0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan3 halaman

Pengaruh CPS dan VCT pada Siswa SD

Diunggah oleh

riskifidiya31
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan3 halaman

Pengaruh CPS dan VCT pada Siswa SD

Diunggah oleh

riskifidiya31
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KARTU BIMBINGAN JUDUL SKRIPSI

NAMA MAHASISWA Rista firzakia

NOMOR INDUK MAHASISWA 2101411050

JUDUL 1 Pengaruh model Creative Problem


Solving (CPS) Terhadap kemampuan
pemecahan masalah siswa pada materi
FPB dan KPK pada kelas 4 SD Negeri 19
Kelapa

GAMBARAN KERANGKA BERPIKIR Permasalahan yang sering terjadi pada siswa


yaitu seperti siswa malas belajar, lambatnya
daya tangkap siswa terhadap materi
pelajaran, siswa masih memiliki rasa malu
untuk bertanya secara langsung mengenai
materi yang belum mereka pahami, dan
sebagian besar siswa belum belajar sewaktu
guru mengajar. Hal ini tentu mempengaruhi
dalam pembelajaran matematika. dan juga
Pembelajaran matematika yang biasa di
gunakan oleh guru adalah pembelajaran
langsung. Proses pembelajarannya dimulai
dari guru menjelaskan materi pelajaran di
depan kelas, memberikan contoh soal,
latihan soal dan diakhiri dengan pemberian
pekerjaan rumah (PR). Dengan model
pembelajaran ini aktifitas peserta didik
dominan hanya mendengar. Proses
pembelajaran didominasi oleh guru. Hanya
sedikit peserta didik yang aktif, baik
bertanya maupun menjawab pertanyaan,
Sedangkan yang lainya hanya diam
mendengarkan dan bahkan bermain-main
atau bahkan bercanda dengan sesama siswa.
Secara khusus, tujuan pembelajaran
matematika di sekolah dasar adalah
memecahkan masalah yang meliputi
kemampuan memahami masalah,merancang
model matematika, menyelesaikan model,
dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
Pemecahan masalah merupakan komponen
yang sangat penting dalam matematika.
tujuan pembelajaran matematika di sekolah
dasar, sebagaimana yang disajikan oleh
depdiknas salah satunya adalah
memecahkan masalah yang meliputi
kemampuan memahami masalah,merancang
model matematika, menyelesaikan model,
dan menafsirkan solusi yang diperoleh.
Pemecahan masalah merupakan komponen
yang sangat penting dalam matematika.
Untuk mencapai tujuan pembelajaran mata
pelajaran matematika tersebut, seorang guru
hendaknya dapat menciptakan kondisi dan
situasi pembelajaran yang memungkinkan
siswa aktif membentuk, menemukan dan
mengembangkan pengetahuannya.
Memperhatikan pentingnya peserta didik
mempunyai kemampuan pemecahan
masalah matematis yang memadai dalam
pembelajaran matematika maka diperlukan
usaha dari guru. Usaha yang dapat
dilakukan oleh guru antara lain adalah
memberikan pembelajaran yang tepat dalam
pembelajaran metematika, yang bertujuan
untuk mendorong peserta didik agar dapat
mengomunikasikan gagasannya.
Disini, dalam menggunakan model
pembelajaran (Creative Problem Solving)
agar dapat meningkatkan hasil belajar
peserta didik karena Model Creative
Problem Solving merupakan suatu model
pembelajaran yang melakukan pemusatan
pada pengajaran dan keterampilan
pemecahan masalah yang diikuti dengan
penguatan keterampilan. Ketika dihadapkan
dengan suatu pertanyaan,siswa dapat
melakukan keterampilan memecahkan
masalah untuk memilih dan
mengembangkan tanggapannya. Tidak
hanya dengan menghafal dan berfikir,
keterampilan memecahkan masalah
memperluas proses berfikir.
CATATAN/SARAN DARI DOSEN PA

JUDUL 2 Pengaruh model Value Clarification


Technique (VCT) Terhadap kemampuan
pemecahan masalah siswa pada materi
pembagian kelas 4 SD Negeri 19 Kelapa

GAMBARAN KERANGKA BERPIKIR rendahnya kemampuan peserta didik dalam


menyelesaikan soal hasil belajar pada mata
pelajaran matematika materi pembagian dan
Hal ini menandakan bahwa metode
pengajaran sangat berpengaruh keberhasilan
proses pembelajaran. Berhubung dengan hal
tersebut salah satu kunci keberhasilan
peserta didik dalam mencapai hasil belajar
adalah bagaimana pendidik mengelola
suasana belajar dan stretegi pembelajaran
dikelas. Dengan adanya model
pembelajaran pendidik dapat menyajikan
materi sesuai dengan model pembelajaran
tersebut agar berjalan lebih bermakna. Dan
dapat meningkatkan hasil belajar dalam
ranah kognitif maupun afektif. Salah satu
alternatif untuk mata pelajaran IPS adalah
model Pembelajaran VCT (Vallue
Clarification Technique ). Karena model
pembelajaran ini efektif melatih sikap moral
yang ada didalam diri peserta didik sehingga
dapat meningkatkan hasil belajar peserta
didik, yang dimana peserta didik dituntut
untuk bisa mencari, menemukan serta
menganalisis nilai nilai yang dianggapnya
baik. Model pembelajaran VCT juga
mampu mengundang, melibatkan, membina,
dan mengembangkan potensi diri peserta
didik terutama mengembangkan potensi
sikap serta hasil belajarnya.
CATATAN/ SARAN DARI DOSEN PA

Pangkalanbaru.......................

Mengetahui
Dosen Pembimbing Akademik

NBM

Catatan: Untuk Gambaran Kerangka Berpikir Berisi Tentang Permasalahan, Solusi/Tindakan


dan Hasil yang di Harapkan.

Anda mungkin juga menyukai