarakat Indonesia itu ternyata tidak pilah sampah dan kemungkinan besar
masyarakat masih mencampur sampah di rumah.

Padahal titik awal banyaknya sampah yang tidak bisa didaur ulang adalah karena kita tidak
memperhatikan hal ini.

Kebiasaan mencampur sampah masih menjadi tren di kalangan masyarakat. Banyak dari
masyarakat yang sudah menyadari pentingnya mengatasi sampah palstik, namun dengan perilaku
seperti ini juga menjadi alasan mengapa mengapa Indonesia adalah penyumbang sampah plastik
terbesar ke lautan.

Yuk, pilah sampah mulai dari diri sendiri!


2. Sudah dipilah, lalu dicampur lagi

Permasalahan kedua adalah adanya infrastruktur yang tidak nyambung. Selain karena perilaku
dan kebiasaan masyarakat yang masih tidak bisa memilah sampah, kesalahan infrastruktur juga
menjadi penyebab lain mengapa sampah plastik Indonesia semakin susah didaur ulang.

Sebahagian kecil mungkin masyarakat mungkin sudah melalukan pemilahan sampah, tetapi pada
akhirnya dipembuangan akhir sampah-sampah tersebut akan dicampur lagi. Hanya sekitar sedikit
seklai yang diolah dan dikelola secara baik.

Mengingat banyaknya jumlah sampah yang dihasilkan Indonesia per hari nya, jumlah ini masih
jauh sekali dari kata cukup.

Oleh sebab itu penting adanya edukasi untuk memilah sampah agar Indonesia tidak tertutup
sampah di masa depan.

3. Pemikiran yang salah di masyarakat

Selain kedua hal diatas, ternyata masyarakat dunia tidak hanya Indonesia masih memiliki
pemikiran yang salah bahwa, yang penting sampah tidak ada dihadapan kita.

Membahas permasalah sampah, tentunya tidak akan ada habisnya karena sampah ada dimana
saja.

Namun, kebanyakan orang hanya berpikiran jika disekitar mereka tidak terlihat sampah berarti
ingkungan mereka bersih dari sampah. Padahal tidak seperti itu!

Orang bisa membuang sampah sembarangan secara gratis, membakar sampah secara gratis
dimana pun dan kapan pun.

Hal inilah yang menjadi pemikiran salah dikalangan masyarakat. Sebab dari pemerintah pun
masih belum tegas dengan peraturan mengenai sampah.

Itulah 3 permasalahan mengapa sampah Indonesia susah untuk didaur ulang dan selalu berakhir
ke alam. Bayangkan jika hal ini terjadi terus-menerus. Indonesia akan ditutupi sampah!
Mengerikan, bukan?

Kamu bisa membantu mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin hari semakin besar
ini dengan memulainya dari diri sendiri.

Hal terpenting adalah dengan memilah sampah mu agar tidak tercampur dan sulit untuk didaur
ulang.

Yuk, mulai dari diri sendiri! 

Anda mungkin juga menyukai