Askep BPH Fikri
Askep BPH Fikri
Disusun Oleh :
Fikri Fajri Abdillah
C1AC242022
A. Pengkajian
1. Identitas Pasien
Nama : Tn. A
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 65 Tahun
Agama : Islam
Status Perkawinan : Menikah
Pekerjaan : Buruh Tani
Pendidikan Terakhir : SMP
Alamat : Jl. Parung Bogor Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor
No. CM : 316539
Diagnostik Medis : BPH
Keterangan :
: Pasien
: Laki-laki
: Perempuan
Saat ini klien tinggal bersama istrinya. Klien mempunyai 3 orang anak dan 5 orang
cucu. Klien mengatakan tidak ada anggota keluarganya yang memliki penyakit seperti
klien derita saat ini. Klien mengatakan dikeluarganya tidak ada yang memiliki penyakit
menular maupun penyakit keturunan. Akibat dari klien sakit saat ini berdampak pada
keluarga klien yang cemas akan kondisi klien
4. Pengkajian Pola Fungsi Gordon
Saat ini klien merasa dirinya sehat akan tetapi ada rasa tidak nyaman akibat nyeri saat
BAK sehingga klien tidak bisa BAK seperti biasanya. Klien mengatakan upaya yang
bisa dilakukan saat ini dalam mempertahankan kesehatannya dengan menjalankan
kontrol rutin dan melakukan tindakan pembedahan.
5. Data Biologis
No Pola Aktivitas Sebelum Sakit Setelah Sakit Keterangan
1 Pola Nutrisi
Makan :
Frekuensi 3x sehari 3x sehari
Jumlah 1 Porsi 1 Porsi
Jenis Makan Biasa Makan Biasa
Pantangan Tidak ada Tidak ada
Alergi Tidak ada Tidak ada
Minum :
Jumlah 1500 L 1500 L
Jenis Air putih dan Teh Air putih
Pantangan Tidak ada Tidak ada
2 Pola Eliminasi
BAB
Frekuensi 1x/ hari 1x/hari
Konsistensi Lembek Lembek
Warna Cokelat Cokelat
BAK
Frekuensi 4-5 x/ hari Terpasang Dower Chateter
Jumlah 1500 cc 1000 cc
Warna Kuning Kuning keruh
3 Pola Isrirahat
Tidur malam Klien mengatakan Klien mengatakan tidur
tidur malam + 7 malam + 6 jam
jam
6. Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum Tingkat Kesadaran : Composmentis E4V5M6
Tanda-tanda Vital
TD : 120/70 mmHg
N : 87x/ menit
RR : 20x/ menit
S : 36,6oC
Berat Badan : 58 Kg
Tinggi Badan: 150 Cm
Pengkajian Nyeri
Provokes, Palliative : Klien mengeluh nyeri karena penyakitnya
Quality : Nyeri terasa tertusuk benda tajam
Radiates : Nyeri pada area perut bawah
Severity : Skala nyeri 5 (0-10)
Time : Nyeri dirasakan menetap
7. Data Psikososial
Klien mengatakan cemas akan tindakan operasi yang akan dilakukan terhadap dirinya,
tampak klien terlihat tegang saat ditanyakan kesiapan untuk operasi
8. Data Spiritual
Klien mengatakan melaksanakan sholat 5 waktu dengan melakukan tayamum
9. Data Penunjang
Hasil Lab :
Tanggal 26/02/2025
PARAMETER HASIL NILAI RUJUKAN
HEMATOLOGI
Hemoglobin 14.6 13.2 - 17.3
Hematokrit 43.9 40.0 – 52.0
Leukosit 15.330 4.000 – 11.000
Trombosit 379.000 150.000 – 440.000
KIMIA KLINIK
Ureum 17.6 16.6 – 48.5
Kreatinin 0.62 0.67 – 1.17
SGOT 23 <= 40
SGPT 4 <= 41
ELEKTROLIT
Natrium 139 135 – 147
Kalium 3.9 3.5 – 5.0
Klorida 99 95 – 105
Kalsium Ion 1.21 1.16 – 1.32
HEMOSTATIS
Masa Pendarahan (BT) 2 1–5
Masa Pembekuan (CT) 4 2–6
Nyeri Akut
2 Ds : klien mengatakan Bak keluar Obstruksi saluran Gangguan
tidak tuntas, BAK sering tetapi kemih eliminasi urin
sedikit,
Akumulasi urin di
vesika
Do :
Terjadi
- BAK 1000 cc
dekompensasi
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh Sukar berkemih dan
frekuensi berkemih
- Distensi kandung kemih
meningkat
- Disuria
Gangguan
eliminasi urin
3 Ds : Klien mengatakan cemas akan Tindakan Operatif Ansietas
tindakan operasi yang akan dilakukan
Krisis Situasi
Do :
- Tampak klien tegang Ancaman perubahan
status kesehatan diri
Ansietas
C. Diagnosa Keperawatan
E. Implementasi Keperawatan
Rabu, Gangguan J.14.00 Mengidentifikasi tanda dan gejala retensi atau - Klien mengatakan BAK sekarang
26/02/2025 Eliminasi inkontinensia urin sudah menggunakan kateter
urin
J.15.00 Memonitor pengeluaran urin dalam urin bag - BAK 100 cc, berwarna kuning
keruh
J.16.00 Menganjurkan minum yang cukup klien minum 200 cc
J.20.00 Mencatat pengeluaran urin dalam urin bag BAK total 300 cc
Kamis Gangguan
27/02/2025 Eliminasi J.08.00 Memonitor pengeluaran urin dalam urin bag BAK 50 cc, berwarna kuning keruh
urin J.10.00 Menganjurkan minum yang cukup klien minum 200 cc
J.13.00 Mencatat pengeluaran urin dalam urin bag BAK total 400 cc
O : - TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik
Rabu, DX.2 Gangguan Eliminasi Urin FIKRI
26/02/2025
Jam 20.00 S : Klien mengatakan BAK sudah menggunakan Kateter
O : - BAK 300 cc
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh
- Distensi kandung kemih tidak ada
- Disuria
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
aroma, volume dan warna )
- ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran urin
- Anjurkan minum yang cukup
- Kolaborasi pemberian obat supositoria urin
O : - TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 85 ribu x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik
Kamis, DX.2 Gangguan Eliminasi Urin FIKRI
27/02/2025
Jam 13.00 S : Klien mengatakan BAK sudah menggunakan Kateter
O : - BAK 400 cc
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh
- Distensi kandung kemih tidak ada
- Disuria
A : Masalah Teratasi s
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
aroma, volume dan warna )
- ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran urin
- Anjurkan minum yang cukup
- Kolaborasi pemberian obat supositoria urin
Kamis, DX.3 Ansietas FIKRI
27/2/2025
13.00 S : Klien mengatakan masih takut dengan tindakan
operasi
O : Tampak prilaku tegang
A : Masalah teratasi sebgaian
P : Intervensi di lanjutkan
- Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
- Monitor tanda-tanda ansietas
- Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan
kepercayaan
- Dengarkan dengan penuh perhatian
- Jelaskan prosedur termasuk sensasi yang mungkin
dialami
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien
Sabtu, DX.1 Nyeri Akut FIKRI
01/03/2025
Jam 13.00 S : P : Klien mengatakan nyeri berkurang
Q : Nyeri terasa seperti tertusuk benda tajam
R : Nyeri pada area perut bawah, tidak menyebar
S : Skala nyeri 2 (0-10)
T : Nyeri dirasakan hilang timbul
O : - TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 75 ribu x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik