Perencanaan Pembangunan
Sustenance
a. Kemampuan memenuhi kebutuhan dasar
Development ? b.
c.
Tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar timbul
keterbelakang absolut dan kemiskinan absolut
Perlunya kemajuan ekonomi untuk meningkatkan
pendapatan perkapita, mencegah kemiskinan
Traditional economic absolut (necessary conditions)
d. Evaluasi dapat dilihat dari indikator pengukuran
measures kesejahteraan manusia (HDI, PQLI)
self-esteem
The new economic view a. Menjadi manusia seutuhnya
of development b. Peningkatan pendapatan akan menimbulkan
underdevelopment is more than just rasa percaya diri
statistics
development is a multidimensional
c. Pembangunan harus diabsahkan sebagai suatu
process tujuan karena kunci untuk meraih sesuatu yang
sangat penting dan itu bukan kekayaan,
melainkan penghargaan
Three core values of freedom from servitude
a. Kemampuan untuk memilih
development b. Kemampuan masyarakat untuk memilih sebagian dari sekian banyak
pilihan yang tersedia
c. Konsep kebebasan manusia terkandung didalamnya kebebasan
politik termasuk juga keamanan diri, kepastian hukum, kemerdekaan
berekspresi dll
Development ?
DEVELOPMENT Growth Changes (fundamental)
- INCOME Institutional
- OUTPUT social
administrative
attitudinal
cultural (customs &
beliefs)
Perencanaan Pembangunan
CARA, TEKNIK, METODE TUJUAN SCR :
• CEPAT
• TERARAH
• EFISIEN
• Sesuai sumberdaya
yang tersedia
• Sesuai dengan
kondisi negara atau
daerah bersangkutan
Horizon waktu dalam perencanaan
• Berawal dari masa lalu-> timbul cita-cita
• Keinginan/cita-cita->keadaan masa kini (kondisi)
• Keadaan masa kini berhubungan dimensi waktu -> untuk
mencapai cita-cita di masa depan
Masa lalu Masa kini Masa Depan
(kondisi)
Dimensi
waktu
Horizon waktu dalam perencanaan
• Tujuan dan motivasi
• Keinginan/cita-cita (dalam keadaan yang lebih baik) masa depan
• Mendapatkan potensi : SDA, ruang/wilayah
• Efektif dan efisien
Masa lalu Masa kini Masa Depan
(kondisi)
Dimensi
waktu
Motivasi dan Orientasi Perencanaan
• Hakekatnya motivasi perencanaan diarahkan pada 2 orientasi yaitu
perencanaan yang didasari oleh kecenderungan dan perencanaan yang didasari
oleh target Trend Oriented Planning.
Volume Volume
Pembangunan Rentang Pembangunan Target
target Pembangunan
Arah-arah kecenderungan
perkembangan
2012 2013 2014 2015 2016 2012 2013 2014 2015 2016
• Jangkauan produk perencanaan, ditekankan pada waktu pencapaiannya dengan
konsekuensi bahwa produk yang dicapai berada dalam suatu rentang (range
tertentu). Volume
Pembangunan
Rentang
target
2012 2013 2014 2015 2016
Perencanaan dan Perencanaan Skenario
A1 = Alternative 1, Good Scenario
A2 = Alternative 2, Moderate Scenario
A3 = Alternative 3, Moderate Scenario
A4 = Alternative 4, Bad Scenario
A5 = Alternative 5, Worst Scenario
Present Target
A1
A2
A3
A4
A5
t-n t t+n
Past Future
= Target Scenario
Manfaat dari Perencanaan
Dengan
Outcome Perencanaan
Tanpa Perencanaan
Target
Dengan perencanaan:
• Waktu yang dibutuhkan
untuk mencapai target
perencanaan lebih cepat
• Proses nya tidak ada yang
dilewati, hanya dipercepat
saja
t1 tn
waktu
Prinsip Perencanaan Pembangunan
Prinsip dasar yang menjadi landasan di dalam perencanaan pembangunan
adalah mempertimbangan beberapa hal dasar dibawah ini:
• Misi dan Visi yang ingin dicapai melalui pembangunan tersebut
• Kemampuan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki
untuk mencapai masa datang serta penyelesaian masalah masalah yang perlu
diselesaikan dan diatasi untuk dapat mencapai keadaan di masa datang yang lebih
baik.
• Strategi untuk dapat merealisasikan program yang dirumuskan di dalam rencana
• Kesesuaian arahan rencana dengan norma-norma
• Pengendalian dan pemantauan pelaksanaan rencana
• Penyesuaian rencana dalam wawasan berkelanjutan termasuk pengserasian dengan
lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan ekonomi.
Perencanaan Pembangunan (Proses)
DATA SEBAGAI ANALISIS
MASUKAN (INPUT) RENCANA
PERENCANAAN
EVALUASI PERENCANAAN
Model Perencanaan yang baik
Kerangka (coverage) yang
menyeluruh terhadap permasalahan
Menyeluruh
Waktu yang tertentu (time)
Menjelaskan tingkah laku Closure Accounting framework
masyarakat
Proses Model Perencanaan
Permasalahan
INPUT PROSES OUTPUT
Fakta Lapangan Penyusunan Model
Implementasi
Pengalaman Pengujian / Validasi Model
Fakta Analisis Draft Model
Evaluasi
Sintesa Implementasi Model
Target Skenario Kebijakan
Revisi
Sumber Daya Simulasi Target Kinerja
Umpan Balik (Feedback)
Idealized Planning Model : Bendavid -Vall
Perumusan Tujuan
Perumusan Sasaran
Evaluasi
Data Collection & Analysis Mengdentifikasi Pilihan-pilihan
Implementasi
Publikasi Rencana
Rencana Implementasi Comparative Assessment
Planning Process : Diana Conyers
Decision To Adopt Planning
Establish Org Framework
Specify planning goals
Monitor & Evaluate
Formulate Objectives
Implementation
Collect and Analyse Data
Select Prefered Alternative
Appraise of Alternative Identify Alternative course
of Act
Labor
Capital
Dengan Adanya Perencanaan, Alokasi Sumberdaya Menjadi
Land Lebih Efisien
Perencanaan sebagai penyelesaian untuk mengatasi Problem
of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Society’s Preference
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
Problem of Resource Allocation
Agriculture Manufacturing Services
The concept of efficiency
How to allocate limited resource to achieve the
maximum social welfare (preference)
UUD’45 Pasal 33 ayat 4: Perekonomian nasional diselenggarakan
berdasar […] prinsip […] efisiensi […]
Penyusunan Rencana
Strategic Plan
Action Plans
Vision Why we exist
Evaluate Progress
Mission What we want to be
Goals What we must achieve to be successful
Objectives O1 Specific outcomes expressed in
O2
measurable terms (NOT activities)
Initiatives Planned Actions to
AI1 AI2 AI3 Achieve Objectives
Measures Indicators and
M1 M2 M3 Monitors of success
Targets T1 T1 T1 Desired level of performance
and timelines
Kerangka Perencanaan Strategis
Where We Are Now? Where We Want To Be?
Dimana Kita Sekarang Akan Kemana Kita
(Situasi Saat ini) (Visi/Misi Organisasi)
How To Get There?
Bagaimana Kita Sampai Kesana
(Strateg/Aksi)
Kerjakan Hal-
How To Stay There? Hal yang Benar
Bagaimana Kita Tetap Di sana Secara Benar
(Keberlanjutan)
Keterkaitan Visi-Misi-Tujuan-Sasaran, program dan kegiatan
Sistem Perencanaan
Pembangunan
(Perencanaan Strategis)
Tujuan Pembangunan Daerah
• Place Prosperity :
• cara bagaimana dalam mencapai pemerataan pembangunan di suatu daerah,
dan dapat terhindar dari adanya ketimpangan yang berlebihan dalam suatu
dearah (regional disparity).
• Indikatornya: Indeks Williamson yang semakin menurun
• People Prosperity :
• cara bagaimana mencapai pemerataan pendapatan dan kesejahteraan antar
individu yang ada dalam suatu daerah tertentu (income disparity).
• Indikatornya: Indeks Gini yang semakin menurun
Konsep Membangun Komponen Daerah
Komponen Kosep Lama Konsep Baru
Pengembangan Perusahaan
Lebih Banyak Perusahaan = dengan kualitas pekerjaan
Kesempatan Kerja
Lebih Banyak Pekerjaan yang sesuai dengan
karakteristik masyarakatnya
Basis Membangun Sektor-sektor Membangunan Institusi Ekonomi
Pembangunan Ekonomi yang baru
Keunggulan komparatif Keunggulan bersaing
Asset Lokasi berdasarkan asset fisik berdasarkan kualitas
yang ada lingkungannya
Sumberdaya Pengetahuan sebagai
Ketersediaan tenaga kerja
Pengetahuan pembangkit perekonomian
Sumber: Blakely & Leigh, 2013
Pengambilan Keputusan Strategis (Model)
• Langkah dalam perencanaan
• keputusan strategis merupakan sebuah
proses siklus yang terdiri atas 5 tahapan,
yaitu:
1. Mendefinisikan dan mengklarifikasi
tujuan;
2. Menganalisis situasi;
3. Menganalisis dan merencanakan
penggunaan sumber daya;
4. Mengidentifikasi alternatif tindakan
dan memilih di antara mereka di
dasar kelayakan dan kriteria lainnya;
5. Memiliki kepedulian untuk melihat
ke depan ke masa depan dan
perencanaan untuk jangka
panjang/hasil jangka panjang.
(Joice, 2015)
Proses Perencanaan Strategis->Monev
Menurut Wheelen, et al (2018)
proses perencanaan strategis dapat
digambarkan melalui 4 tahapan,
yaitu:
1) Pengamatan lingkungan;
2) Perumusan strategi;
3) Implementasi strategi; dan
4) Kontrol dan evaluasi
Wheelen, et al (2018)
Hubungan Kinerja Pembangunan Daerah
Strategi Pembangunan
• Strategi pembangunan menggambarkan bagaimana langkah-langkah
yang ditempuh untuk mewujudkan visi dan misi yang telah
dirumuskan.
• Penentuan strategi harus mempertimbangkan tantangan-tantangan
yang dihadapi.
• Langkah-langkah strategis dalam pembangunan merupakan sebuah
kebijakan pembangunan, yang kemudian akan dijabarkan lebih detil
dalam program-program pembangunan
• Untuk menjamin agar program-program pembangunan mencapai
tujuan yang sudah ditetapkan dibutuhkan perencanaan penganggaran
yang memadai
Strategi Pembangunan
Hubungan antara sasaran dan strategi pembangunan:
Penentuan Alternatif Strategi
Hubungan Strategi dan Sasaran Pembangunan
Kebijakan Pembangunan
• Anderson (2006) : kebijakan pembangunan sebagai tindakan
yang dibuat secara sengaja oleh pemerintah untuk
menyelesaikan masalah atau hal-hal yang menjadi perhatian
bersama.
• Kebijakan pembangunan sebagai tatanan/pedoman untuk
mengarahkan rumusan strategi yang dipilih agar lebih terarah dalam
mencapai tujuan dan sasaran dari waktu ke waktu.
• Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan strategi agar
memiliki fokus dan sesuai dengan pengaturan pelaksanaannya.
Alternatif Kebijakan Pembangunan
• Sidney (Fischer, 2007): perumusan kebijakan pembangunan
hendaknya memperhatikan sejumlah pertanyaan:
• Rencana apa yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah?
• Apa yang menjadi tujuan dan prioritas?
• Pilihan apa yang tersedia untuk mencapai tujuan tersebut?
• Apa saja keuntungan dan kerugian dari setiap pilihan?
• Eksternalitas apa, baik positif maupun negatif terkait dengan setiap alternatif?
Program Pembangunan
• Perwujudan pelaksanaan strategi dan kebijakan umum
pembangunan yang telah dirumuskan, yang akan dijabarkan dalam
bentuk kegiatan-kegiatan pembangunan dan rencana pembiayaannya
Dari Strategi ke Program Pembangunan
Strategi – Kebijakan – Program Pembangunan
Metode Perencanaan
Pembangunan
Highlight
• Model Perencanaan Matematis/Ekonomi
• Terkadang sangat esensial, oleh pengambil keputusan yang mempunyai
perhatian terhadap stabilitas dan manajemen makroekonomi
• Dapat memberikan gambaran terhadap perekonomian yang potensial,
seperti pertumbuhan ekonomi, pembentukan tenaga kerja dan mengurangi
kemiskinan
• Model cost-benefit dapat dikembangkan untuk membimbing pemerintah
pada investasi publik yang akan memaksimumkan tingkat pengembalian
ekonomi (economic return) dari sejumlah pengeluaran tertentu atau
meminimumkan biaya ekonomi (economic cost) terhadap pencapaian tujuan
sosial dan ekonomi
Beberapa Metode & dalam Perencanaan
Pembangunan
• Overlay Analisis
• Model menentukan potensi sektor (potensial, menurun, meningkat, dominan)
-> Makro
• Logical Framework Analysis(LFA)
• Pendekatan model dalam mendapatkan program/kegiatan