0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan2 halaman

01-Diet Garam Rendah

Prosedur ini menjelaskan tata cara konsultasi gizi bagi pasien hipertensi di Puskesmas. Nutrisionis akan melakukan pengukuran antropometri, anamnesa, menentukan diagnosa, merencanakan diet garam rendah sesuai kondisi pasien, memberikan edukasi, dan membuat janji untuk evaluasi. Terdapat 3 tingkat diet garam rendah yang diberikan tergantung gejala pasien.

Diunggah oleh

BAOK SEMET
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
86 tayangan2 halaman

01-Diet Garam Rendah

Prosedur ini menjelaskan tata cara konsultasi gizi bagi pasien hipertensi di Puskesmas. Nutrisionis akan melakukan pengukuran antropometri, anamnesa, menentukan diagnosa, merencanakan diet garam rendah sesuai kondisi pasien, memberikan edukasi, dan membuat janji untuk evaluasi. Terdapat 3 tingkat diet garam rendah yang diberikan tergantung gejala pasien.

Diunggah oleh

BAOK SEMET
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROSEDUR TETAP NOMOR DOKUMEN :

Puskesmas
TANGGAL TERBIT :

DIET GARAM RENDAH NOMOR REVISI :

HALAMAN :

Dibuat oleh Disetujui Oleh Disahkan Oleh


Nutrisionis Management Representative Kepala Puskesmas

1. NAMA PEKERJAAN
Prosedur Tetap Pemberian Konsultasi Gizi Bagi Pasien Hypertensi

2. TUJUAN
Tujuan dari Unit Pelayanan Konsultasi Gizi bagi Pasien Hypertensi adalah
2.1. Menurunkan tekanan darah pada pasien hypertensi
2.2. Membantu menghilangkan retensi garam atau air dalam jaringan tubuh .

3. RUANG LINGKUP
Unit Klinik Konsultasi Gizi memberikan pengarahan /konseling dan edukasi gizi pada pasien rawat
jalan dengan edema,asites dan atau hypertensi seperti yang terjadi pada penyakit dekompensasio
kordis,sirosis hati,penyakit ginjal tertentu,toksemia pada kehamilan dan hypertensi esensial.

4. URAIAN
4.1. Klinik Konsultasi Gizi dibuka setiap hari pukul 08.00 s.d selesai
4.2. Konsultasi Gizi dilakukan di ruang Klinik Gizi
5. KOMPETENSI
5.1. Nutrisionis

6. PROSEDUR
6.1. Mempelajari surat rujukan permintaan konsultasi gizi dari Dokter dan rekam/catatan medik
pasien
6.2. Memanggil pasien sesuai urutan nomor
6.3. Melakukan pengukuran antropometri (BB menggunakaan timbangan injak digital, TB
menggunakan microtoise, LiLA menggunakan pita LiLA) dan menentukan status gizi pasien
menggunakan IMT (kurus, normal, overweight, obesitas). Untuk ibu hamil menggunakan
LILA dan dibedakan normal atau KEK (Kurang Energi Kronis)
6.4. Melakukan anamnese dan riwayat gizi menggunakan form anamnese/riwayat gizi
6.5. Menentukan diagnosa hypertensi berdasarkan pemeriksaan tekanan darah
6.6. Merencanakan Diet Pasien sesuai dengan kebutuhan gizi dan kebiasaan pola makan pasien.
6.7. Menyiapkan Leaflet Diet Garam Rendah yang telah diisi sesuai dengan keadaan Pasien.
6.8. Menjelaskan Diet Garam rendah, sesuai dengan keadaan penyakit dapat diberikan berbagai
tingkat Diet Garam rendah :
6.8.1. Diet GR .I (200–400 mgNa) diberikan kepada pasien dengan edema, asites, dan atau
hypertensi berat. Pada pengolahan makanannya tidak ditambah garam dapur, dihindari
bahan makanan yang tinggi kadar natriumnya.
PROSEDUR TETAP NOMOR DOKUMEN :
Puskesmas
TANGGAL TERBIT :

DIET GARAM RENDAH NOMOR REVISI :

HALAMAN :

6.8.2. Diet GR. II (600–800 mgNa) diberikan kepada pasien dengan edema, asites, dan atau
hypertensi tidak terlalu berat. Pada Pengolahan makanannya boleh menggunakan ½ sdt
garam dapur (2 g). Dihindari bahan makanan yang tinggi kadar natriumnya.
6.8.3. Diet GR III (1000–1200 mgNa) diberikan kepada pasien dengan edema, asites, dan atau
hypertensi ringan. Pada Pengolahan makanannya boleh menggunakan 1 sdt garam
dapur (4 g).

6.9. Buat Kesepakatan dengan pasien untuk kunjungan ulang dalam rangka evaluasi diet
6.10. Catat jenis diet, hasil konsultasi pada kartu POZI
6.11. Memberikan bukti pembayaran kepada pasien yang termasuk jenis pasien umum

Anda mungkin juga menyukai