Askep Ispa
Askep Ispa
Oleh
CI Lahan CI Institusi
(................................) (..................................)
4. Data Medik
√
A. Dikirim oleh : UGD Dokter Praktek
B. Diagnosa Medik
SUSP Bronchopneumonia/ ISPA + HT
o Saat masuk :
o Saat pengkajian :
ISPA
X X x x
90
88
Simbol genogram :
: Laki-laki : Cerai : diadopsi : kembar non
: Perempuan : Berpisah identik
X : Meninggal dunia ------ : tidak kawin, : kembar identik : abortus
: Klien hidup bersama
: lahir mati
RIWAYAT PSIKO-SOSIO-SPIRITUAL
1. Pola koping : Klien cemas dengan penyakit yang diderita
2. Harapan klien thd: keadaan peny.-nya : Klien berharap cepat sembuh dari
penyakitnya
3. Faktor stressor : Sakit yang diderita
4. Konsep diri : Pasien cemas tentang penyakit yang diderita
5. Pengetahuan klien ttg penyakitnya: Klien kurang tahu tentang
penyakit yang di derita
6. Adaptasi :Adaptasi dengan lingkungan sekitar baik
7. Hubungan dengan anggota keluarga: Hubungan dengan anggota keluarga baik
8. Hubungan dengan Masyarakat : Hubungan dengan masyarakat baik
9. Perhatian thd org lain & lawan bicara: Perhatian dengan lawan bicara baik
10. Aktifitas sosial : Aktifitas social pasien mengikuti persatuan pekerja
11. Bahasa yang sering digunakan : Bahasa yang sering digunakan Bahasa Indonesia
12. Keadaan lingkungan: Keadaan lingkungan bersih
13. Kegiatan keagamaan / pola ibadah: Kegiatan keagamaan mengaji, sholat 5 waktu
14. Keyakinan tentang kesehatan : Keyakinan tentang kesehatannya baik.
4. Eliminasi urine/BAK
Sebelum MRS : BAK 3-5x/hari dengan warna urine kuning pekat.
Setelah MRS : Selama dirawat di RS pasien BAK 4-6x/2 hari dengan warna
urine kuning keruh, setelah operasi pasien terpasang kateter
(500cc) dengan warna urine kuning pekat.
5. Aktifitas dan latihan
Sebelum MRS : Sebelum masuk rumah sakit aktivitas klien dirumah saja
Setelah MRS : Saat diirumah sakit, pasien hanya baring dan duduk di bad.
6. Personal hygiene
Sebelum MRS : Saat dirumah personal hygiene pasien baik, mandi 2x sehari,
keramas 2x seminggu, sikat gigi 2x sehari, ganti pakaian 2x
sehari
Setelah MRS : Saat diirumah sakit, pasien dianjurkan oleh dokter lebih banyak
berbaring diatas tempat tidur, makan, minum, BAB, BAK dan
aktivitas lain dilakukan diatas tempat tidur.
VI. PEMERIKSAAN FISIK
Hari Senin, tanggal 09 Mei 2022, jam 22.00 WITA
1. Keadaan umum
Kehilangan BB : Klien kehilangan BB 1 kg selama sakit
Kelemahan : Kelemahan dirasakan pada seluruh badan
Perubahan mood : Perasaan pasien berubah setiap saat
Vital sign : TD : 150/80 mmhg
N : 80x/menit
S : 36,50C
R : 20x/menit
BB: 42 kg
TB : 150 cm
Saturasi 99%
Tingkat kesadaran : Kesadaran klien compos mentis, GCS 15, Eye 4 Verbal 5 Motorik
6.
2. Head to toe
Kulit/integument : Textur kulit elastis, lembab, tidak ada perubahan warna, suhu
36,5oC, tidak ada edema dan turgor kulit, dan tidak ada keluhan
lainnya.
Kepala & rambut : Finger print ditengah frontal terhidrasi. Kulit kepala bersih,
tidak ada ketombe dan tidak ada lesi. Penyebaran rambut
merata berwarna hitam dan putih (uban), rambut mudah patah,
tidak bercabang, dan tidak ada kelainan.
Kuku : Kuku bersih, warna kuku merah muda.
Mata/penglihatan : Mata lengkap, simetris kanan dan kiri, kornea mata jernih kanan
dan kiri, konjungtiva anemis dan selera tidak ikretik kelopak
mata/palpebra tidak ada pembengkakan. Adanya reflek cahaya
pada pupil dan bentuk isokor kanan dan kiri, iris kanan dan kiri
berwarna hitam, tidak ada kelainan.
Hidung/penghiduan: Simteris, penciuman baik, mukosa hidung bersih, cuping
hidung (-).
Telinga/pendengaran: Simetris, pendengaran baik, benjolan (-), lesi (-), tidak ada
penumpukan suremen.
Mulut dan gigi : Mukosa mulut merah muda, gigi kurang bersih, tidak ada lesi di
bibir, lidah putih, pengecapan pahit dan masin baik simetris,
pembesaran tiroid (-), tidak ada kaku kuduk dan nyeri tekan,
dapat digerakkan, mukosa lembab.
Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroyd, tidak ada
peningkatan vena jugularis, dan tidak ada pembengkakan
pada leher.
Dada :
- Inspeksi : tidak ada lesi dan jejas, tidak terdapat penggunaan otot-
otot bantu pernafasan
- Palpasi : tidak ada nyeri tekan
- Perkusi : sonor seluruh lapang paru, kuadrant 1 bunyi pekak
karena ada hati.
- Auskultasi : irama jantung regular : tidak ada bunyi jantung
tambahan, bising usus 8x/menit.
Abdomen : Terdapat luka op pada bagian abdomen
Perineum & genitalia : edema (-), Hipospadia (-), Deformitas (-).
Extremitas atas & bawah : Terdapat kelemahan otot pada bagian kaki (ringan)
5. Penatalaksanaan Medis/Terapi
Pada tanggal 08 Mei 2022 dilakukan kolaborasi pemberian obat.
- Terpasang infus RL + Neurobion 18 tpm
- Injeksi Santagesik
- Injeksi Ranitidin
- Cek DL (+), EKG (+)
- Foto Thorax (+)
VII. PATOFISIOLOGI KEPERAWATAN
Multi faktor
(Bakteri, Virus, mikroplasma, dll)
Respon
Peradangan pada saluran Inflamasi
pada dinding
pernapasan (faring/laring saluran
bronkus
dan tonsil) bronkus
Bronkospasme
Merangsang tubuh Obstruksi
mengeluarkan zat pirogen jalan
oleh leukosit nafas
Ketidakefektifan pola nafas
Suhu Ketidakefektifan
Perkembangan penyakit tubuh bersihan jalan nafas
meningka
t
Merangsang pengeluaran
Koping zat mediator, bradisinin, Malas makan/
inefektif serotinin, histamin,
prostaglandin
Ansietas Ketidakseimbangan
Nyeri nutrisi kurang dari
dipersepsikan
kebutuhan tubuh
Nyeri akut
11
KLASIFIKASI DATA
1. Data Subyektif
a. Keluarga mengatakan klien batuk, diserta sesak sejak 10 hari yang lalu,
klien malas makan selama dirawat dan porsi makannya tidak dihabiskan
b. Keluarga mengatakan klien batuk berdahak dan susah bernafas
c. Keluarga mengatakan klien biasanya tidur siang 3 jam tetapi selama sait
hanya 1 jam, tidur malam biasanya 8 jam tetapi selama sakit menjadi 5
jam dan sering terbangun
2. Data Objektif
a. Klien tampak lemah, pucat, kurus, mukosa bibir kering
b. Keadaan klien lemah, batuk, kesadaran composmetis
c. Klien berbaring di tempat tidur, tampak lemah, mata cengkung, batuk
berdahak
Analisa Data
- R: 20x/mnt
Akumulasi sekret di
- N: 80x/mnt
bronkus
- S: 36,5ºC
- R: 20x/mnt
- N: 80x/mnt
Lampiran 2
FORMAT DIAGNOSA KEPERAWATAN
Lampiran 3
mudah
untuk
berkerjasam
a
3 Gangguan pola Tujuan : 1. Jelaskan 1. Tidur
tidur Kebutuhan pentingnya
berhubungan tidur terpenuhi tidur yang yang
dengan sekret Kriteria hasil : adekuat cukup
berlebih Setelah 2. Fasilitasi
dilakukan untuk dapat
tindakan mempertahan membantu
keperawatan kan aktivitas proses
selama 3x24 sebelum tidur penyembuha
jam maka 3. Ciptakan n
kriteria hasil lingkungan 2. Kelelahan
yang yang nyaman dapat
diharapkan 4. Anjurkan klien menurunk
yaitu : jumlah minum air an kualitas
jam tidur hangat tidur
dalam batas sebelum tidur 3. Lingkungan
normal, pola 5. Kolaborasi yang
tidur, kualitas pemberian nyaman
dalam batas obat jika dapat
normal, diperlukan meningkatk
perasaan an kualitas
fresh setelah tidur
tidur, mampu 4. Air hangat
mengidentifik dapat
asi hal-hal mengurang
yang i
meningkatkan penumpuk
tidur an sekret
5. Pemberian
bronkodilat
or dapat
melegakan
pernafasan
dan
menguran
gi sekret
Lampiran 4
FORMAT IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN
H: Nutrisi klien
seimbang
2 Bersihkan jalan Senin, 1. Membina S: Keluarga klien
nafas tidak efektif 9 Mei hubungan saling mengatakan nbatuk
b/d penumpukan 2022 percaya pada berdahak dan susah
sekret Pukul: pasien dan bernafas
22.00 keluarga pasien O: Keadaan klien
untuk menjalin lemah, batuk,
kerja sama yang kesadaran
baik dalam composmentis
komunikasi A: Masalah belum
terapeutik teratasi
H: Supaya - Batuk
keluarga pasien - sesak
rukun tidak ada P: Lanjut Intervensi
perselisihan - Kolaborasi
pemberian
2. Memberikan
terapi Nebulizer:
edukasi tentang ventolin 1 cc +
Nacl 1 cc
ISPA pada
keluarga pasien
H: Lebih
memerhatikan
keadaan pasien
3. Mengajarkan
teknik batuk efektif
H: Biar sekret bisa
keluar
4. Memposisikan
klien semifowler
H: Mengurangi
sesak pada pasien
5. Memonitoring
tidur teratasi
3.Ciptakan kedua
nyaman pemberian
pada pasien
5. Memonitoring suara
nafas klien dengan
auskultasi
H: Tidak ada suara
nafas tambahan
6. Mengukur tanda-
tanda vital
- TD: 150/80mmhg
- R: 20x/mnt
- N: 80x/mnt
- S: 36,5ºC
7. Kolaborasi
pemberian terapi
Nebulizer:
ventolin 1 cc +
Nacl 1 cc
H: Mengurangi
batuk disertai
dahak
3 Gangguan pola Selasa, 1.Jelaskan S :Keluarga klien
tidur b/d sekret 10 Mei pentingnya tidur mengatakan klien
berlebihan 2022 yang adekuat dapat tidur
Pukul: H: Karena klien nyenyak, masih
22.00 sering terbangun sering terbangun
pada saat tidur pada malam hari
2.Fasilitasi O : Klien tampak
untuk baik dari hari
mempertahankan pertama masuk
aktivitas sebelum A : masalah teratasi
tidur Intervensi dihentikan
H: Supaya - Rencana
perasaan klien pulang besok
bagus - Kolaborasi
Profesi Ners STIKES Amanah Makassar
26
3.Ciptakan pemberian
lingkungan yang obat jika
nyaman diperlukan
H: Penyakitnya tidak
kambuh lagi
4.Anjurkan klien
minum air hangat
sebelum tidur
H: Supaya
dahaknya tidak
berlebihan
Kolaborasi
pemberian obat jika
diperlukan