0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan23 halaman

Askep BPH Fikri

Dokumen ini membahas asuhan keperawatan pada pasien Tn. A yang mengalami gangguan eliminasi urin akibat Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Pengkajian mencakup identitas pasien, riwayat kesehatan, pengkajian fisik, serta diagnosa keperawatan yang meliputi nyeri akut, gangguan eliminasi urin, dan ansietas. Intervensi keperawatan direncanakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Diunggah oleh

putrikaban7
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
19 tayangan23 halaman

Askep BPH Fikri

Dokumen ini membahas asuhan keperawatan pada pasien Tn. A yang mengalami gangguan eliminasi urin akibat Benign Prostatic Hyperplasia (BPH). Pengkajian mencakup identitas pasien, riwayat kesehatan, pengkajian fisik, serta diagnosa keperawatan yang meliputi nyeri akut, gangguan eliminasi urin, dan ansietas. Intervensi keperawatan direncanakan untuk mengatasi masalah yang dihadapi pasien dan meningkatkan kualitas hidupnya.

Diunggah oleh

putrikaban7
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ASUHAN KEPERAWATAN DASAR

PADA PASIEN TN. A DENGAN GANGGUAN ELIMINASI URIN


PADA PASIEN BPH DI RUANG LAWANG GINTUNG
RSUD KOTA BOGOR

Dosen Pembimbing : R Bayu Kusumah N,S.Kep.,Ners.,M.Kes.,AIFO

Disusun Oleh :
Fikri Fajri Abdillah
C1AC242022

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SUKABUMI PROGRAM


PROFESI NERS
KOTA SUKABUMI
2025
Asuhan Keperawatan Pada Tn. A Dengan Gangguan Eliminasi Urin

A. Pengkajian
1. Identitas Pasien
Nama : Tn. A
Jenis Kelamin : Laki-laki
Umur : 65 Tahun
Agama : Islam
Status Perkawinan : Menikah
Pekerjaan : Buruh Tani
Pendidikan Terakhir : SMP
Alamat : Jl. Parung Bogor Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor
No. CM : 316539
Diagnostik Medis : BPH

2. Identitas Penanggung Jawab


Nama : Ny. R
Umur : 60 Tahun
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Alamat : Jl. Parung Bogor Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor
Hubungan dengan Pasien : Isteri
3. Riwayat Kesehatan
Keluhan Utama
Klien Mengatakan BAK keluar tidak tuntas dan terasa nyeri pada bagian perut bawah
sejak tadi pagi, nyeri dirasakan menetap
Riwayat Penyakit Sekarang
Klien mengatakan sudah 1 bulan nyeri saat BAK, nyeri terasa perih, Nyeri dirasakan
hilang timbul, BAK keluar tidak tuntas, BAK sering tetapi sedikit-sedikit. Hari ini klien
mengatakan perut bagian bawah terasa kencang dan nyeri, nyeri seperti tertusuk benda
tajam tidak menyebar dan menetap
Riwayat Penyakit Masa Lalu
Klien mengatakan sebelumnya memiliki riwayata penyakit BPH sejak 1 bulan yang lalu
setelah dilakukan pemeriksaan USG. Obat yang sudah diminum avodart dan harnal ocas
Riwayat Kesehatana Keluarga

Keterangan :

: Pasien

: Laki-laki

: Perempuan

Saat ini klien tinggal bersama istrinya. Klien mempunyai 3 orang anak dan 5 orang
cucu. Klien mengatakan tidak ada anggota keluarganya yang memliki penyakit seperti
klien derita saat ini. Klien mengatakan dikeluarganya tidak ada yang memiliki penyakit
menular maupun penyakit keturunan. Akibat dari klien sakit saat ini berdampak pada
keluarga klien yang cemas akan kondisi klien
4. Pengkajian Pola Fungsi Gordon
Saat ini klien merasa dirinya sehat akan tetapi ada rasa tidak nyaman akibat nyeri saat
BAK sehingga klien tidak bisa BAK seperti biasanya. Klien mengatakan upaya yang
bisa dilakukan saat ini dalam mempertahankan kesehatannya dengan menjalankan
kontrol rutin dan melakukan tindakan pembedahan.

5. Data Biologis
No Pola Aktivitas Sebelum Sakit Setelah Sakit Keterangan
1 Pola Nutrisi
Makan :
Frekuensi 3x sehari 3x sehari
Jumlah 1 Porsi 1 Porsi
Jenis Makan Biasa Makan Biasa
Pantangan Tidak ada Tidak ada
Alergi Tidak ada Tidak ada

Minum :
Jumlah 1500 L 1500 L
Jenis Air putih dan Teh Air putih
Pantangan Tidak ada Tidak ada
2 Pola Eliminasi
BAB
Frekuensi 1x/ hari 1x/hari
Konsistensi Lembek Lembek
Warna Cokelat Cokelat

BAK
Frekuensi 4-5 x/ hari Terpasang Dower Chateter
Jumlah 1500 cc 1000 cc
Warna Kuning Kuning keruh
3 Pola Isrirahat
Tidur malam Klien mengatakan Klien mengatakan tidur
tidur malam + 7 malam + 6 jam
jam

Tidur siang Klien mengatakan Klien mengatakan tidak


tidak terbiasa tidur terbiasa tidur siang
siang
4 Personal
Hygiene
Mandi, Gosok klien mengatakan Klien mengatakan selama
gigi, Cuci mandi 2x/ hari, dirumah sakit klien hanya di
Rambut gosok gigi pagi lap oleh istrinya karena
dan sore, dan menggunakan infus dan
mencuci rambut kateter belum sikat gigi
3x/ minggu
5 Pola Aktivitas Klien dapat klien mengatakan ada
melakukan beberapa aktivitas yang
aktivitas secara dibantu oleh keluarganya
mandiri

6. Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum Tingkat Kesadaran : Composmentis E4V5M6
Tanda-tanda Vital
TD : 120/70 mmHg
N : 87x/ menit
RR : 20x/ menit
S : 36,6oC
Berat Badan : 58 Kg
Tinggi Badan: 150 Cm
Pengkajian Nyeri
Provokes, Palliative : Klien mengeluh nyeri karena penyakitnya
Quality : Nyeri terasa tertusuk benda tajam
Radiates : Nyeri pada area perut bawah
Severity : Skala nyeri 5 (0-10)
Time : Nyeri dirasakan menetap

a. Kepala dan wajah


Bentuk mata simetris, rambut bersih, kulit kepala bersih, tidak ada nyeri tekan
kepala, tidak ada lesi,tidak ada edema, tidak ada pendarahan.
b. Mata
Bentuk mata simetris, sclera anikterik, pupil isokor, konjungtiva ananemis, tidak
ada nyeri tekan mata, penglihatan masih jelas.
c. Hidung
Bentuk simetris, tidak ada pernapasan cuping hidung, tidak ada nyeri tekan hidung,
mukosa hidung bersih, tidak ada polip, tidak ada pendarahan, penciuman normal.
d. Telinga
Bentuk kedua telinga simetris, tidak ada serumen, tidak ada nyeri tekan telinga,
tidak ada pendarahan, pendengaran baik / normal.
e. Mulut
Bentuk simetris, membrane mukosa bibir lembab, dan gigi utuh, tidak ada
stomatitis, tidak ada perdarahan, dan pengecapan normal.
f. Leher
Tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening
g. Dada
Bentuk dada simetris, warna kulit kecoklatan, retraksi tidak ada, tidak ada nyeri
tekan pada dada, suara napas vesikuler, tidak ada suara nafas tambahan, bunyi
jantung reguler, tidak ada bunyi jantung abnormal, tidak ada lesi, tidak ada
defromitas, tidak ada trauma / jejas
h. Perut
Bentuk simetris, warna kulit kecoklatan, bising usus 8x/menit, terdapat nyeri
tekanan pada abdomen bawah, terdapat distensi pada kandung kemih, perkusi
disemua kuadrat abdomen normal, tidak ada asites, tidak ada jejas.
i. Punggung
Tidak ada kelainan
j. Ektermitas
- Ekstremitas atas :
Bentuk kedua ekstremitas simentris, tidak ada fraktur, tidak ada lesi, tidak ada
defomitas, CRT 2 detik, akral teraba hangat, tidak ada clubbing finger, terpasang
infus disebelah kiri.
- Ekstremitas bawah :
Bentuk kedua ekstremitas bawah simetris, tidak ada fraktur, tidak ada lesi, tidak ada
deformitas, CRT 2 detik, akral teraba hangat, tidak ada clubing finger, kekuatan
otot kaki kanan 5 kaki kiri 5
k. Genitalia
Tidak ada kelainan, area genetalia bersih. Terpasang dower catheter no 16.

7. Data Psikososial
Klien mengatakan cemas akan tindakan operasi yang akan dilakukan terhadap dirinya,
tampak klien terlihat tegang saat ditanyakan kesiapan untuk operasi
8. Data Spiritual
Klien mengatakan melaksanakan sholat 5 waktu dengan melakukan tayamum

9. Data Penunjang
Hasil Lab :
Tanggal 26/02/2025
PARAMETER HASIL NILAI RUJUKAN
HEMATOLOGI
Hemoglobin 14.6 13.2 - 17.3
Hematokrit 43.9 40.0 – 52.0
Leukosit 15.330 4.000 – 11.000
Trombosit 379.000 150.000 – 440.000
KIMIA KLINIK
Ureum 17.6 16.6 – 48.5
Kreatinin 0.62 0.67 – 1.17
SGOT 23 <= 40
SGPT 4 <= 41
ELEKTROLIT
Natrium 139 135 – 147
Kalium 3.9 3.5 – 5.0
Klorida 99 95 – 105
Kalsium Ion 1.21 1.16 – 1.32

HEMOSTATIS
Masa Pendarahan (BT) 2 1–5
Masa Pembekuan (CT) 4 2–6

10. Obat yang diberikan


Ceftriaxone 2x1 gram
Ketorolac 3x1 ampul
Avodart 1x1 tablet
Harnal Ocas 1x1 tablet
B. Analisa Data
No Data Etiologi Masalah
1 Ds : Obstruksi saluran Nyeri Akut
P : Klien mengatakan Nyeri karena kemih
penyakit prostat
Q : Nyeri terasa seperti tertusuk Peregangan Vesica
benda tajam urinaria melebihi
R : Nyeri pada area perut bawah, kapasitas
tidak menyebar
S : Skala nyeri 5 (0-10) Pengosongan yang
T : Nyeri dirasakan menetap tidak sempurna pada
prostat
Do :
- Klien tampak meringis Hipersensitivitas
otot detrusor

Nyeri Akut
2 Ds : klien mengatakan Bak keluar Obstruksi saluran Gangguan
tidak tuntas, BAK sering tetapi kemih eliminasi urin
sedikit,
Akumulasi urin di
vesika
Do :
Terjadi
- BAK 1000 cc
dekompensasi
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh Sukar berkemih dan
frekuensi berkemih
- Distensi kandung kemih
meningkat
- Disuria
Gangguan
eliminasi urin
3 Ds : Klien mengatakan cemas akan Tindakan Operatif Ansietas
tindakan operasi yang akan dilakukan
Krisis Situasi
Do :
- Tampak klien tegang Ancaman perubahan
status kesehatan diri

Ansietas

C. Diagnosa Keperawatan

1. Nyeri Akut b.d Obstruksi saluran Kemih


2. Gangguan Eliminasi Urin b.d Obstruksi saluran kemih
3. Ansietas b.d Krisis Situasional
D. Intervensi Keperawatan

NO DIAGNOSA TUJUAN DAN KRITERIA Intervensi Keperawatan


KEPERAWATAN HASIL
1 Nyeri Akut Tingkat Nyeri ( L.08066 ) Manajemen Nyeri ( I.08238 )
D.0077 Observasi :
Setelah dilakukan tindakan - Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi,
keperawatan 3x24 jam tingkat frekuensi, kualitas, intenstas nyeri
nyeri menurun - Identifikasi skala nyeri
Kriteria Hasil : - Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Keluhan Nyeri menurun (5) Terapeutik :
- Meringis menurun (5) - Berikan teknik nonfarmakologis untuk
mengurangi rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa
nyeri
Edukasi :
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
Kolaborasi :
- Kolaborasi pemberian analgetik
2 Gangguan Eliminasi Eliminasi Urin ( L.04034 ) Manajemen Eliminasi Urin ( I.04152 )
urin Observasi :
D.0040 Setelah dilakukan tindakan - Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
keperawatan 3x24 jam eliminasi inkontinensia urin
urin membaik - Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
Kriteria Hasil : aroma, volume dan warna )
- Distensi kandung kemih Terapeutik :
menurun (5) - catat waktu dan haluaran berkemih
- Berkemih tidak tuntas Edukasi :
menurun (5) - ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran
- Frekuensi BAK membaik (5) urin
- Anjurkan minum yang cukup
Kolaborasi :
Kolaborasi pemberian obat supositoria urin
3 Ansietas Tingkat Ansietas ( L.09093 ) Reduksi Ansietas ( I.09314 )
D.0080 Observasi :
Setelah dilakukan tindakan - Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
keperawatan 3x24 jam tingkat - Monitor tanda-tanda ansietas
ansietas menurun Terapeutik :
Kriteria Hasil : - Ciptakan suasana terapeutik untuk
- Verbalisasi khawatir akibat menumbuhkan kepercayaan
kondisi yang dihadapi - Dengarkan dengan penuh perhatian
menurun (5) Edukasi :
- Perilaku tegang menurun (5) - Jelaskan prosedur termasuk sensasi yang
mungkin dialami
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien
Kolaborasi :
Kolaborasi pemberian obat antiansietas jika perlu

E. Implementasi Keperawatan

Hari/ Diagnosa Implementasi Evaluasi


Tanggal
Rabu Nyeri Akut
26/02/2025 J.14.30 Mengidentifikasi lokasi, karakteristik, durasi, - nyeri area perut bawah, nyeri
frekuensi, kualitas, intenstas nyeri seperti tertusuk benda tajam, nyeri
menetap
J.14.45 Menidentifikasi skala nyeri - skala nyeri 4 (0-10)
J.15.00 Mengidentifikasi respon nyeri nonverbal - tampak klien meringis sakit
J.16.00 memberikan teknik distrkasi pengalihan nyeri - klien merasa nyeri teralihkan
dengan mengajak klien untuk mengobrol
J. 16.30 Mengajarkan strategi meredakan nyeri dengan - klien bisa mempraktekan teknik
teknik relaksasi nafas dalam relaksasi nafas dalam
J.18.00 Memberikan terapi obat analgetik Ketorolac 30 - klien merasa pegal pada area infus
mg secara intravena saat diberikan obat ketorolac

J.19.30 Menidentifikasi skala nyeri - nyeri berkurang skala nyeri 3 (0-


10)

Rabu, Gangguan J.14.00 Mengidentifikasi tanda dan gejala retensi atau - Klien mengatakan BAK sekarang
26/02/2025 Eliminasi inkontinensia urin sudah menggunakan kateter
urin
J.15.00 Memonitor pengeluaran urin dalam urin bag - BAK 100 cc, berwarna kuning
keruh
J.16.00 Menganjurkan minum yang cukup  klien minum 200 cc
J.20.00 Mencatat pengeluaran urin dalam urin bag  BAK total 300 cc

Rabu, Ansietas J.15.00 Mengidentifikasi kemampuan mengambil  Klien mampu mengambil


26/02/2025 keputusan keputusan sendiri
J.15.30 Memonitor tanda-tanda ansietas  Klien tampak masih tegang
J. 16.00 Menciptakan suasana terapeutik dengan selalu  Klien mampu menggungkapkan
menyapa klien untuk menumbuhkan kepercayaan keluhannya
J.16.30 Menjelaskan rencana tindakan operasi yang  Klien merasa masih takut akan
akan dilakukan pasien tindakan operasi yangn akan
dilakukan
J.17.00 Menganjurkan keluarga untuk tetap bersama  istri klien menemani klien setiap
pasien shift

Kamis Nyeri Akut


27/02/2025 J.08.00 Menidentifikasi skala nyeri - skala nyeri 3 (0-10)
J.09.00 Mengidentifikasi respon nyeri nonverbal - tampak wakah klien rileks
J. 10.00 Mengajarkan strategi meredakan nyeri dengan - klien bisa mempraktekan teknik
teknik relaksasi nafas dalam relaksasi nafas dalam
J.12.00 Memberikan terapi obat analgetik Ketorolac 30 - klien merasa pegal pada area infus
mg secara intravena saat diberikan obat ketorolac

J.13.00 Menidentifikasi skala nyeri - skala nyeri 3 (0-10)

Kamis Gangguan
27/02/2025 Eliminasi J.08.00 Memonitor pengeluaran urin dalam urin bag  BAK 50 cc, berwarna kuning keruh
urin J.10.00 Menganjurkan minum yang cukup  klien minum 200 cc
J.13.00 Mencatat pengeluaran urin dalam urin bag  BAK total 400 cc

Kamis, Ansietas J.08.00 Mengidentifikasi kemampuan mengambil  Klien mampu mengambil


27/02/2025 keputusan keputusan sendiri
J.08.30 Memonitor tanda-tanda ansietas  Klien tampak rileks
J. 10.00 Menciptakan suasana terapeutik dengan selalu  Klien mampu menggungkapkan
menyapa klien untuk menumbuhkan kepercayaan keluhannya
J.11.00 Menjelaskan rencana tindakan operasi yang  Klien merasa sudah siap terhadap
akan dilakukan pasien tindakan operasi yang akan
dilakukan
J.13.00 Menganjurkan keluarga untuk tetap bersama  istri klien menemani klien setiap
pasien shift

Sabtu, Nyeri Akut


01/03/2025 J.08.00 Menidentifikasi skala nyeri - skala nyeri 2 (0-10)
J.09.00 Mengidentifikasi respon nyeri nonverbal - tampak wakah klien rileks
J. 10.00 Mengajarkan strategi meredakan nyeri dengan - klien bisa mempraktekan teknik
teknik relaksasi nafas dalam relaksasi nafas dalam
J.12.00 Memberikan terapi obat analgetik Ketorolac 30 - klien merasa pegal pada area infus
mg secara intravena saat diberikan obat ketorolac

J.13.00 Menidentifikasi skala nyeri - skala nyeri 2 (0-10)


Sabtu, Gangguan
01/03/2025 Eliminasi J.08.00 Memonitor pengeluaran urin dalam urin bag  BAK 100 cc, berwarna kuning
urin keruh
J.10.00 Menganjurkan minum yang cukup  klien minum 200 cc
J.13.00 Mencatat pengeluaran urin dalam urin bag BAK total 400 cc

Sabtu, Ansietas J.08.30 Memonitor tanda-tanda ansietas  Klien tampak rileks


01/03/2025 J. 10.00 Menciptakan suasana terapeutik dengan selalu  Klien mampu menggungkapkan
menyapa klien untuk menumbuhkan kepercayaan keluhannya
J.13.00 Menganjurkan keluarga untuk tetap bersama  istri klien menemani klien setiap
pasien shift
F. Evaluasi Keperawatan

Hari/ Catatan Perkembangan Paraf / Nama


tanggal
Rabu, DX.1 Nyeri Akut FIKRI
26/02/2025
Jam 20.00 S : P : Klien mengatakan Nyeri berkurang
Q : Nyeri terasa seperti tertusuk benda tajam
R : Nyeri pada area perut bawah, tidak menyebar
S : Skala nyeri 3 (0-10)
T : Nyeri dirasakan hilang timbul

O : - TD : 110/70 mmHg
- Nadi : 82 x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik
Rabu, DX.2 Gangguan Eliminasi Urin FIKRI
26/02/2025
Jam 20.00 S : Klien mengatakan BAK sudah menggunakan Kateter
O : - BAK 300 cc
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh
- Distensi kandung kemih tidak ada
- Disuria
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
aroma, volume dan warna )
- ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran urin
- Anjurkan minum yang cukup
- Kolaborasi pemberian obat supositoria urin

Rabu, DX.3 Ansietas FIKRI


26/02/2025
Jam 20.00 S : Klien mengatakan masih takut dengan tindakan
operasi
O : Tampak prilaku tegang
A : Masalah teratasi sebgaian
P : Intervensi di lanjutkan
- Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
- Monitor tanda-tanda ansietas
- Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan
kepercayaan
- Dengarkan dengan penuh perhatian
- Jelaskan prosedur termasuk sensasi yang mungkin
dialami
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien
- Kolaborasi pemberian obat antiansietas jika perlu
Kamis DX.1 Nyeri Akut FIKRI
27/02/2025
Jam 20.00 S : P : Klien mengatakan Nyeri berkurang
Q : Nyeri terasa seperti tertusuk benda tajam
R : Nyeri pada area perut bawah, tidak menyebar
S : Skala nyeri 3 (0-10)
T : Nyeri dirasakan hilang timbul

O : - TD : 120/70 mmHg
- Nadi : 85 ribu x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik
Kamis, DX.2 Gangguan Eliminasi Urin FIKRI
27/02/2025
Jam 13.00 S : Klien mengatakan BAK sudah menggunakan Kateter
O : - BAK 400 cc
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh
- Distensi kandung kemih tidak ada
- Disuria
A : Masalah Teratasi s
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
aroma, volume dan warna )
- ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran urin
- Anjurkan minum yang cukup
- Kolaborasi pemberian obat supositoria urin
Kamis, DX.3 Ansietas FIKRI
27/2/2025
13.00 S : Klien mengatakan masih takut dengan tindakan
operasi
O : Tampak prilaku tegang
A : Masalah teratasi sebgaian
P : Intervensi di lanjutkan
- Identifikasi kemampuan mengambil keputusan
- Monitor tanda-tanda ansietas
- Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan
kepercayaan
- Dengarkan dengan penuh perhatian
- Jelaskan prosedur termasuk sensasi yang mungkin
dialami
- Anjurkan keluarga untuk tetap bersama pasien
Sabtu, DX.1 Nyeri Akut FIKRI
01/03/2025
Jam 13.00 S : P : Klien mengatakan nyeri berkurang
Q : Nyeri terasa seperti tertusuk benda tajam
R : Nyeri pada area perut bawah, tidak menyebar
S : Skala nyeri 2 (0-10)
T : Nyeri dirasakan hilang timbul

O : - TD : 120/80 mmHg
- Nadi : 75 ribu x/menit
- klien tampak meringis masih ada
A : Masalah Teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi,
kualitas, intenstas nyeri
- Identifikasi skala nyeri
- Identifikasi respon nyeri nonverbal
- Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi
rasa nyeri
- Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri
- Jelaskan penyebab, periode dan pemicu nyeri
- Jelaskan strategi meredakan nyeri
- Kolaborasi pemberian analgetik

Sabtu, DX.2 Gangguan Eliminasi Urin FIKRI


01/03/2025
Jam 13.00 S : Klien mengatakan BAK sudah menggunakan Kateter
O : - BAK 400 cc
- Terpasang Dower Catheter
- Warna BAK kuning Keruh
- Distensi kandung kemih tidak ada
- Disuria
A : Masalah Teratasi s
P : Intervensi dilanjutkan
- Identifikasi tanda dan gejala retensi atau
inkontinensia urin
- Monitor eliminasi urin ( frekuensi, konsistensi,
aroma, volume dan warna )
- ajarkan mengukur asupan cairan dan haluaran urin
- Anjurkan minum yang cukup
- Kolaborasi pemberian obat supositoria urin
Sabtu, DX.3 Ansietas FIKRI
01/03/2025 S : klien mengatakan sudah tidak takut
13.00 O : Tampak prilaku rileks
A : Masalah teratasi
P : Intervensi dihentikan

Sukabumi, 04 Maret 2025


Mahasiswa

( Fikri Fajri Abdillah )


Mengetahui
Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik

Anda mungkin juga menyukai