Scheduling & Work Order
Scheduling & Work Order
Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 1 dari 13
DAFTAR ISI
1. TUJUAN
2. RUANG LINGKUP
3. DAFTAR ISTILAH
4. DIAGRAM ALIR
5. KETENTUAN
6. REFERENSI
Pengesahan :
Irsan Togar Tamba Wimar Adi Wismono Yul F Rusli Andi Mangkona
Div Head Maintenance Group Head Equipment Chief Asset Management Management
Strategy & Dev Management & Supply Chain Representative
Riwayat Revisi :
No
Tanggal Revisi Penjelasan Revisi Diajukan Oleh Diesetujui Oleh
Revisi
1. Penambahan aspek K3LH pada
kategori P1 (High Priority)
Irsan Togar
2. Pemisahan proses Scheduled dengan Wimar Adi
01 18-08-2021 Tamba,
Unscheduled Wismono
Mulyono I. G
3. Melengkapi Tata Kelola W/Order di
SAP
1. Perubahan Flow Proses dan RACI
Matrix
Irsan Togar
02 31-07-2023 2. Perubahan dari Prosedur PLT-03 Riyo Pujo P
Tamba
Pelaksanaan Perawatan dan Perbaikan
menjadi Scheduling dan Work Order
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 2 dari 13
1. TUJUAN
1.1. Untuk memberikan panduan pelaksanan perencanaan perawatan dan perbaikan Asset Equipment dimulai
dari Monthly Plan dan Weekly Plan
1.2. Untuk memberikan panduan pelaksanaaan aktivitas tidak terencana
1.3. Untuk memberikan panduan tata kelola Work Order dalam pencatatan aktivitas yang ditimbulkan oleh
kegiatan perawatan dan perbaikan Asset Equipment di PT. Cipta Kridatama.
2. RUANG LINGKUP
Prosedur ini mencakup serangkaian proses beserta ketentuannya dalam melakukan perawatan dan perbaikan
Asset Equipment di PT. Cipta Kridatama mulai dari pembuatan Monthly Plan, Weekly plan, pembukaan Work
Order, Proses pengadaan Spare Parts / Material, pengembalian Spare Part bekas dan pengembalian Spare Part
yang tidak terpakai, update status Asset Equipment breakdown, release Asset Equipment dan penutupan Work
Order (WO).
3. DAFTAR ISTILAH
3.1. RM Budget Tahunan adalah anggaran biaya perawatan dan perbaikan Asset Equipment dalam satu tahun
yang telah ditetapkan dan disetujui oleh Management
3.2. RM Budget Reforecast adalah pembaruan RM Budget Tahunan pada saat bulan berjalan (juga berlaku ad
hoc) yang disesuaikan dengan kebutuhan Management
3.3. 3MRP (3 Months Rolling Plan), adalah Rencana perawatan dan perbaikan yang bergulir secara terus-
menerus, dimana datanya diambil dari Arsip RM Budget Tahunan. 3MRP akan menghasilkan beberapa
Forecast seperti Major Component Forecast, GET Forecast, UCR Forecast, Tyre Forecast
3.4. Maintenance Plan adalah task list yang sudah ditentukan atau didaftarkan untuk suatu equipment
3.5. Task List adalah adalah susunan rencana pekerjaan perawatan setiap model equipment yang akan dilakukan
sesuai periode yang ditentukan
3.6. Action Taken adalah Aktivitas penyehatan Asset Equipment berdasarkan rekomendasi dari data Equipment
Health
3.7. Inspection Program adalah Program Inspeksi rutin Asset Equipment
3.8. Monthly Plan adalah Rencana perawatan dan perbaikan unit Asset Equipment untuk satu bulan terdekat
3.9. Weekly Plan adalah Rencana perawatan dan perbaikan Asset Equipment untuk satu minggu terdekat
3.10. DBPR (Daily Breakdown and Planning Report) adalah laporan harian pencatatan aktivitas Breakdown dan
Planning hingga dua hari kedepan untuk Asset Equipment dalam masa perawatan dan perbaikan di
Workshop atau Field oleh Plant Project
3.11. Backlog adalah pekerjaan perbaikan yang dapat ditunda pelaksanaannya dari hasil kegiatan pengecekan
dan pendataan temuan kerusakan pada Asset Equipment untuk mengurangi banyaknya Event UnPlan.
3.12. Event Plan adalah kondisi Asset Equipment breakdown terencana untuk aktivitas perawatan dan perbaikan
yang sudah masuk di dalam Monthly Maintenance Plan
3.13. Event UnPlan adalah kondisi perbaikan Asset Equipment tidak terencana untuk aktivitas perawatan dan
perbaikan di luar Monthly Maintenance Plan
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 3 dari 13
3.14. Event Schedule adalah kondisi Asset Equipment breakdown terencana untuk aktivitas perawatan dan
perbaikan yang sudah masuk di dalam Weekly Maintenance Plan.
3.15. Event Unschedule adalah kondisi perbaikan Asset Equipment tidak terencana untuk aktivitas perawatan
dan perbaikan di luar Weekly Maintenance Plan.
3.16. Troubleshooting adalah proses identifikasi sumber penyebab kerusakan Asset Equipment
3.17. Forecast Component / Spare Part adalah perkiraan dan analisa kebutuhan component atau Spare Part
dalam kurun waktu tertentu.
3.18. Planned Component Replacement (PCR) adalah penggantian komponen terencana yang terdapat di Tasklist
3.19. Work Order adalah perintah kerja untuk aktivitas perawatan dan perbaikan Asset Equipment
3.20. Part Requisition Slip (PRS) adalah dokumen permintaan Spare Part atau material yang dibutuhkan untuk
perawatan dan perbaikan Asset Equipment.
3.21. Store Slip adalah dokumen bukti serah terima barang dari SCM kepada penerima
3.22. Return Slip adalah dokumen bukti pengembalian sparepart yang tidak terpakai pada saat perawatan dan
perbaikan Asset Equipment dari Plant ke SCM.
3.23. Service Meter Unit (SMU) adalah jumlah jam beroperasi suatu Asset Equipment dalam satuan jam
3.24. WO Aging adalah umur sebuah Work Order dalam satuan hari, dihitung dari waktu pada saat WO dibuat
sampai WO di TeCo.
3.25. WO Aging OTIF adalah umur sebuah Work Order dalam satuan hari, dihitung dari waktu pada saat WO OTIF
dibuat sampai WO di TeCo.
3.26. TECO (Technically Complete) adalah proses administrasi closing work order di SAP
3.27. OTIF Date adalah tanggal pemenuhan permintaan suku cadang (Spare part)
3.28. Estimate Cost adalah perkiraan biaya pada sebuah event di Work Order
3.29. Actual Cost adalah aktual biaya pada sebuah event di Work Order
3.30. MAT adalah maintenance activity type di SAP
3.31. Standard Down Time Hours adalah waktu normal yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah event di
Work Order dalam satuan Jam.
3.32. Actual Down Time Hours adalah aktual waktu yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah event di Work
Order dalam satuan Jam.
3.33. Physical Availability adalah ketersediaan alat dengan memperhitungkan waktu yang hilang disebabkan oleh
pekerjaan perbaikan dan perawatan unit
3.34. Mean Time To Repair (MTTR) adalah waktu rata-rata untuk waktu pengecekan atau perbaikan saat unit
tersebut diperiksa sampai unit tersebut dapat digunakan atau dioperasikan kembali
3.35. Mean Time Between Stoppage (MTBS) rata-rata kemampuan alat untuk beroperasi dalam jangka waktu
tertentu tanpa berhenti untuk melakukan perawatan ataupun perbaikan.
3.36. Quick Repair adalah perbaikan yang dapat dilakukan secara cepat diarea manapun berdasarakan laporan
kerusakan dari operator/pengawas dan hasil Pelaksanaan Pemeriksaan Harian (P2H).
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 4 dari 13
4. DIAGRAM ALIR
A. SCHEDULING WORK ORDER
Scheduled Maintenance
Mulai
Pembuatan
Maintenance Plan
WO
Penyusunan Monthly
Plan
- Backlog Job
- Action Taken
- Labour External
- Consumable
B - Lembar
Persetujuan
A
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 5 dari 13
Mulai
No Selesai
Yes
Pembuatan Pengadaan
Event Unplan
Work Order Barang dan Jasa
- PRS
- Panduan WO
A
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 6 dari 13
Technician Scheduler
Persiapan Dokumen
Pengambilan Part
Work Order
Pelaporan dan
Evaluasi
Selesai
PROSEDUR No. Dokumen : CK-PR-PLT-03-(2)
Tanggal Efektif : 31-07-2023
SCHEDULING & WORK ORDER Revisi : 02
Hal : 7 dari 13
5. RACI MATRIKS
A. SCHEDULING WORK ORDER
Maintenance Planning
Maintenance Strategy
Warehouse (Site)
Asset Reliability
Scheduler
Plant
No Proses
1 Maintenance Plan C C A R C I I
Penyusunan Weekly/Two
4 C, I C A C R C C, I I I
Days Plan
5 Pengadaan Barang dan Jasa I I C, I C, I A R
Equipment Health
Warehouse (Site)
Dept Head SCM
Lead of Plant /
Head Plant
Dispatcher
Technician
Scheduler
No Proses
1 Laporan Kerusakan A C, I C, I R C, I
2 Perbaikan Unit A, C R C, I
2 Event Unplan A R C, I C, I
3 Backlog Job A C R C C
Equipment Health
Warehouse (Site)
Dept Head SCM
Lead of Plant /
Head Plant
Technician
Scheduler
No Proses
6. KETENTUAN
A. SCHEDULING WORK ORDER
1. Maintenance Plan
1.1. Maintenance Planning & Scheduling membuat maintenance plan dengan berdasarkan pada sumber
data berikut :
1.1.1. RM Budget tahunan
1.1.2. 3MRP dan/atau 6MRP bulan sebelumnya
1.2. Tujuan pembuatan Maintenance Plan yang akan dikomunikasikan ke SCM sebagai berikut :
1.2.1. Kebutuhan Component untuk rencana PCR
1.2.2. Kebutuhan Undercarriage
1.2.3. Kebutuhan Tyre
1.2.4. Kebutuhan Consumable
1.3. Pengelolaan Component mengacu ke Prosedur CK-PR-PLT-11 Pengelolaan Komponen
3.2.2. Maintenance Planning & Scheduling memvalidasi nilai dan menyesuaikan dengan RM Budget
Tahunan dan/atau RM Budget Reforecast terakhir.
3.2.3. Rencana yang tercantum di Monthly Maintenance Plan dan telah disetujui sebagai tolak ukur
untuk pelaksanaan (aktivitas dan biaya) perawatan dan perbaikan oleh Plant Project.
3.2.4. Daily monitoring pelaksanan perawatan dan perbaikan (aktivitas dan biaya) dilakukan oleh
Scheduler dan Cost Control di Project.
2. Perbaikan Unit
Technician melakukan perbaikan unit yang termasuk dalam kategori Quick Repair dengan tetap
mencantumkan Work Order.
3.1.4. Operation menyatakan Asset Equipment breakdown dan tidak bisa dioperasikan
3.2. Aktivitas Quick Repair dilakukan jika Asset Equipment perlu untuk diperbaiki dengan lama pekerjaan
kurang dari 15 menit dan bukan termasuk dalam Event Unplan.
4. Backlog Job
4.1. Hasil identifikasi kerusakan dini dengan kategori P2/P3 dimasukan kedalam Backlog Job
4.2. Hasil dari equipment health issue merupakan bagian dari Backlog Job
4.3. Backlog Job diverifikasi oleh Pengawas Technician dan Equipment Health serta diteruskan kepada ke
Scheduler yang akan direncanakan untuk dieksekusi.
7. REFERENSI
7.1. ISO 9001 : 2015 Klausul 8.1 Tentang Perencanaan dan Pengendalian Operasional
7.2. ISO 14001 : 2015 Klausul 8.1 Tentang Perencanaan dan Pengendalian Operasional
7.3. ISO 45001 : 2018 Klausul 8.1 Tentang Perencanaan dan Pengendalian Operasional