BAB III Manajemen
BAB III Manajemen
KEPALA RUANGAN
Yani Mulyani, S.Kep., Ners
Anggota Tim 1:
Anggota Tim 2:
Gilang Amd, Kep.
Septiana Dwi L, Amd. Kep
Tiur Hernawati, Amd. Kep
Leli Aisyah, Amd. Kep
Erni Rahmawati, Amd. Kep
Irma Suryani, Amd. Kep
Anri Sucianti, Amd. Kep
Tia Wahyu Cahyani, Amd. Kep
Devi Pratiwi, Amd. Kep
Sri Dewi, Amd. Kep
Irma Agustina, S.Kep.,Ners
Jumrotus Sa’adah, Amd. Kep
Ana Hernani, Amd. Kep
Laela Ghariya Fatra, S.Kep., Ners
Evi Melianti, Amd. Kep
Lina Marlina Dewi, Amd., Kep
Syifa Asih Lestari, S.Kep., Ners
Debby Pertiwi, Amd. Kep
Dianan Dewi, Amd. Kep
Tabel 3.1
Tenaga Keperawatan Di Ruang Perinatologi
No Nama perawat Masa Status Pendidikan PK Jenis
kerja terahir kelamin
1. Yani Mulyani, PNS S1 Ners IV P
S.Kep., Ners 02-02-
2021
2. Nunung Zakiah 02-02- PNS S1 Ners IV P
H, S.Kep., Ners 2021
3. Neti Amalia S, 01-11- PNS S1 Ners III P
S.Kep., Ners 2013
4. Gilang Pertiwi, 01-08- PTT D3 Kep II P
Amd.Kep 2016
5. Tiur Hernawati 01-02- PNS D3 Kep I P
M, Amd. Kep 2021
6. Septiana Dwi L, 02-01- PNS D3 Kep I P
Amd. Kep 2021
7. Aulia Ajeng N, 02-01- PNS D3 Kep I P
Amd. Kep 2021
8. Ana Hernani, 17-06- PTT D3 Kep I P
Amd. Kep 2022
9. Devi Pratiwi, 17-06- PNS D3 Kep I P
Amd. Kep 2022
10 Tia Wahyu 01-07- PTT D3 Kep P
. Cahyani, Amd. 2022
Kep
11 Evi Melianti, 01-07- PNS D3 Kep I P
. Amd. Kep 2022
12 Mia Yusniawati, 02-01- PNS D3 Kep I P
. Amd. Kep 2021
13 Erni Rahmawati, 02-01- PNS D3 Kep I P
. Amd. Kep 2021
14 Eli Aisyah, Amd. 01-09- PTT D3 Kep II P
. Kep 2021
15 Anti Sucianti, 01-07- PPPK D3 Kep II P
. Amd. Kep 2022
16 Irma Suryabi, 01-07- PTT D3 Kep I P
. Amd.Kep 2021
17 Irma Agustina, 01-07- PTT S1 Ners I P
. S.Kep., Ners 2022
18 Jumrotus 01-07- PNS D3 Kep I P
. Sa’adah, Amd. 2022
Kep
19 Sri Dewi, Amd. 01-07- PPPK D3 Kep Pemula P
. Kep 2022
20 Laela Gharia F 02-01- PNS S1 Ners I P
. S.Kep., Ners 2021
21 Syifa Asih 02-02- PNS S1 Ners I P
. Lestari, S.Kep., 2021
Ners
22 Dianan Dewi, 01-07- PNS D3 Kep I P
. Amd. Kep 2022
23 Lina Mrlina 01-07- PNS D3 Kep I P
. Dewi, Amd. Kep 2022
24 Debby Pratiwi, 01-07- PNS D3 Kep Pemula P
Amd., Kep 2022
Sumber : Hasil wawancara dengan wakil kepala ruangan Perinatologi
Berdasarkan hasil wawancara dengan wakil kepala ruangan, menunjukkan bahwa
status kepegawaian di ruang perinatologi PNS sebanyak 16 orang, PPPK 2 orang,
PTT 5 orang. PK Tingkat I sebanyak 15 orang, tingkat II 3 orang, Tingkat III 1 orang,
tingkat IV 2 orang, pemula 2 orang. Tingkat pendidikan perawat di ruang perinatologi
S1 Ners sebanyak 6 orang, D3 18 orang.
Jumlah pasien yang digunakan dalam perhitungan rumus ini berdasarkan pengkajian
pada tanggal 13-15 Maret 2023 adalah sebagai berikut
Loss day = (jumlah hari minggu dalam 3 bulan + cuti + hari besar)
x kebutuhan tenaga kerja dibagi jumlah hari kerja
efektif/bulan
=
=
Tabel 3. 2
Rumus kebutuhan tenaga perawat berdasarkan teori Douglas
Jml keb. tenaga = kebutuhan tenaga + faktor koreksi
=
=
Shift Dinas
Klasifikasi Total
Pagi Siang Malam
Minimal care - - -
Parsial care - - -
Total care
Jumlah
Sumber : observasi mahasiswa profesi ners 2023
Keterangan :
P = jumlah pasien
Dari hasil pengkajian tanggal 13-15 Maret 2023 diruang
Perinatologi tingkat ketergantungan berdasarkan teori Douglas
adalah sebagai berikut :
Tabel 3. 3
Kebutuhan Perawat di Ruang Perinatologi
Tabel 3.4
Perhitungan Tenaga Perawat Menurut Douglas
di Ruang Perinatologi Periode 13-15 Maret 2023
Shift Dinas
Klasifikasi Total
Pagi Sore Malam
Minimal care - - - 0
Persial care - - - 0
Total care
Jumlah
Sumber : Observasi mahasiswa profesi ners 2023
3) Status Kerja
Tabel 3.7
Status Kerja
Status Frekuensi Persentase
PNS 16 67%
PTT 6 25%
P3K 2 8%
Total 24 100%
Sumber : Data Sekunder ruangan Perinatologi
Berdasarkan tabel 3.7 bahwa data distribusi diatas menunjukan status kerja
perawat diruang perinatology, dengan mayoritas PNS 16 orang (67%), untuk PTT (6)
orang dan P3K 2 orang (8%).
Tabel 3.8
Ketenagaan Non Perawat
Ketenagaan tambahan Frekuensi Persentase
TU 1 50 %
CS 1 50 %
Total 2 100 %
Sumber : Hasil wawancara kepada kepala ruangan Perinatologi
Berdasarkan tabel 3.8 bahwa data distribusi diatas menunjukan ketenagaan
tambahan yaitu tata usaha 1 (50%) orang, cleaning Sevice 1 (50%) orang.
1) Pendidikan Terakhir
Tabel 3.9
Pendidikan terakhir
D3 Keperawatan 18 75%
S1 Ners 6 25%
Total 24 100 %
2) Perawat Klinik
Tabel 3.10
Perawat Klinik Berdasarkan Jenjang PK
PK Frekuensi Persentase
I 15 65%
II 3 13%
III 2 9%
IV 1 4%
Pemula 2 9%
Total 23 100%
Sumber : Data Sekunder ruangan Perinatologi
Berdasarkan tabel 3.10 data distribusi diatas menunjukan bahwa perawat klinik
(PK) yang terdapat di ruang perinatology yaitu terbanyak PK I sebanyak 15 orang
(65%), PK II 3 orang (13%), PK III 2 (9%), PK IV 1 orang (4%) dan Pemula 2 orang
(9%).
3) Data Pelatihan Perawat
Table 3.11
Data Pelatihan Perawat
Nama Pelatihan Ya Persentase Tidak Persentase
Resusitasi 4 5% 20 2%
Neonatus
Pelat PONNEK 1 1% 23 3%
BTCLS 6 8% 18 2%
Perawatan BL 1 1% 23 3%
pasca resusitasi
Pelatihan Pres 1 1% 23 3%
Pelatihan 1 1% 23
Preseptor CI
pelatihan ENIL 4 5% 21 2%
bantuan hidup 15 20% 9 1%
dasar (BHD)
pelatihan - 24 3%
preceptor 2020
pelatihan 1 1% 23 3%
pengelolaan
ruang isolasi
2017
pelatihan 2 3% 22 2%
manajement
nyeri dan
paliative care
pelatihan 1 1% 23 3%
manajementkepe
rawatan melalui
pendekatan
analisis SWOT,
touring dan
outbond
pelatihananagem 2 3% 22 2%
ent bayi
prematur dan
BBLR
" IHT" 1 1% 23 3%
Manajaement
terkini bayi
berat lahir
rendah
" IHT" 1000 1 1% 23 3%
hari pertama
kehidupan
" IHT " 1 1% 23 3%
Implementasi
dan monitoring
PPI di ruang
perawatan oleh
IPCLN dan
petugas
"IHT" 1 1% 23 3%
Manajement
Ruangan
Pelatihan PPI 8 11% 16 2%
PELATIHAN 1 1% 23 3%
BBLR
CLINICAL 1 1% 23 3%
NURSE
EDUCATOR/P
RECEPTOR
Pelatihan 1 1% 23 3%
Kegawatn
Maternal
neonatal
Pelatihan 1 1% 23 3%
Perseptor 2021
Pelatihan Case 1 1% 23 3%
Manager dalam
KARS
Pelatihan 1 1% 23 3%
Manajemen
Ruang Rawat
Pelatihan Patient 1 1% 23 3%
Safety dalam
Keperawatan
Pelatihan 1 1% 23 3%
Transfusi Darah
Pelatihan 2 3% 22 2%
Komunikasi
Efektif
Pelatihan 1 1% 23 3%
Manajemen
Risiko
Pelatihan 2 3% 22 2%
Manajemen
Nyeri
Pelatihan PMKP 1 1% 23 3%
pelatihan BLS 1 1% 23 3%
plus AED
Pelatihan 1 1% 23 3%
pemandu PTM
(Penyakit Tdak
Menular)
Pelatihan 1 1% 23 3%
pemadam
kebakaran tahun
Pelatihan 1 1% 23 3%
manajemen
keselamatan
pasien tahun
Pelatihan 1 1% 23 3%
skrining
Kesehatan
indera
Pelatihan 1 1% 23 3%
skrining
kesehatan
jiwa,anggaran
Dinkes
In House 1 1% 23 3%
Training
Perawatan Bayi
Baru Lahir
Pasca Resusitasi
Pelatihan 2 1% 22 2%
kegawatdarurata
n maternal dan
neonatal RSUD
dr soekardjo
Seminar 1 1% 23 3%
pengelolaan
praktek mandiri
perawat
Workshop 1 1% 23 3%
keperawatan
neonatus
perawatan
komprehensif
PD neonatus
kasus bedah sesi
2
Pelatihan APAR 1 1% 23 3%
TOTAL 75 100% 883 100%
Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan data perawat pada umumnya
sudah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi,
Data Pasien
a. Data Pasien Rawat di Ruang Perinatologi
Berdasarkan buku registrasi pasien di ruang Perinatologi dari bulan
Desember 2023 sampai bulan Februari 2023 didapatkan bahwa pasien
yang pernah dirawat sebanyak 576 pasien dengan rincian setiap bulan
sebagai berikut :
Tabel 3.12
Data Pasien Dari Bulan Desember 2022- Februari 2023
Di Ruang Perinatologi
Tabel 3.13
Penyakit Terbanyak Selama 3 bulan Terakhir
N DIAGNOSA BULAN Persentase
JUMLAH
O MEDIS DESEMBER JANUARI FEBRUARI %
1 Asfiksia 81 74 68 223 22%
sedang
2 Ikterik 65 73 56 194 20%
3 BBLR 65 70 47 182 18%
4 Prematur 47 43 44 134 13%
5 Infeksi 35 60 44 139 14%
6 Asfiksia Berat 25 52 26 103 10%
7 Anemia 6 3 - 9 1%
8 Pneumonia 1 - - 1 0%
9 Kelainan 1 5 3 9 1%
Kognital
10 Kejang - - - - -
Sumber : Data Sekunder (Buku Register), 2022-2023
Berdasarkan tabel 3.13 data distribusi diatas menunjukan bahwa 10 besar
kasus penyakit di ruang Perinatologi sesuai dengan index rekam medis
terbanyak adalah Asfiksia Sedang dengan frekuensi 223 (22%) kasus pada
bulan Desember-Februari.
JUMLAH Presentase
MASALAH Jumlah
NO KEPERAWATAN Desember Januari Februari 3 Bulan
2022 2023 2023 Terakhir
1. Resiko Hipotermi 183 205 170 558 35%
7. Gangguan Eliminasi 28 5 10 43 3%
8. Gangguan Rasa
Nyaman Nyeri
9. Gangguan Aktifitas
10.Gangguan Resti
Injuri
6. D3 Kebidanan
Poltek
3. Rabu, 14 - -
Maret 2023
Tabel 3.17
Tingkat Ketergantungan Pasien Hari Senin
Tabel 3.18
Tingkat Ketergantungan Pasien Hari Senin
2. Method
Alur Perinatologi
Pasien Datang
Ponek Neo
Ruang VK
Ruang Ok
Pasien Keluar dari Perinatologi
4. Machine
5. Materials
Standar peralatan keperawatan adalah penetapan peralatan keperawatan yang
meliputi kebutuhan (jumlah, jenis dan spesifikasi) serta pengelolaannya dalam
upaya mewujudkan pelayanan keperawatan yang berkualitas (Depkes, 2011).
a. Alat Kesehatan.
Tabel 3.19
Alat Kesehatan
Sarana Dan Prasarana Yang Mendukung Pelayanan
Kondisi Alat
Minimal
No. Nama alat Kualitas Keterangan
standart
Kuantitas
Rusak Rusak
Baik
ringan berat
1 Tensimeter anak 2 3
2 Stetoscope 2 5 5
3 Timbangan Bayi 1 2 2
4 Bak Instrumen 2 2 2
Besar
5 Bak Instrumen 2 2 2
Sedang
6 Bak Instrumen 2 2 2
Kecil
7 Termometer Axilla 5:1 1 1
8 Termometer Rectal 5:1 - -
9 Pengukur Tinggi 1 1 1
Badan
10 Korentang dan 2 - -
Semptung
11 Gunting Verban 2 2 2
12 Gliserin Spuit 2 - -
13 Irigator Set 2 - -
14 Sterilisator 1 - -
15 Tabung Oksigen + 10 12 12
Flow Meter
16 Slym 2 3 3
Zuiger/Suction
Pump
17 Bengkok/ 6 6 6
Neerbeken
18 Pispot 1:1 - -
19 Urinal 1:1 - -
20 Set Ganti Balutan 1 - -
21 Standar Infus 1:1 5 5
22 Eskap 4:1 1 1
23 Replek Hammer 2 - -
24 Masker O2 10 15 15
25 Nebulizer 1 1 1
26 Tromol Besar 2 2 2
27 Tromol Kecil 2 2 2
28 Bak Spuit 2 3 3
29 Buli-Buli Panas 4 - -
30 Tongue Spatel 2 - -
31. EKG 1 - -
32. Ambu Bag Set 1 2 2
Anak
33. Lampu Expertice 1 - -
34. Mayc Anak 1 - -
35. Bantal Angin 5 - -
36. Nasal Canal Anak 3 5 5
37. Meja Tidur 1 1 1
Tindakan
38. Endotracheal Tube 1 - -
39. Gunting Tali Pusat 1 1 1
40. Meja Resusitasi 1 - -
41. Inkubator 1:1 7 7
42. Blue Light 1 8 8
43. Lunbal Fungsi Set 1 - -
44. Lampu Ultra Violet 1 - -
45. Light Cast 1 - -
46. Laringoscope 1 - -
47. Raspirator Bayi 2 3 3
48. Midline 1 1 1
49. Sputum Pot 5 - -
50. Suction Canula 5 3 3
Anak
51. Cerobong Angin 2 - -
52. Sungkup Bayi 2 2 2
53. Gelas Ukur 2 1 1
54. Pelindung mata & 2 2 2
Kelamin
.
Sumber : Data sekunder investaris ruang perinatologi pada tanggal 14 Maret 2023
disesuaikan dengan Sarana Prasarana Kemenkes RI (2010/2020) Standar SPM 2006.
b. Alat Tenun
Tabel 3.20
Alat tenun
Ringan Berat
1. Rostulle / Kursi Roda 2 - -
2. Lemari Obat Emergency 1 1 1 Baik
3. Meja Pasien/ Lemari 1:1 1 1 Baik
Pasien
4. Lampu Sorot 1 1 1 Baik
5. Lampu Senter 2 2 2 Baik
6. Overbad Table 1:1 - -
7. Nampan 5 11 11 Baik
8. Tempat Tidur Pasien 1:1 13 13 Baik
9. Tv Color 1 - -
10. Kulkas 1 1 1 Baik
11. Telephone 1 1 1 Baik
12. Brankar 1 - -
13. Standar Waskom Double 6 - -
14. Waskom Mandi 1:1 8 8 Baik
15. Sandaran 5 - -
16. Troli Obat 1 3 3 Baik
17. Troli Instrumen 1 3 3 Baik
18. Troli Pispot/Urinal 1 - -
19. Troli Suntikan 1 3 3 Baik
20. Troli Balutan 1 - -
21. Dorongan O2 1 1 1 Baik
22. Kunci Inggris 1 1 1 Baik
23. Tempat Sampah Medis 4 2 2 Baik
24. Tempat Sampah Non 6 4 4 Baik
Medis
25. Baki 5 11 11 Baik
26. Lemari Alat Tenun 1 1 1 Baik
27. Lemari Arsip 1 4 4 Baik
28. Meja Tulis Petugas 6 2 2 Baik
29. Kursi Pasien/Penunggu 1:1 6 6 Baik
30. Kursi Petugas 15 15 15 Baik
31. Lemari Locker Perawat 1 24 24 Baik
32. Gelas dan Piring/Plato 1:1 2 2 Baik
33. Sendok dan Garpu 1:1 1 1 Baik
34. AC 1 3 3 Baik
35. Sofa (Kursi) 1 1 1 Baik
36. Jam Dinding 2 2 2 Baik
37. Kompor Gas &Tabung 1 - -
Epizi
38. Dispenser 1 1 1 Baik
39. Alat Pemadam Kebakaran 1 1 1 Baik
40. Gayung Wc 1 3 3 Baik
41. Wastafel 1 3 3 Baik
42. Alat Kebersihan 2 1 Set 1 set Baik
43. Box Bayi 5 13 13 Baik
44. Meja Inkubator 1 - -
Jumlah
6. Money
a. Komunikasi Menejemen
1) Proses Supervisi
Melalui supervisi :
- Pengawasan langsung melalui inspeksi, mengamati
sendiri atau melalui laporan langsung secara lisan
dan memperbaiki/mengawasi kelemahan-
kelemahan yang ada saat ini.
- Pengawasan tidak langsung yaitu mengecek daftar
hadir, membaca dan memeriksa rencana
keperawatan serta catatan yang dibuat selama dan
sesudah proses keperawatan dilaksanakan
(didokumentasikan), mendengar laporan dari
perawat primer.
2) Proses Asuhan Keperawatan
a. Perencanaan (Planning
18) Mengadakan kerja sama yang baik dengan kepala ruang rawat inap
lain, seluruh kepala seksi, kepala bidang, kepala instansi, dan
kepala UPF di rumah sakit
19) Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik antara
petugas, pasien dan keluarganya, sehingga memberi ketenangan
Berdasarkan hasil observasi selama 3 hari, presentase proses
perencanaan yang dilakukan di Perinatologi dapat dilihat tabel di
bawah ini.
Tabel 3.24
Presentase Proses Pengorganisasian
Di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya Periode 13-15 Maret 2023
N = 24
No Pengorganisasian Selalu Sering Kadang- Tidak
kadang pernah
1 Sistem pemberian
asuhan
keperawatan yang
digunakan di
ruangan ini dengan
MPKP
2 Saya memahami
struktur organisasi
yang ada di
Ruangan
3 Dalam bekerja saya
melakukan tugas
sesuai dengan
uraian tugas yang
ditentukan oleh
ruangan
4 Dalam bekerja saya
berdasarkan
peraturan yang ada
dirumah sakit
Total
Persentase
Jumlah
Sumber : Hasil Kuesioner, STIKes Muhammadiyah Ciamis 2023
Berdasarkan hasil kuesioner yang dilakukan pada tanggal 13-15
Januari 2023
c) Staffing
1) Melalui komunikasi yaitu mengawasi dan berkomunikasi langsung
dengan perawat primer mengenai asuhan keperawatan yang
diberikan kepada klien
Tabel 3.25
Presentase Proses staffing (kebutuhan tenaga)
Di Ruang Perinstologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya
Periode 13-15 Januari 2023
N = 24
No Satffing Selalu Sering Kadang- Tdk
kadang pernah
1 Pengajuan
penambahan tenaga
Direncanakan
2 Kebutuhan tenaga
dihitung berdasarkan
konsep
3 Kebutuhan tenaga
berdasarkan
kekhususan ruangan
Total
Persentase
Jumlah
Sumber : Hasil Kuesioner, 2023
2) Melalui supervisi :
a) Pengawasan langsung melalui inspeksi, mengamati sendiri atau
melalui laporan langsung secara lisan dan
memperbaiki/mengawasi kelemahan-kelemahan yang ada saat
ini.
b) Pengawasan tidak langsung yaitu mengecek daftar hadir,
membaca dan memeriksa rencana keperawatan serta catatan
yang dibuat selama dan sesudah proses keperawatan
dilaksanakan (didokumentasikan), mendengar laporan dari
perawat primer.
d) Evaluasi (Controlling)
1) Mengawasi dan menilai pelaksanaan asuhan keperawatan yang
telah ditentukan
2) Melaksanakan penilaian terhadap upaya peningkatan pengetahuan
dan keterampilan di bidang perawatan
3) Melaksanakan penilaian dan mencantumkan ke dalam Daftar
Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai (DP3) bagi pelaksana
keperawatan dan tenaga lain di ruang yang berada di bawah
tanggung jawabnya untuk berbagai kepentingan (naik pangkat/golongan,
melanjutkan sekolah)
4) Mengawasi dan mengendalikan pendayagunaan peralatan
perawatan serta obat–obatan secara efektif dan efisien, mengawasi
pelaksanaan sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan asuhan
keperawatan serta mencatat kegiatan lain di ruang rawat.
Tabel 3.27
Presentase Proses pengendalian
Di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya Periode 13-15 Januari 2023
N = 24
No Pengendalian Selalu Sering Kadang- Tidak
kadang pernah
1 Tiap tiga bulan
sekali diruangan
saya dilakukan
evaluasi terhadap
kinerja perawat
diruang masing-
masing yang
dilakukan oleh
ketua tim dan
perawat pelaksana
2 Tiap bulan diruang
saya dilakukan
audit mutu dengan
cara menghitung
BOR
3 Tiap bulan
diruangan saya
dilakukan audit
mutu dengan cara
menghitung ALOS
4 Tiap bulan
diruangan saya
dilakukan audit
mutu dengan cara
menghitung TOI
5 Tiap bulan
diruangan saya
dilakukan audit
mutu dengan cara
menghitung
kejadian infeksi
nosocomial
6 Tiap bulan
diruangan saya
dilakukan audit
mutu dengan cara
menghitung
kejadian jatuh
Total
Persentase
Jumlah
Sumber : Hasil Kuesioner, 2023
Indikator SP2KP indikator pelayanan manajerial pelayanan
keperawatan standar pelayanan minimal (SPM) bidang pelayanan
keperawatan RSUD dr. Soekardjo berdasarkan Kepmenkes Nomor 836
tahun 2005 dan modul pelatihan SP2KP meliputi Pre-Conferene dan
Post-Conferene.
Berdasarkan observasi yang dilakukan pada tanggal 13-15 Maret
2023 didapatkan hasil sebagai berikut :
a. Pre conference
Pre conference, yaitu kegiatan pertemuan katim dan anggota tim
setelah membaca laporan shift sebelumnya untuk menyusun rencana
kegiatan askep shift lanjutannya. Pre-conferene dilakukan untuk
memperjelas rencana yang akan dilakukan dan pembagian tugas tim
keperawatan sehingga pelayanan atau asuhan yang diberikan lebih
optimal, efesien dan efektif. Berdasarkan observasi selama 3 hari,
presentase proses pelaksaan pre conference di Perinatologi dapat
dilihat tabel di bawah ini.
Tabel 3.28
Presentase Proses Pelaksanaan Pre Conference
Di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya
Periode 13-15 Januari 2023
Ya = 1 Tidak = 0
No Variabel yang dinilai Observasi
Ya Tidak
1 Karu/Pj tim membuka acara dengan
1 -
Salam
2 Katim/Pj tim menanyakan rencana
1 -
Harian
3 Katim/Pj tim memberi masukan dan
1 -
tindak lanjut
4 Katim/Pj tim memberi reinforcement 1 -
5 Katim/Pj tim menutup acara 1 -
Total 5 -
Persentase 100 % -
Sumber :Observasi Mahasiswa Profesi Ners STIKes Muhammadiyah
Ciamis 2023
Tabel 3.32
Pengukuran Instrument Pasien Safety : Resiko Jatuh
di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Periode 13-15 Januari 2023
N=5
No Variabel Ya Tidak
1 Perawat mengerti tentang pengkajian 5 0
resiko jatuh (Humpty Dumpty)
2 Perawat sudah pernah melakukan 5 0
pengidentifikasian resiko jatuh
3 Perawat antusias dalam melaksanakan 5 0
pengidentifikasian resiko jatuh
4 Perawat mau mengaplikasikan kembali 5 0
pengidentifikasian resiko jatuh
5 Perawat sudah menjelaskan tentang resiko 5 0
jatuh kepada pasien
6 Perawat sudah menanggani pasien dengan 5 0
benar terkait dengan resiko jatuh
7 Perawat sudah memasang label atau tanda 5 0
resiko jatuh pada pasien
Jumlah 35 0
Persentase (%) 100% 0%
Persentase Total (%) 100 %
Sumber :Observasi Mahasiswa Profesi Ners STIKes
Muhammadiyah Ciamis 2023
1 Desember
2 Januari
3 Februari
Jumlah
Rata-rata
Sumber : observasi mahasiswa profesi ners 2023
B. Hasil Evaluasi Penerapan SAK
1. Instrumen A (Kelengkapan Dokumentasi Keperawatan)
Standar adalah suatu tingkat kinerja yang secara umum dikenal sebagai
sesuatu yang diterima, adekuat, memuaskan dan digunakan sebagai tolak ukur atau
titik acuan yang digunakan sebagai pembanding (Marr dan Biebing, 2001). Standar
praktik keperawatan adalah norma atau penegasan tentang mutu pekerjaan
seseorang perawat yang dianggap baik, tepat dan benar yang dirumuskan sebagai
pedoman pemberian asuhan keperawatan serta sebagai tolak ukur dalam penilaian
penampilan kerja seorang perawat (Nursalam, 2002).
Dasar hukum Standar Profesi Keperawatan adalah UU Kesehatan RI No. 23
tahun 1992 pasal 53, ayat 1: “Tenaga kesehatan memperoleh perlindungan dalam
melaksanakan tugasnya berkewajiban standar profesi dan pasien”. Standar Asuhan
Keperawatan (SAK) RSUD Siti Fatimah disusun berdasarkan standar asuhan
keperawatan internasional. Standar acuan yang dipakai adalah Standarized nursing
language yaitu SDKI (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia) untuk diagnose
keperawatan, SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia) untuk tujuan dan
outcome yang ingin dicapai, dan SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia)
untuk rencana tindakan/intervensinya.
Di Indonesia, standar keperawatan dipakai sebagai pedoman dan
instrumentasi penerapan standar asuhan keperawatan yang disusun oleh Depkes
yaitu :
a. Standart I pengkajian keperawatan
Pengkajian keperawatan berisi tentang data anamnesa, observasi yang paripurna
dan lengkap serta dikumpulkan secara terus menerus tentang keadaan pasien
untuk menentukan asuhan keperawatan sehingga data keperawatan harus
bermanfaat bagi semua anggota tim. Data pengkajian meliputi pengumpulan
data, pengelompokan data, dan perumusan masalah.
Tabel 3.36
Penilaian Asuhan Keperawatan
Di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya Periode 13-15 Maret 2023
Penilaian Asuhan Keperawatan
Di Ruang Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Tasikmalaya
Kode Status Pasien Keterangan
No Aspek Yang Dinilai
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
A Pengkajian
1 Mencatat data yang dikaji
sesuai dengan pengkajian
2 Data dikelompokkan (bio-
psiko-sosial-spritual)
3 Datamengandung komponen
yang dikaji pasien
paisen/subyek,
masuk sampai pulang perubahan
4 perilaku,
Masalah kondisi pasien,
dirumuskan
dan atau criteria
berdasarkan kesenjangan
4antara
Rencana tindakan mengacu
status kesehatan
pada tujuan
dengan norma dan dengan
pola kalimat
fungsi kehidupan dan jelas
perintah, terinci
SUBdan atau melibatkan
TOTAL
pasien/keluarga
5TOTALRencana tindakan
menggambarkan
keterlibatan pasien/keluarga
PRESENTASE
B 6Diagnosa
Rencana tindakan
1 menggambarkan kerjasama
Dx Keperawatan
dengan tim
berdasarkan kesehatan
masalah yang lain.
SUB TOTAL
telah dirumuskan
2 TOTAL
Dx Keperawatan
PRESENTASE
mencerminkan PE/PES
3 DMerumuskan
Implementasi dx
1keperawatan
Tindakan dilaksanakan
mengacu pada rencana
aktual/potensial
SUBperawatan
TOTAL
2TOTALPerawat mengobservasi
respon pasien terhadap
PRESENTASE
C tindakan keperawatan
Perencanaan
1 3Berdasarkan
Revisi tindakan
dx
berdasarkan hasil evaluasi
keperawatan
2 4Disusun
Semua tindakan
menurut yang telah
urutan
dilaksanakan
prioritas dicatat
3 ringkas
Rumusan dan jelas
tujuan
SUB TOTAL
TOTAL
PRESENTASE
E Evaluasi
1 Evaluasi mengacu pada
tujuan
2 Hasil Evaluasi dicatat
SUB TOTAL
TOTAL
PRESENTASE
F Catatan Perkembangan
1 Menulis pada format yang
baku
2 Pencatatan dilakukan sesuai
dengan tindakan yang
dilaksanakan
3 Pencatatan ditulis dengan
jelas, ringkas, istilah yang
baku dan benar
4 Setiap melakukan
tindakan/kegiatan perawat
mencantumkan paraf/nama
jelas, dan tanggal jam
dilakukannya tindakan
5 Berkas catatan keperawatan
disimpan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
SUB TOTAL
TOTAL
PERSENTASE
Sumber : Depkes RI, 2015
Tabel 3.37
Hasil Evaluasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Ruang
Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
No. Aspek yang dinilai % Keterangan
1 Pengkajian Keperawatan
2 Diagnose Keperawatan
3 Intervensi Keperawatan
4 Tindakan Keperawatan
5 Evaluasi Keperawatan
6 Catatan Keperawatan
Kajian data dilakukan Observasi dilakukan selama 3 hari dari tanggal 13-15
Maret 2023, Penilaian kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan diruang Perinatologi
dapat dilihat dari tabel berikut:
Tabel 3.38
Penilaian Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan di
Perinatologi RSUD dr. Soekardjo Periode 13-15 Maret 2023
N=5
No. PERTANYAAN JAWABAN
YA TIDAK
1. Apakah perawat selalu memperkenalkan diri kepada 5 0
keluarga pasien?
2. Apakah perawat memberi informasi dengan jelas 5 0
terhadap kondisi pasien?
3. Apakah perawat tanggap dalam menanggapi 5 0
keluhan dan kebutuhan pasien diruang perinatologi?
4. Apakah perawat mampu menjawab pertanyaan yang 5 0
keluarga pasien tanyakan?
5. Apakah keluarga mudah memperoleh informasi 5 0
yang tersedia di ruang perinatologi?
6. Sebelum melakukan tindakan apakah perawat 5 0
menjelaskan tujuan dari tindakan yang akan
dilakukan?
7. Apakah perawat mampu menjaga kerahasiaan 5 0
diagnosa penyakit pasien?
8. Apakah perawat selalu memberikan respon yang 5 0
baik saat menjelaskan terkait kondisi pasien?
9. Apakah keluarga merasa aman dan nyaman ketika 5 0
pasien dirawat diruang perinatologi?
10. Apakah perawat memiliki sikap pengetahuan dan 5 0
keterampilan yang kompeten ketika menjelaskan
kondisi pasien?
11. Apakah perawat selalu menjaga kerapihan dan 5 0
penampilannya?
12. Apakah perawat selalu perhatian dan memberikan 5 0
dukungan semangat kepada keluarga pasien?
13. Apakah pelayanan yang diberikan perawat tidak 5 0
memandang pangkat/status tapi berdasarkan kondisi
pasien?
14. Apakah perawat selalu memberi salam dan senyum 5 0
ketika bertemu dengan keluarga pasien?
15. Apakah prosedur penerimaan pasien dilayani secara 5 0
cepat dan tidak berbelit-belit?
16. Apakah perawat selalu melayani keluarga pasien <5 5 0
menit?
17. Apakah perawat selalu melaporkan segala kondisi 5 0
terkait pasien?
18. Apakah keluarga selalu menunggu perawat dalam 5 0
melayani pasien?
19. Apakah perawat sudah memberikan pelayanan yang 5 0
baik terhadap pasien?
20. Apakah kinerja perawat menunjang untuk kesehatan 5 0
kesembuhan pasien?
Sumber : Hasil Kuesioner, 2023
c. Peran Manajer
Peran dirumuskan sebagai suatu rangkaian perilaku yang
teratur yang timbul karena suatu jabatan tertentu, kepribadian
seseorang juga amat mempengaruhi bagaimana peran harus
dijalankan. Peran timbul karna seorang manajer memahami
bahwa ia bekerja tidak sendirian. Dia mempunyai lingkungan
yang setiap saat perlu berinteraksi dengan beraneka ragam
perbedaan yang ada di lingkungan sekitarnya tetapi perannya
harus dimainkan dengan tidak membuat perbedaan antara satu
dengan yang lain (Thoha, 2008).
Tabel 3.40
Penilaian Kepuasan Perawat di Perinatologi RSUD dr. Soekardjo
Periode 13-15 Januari 2023
N = 24
SP: Sangat puas P: Puas CP: Cukup Puas TP: Tidak Puas STP: Sangat Tidak Puas
No Pertanyaan SP P CP TP STP
1 Jumlah gaji yang diterima dibandingkan 5 2
pekerjaan yang saudara lakukan
2 Sistem pengkajian yang dilakukan institusi 2 5
tempat saudara bekerja
3. Jumlah gaji yang diterima dibandingkan 1 3 3
pendidikan saudara
4. Pemberian instentif tambahan atas prestasi 5 2
atau kerja ekstra
5. Tersedianya peralatan dan perlengkapan 1 4 2
yang mendukung pekerjaan
6. Tersedianya fasilitas penunjang seperti 5 2
kamar mandi, kantin, parker
7. Kondisis ruangan kerja teruta berkaitan 1 5 1
dengan ventilasi udara, kebersihan, dan
kebisingan
8. Adanya jaminan atas kesehatan atau 3 2 2
keselamatan kerja
9. Perhatian institusi rumah sakit terhadap 3 4
saudara
10. Hubungan antara karyawan dalam kelompok 4 3
kerja
11. Kemampuan dalam bekerja sama antar 1 2 4
karyawan
12 Sikap teman teman kerja terhadap saudara 4 3
13. Kesesuaian antara pekerjaan dan latar 3 4
belakang pendidikan saudara
14. Kemampuan dalam menggunakan waktu 3 4
bekerja dengan penugasan yang diberika
15. Kemampuan supervise/pengawasan dalam 2 5
membuat keputusan
16. Perlakuan atasan selama bekerja disini 2 4
17. Kebebasan dalam melakukan suatu metode 1 5 1
sendiri dalam menyelesaikan pekerjaan
18. Kesempatan untuk meningkatkan 1 5 1
kemampuan kerja melalui pelatihan/
pendidikan tambahan
19. Kesempatan nuntuk mendapatkan posisi lebi 5 2
tinggi
20 . Kesempatan membuat suatu prestasi dan 5 2
mendapatkan kenaikan pangkat
Sumber : Depkes RI , 2021
Dari tabel diatas dapat dilihat setelah kami melakukan pengkajian selama 3
hari bahwa untuk kepuasan kerja perawat di rumah sakit menunjukkan tingkat
kepuasan perawat yang bekerja di ruang Perinatologi dibagi menjadi 5 kategori
yaitu sangat puas (SP), puas (P), cukup puas (CP), tidak puas (TP), sangat tidak
puas (STP). Sebanyak 47,7% perawat merasa puas, 43,4% perawat merasa cukup
puas, 5,6% perawat merasa tidak puas, 3,3% perawat merasa sangat puas.
Tabel 3.42
Penatalaksanaa Pemasangan Infus di Perinatologi RSUD dr.
Soekardjo Periode 13-15 Maret 2023
N= 5
No Aspek yang dinilai Ya Tidak
1 Mencuci tangan 5 0
2 Persiapan alat dan menggantungkan 5 0
botol cairan pada tiang infuse
3 Mengdesinfeksikan tutup botol dengan 5 0
alcohol swab
4 Menghubungkan infuse set, dan 5 0
mengalirkan cairan kedalam selang
infuse, kemudian selang infuse di klem
5 Mengeluarkan gelembung-gelembung 5 0
udara dari selang infuse
6 Mengatur posisi pasien, dan menentukan 5 0
tempat yang akan dipasang infuse
7 Menggunakan handscoon 5 0
8 Membendung dengan tourniquet bagian 5 0
atasnya. Yang akan dipasang iv catheter
9 Mendesinfektan kulit sekitar yang akan 5 0
dipasang infuse
10 Menusukkan IV Cath kedalam vena 5 0
dengan lubang jarum mengarah keatas,
bila darah mengalir menandakan ajrum
masuk kedalam vena, tourniquet
dilepaskan, tekan bagian atasnya dari
tempat tusukan, menarik jarum iv kateter
11 Hubungkan infuse set dengan iv kateter, 5 0
kencangkan sambungan kemudian di
klem dilonggarkan untuk melihat
kelancaran cairan
12 Fiksasi menggunakan hansaplast di 5 0
bagian tusukan
13 Fiksasi bagian selang infuse dengan 5 0
Plester
14 Atur tetesan sesuai order dokter 5 0
15 Membuang sampah pada tempatnya 5 0
16 Melepaskan handscoon 5 0
17 Membuang handscoon pada tempatnya 5 0
18 Berpamitan dengan pasien 5 0
19 Mengucapkan salam 5 0
20 Mencuci tangan 5 0
21 Dokumentasi 5 0
Jumlah 100 0
Jumlah Persentase 100% 0%
Sumber : Hasil Observasi Mahasiswa Profesi Ners, 2023
4 Memakai handscoon 5 0
14 Cuci tangan 5 0
16 Dokumentasikan kegiatan dalam lembar 5 0
catatan perawat
Jumlah 100 0
Jumlah persentase 100% 0%
Persentase 100%
Sumber : Hasil Observasi Mahasiswa Profesi Ners, 2023
10 Cuci tangan 5 0