0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
137 tayangan10 halaman

Peran Teknologi dalam Pendidikan Modern

Makalah ini membahas tentang peran teknologi dalam dunia pendidikan. Teknologi sangat penting untuk membantu proses pengajaran dan pembelajaran. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara yang efektif dan efisien.

Diunggah oleh

pixa fotocopy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
137 tayangan10 halaman

Peran Teknologi dalam Pendidikan Modern

Makalah ini membahas tentang peran teknologi dalam dunia pendidikan. Teknologi sangat penting untuk membantu proses pengajaran dan pembelajaran. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara yang efektif dan efisien.

Diunggah oleh

pixa fotocopy
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH INFORMATIKA

PERAN TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Informatika

Kelompok :
Nindya Sava Aqilah (25/XG/230317)
Ina May Zura (09/XG/230150)

MADRASAH ALIYAH NEGERI KENDAL


Komplek Islamic Center, Jalan Soekarno-Hatta No. 18, Bugangin
Kec. Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah 51314
www.mankendal.sch.id
2024

i
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i


DAFTAR ISI .................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................. 1
a. Latar Belakang ................................................................... 1
b. Rumusan Masalah .............................................................. 3
c. Tujuan................................................................................. 3
BAB II PEMBAHASAN .................................................................... 4
a. Kajian Teoritis ................................................................... 4
b. Pembahasan ....................................................................... 5
BAB III PENUTUP ........................................................................... 7
a. Kesimpulan ........................................................................ 7
b. Saran .................................................................................. 7
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 8
LAMPIRAN ................................................................................................... 8

ii
BAB I PENDAHULUAN

a. Latar Belakang
Peranan teknologi dalam dunia pendidikan berkembang pesat, kebutuhan
terhadap teknologi sangat diperlukan di era globalisasi saat ini. Kemajuan suatu
lembaga pendidikan salah satunya dapat dilihat dari bagaimana sekolah tersebut
memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sesuai kebutuhan dan
memanfaatkan dengan optimal.
Seiring berkembangnya era globalisasi, teknologi mempunyai peranan penting
di dalam segala aspek bidang kehidupan manusia baik dalam bidang ekonomi, politik,
kebudayaan seni dan bahkan dalam pendidikan.Tidak dapat disangka bahwa teknologi
merupakan suatu “Kawasan” yang dapat membantu memecahkan kehidupan An
manusia dari masa kemasa secara efektif dan efisien.
Dalam dunia pendidikan, teknologi sangatlah penting untuk membantu proses
pengajaran di lembaga-lembaga pendidikan. Dalam kehidupan sehari-hari peserta didik
banyak sekali pada aneka beragam jenis dan produk teknologi baik yang ditemukan,
dimamfaatkan, dialami maupun yang dinikmati.
Menghadapi situasi dan kondisi seperti ini, peserta didik pada tingkat dasar
perlu diarahkandan dibekali pendidikan teknologi guna masyarakat yang mampu
mengenal, mengerti, memilih, menggunakan, memelihara, memperbaiki, menilai,
menghasilkan produk teknologi sederhana dan peduli terhadap masalah yang berkaitan
dengan teknologi.
Dalam inovasi, pendidikan tidak bisa lepas dari masalah revolusi metode,
kurikulum yang inovatif, teknologi serta sumber daya manusia yang kritis untuk
menghasilkan daya cipta dan hasil sekolah sebagai bentuk perubahan pendidikan
pembelajaran kurikulum pendidikan teknologi hendaknya berintikan pemecahan
masalah dengan pendekatan empat pilar yaitu: Learning to tahu, belajar untuk
melakukan, belajar untuk menjadi, dan belajar untuk hidup bersama.
Saat ini kita berada pada zaman dimana kita harus bergerak secepat kilat jika
kita ingin terus berada pada arus zaman.Segala sesuatunya berubah setiap kali matahari
terbit dan tenggelam.Hari esok datang dengan berjuta perkembangan dan hal-hal
baru.Begitu pula dengan teknologi.Kata teknologi seringkali oleh masyarakat diartikan
sebagai alat elektronik.Teknologi diadaptasikan pada segala aspek kehidupan,
membuat hidup jadi lebih mudah dan menarik.Teknologi pun sedemikian rupa
diterapkan untuk dunia pendidikan.Dengan adanya teknologi pendidikan mampu
memecahkan masalah-masalah dalam dunia pendidikan terutama dalam bidang
informasi.
Mengingat begitu pentingnya peranannya dalam sistem pendidikanDan dalam
perkembangan proses kehidupan manusia, maka kurikulum pengembangan harus
dikerjakan dengan cermat. Dalam UU No.2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan
Nasional Pasal 4 menegaskan paling tidak terdapat dua tujuan Pendidikan Nasional,
yaitu memiliki pengetahuan dan keterampilan. Perbedaan individu yang berhubungan
1
dengan perkembangannya, latar belakang sosial budaya, dan faktor-faktor yang dibawa
dari kelahirannya, merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan
kurikulum.
Dalam inovasi pendidikan tidak bisa lepas dari masalah revolusi metode,
kurikulum yang inovatif, teknologi serta SDM yang kritis untuk dapat menghasilkan
daya cipta dan hasil sekolah sebagai bentuk perubahan pendidikan. Untuk itu ada 5
(lima) teknologi yang dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik yaitu :
sistem berpikir, desain sistem, kualitas pengetahuan, manajemen perubahan dan
teknologi pembelajaran.
Adanya perkembangan teknologi saat ini juga terkadang menjadikan manusia
lebih bergantung pada teknologi karena dianggap lebih praktis dan juga lebih mudah
untuk digunakan. Contohnya saja Smartphone pasti hampir semua orang memiliki alat
ini, karena ukurannya yang kecil alat ini jadi mudah dibawa kemana mana yang tidak
akan lepas pada diri kita. Hal ini dikarenakan Smartphone berfungsi sebagai multi-
tasking, yang di mana kita dapat mencari berbagai sesuatu yang kita butuhkan di sana
contohnya saja untuk mencari informasi dengan browsing melalui internet atau bahkan
untuk sekedar berkomunikasi. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat teknologi dalam
kehidupan sehari hari ini yang selalu bisa kita jumpai.
Peranan teknologi ini juga membawa perubahan yang drastis dalam Pendidikan
seperti yang dapat kita lihat perbedaan pendidikan zaman sekarang dan zaman dulu
pasti sudah sangat jauh berbeda. Itu semua terjadi seiring perkembangan zaman. Pada
zaman dahulu orang-orang dengan menggunakan alat yang sederhana dan seadanya
seperti buku tulis dan papan tulis. Namun , itu semua kini sudah berubah tidak hanya
buku dan papan tulis saja yang ada di sekolah namun juga ada alat lain yang digunakan
dalam pembelajaran contohnya seperti laptop, komputer, Smartphone, dan masih
banyak lagi. Dengan menggunakan teknologi secara bijak dan baik pastinya juga akan
membawa dampak yang positif pula bagi kita.
Perkembangan teknologi ini tidak hanya membawa dampak yang positif namun
juga membawa dampak yang negatif salah satunya dampak negatif teknologi ini bagi
para siswa saat ini yaitu mereka terkadang cenderung kurang fokus dalam belajar
apabila kurangnya pengawasan dari orang tua atau guru sehingga mereka
memanfaatkannya untuk bermain video game maka dari itu hal tersebut pasti akan
membawa dampak yang buruk dan teknologi pun dapat di salah gunakan. Dari sini
dapat dipastikan bahwa peran pendamping sangat berpengaruh dalam pembelajaran
apalagi saat menggunakan alat teknologi.
Seharusnya teknologi itu dimanfaatkan dengan sebaik baiknya dalam
pembelajaran dan bukannya malah membawa dampak yang buruk bagi siswa karena
kurangnya pengawasan. Jika teknologi dimanfaatkan dengan sebaik baiknya pasti akan
membawa dampak yang baik pula bagi penggunanya. Salah Satu contoh penggunaan
teknologi dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan proyektor dalam dalam
penyampaian materi saat di kelas. Tentunya siswa pasti merasa bosan jika terus terusan
mendengarkan ceramah dari guru dan hanya menggunakan metode yang monoton saja.

2
Hal ini akan menjadikan siswa tidak cepat merasa bosan dalam pembelajaran sehingga
suasana kelas pun bisa terlihat nampak hidup.

b. Rumusan Masalah
1. Bagaimana awal mula teknologi?
2. Apa pengertian teknologi pendidikan?
3. Apa manfaat dan kekurangan teknologi pendidikan?
4. Apa macam- macam teknologi pendidikan?
5. Apakah dengan adanya perkembangan teknologi ini dapat meningkatkan
pembelajaran dalam pendidikan ?

c. Tujuan
1. Dapat mempermudah dalam kegiatan belajar mengajar
2. Menjelaskan awal mula teknologi
3. Menjelaskan pengertian teknologi pendidikan
4. Menjelaskan manfaat dan kekurangan dari teknologi pendidikan
5. Menjelaskan dasar pemikiran begitu pentingnya teknologi dalam Pendidikan

3
BAB II PEMBAHASAN

a. Kajian Teoritis
1. Teknologi
Teknologi memungkinkan akses pendidikan yang lebih luas bagi individu
dari berbagai latar belakang dan lokasi geografis. Melalui pembelajaran jarak jauh
dan platform daring, siswa dapat mengakses materi pelajaran tanpa terbatas oleh
batasan geografis atau keterbatasan fisik. Teknologi memungkinkan pendekatan
pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Dengan analisis data dan kecerdasan
buatan, platform pembelajaran dapat menyesuaikan materi dan metode
pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan individu siswa. Teknologi
memfasilitasi kolaborasi antara siswa, guru, dan ahli dari seluruh dunia. Melalui
platform daring dan media sosial, siswa dapat berbagi ide, pengalaman, dan proyek
bersama dengan individu dari budaya dan latar belakang yang berbeda, memperluas
pandangan mereka tentang dunia. Teknologi membantu meningkatkan efisiensi
dalam administrasi sekolah dan manajemen pendidikan. Sistem manajemen
pembelajaran (LMS) dan perangkat lunak administrasi sekolah mengotomatisasi
tugas-tugas administratif seperti pendaftaran siswa, pelacakan kehadiran, dan
pengelolaan catatan akademik. Melalui teknologi seperti simulasi, augmented
reality (AR), dan virtual reality (VR), siswa dapat mengalami pembelajaran yang
lebih interaktif dan mendalam. Hal ini memungkinkan mereka untuk "mengalami"
konsep-konsep abstrak secara langsung, meningkatkan pemahaman dan retensi
materi.

2. Pendidikan
Pendidikan atau edukasi adalah usaha dasar terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak, ilmu hidup, pengetahuan umum
serta keterampilan yang diperlukan dirinya untuk masyarakat berlandaskan
Undang-Undang. Pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan
sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya
melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah
bimbingan kedua orang tua kandung dan orang lain, tetapi juga memungkinkan
secara otodidak. Etimologi kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin
yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e,
berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Setiap
pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau
tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap
seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah
atas, dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.
4
Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada
tingkat global, Pasal 13 Kovenan Internasional tentang hak ekonomi, sosial dan
budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan. Meskipun pendidikan adalah
wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan
hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk
pendidikan sekolah rumah atau yang serupa untuk anak-anak mereka.

b. Pembahasan
Secara etimologis, kata teknologi berasal dari dua kata yaitu techn yang
berarti kerajinan, dan logia (logos) yang berarti ilmu atau teori. Kata teknologi
menurut bahasa Yunani “technologia” yang menurut Webster Dictionary berarti
systematic treatment atau penanganan sesuatu secara sistematis. Sedangkan techne
menjadi dasar kata tekonologi berarti seni, kemampusan, ilmu atau keahlian,
keterampilan ilmu. Jadi teknologi pendidikan bisa diartikan sebagai pegangan atau
pelaksanaan pendidikan secara sitematis. Sedangkan teknolologi menurut bahasa
yaitu techne, bahasa Yunani, dengan dimaknai seni, kerajinan tangan, atau
keahlian. Bagi bahasa Yunani kuno teknologi diakui sebagai suatu aktivitas khusus,
dan sebagai pengetahuan (Endang, 2019).
Teknologi pendidikan dapat di artikan sebagai sebuah kajian atau praktek
untuk pelajar membantu dalam proses belajar mengajar di sekolah bisa berupa
proses membuat suatu pengajaran yang membutuhkan sebuah proses yang
mengunakan teknologi yang ada dan memadai untuk membuat suatu konsep
pembelajaran. Dalam teknologi pendidikan yang perlu di gunakan adalah sistem
yang di perlukan dalam membuat proses dalam mengembangkan kebutuhan atau
kinerja manusia dalam setiap hari, dalam proses nya teknologi pendidikan
membutuhkan beberapa komponen seperti komponen dan peralatan yang di
gunakan dalam mengolah dan membuat analisis data dan memecahakan sebuah
masalah yang ada. Di dalam pembelajaran alat-alat yang digunakan dalam
teknologi pendidikan dapa juga merubah posisi guru dalam mengajar karena dalam
pembelajaran tersebut guru mengharapkan peserta didik dapat mengunakan
teknologi yang sekarang sudah ada dan juga teknologi yang cangih untuk
memperesentasikan hasil belajar mereka dengan alat-alat tersebut bisa berupa
media ataupun yang lain. Peran guru juga tetap di perlukan untuk tetap mengajar di
dalam kelas karena fungsi dari teknologi itu sendiri untuk memudahkan
pembelajaran bukan untuk mengambil peran guru untuk seutuhnya (Nasruddin,
2016).
Teknologi dan pendidikan dalam kehidupan adalah sebuah bagian yang
tidak terpisahkan antara kehidupan manusia dari zaman dahulu sampai akhir
zaman. Pendidikan dan teknologi ini selalu mengapami perkembangan seiring
dengan perkembangan manusia di muka bumi. Pendidikan merupakan karakter
pembentuk kepribadian yang sangatlah penting, ketika perkembangan zaman dalam
pendidikan pasti selalu mengaalami perubahan yang lebih baik dan kuat dari
sebelumnya (Rizka, 2019). Dalam definisi teknologi pembelajaran dinyatakan

5
bahwa “Teknologi pendidikan adalah teori dan praktek dalam desain,
pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, dan evalusi terhadap sumber dan proses
untuk belajar”. Dapat disimpulakan bahwa teknologi pendidikan adalah penerapan
pengetahuan ilmiah dalam pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat
tercapai secara efektif dan efisien, yang tidak hanya sebatas alat dan barang atau
perangkat keras (hadware) tetapi juga software, dan brainware (Non, 2020)

6
BAB III PENUTUP

a. Kesimpulan
Teknologi pendidikan bisa diartikan sebagai pegangan atau pelaksanaan
pendidikan secara sitematis. Sebagai sebuah proses teknologi pendidikan bersifat
abstrak. Dalam hal ini teknologi pendidikan bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang
kompleks, dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi
untuk menganalisis masalah, mencari jalan untuk mengatasi permasalahan,
melaksanakan, menilai, dan mengelola pemecahan masalah tersebut yang mencakup
semua aspek belajar mansia.
Dalam definisi teknologi pembelajaran dinyatakan bahwa “Teknologi
pendidikan adalah teori dan praktek dalam desain, pengembangan, pemanfaatan,
pengelolaan, dan evalusi terhadap sumber dan proses untuk belajar”. Dapat
disimpulakan bahwa teknologi pendidikan adalah penerapan pengetahuan ilmiah dalam
pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien,
yang tidak hanya sebatas alat dan barang atau perangkat keras (hadware) tetapi juga
software, dan brainware. Teknologi juga mempunyai peran dalam pembelajaran yaitu
memfasilitasi terbentuknya interaksi secara kolaboratif dan membangun makna dalam
konteks yang lebih dapat dipahami secara bermakna.
Teknologi bukan hanya memberi dampak positif tapi juga berdampak negatif,
maka kita sebagai pengguna harus profesional dalam pemanfaatan teknologi dengan
baik sehingga perkembangan teknologi yang terjadi ini dapat berjalan dengan baik.
Teknologi juga dapat mempermudah pekerjaan, oleh karena itu manfatkanlah teknologi
dengan sebaik mungkin.

b. Saran
1. Siswa harus memiliki kemampuan literasi digital yang baik. Dengan demikian,
siswa dapat mengoperasikan atau menggunakan teknologi digital pada hal-
hal yang positif terhadap kehidupannya, sehingga perilaku siswa tersebut dapat
mengubah dan mempengaruhi keterampilan belajar dirinya di sekolah.
2. Sekolah juga dapat mengadakan pelatihan dan penyuluhan terhadap guru dan siswa
mengenai kedisiplinan dan pemantauan penggunaan teknologi digital saat kegiatan
belajar di kelas berlangsung, sebagai bentuk pencegahan terhadap penggunaan
teknologi digital yang tidak sesuai dengan peruntukannya saat kegiatan belajar di
kelas.
3. Sekolah dapat menambahkan sanksi poin pada buku pelanggaran bagi siswa yang
menggunakan teknologi digital tidak atau tanpa intruksi guru, sebagai bentuk
penegasan kepada siswa agar mereka tidak menggunakan teknologi digital tanpa
adanya intruksi saat kegiatan belajar di kelas.

7
DAFTAR PUSTAKA

Artikerl tentang Pendidikan. https://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan (Diakses pada


tanggal 7 Mei 2024)
Fauzani Nento, Roswan Manto (2023). Peran Teknologi Dalam Dunia Pendidikan. Jurnal
IAIN Sultan Amai Gorontalo. (2541-3600) https://ejournal.unp.ac.id/index.php/e-
tech/article/download/123814/pdf (Diakses tanggal 7 Mei 2024)
Gabriella Putri Wijaya (2015) Gaya Hidup Remaja Pengguna Gadget Di Kota
Pekanbaru. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
https://repository.uin-suska.ac.id/6675/2/BAB%20I.pdf (Diakses pada tanggal 6
Mei 2024)
Husaini, M. (2014). Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Bidang Pendidikan. Jurnal
Mikrotik. Lampung https://core.ac.uk/download/pdf/228737832.pdf (Diakses pada
tanggal 6 Mei 2024).
Makalah Teknologi Dalam Dunia Pendidikan.
https://www.scribd.com/document/424245147/Makalah-Teknologi-Dalam-
Pendidikan (Diakses pada tanggal 6 Mei 2024)
Manalu, Yunitasari (2013). Peran Teknologi Dalam Perkembangan Pendidikan Di
Indonesia. https://yunitasarimanalu.wordpress.com/2013/04/12/peran-teknologi-
dalam-perkembangan-pendidikan-di-indonesia/ (Diakses pada tanggal 6 Mei 2024)
Nurillahwaty, Eka (2022). Peran Teknologi Dalam Dunia Pendidikan. Prosiding Seminar
Nasional Pendidikan 2985-587X.
https://semnas.univpgri-palembang.ac.id/index.php/prosidingpps/article/download/
309/213 (Diakses pada tanggal 6 Mei 2024).
Prayoga, Akbar (2019) Pengaruh Literasi Digital Dan Sikap Terhadap Keterampilan
Belajar Abad 21 Pada Siswa Kelas X Di Sma Negeri Kecamatan Jatinegara Jakarta
Timur. Fakultas Ekonomi.http://repository.fe.unj.ac.id/7756/7/Chapter5.pdf
(Diakses pada tanggal 6 Mei 2024).
Unik Hanifah Salsabila & Niar Agustian (2021). Peran teknologi Pendidikan Dalam
Pembelajaran. Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan. Volume 3, Nomor 1, Januari
2021; 123-133 https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika/article/download/
1047/752/ (Diakses pada tanggal 6 Mei 2024)

LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai