Anda di halaman 1dari 49

Magister Manajemen

STIE PASUNDAN

ANALISIS PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang rela dan mampu dibeli oleh para pelanggan dalam kerangka waktu tertentu dan pada kondisi-kondisi tertentu. Kerangka waktu yang dianalisis dapat berupa jam, hari, minggu, bulan, tahun, dsb. Kondisi-kondisi tertentu harus diperhatikan seksama oleh pengambil keputusan manajerial karena mempengaruhi permintaan konsumen.

Kondisi-kondisi tersebut, misalnya: Harga dan ketersediaan produk barang dan jasa yang ditawarkan organisasi tersebut (Price),

Harga dan ketersediaan produk yang terkait, baik produk pesaing atau substitusi (Competitor/Substitution) maupun produk pelengkap (complementer), Perkiraan akan berubahnya harga di masa depan, Pendapatan konsumen (Consumer Income), Selera dan Preferensi konsumen (Trend), Tingkat periklanan dan program promosi lainnya (Advertising and Marketing Promotion), dan lain sebagainya.

Permintaan individual yang efektif dipengaruhi oleh dua faktor. Nilai (Value atau Utilitas/Utility) dari produk di mata konsumen, apabila dikaitkan dengan pengorbanan (biaya) yang harus dikeluarkan konsumen dan manfaat yang diterima konsumen dari penggunaan produk.

1.

2. Kemampuan konsumen untuk memperoleh (atau daya beli konsumen).

Dalam ekonomi manajerial, permintaan dapat dibedakan antara permintaan langsung dan permintaan turunan. Permintaan langsung adalah permintaan terhadap produk konsumsi yang akan digunakan oleh konsumen untuk langsung memuaskan keinginan dan kebutuhannya. Dalam ekonomi manajerial, terdapat model Perilaku Konsumen yang khusus mempelajari perilaku permintaan langsung ini. Dalam model ini, konsumen akan mengejar maksimisasi utilitas (kepuasan konsumsi langsung atas barang atau jasa) Permintaan turunan adalah permintaan terhadap produk yang akan dipergunakan oleh konsumen sebagai masukan yang dipergunakan dalam kegiatan produksinya. Dalam hal ini, konsumen adalah organisasi ekonomi yang mempergunakan produk yang diminta sebagai input bagi kegiatan pembuatan atau distribusi produk mereka. Dalam ekonomi manajerial, terdapat model Teori Perusahaan yang khusus mempelajari perilaku permintaan turunan (tidak langsung) ini. Dalam model ini, konsumen akan mengejar maksimisasi laba atas produk yang dihasilkan oleh produkproduk input ini.

Fungsi

permintaan pasar merupakan pernyataan yang menggambarkan hubungan antara jumlah yang diminta dan semua faktor yang mempengaruhi permintaan produk X = QX = f (Harga X, Harga Barang-Barang Terkait,Perkiraan Perubahan Harga yang diminta Pendapatan Konsumen, Selera dan Preferensi, Iklan dan Promosi, dsb).

Jumlah

Misalnya, permintaan terhadap produk perumahan adalah sebagai berikut: Q = a1 P + a2 Y + a3 Pop + a4 i + a5 A Dimana: Q adalah jumlah permintaan terhadap produk perumahan

P adalah harga rata-rata yang dikenakan kepada konsumen


Y adalah pendapatan per kapita masyarakat Pop adalah populasi (jumlah penduduk) i adalah suku bunga rata-rata Kredit Pemilikan Rumah (KPR) A adalah pengeluaran produsen untuk iklan. a1, a2, a3, a4 dan a5 adalah parameter fungsi permintaan

Dimana, setelah riset diperoleh persamaan berikut: Q = -2.500 P + 1.000 Y + 0,05 Pop 1.000.000 i + 0,05 A Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam P (harga rata-rata produk), permintaan terhadap produk perumahan akan berkurang sebanyak 2.500 unit. Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam Y (pendapatan per kapita), permintaan terhadap produk perumahan akan bertambah sebanyak 1.000 unit. Setiap kenaikan 1 unit (orang) dalam (populasi/jumlah penduduk), permintaan terhadap produk perumahan akan bertambah sebanyak 0.05 unit. Setiap kenaikan 1 unit (persentase) dalam i (suku bunga KPR), permintaan terhadap produk perumahan akan berkurang sebanyak 1.000.000 unit. Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam A (pengeluaran iklan), permintaan terhadap produk perumahan akan bertambah sebanyak 0,05 unit.

Variabel keputusan

Parameter

Nilai yang diperkirakan untuk variabel ybs untuk tahun mendatang 3

Pengaruh thd Permintaan total yang diperkirakan

1 2 4 =2 x 3

Harga rata-rata (P) Pendapatan per kapita (Y)


Populasi (Pop) Suku bunga ratarata (i) Pengeluaran iklan (A)

-2500 1000
0,05 -1.000.000 0,05

$ 12.000 $ 23.500
230.000.000 jiwa 10% $300.000.000 Penerimaan Total (Q)

-30.000.000 23.500.000
11.500.000 -10.000.000 15.000.000 10.000.000

Kurva

Permintaan adalah kurva yang menyatakan hubungan antara harga suatu produk dengan jumlah permintaan konsumen, dengan mempertahankan pengaruh semua variabel lainnya tetap konstan (ceteris paribus) permintaan dinyatakan dalam bentuk persamaan maupun grafik.

Kurva

Misalkan pada ilustrasi persamaan Q = -2.500 P + 1.000 Y + 0,05 Pop 1.000.000 i + 0,05 A Dimasukkan nilai variabel selain harga seperti dalam tabel 1: Q = -2.500P + 1.000(23.500) + 0,05(230.000.000) 1.000.000(10) + 0,05(300.000.000) Q = 40.000.000 2.500P

Harga Rata-rata rumah($)

16.000

Q = 40.000.000 2500 P digbr sebagai P = $16.ooo-$0,0004Q

0
Jumlah yang diminta setiap tahun Gambar : Kurva Permintaan Rumah Hipotesis

40

Koefisien

kemiringan dari kurva permintaan ini menunjukkan bahwa kenaikan $1 dalam harga rumah mengurangi jumlah yang diminta 2500 unit, dengan mempertahankan pengaruh semua variabel lainnya tetap.

Dalam

gambar diatas menunjukkan hubungan antara kuva permintaan dan fungsi permintaan. ini menunjukkan dua hal: perubahan dalam kuantitas permintaan dan pergeseran kurva permintaan

Hal

Harga Rata-rata setiap rumah($)


18.000

16.000 14.000
12000

10000 D1
2500P Q = 45.000.000 -

D2
2500P

Q = 40.000.000-

D3
- 2500P

Q = 35.000.000

Pergeseran

dalam kurva permintaan semula dari D2 ke D1 menunjukkan bahwa penurunan 5% dalam suku bunga rata-rata meningkatkan permintaan rumah 5 juta unit disetiap tingkat harga.

Kenaikan 5% dalam suku bunga akan menurunkan permintaan dengan 5 juta unit dr D2 ke D3

Perubahan dalam Kuantitas Permintaan adalah pergerakan titik kombinasi (P, Q) di sepanjang kurva permintaan tertentu. Misalnya, pada kurva D2 di gambar Q = 40.000.000 2.500P atau P = 16.000 0.004Q penurunan harga dari $14.000 menjadi $12.000 dan akhirnya $ 10.000 mengakibatkan kenaikan kuantitas permintaan dari hanya sejumlah 5.000 unit menjadi 10.000 unit dan akhirnya 15.000 unit.

Pergeseran Kurva Permintaan adalah bergesernya suatu kurva permintaan ke kurva lainnya karena adanya perubahan dalam satu atau beberapa variabel non harga dalam fungsi permintaan produk.

Misalnya, di gambar , kurva D2: Q = 40.000.000 2.500P atau P = 16.000 0.004Q bergeser ke atas ke kurva D1:
Q = 45.000.000 2.500P atau P = 18.000 0.004Q karena menurunnya 5% suku bunga dari kondisi awal (10%).

Q = -2.500P + 1.000(23.500) + 0,05(230.000.000) 1.000.000(5) + 0,05(300.000.000) Q = 45.000.000 2.500P Namun, kurva akan bergeser ke bawah ke kurva D3: Q = 35.000.000 2.500P atau P = 14.000 0.004Q karena kenaikan tingkat suku bunga sebesar 5% dari kondisi awal (10%). Q = -2.500P + 1.000(23.500) + 0,05(230.000.000) 1.000.000(15) + 0,05(300.000.000) Q = 35.000.000 2.500P

Penawaran (supply) adalah kuantitas suatu barang atau jasa yang mau dan mampu dijual oleh para produsen dalam jangka waktu tertentu berdasarkan kondisi-kondisi tertentu.

Kondisi-kondisi tertentu yang dimaksud adalah faktorfaktor yang mempengaruhi jumlah yang ditawarkan para produsen, seperti: harga barang tersebut, harga barang yang terkait, tingkat teknologi, tingkat harga masukan, faktor lingkungan, dan sebagainya.

Penawaran di pasar merupakan agregat jumlah yang ditawarkan oleh individu-individu perusahaan. Teori perusahaan akan memberi dasar analisis faktorfaktor yang terkait baik dengan penawaran perusahaan individual maupun penawaran pasar (atau penawaran industri). Penawaran produk timbul karena nilai dalam bentuk tujuan maksimisasi nilai perusahaan. Konsep kunci di sini adalah laba marginal dan biaya marginal yang akan dibahas dalam Model Teori Produksi dan Teori Biaya.

Fungsi

Penawaran pasar merupakan pernyataan yang menggambarkan hubungan antara jumlah yang ditawarkan dan semua faktor yang mempengaruhi penawaran. Jumlah penawaran= Qx = Produk x : f (Harga X, Harga Barang-Barang Terkait, Tingkat Teknologi, Harga Masukan, Faktor Lingkungan, dsb).

Misalnya, penawaran terhadap produk perumahan adalah sebagai berikut: Q = b1 P + b2 PA+ b3 PL + b4 i + b5 Aa Dimana: Q adalah jumlah penawaran terhadap produk perumahan P adalah harga rata-rata yang dikenakan kepada konsumen PA adalah harga rata-rata untuk produk apartemen (substitusi) PL adalah harga rata-rata untuk faktor produksi (masukan) tenaga kerja i adalah suku bunga rata-rata biaya modal (cost of capital) Aa adalah iklan dari produk apartemen b1, b2, b3, b4 dan b5 adalah parameter fungsi penawaran

Dimana, diperoleh persamaan berikut: Q = 2000 P 500 PA 180.000 PL 400.000 i 1.000 Aa (persamaan 5) Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam P (harga rata-rata produk), penawaran terhadap produk perumahan akan naik sebanyak 2.000 unit. Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam PA (harga rata-rata apartemen), penawaran terhadap produk perumahan akan turun sebanyak 500 unit. Setiap kenaikan 1 unit ($) dalam PL(harga tenaga kerja), penawaran terhadap produk perumahan akan turun sebanyak 180.000 unit. Setiap kenaikan 1 unit (persentase) dalam i (biaya modal), penawaran terhadap produk perumahan akan turun sebanyak 400.000 unit. Setiap kenaikan 1 unit (jumlah iklan dalam setahun) dalam Aa (iklan dari produk apartemen), penawaran terhadap produk perumahan akan berkurang sebanyak 1.000 unit.

Variabel keputusan

Parameter

Nilai yang diperkirakan untuk variabel ybs untuk tahun mendatang 3 $ 12.000 $ 9000

Pengaruh thd Penawaran total yang diperkirakan

1 2 Harga rata-rata (P) Harga rata-rata apartemen (PA) 2000 -500 4 =2 x 3 24.000.000 -4.500.000

Harga tenaga kerja ( Pl )


Biaya Modal (i)

-180.000
-400.000

$25
10%

-4.500.000
-4.000.000

Iklan apartemen (Aa)

-1000

$1.000

-1.000.000

Penawaran Total (Q) 10.000.000

Adalah

kurva yang menyatakan hubungan antara harga suatu produk dengan jumlah penawaran, dengan mempertahankan pengaruh semua variabel lainnya tetap konstan (ceteris paribus) penawaran dinyatakan dalam bentuk persamaan maupun grafik.

Kurva

Misalkan

pada ilustrasi Q = 2000 P 500 PA 180.000 PL 400.000 i 1.000 Aa


Dimasukkan

nilai variabel selain harga seperti dalam tabel 2: Q = 2000 P 500(9.000) 180.000 (25) 400.000 (10) 1.000 (1000) Q = -14.000.000 + 2.000 P

Harga Rata-rata rumah($)

16.000

Kurva Penawaran Q = -14.000.000 + 2000P

Untuk harga di atas $7000 koef kemiringan kurva penawaran menunjukkan bahwa kenaikan $1 dalam harga rumah rata2 meningkatkan penawaran industri dengan 2000 unit.

7000

40
Jumlah yang ditawarkan setiap tahun (jutaan rumah) Gambar : Kurva Penawaran Rumah Hipotesis

Harg a Rata-rata setiap rumah($)


14.000

S3

S2
S1

12.000 10.000
8000

6000

Q = -16.000.000 +2.000P Q = -14.000.000- 2000P Q =- 12.000.000 -

2500P

6 8 10 12 14 Jumlah yang diminta setiap tahun (jutaan rumah)

Dalam

gambar menunjukkan hubungan antara kurva penawaran dan fungsi penawaran. ini menunjukkan dua hal: perubahan dalam kuantitas penawaran dan pergeseran kurva penawaran

Hal

Pergeseran Kurva Penawaran adalah bergesernya suatu kurva penawaran ke kurva lainnya karena adanya perubahan dalam satu atau beberapa variabel non harga dalam fungsi penawaran produk. Misalnya, di gambar , kurva S2: Q = -14.000.000 + 2.000P atau P = 7.000 + 0.0005Q bergeser ke atas ke kurva S3: Q = -16.000.000 + 2.000P atau P = 8.000 + 0.0005Q karena menurunnya 5% suku bunga dari kondisi awal (10%) Namun, kurva akan bergeser ke bawah ke kurva S1: Q = -12.000.000 + 2.000P atau P = 6.000 + 0.0005Q karena kenaikan tingkat suku bunga sebesar 5% dari kondisi awal (10%).

Perubahan dalam Kuantitas Penawaran adalah pergerakan di sepanjang kurva penawaran tertentu. Misalnya, pada kurva S2 di gambar :

Q = -14.000.000 + 2.000P atau P = 7.000 + 0.0005Q,


kenaikan harga dari $10.000 menjadi $12.000 dan akhirnya $ 14.000 mengakibatkan kenaikan kuantitas penawaran dari hanya sejumlah 6.000 unit menjadi 10.000 unit dan akhirnya 14.000 unit.

Pasar

berada pada keseimbangan sempurna dalam permintaan dan penawaran pada kondisi market equilibrium. Pada saat ini, kuantitas dan harga permintaan sama dengan kuantitas dan harga penawaran.

Harga Rata-rata rumah($)

surplus
16.000
harga

Q = -14.000.000 +2000P

Pada harga pasar $14.000 surplus yg dihasilkan mengenakan tekanan ke bawah baik terhadap maupun tingkatkeluaran . Demikian pula

kelebihan

permintaan pada harga$10.000 tekanan ke atas baik terhadap harga maupun

7000
sama

keluaran. Equilibrium dicapai ketika harga sama dengan $12.000

kekurangan

Q = 40.000.000 2500P

10

14

Surplus

tercipta ketika para produsen menawarkan satu produk dalam jumlah lebih banyak daripada yang diminta oleh pembeli.

Defisit

(Kekurangan) adalah kondisi dimana pembeli meminta lebih banyak daripada yang mau dan mampu ditawarkan oleh para penjual. Kondisi surplus dan kekurangan menunjukkan kondisi disekuilbrium pasar.

Harga Rata-rata per Rumah 1 16.000 14.000 12.000 10.000 8.000 6.000

Jumlah Penawaran 2 18.000.000 14.000.000 10.000.000 6.000.000 2.000.000 0

Jumlah Permintaan 3 0 5.000.000 10.000.000 15.000.000 20.000.000 25.000.000

Surplus(+) atau Kekurangan(-) 4 = 2-3 18.000.000 9.000.000 0 -9.000.000 -18.000.000 -25.000.000

Para manajer umumnya dapat mengendalikan sejumlah faktor yang mempengaruhi permintaan atau penawaran produk mereka. Agar dapat membuat keputusan-keputusan yang tepat berkenaan dengan variabelvariabel ini, manajer biasanya berusaha mengetahui bagaimana perubahan variabel-variabel tersebut akan mengubah kondisi pasar. Demikian juga, para manajer juga seharusnya memiliki pemahaman mengenai arah dan besarnya perubahan dalam permintaan dan penawaran yang disebabkan oleh faktor-faktor eksternal yang tidak dapat dikendalikan, seperti perubahan pendapatan atau suku bunga sehingga strategi dan keputusan yang konsisten dengan kondisi pasar dapat disusun

Analisis Statik Komparatif dapat digunakan dalam meneliti dampak perubahan dalam faktor-faktor ekonomi yang mendasari permintaan dan penawaran satu produk tertentu terhadap ekuilibrium pasar. Dalam analisis ini, peran faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dianalisis sambil mempertahankan kondisi penawaran tetap konstan. Demikian pula, peran faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dapat dianalisis dengan mempelajari perubahan dalam penawaran sambil mempertahankan kondisi-kondisi permintaan tetap konstan. Membandingkan harga dan tingkat keluaran ekuilibrium pasar sebelum dan sesudah berbagai perubahan hipotetis dalam kondisi pcrmintaan dan penawaran dapat menghasilkan prediksi yang berguna untuk perubahan yang diperkirakan.

Harga Rata-rata setiap rumah($)


18.000

16.000 14.000
12.000

D1 D2

(pada bunga 5%) ( pada bunga 10%)

D3 (pada bunga 15%)

10
Jumlah ( jutaan rumah)

Harg a Rata-rata setiap rumah($)


14.000

S3 ( pada bunga 15%) S2 ( pada bunga 10%)


S1 ( pada bunga 5%)

12.000 10.000
8000

6000

Q = -16.000.000 +2.000P Q = -14.000.000- 2000P Q =- 12.000.000 -

2500P

6 8 10 12 14 Jumlah (jutaan rumah)

Harga Rata-rata setiap rumah($)


18.000 S1 ( pada bunga 15%) S2 (pada bunga 10%)

16.000

S1 (pada bunga 5%)

12.000

D1 D2

(pada bunga 5%) ( pada bunga 10%)

D3 (pada bunga 15%)

10
Jumlah ( jutaan rumah)

Kombinasi

harga keluaran equilibrium pasar mencerminkan efek gabungan dari kondisi permintaan yang berubah dan penawaran yang berubah.

Kurva S1 dan D1, yang mengasumsikan suku bunga 5 persen, menghasilkan kombinasi harga-keluaran ekuiilibrium pada $12.667 dan 13,33 juta unit. Kurva S2 dan D2, yang mengasumsikan bunga 10 persen, menghasilkan kombinasi ekuilibrium dengan harga $12.000 dan keluaran 10 juta unit. S3 dan D3, yang mengasumsikan suku bunga 15 persen, menghasilkan ekuilibrium harga-keluaran sebesar $11.333 dan 6,67 juta unit. Kombinasi harga-keluaran ini mencerminkan efek bersama dari perubahan suku bunga terhadap permintaan dan penawaran.

Soal 3.1.

Pt. Erlangga adalah penerbit buku dengan pasar di beberapa negara . Buku dijual secara langsung kepada publik, dijual kepada organisasi agama atau organisasi kedermawanan lainnya, atau diberikan sebagai barang-barang promosi. Pengalaman operasi selama tahun terakhir menyiratkan fungsi permintaan berikut ini akan buku , Q = 5.000 - 4.000P + 0,02Pop + 0,5 I + l,5A 1000 i, di mana Q adalah jumlah, i adalah suku bunga deposito bank (dalam %), P adalah harga ($), Pop adalah populasi, I adalah pendapatan yang dapat dibelanjakan per rumah tangga (ribuan $), dan A adalah pengeluaran periklanan ($). A. Jelaskan makna setiap parameter/koefisien variabel dalam fungsi permintaan di atas!

B. Tentukan kurva permintaan yang dihadapi dalam sebuah pasar pada umumnya di mana P = $10, Pop = 1.000.000 orang, I = $30.000, dan A = $10.000. Perlihatkan kurva permintaan dengan jumlah yang diekspresikan sebagai fungsi dari harga dan harga diekspresikan sebagai fungsi dari jumlah.
C. Hitung jumlah yang diminta pada harga $10, $5, dan $0.

D.Hitung harga yang diperlukan untuk menjual 10.000, 20.000, dan 30.000 unit.

Soal .2. Cipanto, Inc., adalah perusahaan penerbangan regional yang memberikan jasa transportasi antara Bandung dan Medan. Analisis permintaan bulanan akan jasa tersebut telah menunjukkan hubungan permintaan berikut ini: Q = 26.000 - 500P - 250POG + 200IB + 5.000S

di mana Q adalah jumlah yang diukur berdasarkan jumlah penumpang per bulan, P adalah harga ($),POG adalah indeks harga regional untuk barang konsumen lainnya (2000 = 1.000), IB adalah indeks kegiatan bisnis (2005 = 100), dan S, sebuah variabel biner atau variabel dummy, yang sama dengan 1 di musim panas dan selain itu nol.
A. Tetapkan kurva permintaan yang dihadapi pemerbangan ini selama bulan Januari jika P = $100, Pog = 4, ib = $250, dan S = 0. B. Hitung jumlah yang diminta dan pendapatan total selama bulan Juli, yang adalah bulan musim panas, jika semua variabel lain yang ber-kaitan dengan harga seperti dinyatakan sebelumnya.

Soal 3. Ulasan terhadap data keseluruhan industri untuk industri jeli dan selai menyiratkan fungsi penawaran industri berikut ini: Q = - 59.000.000 + 500.000P - 250.000PL -500.000Pk + 2.000.000W. di mana Q adalah jumlah kas yang ditawarkan per tahun, P adalah harga grosir per kas, PL adalah harga rata-rata yang dibayarkan untuk tenaga kerja tidak terlatih ($), Pk adalah harga modal rata-rata (dalam persen), dan W adalah cuaca yang diukur berdasarkan curah hujan musiman rata-rata di wilayah penanaman (dalam inchi) A. Tetapkan kurva penawaran industri untuk tahun terakhir di mana P = $60, Pl = $4, Pk = 10 persen, dan curah hujan W = 20 inchi. Perlihatkan kurva penawaran tersebut dengan jumlah yang diekspresikan sebagai fungsi dan harga dan harga diekspresikan sebagai fungsi dari jumlah. B. Hitung jumlah yang ditawarkan oleh industri pada harga $50, $60, dan $70 per kas. C. Hitung harga yang diperlukan untuk menghasilkan penawaran sebesar 4 juta, 6 juta, dan 8 juta kas.

Soal 4. Brastagi Orange Juice adalah produk Asosiasi Penanam Jeruk Wilayah Sumatera. Baik permintaan maupun penawaran produk tersebut sangat peka terhadap perubahan cuaca. Selama bulan-bulan musim panas, permintaan akan brastagi dan minuman lainnya meningkat dengan cepat. Sebaliknya, cuaca yang panas dan kering memiliki pengaruh buruk terhadap penawaran dengan mengurangi ukuran panen jeruk. Fungsi penawaran dan permintaan untuk Sunbest adalah sebagai berikut: QD = -4.000.000 - 2.500.000P + 3.000.000PS + 4.000Y + 200.000T (Permintaan} Qs = 15.500.000 + 2.000.000P 1.000.000PL 500.000PK - 100.000T (Penawaran) di mana P adalah harga rata-rata Brastagi ($ per kas), PS adalah harga eceran rata-rata untuk soda kalengan ($ per kas), Y adalah pendapatan (GNP dalam $ milyar), T adalah temperatur tertinggi rata-rata harian (derajat Fahrenheit), PL adalah harga rata-rata tenaga kerja tidak terlatih ($ per jam), dan PK adalah biaya modal rata-rata (dalam persen).

A. Ketika jumlah dieskpresikan sebagai fungsi dari harga, bagaimana kurva penawaran dan permintaan Brastagi jika P = $10, PS = $5, Y = $6.000 milyar, T = 75 derajat, PL = $6, dan PK = 12 persen?
B. Hitung surplus atau kekurangan Brastagi ketika P = $5, $10, dan $15. C. Hitung kombinasi harga/keluaran ekuilibrium pasar.

TERIMA KASIH

Di ketahui estimasi fungsi permintaan mobil merek Toyota sbb : Qc = 120.000 90 PC + 2000N + 400 I + 35 PF 1100 Pg + 3,5 A Dimana Qc : Jumlah permintaan mobil toyota pertahun PC = Harga Mobil toyota dalam dollar N = jumlah penduduk Indonesia dalam jutaan orang I = Pendapatan rakyat Indonesia dalam dolar PF = Harga Mobil Suzuki dalam dolar PG =Harga nilai Rill bbm, dlam sen dollar perliter A = Pengeluaran iklan, dalam dolar pertahun Apabila pada tahun 2009 diketahui PC = $12,000, N = 220 juta orang, I = $ 2,000, Pf = $ 11,000, PG = 50 sen dolar dan A = $ 200.000. Tentukan hal- hal sbb : a. Jumlah pembelian mobil Toyota b. Koefisen elastisitas dari setiap variabel bebas beserta maknanya c. Persamaan dan kurva permintaan mobil Toyota d. Apakah dalam rangka meningkatkan TR perusahaan menurunkan harga 5%, apakah tepat kebijakan tersebut ? Mengapa ? Jelaskan dengan bantuan kurva permintaan .