Anda di halaman 1dari 27

Kateterisasi urine

Herkuliana Puspita Sari


112015340

Definisi
Kateter adalah sebuah alat berbentuk tabung atau pipa
untuk memasukan atau mengeluarkan cairan.
Kateterisasi urine adalah tindakan memasukan selang
kateter kedalam kandung kemih melalui uretra ,dengan
tujuan mengeluarkan urin.

Tujuan
Melancarkan pengeluaran urin pada klien yang tidak
dapat mengontrol miksi atau mengalami obstruksi pada
saluran kemih.
Memantau pengeluaran urin pada klien yang mengalami
gangguan hemodinamik.

Indikasi
Tindakan kateterisasi untuk tujuan diagnosis
Memperoleh contoh urin pada wanita guna
pemeriksaan kultur urin.
Mengukur residual urin pada pembesaran prostat
Memasukkan bahan kontras pemeriksaan seperti
pada sistogram
Mengukur tekanan tekanan buli-buli seperti pada
sindrom kompartemen abdomen
Untuk mengukur produksi urin yang merupakan
cerminan keadaan perfusi ginjal pada penderita shock
Mengetahui perbaikan atau perburukan pada trauma
ginjal dari urin yang bertambah merah atau jernih
yang keluar dari kateter .

Tindakan kateterisasi untuk tujuan terapi


Mengeluarkan urin pada retensi urin
Membilas / irigasi buli-buli setelah operasi batu
buli-buli, tumor buli atau prostat
Sebagai splint setelah operasi uretra seperti pada
hipospadia
Untuk memasukkan obat ke buli-buli, misalnya
pada carcinoma buli-buli

Kontraindikasi

Pasien dengan prostatitis akut


Pasien dengan suspek trauma urethral
Pasien dengan riwayat striktur urethra
Pasien yang baru selesai penjalani TURP (TransUrethral Reserction of the Prostate) dalam jangka
waktu 24 jam
Pasien yang mengalami phymosis
Pasien yang mengalami riwayat sulit dipasang
kateter
Pasien yang dicurigai mengalami hematuria
Pasien yang mengalami atau menunjukkan tanda
dan gejala infeksi saluran kemih

Durasi kateterisasi urin


1. Kateter sementara
a. Kateter yang digunakan kateter satu lumen
b. Waktu 5-10 menit
c. Kateter sementara dapat diulangi.
. Mengurangi ketidaknyamanan pada distensi
Vesica Urinaria
. Mengatasi retensi urin akut
. Pengambilan specimen urin
. Pengambilan urine residu setelah pengosongan
Vesica Urinaria

2. Kateter tetap jangka pendek


a. Kateter yang digunakan kateter latex
b. Waktu 1 minggu
c. Kateter tetap jangka pendek digunakan untuk:
. Obstruksi saluran kemih (pembesaran kelenjar
prostat)
. Pembedahan
untuk
memperbaiki
organ
perkemihan, seperti Vesica Urinaria, uretra dan
organ sekitarnya
. Preventif pada obstruksi uretra dari perdarahan
. Untuk memantau output urin
. Irigasi Vesica Urinaria

3. Kateter tetap jangka panjang


a. waktu yang lama digunakan sesuai dengan
kebutuhan
1-3 bulan harus di ganti secara teratur sesuai
dengan batas
waktu pemasangan dari setiap produk kateter
b. Kateter tetap jangka panjang digunakan
untuk :
. Retensi urin pada penyembuhan penyakit ISK/UTI
. Skin rash, ulcer dan luka yang iritatif apabila
kontak dengan urin
. Klien dengan penyakit terminal

Tipe kateter
One-way catheter/single lumen catheter/kateter 1
jalur
Kegunaan :
Kateterisasi intermitten atau sementara dan
pengambilan specimen urin
Mengatasi striktur urethra
Memasukkan obat ke dalam vesica urinaria
Proses pemeriksaan penunjang seperti urodinamik

Two-way catheter/double lumen catheter/kateter


double lumen

Three-way catheter/triple lumen catheter/kateter


triple lumen

Catheter with integrated temperature sensor

Jenis kateter

Kateter plastik
Kateter Latex/Karet
Kateter Silicon murni (100% silicon)
PTFE (Polytetrafluoroethylene)/teflon
Silicone-coated/silicone elastomer-coated
Hydrogel-coated
Silver-coated catheter

Ukuran kateter
Anak

: 8 10 Fr

Wanita

: 12 14 Fr

Laki-laki

: 16 18 Fr

Hematuria : 20 24 Fr

Panjang kateter
Panjang kateter terdiri dari 3 ukuran:
ukuran anak
Perempuan ( 25 cm)
laki-laki. (41-45)

Ukuran balon
Kembangkan balon dengan ukuran yang sekecil
mungkin. Hal ini akan mencegah adanya residu
urine di kandung kemih, menurunkan resiko
spasme kandung kemih dan meminimalkan
trauma pada leher kandung kemih. Ukuran balon
berkisar antara 5 30 ml tergantung produksi
pabrikan. Ukuran yang biasa digunakan adalam
10 ml. kembangkan balon sesuai dengan yang
direkomendasikan oleh pabrik pembuatnya.
Ukuran balon 30 ml digunakan untuk haemostat
post prosedur urologi dan tidak dianjurkan untuk
peggunaan rutin. Gunakan air steril untuk
mengembangkan balon.

Tindakan pemasangan kateter

Komplikasi

Lama atau durasi terpasasang kateter


Adanya ganggua neurologis
Jenis kelamin perempuan
Penyakit diabetes mellitus

Prosedur mengosongkan urin bag

Bladder training

kesimpulan
Kateter adalah sebuah alat berbentuk tabung
atau pipa untuk memasukan atau mengeluarkan
cairan.
Kateterisasi urine adalah tindakan
memasukan selang kateter kedalam kandung
kemih
melalui
uretra
,dengan
tujuan
mengeluarkan urin. Indikasi pemasangan kateter
dapat untuk membantu menegakkan diagnosis
dan tindakan terapi. Namun tindakan ini bisa juga
menimbulkan masalah lain seperti infeksi, trauma
pada uretra, dan menurunnya rangsangan
berkemih. Maka sangat perlu diperhatikan jenis
kateter yang digunakan, proses pemasangan,
lama penggunaan, perawatan kateter, serta saat
melepaskan kateter.