Teknik Berpikir untuk Efektivitas Kerja
Teknik Berpikir untuk Efektivitas Kerja
Thinking Ability
ANALYTICAL THINKING
CONCEPTUAL THINKING
79
• How To Be A.....Great Thinker, Ping Hartono, 2008.
VISIONARY THINKING
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Vision and strategy development
training • Executive coaching to maintain focus on vision and strategy
• Melakukan latihan visualisasi atas tujuan atau target yang akan dituju
On the job • Latihan menggunakan SWOT analysis, melihat gambaran secara global dan
development dari berbagai sudut pandang agar lebih luas pertimbangannya dan
memikirkan jauh ke depan.
• Menggunakan balance scorecard untuk membuat aktivitas agar dapat
merencanakan target, pengukuran dan mengendalikan aktivitas yang
dilaksanakan.
• Edward De Bono. Six Thinking Hats: An Essential Approach to Business
Book reading Management from the Creator of Lateral Thinking. Toronto: Key Porter
Books Ltd., 1985.
• Drivers Your Vision To Tactical Action, 2002.
80
B. Personal Effectiveness
ACHIEVEMENT ORIENTATION
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • The Seven Habits of Highly Effective People
training • Creating Results
• Bersama atasan, susun target kerja konkret yang berkaitan dengan
On the job pekerjaan.
development • Bergabung dalam suatu projek jangka pendek dan mengambil peran sebagai
koordinator.
• The Seven Habits of Highly Effective People, Stephen Covey, 1989.
Book reading • The ART Of Re-Engineering Your Mind For Success, Drs.Waidi,MBA.Ed., 2006.
• 8 Etos Kerja Profesional, Jansen Sinamo, 2005.
81
FLEXIBILITY
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Dinamika Tim
training Tujuan: Mengembangkan pemahaman dan menghargai pandangan yang
berbeda di dalam tim, menghargai perbedaan pendapat dan menyesuaikan
dengan kondisi yang terjadi di dalam tim.
• Flexibility in Organization
Tujuan: Menerima dan mampu beradaptasi dengan perubahan didalam
organisasi yang berhubungan dengan tuntutan pekerjaan.
• Menerima kritikan dan saran yang disampaikan oleh rekan kerja maupun
On the job atasan berkaitan dengan hasil pekerjaan yang telah dilakukan, dan bersedia
development merubah hasil pekerjaan tersebut berdasarkan masukan-masukan yang telah
di analisis sebelumnya.
• Simulasi suatu keadaan dimana suatu divisi atau organisasi mengalami
perubahan yang berpengaruh dengan pekerjaan.
82
• Mengambil peran dalam kegiatan task force dalam departemen atau
On the job organisasi.
development • Mengkaji hasil kerja yang telah dicapai dalam periode tertentu, dan tentukan
peluang atau strategi untuk meningkatkan hasil kerja tersebut.
• Mengkaji faktor eksternal dan internal yang dapat mempengaruhi kinerja
unit/ departemen dan menyusun langkah-langkah untuk memperbaiki/
meningkatkan kinerja tersebut.
• Bekerja sama dengan rekan kerja atau individu dalam organisasi yang
merupakan role model dalam sikap proaktif dan inisiatif dalam pekerjaan.
• The Seven Habits of Highly Effective People, Stephen Covey, 1989.
Book reading • A Passion for Excellence, Tom Peters, 1997
INTERPERSONAL UNDERSTANDING
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Developing Listening Skills
training Tujuan: Mengembangkan kemampuan mendengar aktif.
• Conflict Resolution
Tujuan: Mengembangkan kemampuan dalam menghadapi dan menangani
konflik dalam pekerjaan.
• Management Konflik (Interpersonal Relation Skill)
Tujuan: untuk mengetahui, mempelajari dan mengembangkan hubungan in-
terpersonal dalam pekerjaan dalam tim, agar mengetahui karakter dan sifat
dari rekan kerja dalam tim
• Menerapkan active listening dalam setiap interaksi (misalnya mendengarkan
isi maupun emosi yang tersirat dalam suatu pembicaraan/ interaksi, bertanya
On the job mengenai sudut pandang orang lain).
development • Mengambil peran dalam penanganan masalah individu dalam organisasi yang
berkaitan dengan pekerjaan.
• Membuat suatu aturan main bersama dengan atasan dalam memperlakukan
dan berkomunikasi dengan individu lain sehingga mis-komunikasi dapat
dihindari
• How to Manage Conflict, W. Hendricks, 1991.
Book reading • Calming Upset Customer: Staying Effective During Unpleasant Situations, R.
Morgan, 1989.
• How to Deal with Difficult People, P. Friedman, 1994.
ORGANIZATION AWARENESS
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Orientation for New Empoyees (mencakup sejarah, struktur organisasi, nilai
training perusahaan, maupun sistem pengaruh).
• Pelajari struktur organisasi dan sistem pengaruh dalam organisasi dan
On the job departemen untuk mengidentifikasi proses bisnis yang terjadi, terutama
development yang berkaitan dengan pekerjaannya.
• Berdiskusi dengan tokoh senior dalam organisasi untuk mendapatkan
masukan atau informasi mengenai proses, politik, maupun nilai yang
berlaku di organisasi, baik formal maupun informal.
• Berdiskusi dengan pembuat keputusan di perusahaan untuk memahami
latar belakang dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan
keputusan tersebut.
83
• Terlibat dalam projek antar departemen dan bekerja sama dengan orang-
orang dari unit yang berbeda untuk lebih memahami proses bisnis antar
bagian dalam organisasi.
• Organization, Culture, and Leadership, E. H. Schein, 1997.
Book reading • Beyond Reengineering: How the Process-Centered Organization is Changing
Our Work and Our Lives, Michael Hammer, 1996.
84
TEAMWORK AND COOPERATION
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Working in teams/ Dynamic Team-Building Skills
training Tujuan: Memahami dinamika yang terjadi dalam kelompok serta
keuntungan/ pengaruhnya terhadap kinerja tim, serta bagaimana
membuatnya efektif.
• Managemen Konflik (Managemen Conflicts in Organization)
Tujuan:
Memahami, mengetahui dan mendeteksi sumber konflik, dampak kon-
flik, tipe-tipe konflik, faktor penyebab konflik yang berpotensi terjadi
dalam organisasi, serta dapat menggunakan strategi pemecahan konflik
agar tidak mengganggu kinerja tim
Memahami bagaimana cara berkomunikasi didalam tim yang bertang-
gung jawab dan terbuka dalam menyampaikan ide, saran dan kritikan
serta alur kerja yang jelas, agar tidak menjadi kesalah pahaman
ataupun tumpang tindih antara atasan dengan karyawan, karyawan
dengan karyawan, sehingga tujuan organisasi yang telah ditetapkan ter-
capai (Communication in Team).
• Secara aktif berpartisipasi dalam berbagai taskforce.
On the job • Melakukan sharing terbuka didalam tim, dimana atasan juga terlibat di-
development dalamnya. Dalam sharring tersebut membicarakan tentang kemajuan pro-
gres kerja tim, permasalahan yang dihadapi oleh tim, hambatan internal
yang terjadi (konflik antar personal jika ada), review visi dan misi tim dan
perusahaan, meng update pengetahuan yang berhubungan dengan tim
maupun dengan perusahaan, dan memberikan umpan balik (kritikan) ter-
hadap kinerja dari atasan ke karyawan, karyawan ke atasan dan karyawan
ke karyawan
Atasan dan karyawan bersama-sama berperan dalam menentukan tujuan,
visi dan misi tim, peraturan dalam tim, tata cara berkomunikasi, koordinasi
dan pembagian tugas, sehingga atasan dan seluruh tim mengetahui den-
gan jelas apa tujuan yang akan dicapai bersama-sama.
• Teams at Work: Seven Keys to Success, Suzanne W. Zoglio (Tower Hill
Book reading Press)
• Handbook Team Working Undertanding and Manging Teams, Roger
Stewart, 1999.
• Winardi, Manajemen Konflik (Konflik Perubahan dan Pengembangan),
Mandar Maju 1994.
85
SELF CONTROL
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Positive Stress in the Workplace
training Bertujuan: Mengelola stress menjadi sumber kekuatan positif dalam
menghadapi task force dan melakukan pekerjaan.
• Managing Priorities
Bertujuan: Memprioritaskan pekerjaan yang memiliki tingkat perhatian dan
konsentrasi terbesar dan mengkombinasikan dengan cara penyelesaian
yang efektif.
• Managing Konflik
Bertujuan: Untuk menghindari perbedaan-perbedaan yang tidak berarti
(diffusing hostility) selama melakukan pekerjaan, memanage keluhan-
keluhan yang penting untuk disampaikan (Managing Complaints) berkaitan
dengan lingkungan bekerja, dan memanage emosi dan perilaku dalam
menghadapi berbagai tipe orang
• Buat daftar mengenai hal-hal pekerjaan yang dapat menimbulkan stres
On the job untuk lebih mengenali sumber stres dalam pekerjaan. Susun strategi untuk
development mengatasi situasi yang menimbulkan stres tersebut.
• Terbuka kepada atasan mengenai bagian pekerjaan yang paling
menimbulkan stres, dan diskusikan dukungan yang dapat ia berikan untuk
menghadapi stres tersebut.
• Lakukan kegiatan di luar jam kerja yang dapat menurunkan tingkat stres
dan meningkatkan motivasi kerja, seperti olahraga secara teratur, yoga/
relaksasi, menjalankan hobi, atau melakukan aktivitas sosial dengan teman-
teman.
• Buat daftar mengenai hal-hal apa saja yang menyebabkan pekerjaan anda
terganggu baik internal maupun eksternal yang dapat menimbulkan konflik.
Book reading • Dealing With People You Can't Stand, Dr.Rick Brinkman &Dr.Rick Kirschner,
2004.
• Penerapan ESQ Dalam Perushaan, Diana Anggra Syahdani,S.Psi., 2005.
• Positive Mind Therapy, Rakersh K.Mittal, 2002.
• Manajemen Stres Cemas dan Depresi, Prof. Dr. dr. H. Dadang Hawari,
Psikiater, 2006.
86
SELF CONFIDENCE
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Assertiveness
training Tujuan: Mengembangkan kemampuan dalam menyatakan pendapat dan
keyakinan diri secara efektif dengan perncaya diri.
• Personality Development
Tujuan: Mengembangkan pemahaman diri serta sikap dan tingkah laku
yang positif.
• Buat daftar mengenai prestasi yang dicapai di tempat kerja. Kenali aspek-
aspek positif dalam diri yang dpat menjadi modal kepercayaan diri.
• Buat perencanaan yang matang mengenai tugas-tugas yang harus
diselesaikan sehingga target dapat tercapai dengan baik dan memuaskan.
• Bergabung dalam suatu projek atau kerja sama dengan individu dalam
On the job organisasi yang dipandang memiliki kepercayaan/ keyakinan diri yang
development patut dijadikan contoh.
• Melibatkan diri dalam projek atau tugas-tugas yang menuntut diri untuk
tampil di muka umum.
• Self-Esteem at Work: Research, Theory, and Practice, J. Brockner, 1988.
Book Reading • The Seven Habits of Highly Effective People, Stephen Covey, 1989.
• Assertiveness: Get What You Want Without Being Pushy, C. LeMon, 1990.
Professional and • Toastmaster International
Social membership
87
ORGANIZATION COMMITMENT
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Orientation for New Empoyees (mencakup sejarah, struktur organisasi, nilai
training perusahaan, maupun sistem pengaruh).
• Pelajari struktur organisasi dan sistem pengaruh dalam organisasi dan
On the job departemen untuk mengidentifikasi proses bisnis yang terjadi, terutama
development yang berkaitan dengan pekerjaannya.
• Berdiskusi dengan tokoh senior dalam organisasi untuk mendapatkan
masukan atau informasi mengenai proses, politik, maupun nilai yang
berlaku di organisasi, baik formal maupun informal.
• Berdiskusi dengan pembuat keputusan di perusahaan untuk memahami
latar belakang dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan
keputusan tersebut.
• Terlibat dalam projek antar departemen dan bekerja sama dengan orang-
orang dari unit yang berbeda untuk lebih memahami proses bisnis antar
bagian dalam organisasi.
• Organization, Culture, and Leadership, E. H. Schein, 1997.
Book reading • Beyond Reengineering: How the Process-Centered Organization is Changing
Our Work and Our Lives, Michael Hammer, 1996.
SELF CONSIENCE
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room training • Diversity in Organization
Tujuan: memahami dan menghargai perbedaan-perbedaan yang ada
didalam organisasi, dan menyerap perbedaan tersebut sebagai sumber
kekayaan nurani yang mendukung kenyamanan dalam bekerja
• Work-Balance in Activity
Tujuan: menyeimbangkan kebutuhan rohani dan jasmani serta tuntutan
pekerjaan yang menjadikan tiga hal tersebut berjalan dengan dinamis
sehingga tidak terjadinya ketidak seimbangan dalam diri karyawan.
• Melihat perbedaan orang lain dari sudut pandang positif.
On the job • Memahami kekuatan masing-masing setiap orang dengan perbedaan yang
development dimiliki oleh orang tersebut. Menjadikan kontribusi dari orang-orang
tersebut sebagai kesatuan didalam tim.
• Memberikan prioritas untuk pekerjaan-pekerjaan yang penting.
• Memberikan prioritas untuk kegiatan lain dalam hidup, sehingga seimbang
antara kehidupan profesional dengan pribadi.
• Membuat kegiatan bersama-sama untuk menyatukan perbedaan-
perbedaan di dalam tim, misal: olahraga bersama, kegiatan sosial dan lain-
lain.
• Emotional Spritual Quotient, Ary Ginanjar Agustian
Book reading • Pluralisme Menyelamatkan Agama-Agama, Muhammad Sofan
88
LEARNING & ENTHUSIASM
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Pengembangan Diri, membuat pribadi mudah menerima hal yang baru dan
training membuka diri pada kritik atau saran yang membangun.
• Mengikuti program pembelajaran dengan pihak lain yang dapat secara
On the job objektif memberikan masukan untuk membangun kelemahan diri.
development
• Transfering Learning To Behavior, Donald L. Kirkptrick & James D.
Book reading Kirkpatrick, 2005.
• Genius Learning Strategy, Adi W.Gunawan, 2003.
• Revolusi Cara Belajar Bag.1, Gardon Dryden Dan Dr.Jeannette Vos, 2000.
• Revolusi Cara Belajar Bag.2, Gardon Dryden Dan Dr.Jeannette Vos, 1999.
INSPIRING TRUST
89
MANAGING
CHANGE
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room training • Living with Change
Tujuan: Memahami aspek-aspek dalam suatu perubahan dan
mengembangkan strategi untuk menghadapi perubahan tersebut.
• Managing Priorities
Tujuan: Mengembangkan keterampilan dalam menyusun prioritas kerja,
terutama dalam situasi dimana tuntutan kerja banyak berdatangan.
• Valuing Differences in a Team
Tujuan: Memahami perbedaan individu dan dinamikanya dalam kerja tim.
On the job • Mengambil peran dalam taskforce yang melibatkan berbagai tugas dan
development individu dari berbagai unit/ departemen.
C. MANAGING TASK
BUSINESS ACUMEN
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room training • Enterprenenurship
Tujuan: Mengenali peluang pasar atau kebutuhan bisnis di masa
depan untuk produk yang sudah ada maupun produk baru.
Finance / Cost Analysis
Tujuan: Menganalisa peluang yang berkaitan dengan finansial dan
mempertimbangkannya secara bisnis (seperti fokus pada
keuntungan, efisiensi biaya, pelayanan yang cepat).
Risk taking
Tujuan: Mengambil tindakan dan berani mengambil resiko untuk
meningkatkan bisnis.
DEVELOP PLAN
91
INFORMATION SEEKING
DECISION MAKING
92
Class Room Training atau seminar yang berhubungan dengan:
training • Decision Making, belajar membuat keputusan dengan pertimbangan yang
matang dan berani untuk menanggung resiko.
• Leadership, memahami dan mampu menjadi seorang pemimpin yang dapat
mengelola kelompok dan mengarahkan mereka dengan cara yang baik.
On the job • Mengikuti project atau memimpin project yang membutuhkan situasi
development pembuatan keputusan agar kemampuan membuat keputusan dapat
berkembang.
Book reading • Five Levels Of Leadership, Dr. John C. Maxwell, 1999.
• Leadership Through People Skills, Robert E.Lefton,Ph.D. & Victor
R.Buzzotta,Ph.D., 2004
• Blink Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir, Malcolm Gladwell, 2005.
D. MANAGING PEOPLE
TEAM LEADERSHIP
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Leadership
training Tujuan: memahami elemen-elemen kepemimpinan dalam diri seorang
pemimpin.
• Motivation
Tujuan: Memotivasi orang lain dan diri sendiri untuk mencapai tujuan kerja.
RELATIONSHIP BUILDING
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Personality Develoment
training Tujuan: Mengembangkan sikap dan tingkah laku positif yang dapat digunakan
dalam networking.
• Developing Listening Skills
Tujuan: Mengembangkan kemampuan mendengar aktif.
• Conflict Resolution
Tujuan: Mengembangkan kemampuan dalam menghadapi dan menangani
konflik dalam pekerjaan.
• Ikut dalam perkumpulan dan aktivitas profesional, baik di dalam organisasi
On the job maupun luar organisasi.
development • Menerapkan active listening dalam setiap interaksi (misalnya mendengarkan isi
maupun emosi yang tersirat dalam suatu pembicaraan/ interaksi, bertanya
93
mengenai sudut pandang orang lain).
• Terlibat dalam kegiatan sosial atau kepanitiaan dalam organisasi.
• Networking: How to Enrich Your Life and Get Things Done, Donald Woods &
Book reading Shirley D. Omerod, 1993.
• How to Manage Conflict, W. Hendricks, 1991.
• Calming Upset Cistomer: Staying Effective During Unpleasant Situations, R.
Morgan, 1989.
• How to Deal with Difficult People, P. Friedman, 1994.
`
DEVELOPING OTHERS
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Coaching and Counseling
training Tujuan: Meningkatkan people skills dan memahami cara mengembangkan
motivasi anak buah/ tim.
• The Art of Managing People/ Management of People
Tujuan: Mencapai tujuan bersama dengan orang lain secara efektif.
• Delegating/ Empowering
Tujuan: Mendelegasikan tugas dan tanggung jawab kepada orang lain/ tim,
dalam rangka memberdayakan mereka untuk mencapai tujuan kerja.
• Mengamati atau bekerja sama dengan role model atau seseorang dalam
On the job organisasi yang dianggap efektif dalam mengembangkan tim/ anak buah.
development • Mengadakan sesi diskusi dengan anak buah untuk menyelaraskan kebutuhan
pengembangan mereka dengan tujuan perusahaan/ organisasi.
• Grooming Talents, Growing Leaders Career Development, Succession Planning
Book reading and Structured Mentoring in Action
• Inspiring Others What Really Motivates People, Blair Sheppard, Michael
Canning, Marla Tuchinsky, Cindy Campbell, 2006.
• Coaching And Counseling, Marianne Minor, 2003.
DIRECTIVENESS
Training atau seminar yang berhubungan dengan:
Class Room • Coaching and Counseling
training Tujuan: Meningkatkan people skills dan memahami cara menyampaikan
masukan atas kebijakan yang diambil oleh anak buah/ tim.
• The Art of Managing People/ Management of People
Tujuan: Mencapai tujuan dengan mengarahkan orang lain secara efektif.
• Delegating/ Empowering
Tujuan: Mendelegasikan tugas dan tanggung jawab kepada orang lain/ tim,
dalam rangka memberdayakan mereka untuk mencapai tujuan kerja.
• Mengamati atau bekerja sama dengan role model atau seseorang dalam
On the job organisasi yang dianggap efektif dalam mengarahkan dan mendelegasi tugas
development sesuai potensi anggota tim/ anak buah.
94
• Mengadakan sesi diskusi dengan anak buah./tim untuk membuat standar
umum, performa kerja, kualitas, dan sumber daya.
• Mengadakan sesi diskusi dengan anak buah untuk menyampaikan masukan
untuk kebijakan yang akan mereka ambil disesuaikan dengan tujuan
perusahaan/ organisasi.
Book reading • Essential Managers: Managing Teams by Robet Heller, Tim Hindle, Tim Hindle,
Robet Heller (1998)
95