Anda di halaman 1dari 50

OLEH

KOMPOL AHMAD HANAFI

Nama
Pangkat
Tpt tgl lahir
Alamat
Status
Pendidikan

: AHMAD HANAFI, S.Ag


: KOMISARIS POLISI
: KUDUS, 22 MARET 1970
: Sanggrahan ,Condong Catur,depok Sleman,
Yogyakarta.
: K.3
: SEPA PK ABRI, (AKMIL 1996/1997)
DIKMA PK POLRI (AKPOL 1997 )
SESPIMMA POLRI ( SESPIMMA 2010)

Pengalaman Organisasi :
1. Pengurus Osis di MtsN dan PGAN Kds
2. Pramuka di PGAN & IAIN WS
3. Training Pergerakan PMII Komis WS 1991
4. Menwa YON 906 SAPUJAGAD 1991-1996
Jabatan Tugas:

1.Kapolsektabes WB Tabes Yka 2001-2004


2.Kasi Gakkum Dit Pol Air Polda DIY 2004-2005
3.Kasi Yanduan Propam 2006
4.Koorspripim Polda DIY 2009
5.Kabag Binamitra Polres Bantul 2010
6.Kasi Binluh Subditbintibluh Ditbinmas 2011
7.Kasubditbintibluh Ditbinmas 2011

PENDAHULUAN
PENDAHULUAN

UMUM

GLOBALISASI
TANPA
TANPABATAS
BATAS
(BORDERLESS)
(BORDERLESS)

SEEMLESS
SEEMLESS
(TRANSPARAN)
(TRANSPARAN)

DAMPAK
DAMPAK
POSITIF
POSITIF
PERKEMBANGAN
PERKEMBANGAN
IPTEK
IPTEKSUSNYA
SUSNYA
BID
BIDTRANSPORTASI
TRANSPORTASI
DAN
DANTELEMATIKA
TELEMATIKA
MEMUNGKINKAN
MEMUNGKINKAN
ARUS
ARUS PERPINDAHAN
PERPINDAHAN
LALIN
LALINUANG,
UANG,ORANG
ORANG
DAN
DANBARANG
BARANG SCR
SCR
CEPAT,
CEPAT,SHG
SHGJRK,
JRK,
RUANG
RUANG DAN
DANWKT
WKT
BKN
BKNHAMBATAN
HAMBATANLAGI
LAGI

NEGATIF
NEGATIF

PEREDARAN
PEREDARAN &
&
PERDAGANGAN
PERDAGANGAN
GELAP
GELAP NARKOBA
NARKOBA ::
1.LINGK
1.LINGK PERGAULAN
PERGAULAN
2.LINGK
2.LINGK PEKERJAAN
PEKERJAAN
3.LINGK
3.LINGK PEMUKIMAN
PEMUKIMAN
4.LINGK
4.LINGK PENDIDIKAN
PENDIDIKAN

BTS
BTS NEG
NEG MENJADI
MENJADI KABUR
KABUR
SHG
SHG MEMBUKA
MEMBUKAPELUANG
PELUANG
TIMBULNYA
TIMBULNYATRANSNATIONAL
TRANSNATIONAL
CRIME
CRIMEYG
YG TERORGANISIR
TERORGANISIR
DIANTARANYA
DIANTARANYA

JALUR PEREDARAN NARKOBA


YANG MASUK KE WILKUM D.I.Y.
GANJA
GANJA
GANJA
GANJA

JAKARTA
JAKARTA

SHABU
SHABU

SHABU
SHABU

MALAYSIA
MALAYSIA

GANJA
GANJA

: :EXTACY,SHABU,GANJA
EXTACY,SHABU,GANJA
: EXTACY,SHABU,GANJA
: EXTACY,SHABU,GANJA
LEXOTAN.
LEXOTAN.

PUTAW
PUTAW

HOTEL
HOTEL
CAF
CAF

INEX
INEX
SHABU
SHABU

KOST
KOSTMHS
MHS: :GANJA,SHABU,LEXO
GANJA,SHABU,LEXO
DISKOTIK
DISKOTIK : :EKSTACY,
EKSTACY,LEXO,SHABU
LEXO,SHABU

G
AN
G
AN
JA
JA
SH
SH
AB
AB
U
U

SHABU
SHABU

SI I
BUUS
I
R IB
ST R
DI IST
D

MUNTILAN
MUNTILAN

MAGELANG
MAGELANG
//
SEMARANG
SEMARANG

SHABU,XTC
SHABU,XTC

D.I. YOGYAKARTA

GANJA
GANJA

GANJA
GANJA

JATIM
JATIM

PUTAUW
PUTAUW

TC C
,X XT
U
B ,
A BU
SHHA
S

GANJA
GANJA

SHABU
SHABU

GA
GA
NJ
NAJ
A

SOLO
SOLO

G
G A
A NJ
N A
JA

ACEH
ACEH

UU
UU
UU
UU
UU
UU
ZAT ATAU OBAT YANG BERASAL
DARI TANAMAN ATAU BUKAN
TANAMAN MABIK SINTETIS
MAUPUN SEMI SINTETIS YG DPT
MENNYEBABKAN PENURUNAN
ATAU PERUBAHAN
KESADARAN, HILANGNYA RASA,
MENGURANGI SAMPAI
MENGHILANGKAN RASA NYERI
DAN DAPAT MENIMBULKAN
KETERGANTUNGAN YG
DIBEDAKAN KE DLM
GOLONGAN2

No.
No.
No.
No.
No.
No.

25
35
25
36
35
36

Th.
Th.
Th.
Th.
Th.
Th.

1997
2009
1997
2009
2009
2009

PENGERTI
AN

BAHAN YG PENGGUNAANNYA DAPAT


MENIMBULKAN KETERGANTUNGAN
PSIKIS.

Fight Against Drugs!

ZAT ATAU OBAT BAIK ALAMIAH


MAUPUN SINTETIK BUKAN
NARKOTIKA YG BERKHASIAT
PSIKO AKTIF MELALUI
PENGARUH SELEKTIF PADA
SUSUNAN SYARAF PUSAT YG
MENYEBABKAN PERUBAHAN
KHAS PADA AKTIVITAS MENTAL
DAN PERILAKU

TUJUAN PENGATURAN
KEGUNAAN
UNTUK KEPENTINGAN PELAYANAN KESEHATAN
PENGEMABNGAN ILMU PENGETAHUAN

MENJAMIN KETERSEDIAAN NARKOTIKA / PSIKO


TROPIKA UTK KEPENTINGAN PELAYANAN KESE
HATAN & PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN
PENCEGAH TERJADINYA PENYALAHGUNAAN
NARKOTIKA / PSIKOTROPIKA
MEMBERANTAS PEREDARAN GELAP
NARKOTIKA / PSIKOTROPIKA

NARKOTIKA GOL I HANYA DPT DIGUNAKAN UTK


KEPENTINGAN PENGEMBANGAN ILMU
PENGETAHUAN

Fight Against Drugs!

PENGERTIAN NARKOBA
Narkotika, Psikotropika, dan Bhn Adiktif, liputi zat alami/sintetis
yg bila dikonsumsi timbulkan rubah fungsi fisik dan psikis,
serta timbul ketergantungan.
Jika disalahguna utk tujuan diluar pengobatan, Narkoba dpt
ubah kerja syaraf otak, hingga si pemakai berfikir, berperasaan
dan berperilaku tidak normal
NARKOTIKA (UU RI NO. 35 Tahun 2009) :
Zat/obat berasal dr tanaman/non tanaman baik sintetis maupun semi sintetis
yg dpt sebabkan turun/rubah kesadaran,hilang rasa, kurangi sampai hilangkan
rasa nyeri yang dapat timbulketergantungan.

GOLONGAN I
Ilmu Pengetahuan
papaver, opium mentah&masak, heroin
tnmn koka, kokain, ganja, inex, shabu

GOLONGAN II
Pengobatan terakhir potensi
tinggi akibat ketergantungan

GOLONGAN III
Pengobatan terapi potensi
ringan akibat ketergantungan

Morfin, petidin

Direktorat Narkoba Polda DIY

Kodenia

PSIKOTROPIKA (UU RI NO. 5 Tahun 1997) adalah :


Zat/obat baik alam, sintetis bukan Narkotika, yg berkhasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pd susunan syaraf pusat yg sebabkan
perubahan khas pd aktifitas mental dan perilaku.

GOLONGAN IV

GOLONGAN III

Pengobatan terapi
potensi ringan akibat
ketergantungan

Pengobatan terapi
potensi ringan akibat
ketergantungan
Luminal

Lexotan, Rohypnol
Calmet (Pil koplo)

BAHAN ADIKTIF adalah :


Zats / bahan yg akibatkan ketergantungan zats solvalen termasuk inhalasia
(aceton, tiner cat, lem).
alkohol, rokok + teh, obat obatan dan jamu tradisional.

Direktorat Narkoba Polda DIY

Gejala
Mudah Cemas

Diketahui sbg : Marijuana,


Cimeng, Gelek, Hasis

Mudah Murung
Mudah tersinggung
Mudah Tegang
Mudah Marah

Bahaya & Dampak Sulit Konsentrasi,


Gerakan lambat, Gangguan persepsi & berpikir
Rendah keseimbangan, Mudah marah, depresi & paranoid
Motivasi rendah & susah dikendalikan

Diketahui sbg : White, Smack,


Junk, Serbuk Putih, Medicine,
Ubat

- Detak jantung Lemah & sesak nafas;


- Kerusakan Paru2, ginjal, hati;
- Dungu & Kelelahan
- Sulit Konsentrasi;

OVER DOSIS
Bisa sebabkan kematian
Krn pusat pernafasan
di otak tertekan
& Lumpuh

- Sulit BAB

- Sulit Tidur;
- Mata & hidung berair;
- mudah marah & gelisah;
- Tremor & Kram Tubuh
- Menggigil & berkeringat;
- Diare & Muntah

- Mudah Marah, cemas & gelisah;


- depresi;
- Jenuh;
- Mudah muak;
- Kehilangan gairah utk mlk sesuatu

OVER DOSIS
dpt menyebabkan
serangan tiba2, jantung,
stroke dan gagal ginjal

- Memacu detak Jantung;


- Perilaku agresif;
- mudah marah / tersinggung;
- Gemetar;
- Mudah Muak, Pandangan Kabur, Halusinasi

Diketahui sbg Inex, enak, cui


iin, flash, dolar, flipper, hammer

- Sering mengatup rahang;


- Gemetar yg berlebihan;

Gejala
Cemas, depresi, ketakutan,
Isomnia, Kehilangan sensitif,
akal sehat &
Kesadaran

- Kerusakan hati & otak;


- Kehilangan ingatan dlm jangka waktu yg lama;
- Menggigil, berkeringat, muntah;
- Tdk mampu utk berpikir, melihat &
menyelaraskan fungsi tubuh

Kematian dpt terjadi krn gangguan pembuluh darah


jantung, dehidrasi & pecahnya pembuluh otak

Diketahii sbg : Ice, Ubas,


Methamphetamine

- Merusak hati & Urat syaraf;


- Gangguan fungsi hati & ginjal;
- Perilaku abnormal dg bergoyang2, bingung,

OVER DOSIS
dpt sebabkan
kematian krn
pecahnya
pembuluh darah di
otak

menghayal & berhalusinasi;


- Mudah cemas & marah

- Kelelahan & Lapar;


- Cemas, depresi & marah;
- Susah tidur

Diketahui sbg : Vit K, Kitkat,


K, Spesial K

- Tidak dpt bergerak, gangguan persepsi,


pendengaran, penglihatan, penciuman,
sentuhan & rasa;
- Kebingungan & halusinasi lihat

OVER DOSIS

- Sulit Tidur;

Bisa sebabkan
susah bernafas,
Kematian

- Kejenuhan;
- Depresi, marah & tersinggung;
- Sering Menguap

Diketahui sbg : Acid, Trips,


Blotters, Tabs, Stamp, Black
Sesame, Seed, Micro, Micro Dot

Memacu detak jantung, napas, & temparatur tubuh;


Mati rasa;
Gangguan penglihatan, pendengaran, penciuman, sentuhan & rasa
Perhatian tidak terkontrol;
Panik, paranoid, kebingungan & halusinasi

Sering disebut sbg bahan yg


dihisap. Diketahui sbg : Lem,
Solvent

- Merusak permanen pd otak, hati & ginjal;


- Cenderung mengalami pendarahan pd hidung
Hirupan mendadak
dpt sebabkan
kematian dg
serangan jantung &
pecah pembuluh
darah di otak, bahkan
dpt terjadi pd hirupan
I

(mimisan) & memar;


- Kehilangan ingatan, sulit belajar & melihat
sesuatu scr jelas;

- Kehilangan kendali tubuh;


- Kram, nyeri & Batu darah

- Pusing, gemetar & muak;


- Sulit tidur

Bahaya & Dampak


Hilangnya Kesadaran;
Gangguan Berfikir, memandang
& menilai
Sulit bicara, bergerak,
tdk selarasan fungsi tubuh

Gejala
Cemas & Gelisah;
Isomnia, Mudah muak,
Percepat denyut jantung;
Keluarkan keringat berlebihan;
Kejang & Keram Perut;
Kebingungan, Histeris

Overdosis bisa sebabkan susah bernafas & bisa


sebabkan kematian

PENANGANAN KEJAHATAN NARKOBA DLM 4 TH TERAKHIR


(TH.2008 S/D SEPT 2011)

NO.

1.

REKAPITULASI

TH.2008

TH.2009 TH.2010 TH.2011

JMLH PERKARA

312

273

262

201

NARKOTIK

175

162

177

117

PSIKOTROPIK

117

81

55

44

20

30

30

40

400

356

327

245

230

216

210

146

148

99

86

59

22

41

31

40

356

308

275

197

PENGEDAR

44

48

52

48

PENANAM

BAYA

JMLH TSK

NARKOTIK
2.
PSIKOTROPIK
BAYA
KATEGORI TSK

3.

PEMAKAI

REKAPITULASI BARANG BUKTI TP NARKOBA DLM 4 TH TERAKHIR


(TH.2008 S/D SEPT 2011)

NO.

JENIS BARANG
BUKTI

TH.2008

TH.2009

TH 2010

TH 2011

1. GANJA

10.623,3 gr

19.093,8 gr

22.899,4 gr

3.668,19 gr

2. PUTAU

70,75 gr

25 gr

2613,3 gr

1.050,1 gr

3. EXTACY

203,75 btr

505 btr

192,5 btr

4. SHABU

31,05 gr

141,54 gr

3.814,94 gr

1.606,21 gr

1. GOL III

2. GOL IV

1.221,5 btr

399 btr

313 btr

410,5 btr

17.844 btr,
42 gr 586 btl
dan 11,5 ltr
miras

17.379 btr,
8.372 bks,
7.240 kap,
6.394 btl
miras &
147 ltr Ciu

NARKOTIKA

1.

PSIKOTROPIK
2.

3.

BAYA

5.914 btr

15.994 btr

NO.

GOL. UMUR

2008

2009

2010

2011

1.

< 18 TAHUN

18

14

14

20

2.

19 S/D 24 TAHUN

116

137

129

74

3.

25 S/D 40 TAHUN

224

184

145

105

4.

> 40 TAHUN

42

21

39

46

400

356

327

245

JMLH TSK

NO.

PEKERJAAN

2008

2009

2010

2011

PNS

TNI

POLRI

SWASTA

WIRASWASTA

TANI

MAHASISWA

87

PELAJAR

12

BURUH

17

28

32

13

10

PENGANGGURAN

24

20

20

19

11

IBU RMH TANGGA

12

BUMN / DPRD

13

LAIN-LAIN

43

41

23

20

400

356

327

245

388

346

309

224

12

10

18

21

JENIS KELAMIN
1

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

148
66

(37,0%)
(16,5%)

120
47

2
(21,7%)
(3,0%)

(33,7%)

(13,2 %)

111
75

77

(21,6 %)

22 (6,2 %)

(33,9%)
(22,9%)

1
52
12

87 (35,5 %)
54 (22,0 %)

(15,9 %)

34 (13,9 %)

(3,6 %)

13 (5,3 %)

REKAPITULASI TERSANGKA KASUS BERDASARKAN JENIS NARKOBA


DARI TAHUN 2008 S/D SEPT 2011

NO.

JENIS NARKOBA

TH.2008
TSK

TH.2009
TSK

TH.2011

TH.2010
TSK

TSK

191

47,8

212

59,6

156

47,7

71

29,0

PUTAUW

39

9,8

1,1

0,9

2,9

3.

EKSTASI

17

4,3

1,7

4.

SHABU

85

21,3

42

11,8

51

15,6

68

27,8

5.

GOL. IV

46

11,5

51

14,3

86

26,3

59

24,1

6.

BAYA

22

5,5

41

11,5

31

9,5

40

16,3

1.

GANJA

2.

NARKOTIKA

PSIKOTROPIKA

NARKOBA

NO.

RANGK
.

2008

2010

2008

2010

2008

2010

METRO

METRO

METRO

JATIM

JATIM

JATIM

II

SUMUT

SUMUT

JATIM

KALTIM

METRO

METRO

III

JABAR

JATIM

SUMUT

KALTENG

JABAR

JABAR

IV

NAD

JABAR

KALSEL

DIY

SUMUT

SUMUT

JATIM

SUMSEL

KALTIM

METRO

JATENG

JATENG

VI

SUMBA
R

JATENG

SUMSEL

SULTENG

BALI

SUMSEL

VII

JATENG

NAD

JATENG

JABAR

SUMSEL

BALI

VIII

SUMSEL

KALSEL

LAMPUN
G

SULTRA

KALSEL

KATENG

IX

LAMPUNG

LAMPUNG

RIAU

JATENG

NAD

KALTIM

10

DIY

KALTIM

JABAR

KALSEL

KALTIM

NAD

14

XIV

BALI

BALI

NAD

BALI

KALTENG

SULUT

16

XVI

NTB

KALTENG

KEPRI

PAPUA

DIY

SULSEL

17

XVIII

BENGKUL

JAMBI

DIY

KEPRI

KEPRI

NO

KECAMATAN

KAB / KOTA

JUMLAH
KASUS

1.

DEPOK

SLEMAN

53 KSS

2.

MLATI

SLEMAN

16 KSS

3.

GAMPING

SLEMAN

14 KSS

4.

UMBULHARJO

YOGYAKARTA

14 KSS

5.

KASIHAN

BANTUL

13 KSS

6.

NGAGLIK

SLEMAN

12 KSS

7.

GONDOKUSUMAN

YOGYAKARTA

10 KSS

8.

MERGANGSAN

YOGYAKARTA

10 KSS

9.

GONDOMANAN

YOGYAKARTA

9 KSS

BANTUL

9 KSS

10.

SEWON

NO

KECAMATAN

KAB / KOTA

JUMLAH
KASUS

1.

GAMPING

SLEMAN

22 KSS

2.

DEPOK

SLEMAN

11 KSS

3.

MLATI

SLEMAN

10 KSS

4.

NGAGLIK

SLEMAN

9 KSS

5.

UMBULHARJO

YOGYAKARTA

9 KSS

6.

KOTA GEDE

YOGYAKARTA

6 KSS

7.

JETIS

YOGYAKARTA

5 KSS

8.

BANGUNTAPAN

BANTUL

5 KSS

9.

KASIHAN

BANTUL

5 KSS

YOGYAKARTA

5 KSS

10.

TEGAL REJO

NO

KECAMATAN

KAB / KOTA

JUMLAH
KASUS

1.

DEPOK

SLEMAN

30 KSS

2.

BANGUNTAPAN

BANTUL

13 KSS

3.

NGAGLIK

SLEMAN

12 KSS

4.

KASIHAN

BANTUL

10 KSS

5.

UMBULHARJO

YOGYAKARTA

10 KSS

6.

WATES

KLN PROGO

9 KSS

7.

GONDOKUSUMAN

YOGYAKARTA

8 KSS

8.

MLATI

SLEMAN

7 KSS

9.

KALASAN

SLEMAN

5 KSS

YOGYAKARTA

5 KSS

10.

TEGALREJO

LANJUTAN.
11

SEWON

BANTUL

5 KSS

12

PRAMBANAN

SLEMAN

5 KSS

13

DANUREJAN

YOGYAKARTA

5 KSS

14

PANJATAN

KLN PROGO

4 KSS

15

PIYUNGAN

BANTUL

4 KSS

16

SENTOLO

KLN PROGO

4 KSS

17

KRATON

YOGYAKARTA

4 KSS

18

SLEMAN

SLEMAN

4 KSS

19

JETIS

BANTUL

4 KSS

20

GEDONGTENGEN

YOGYAKARTA

3 KSS

21

GAMPING

SLEMAN

3 KSS

22

WONOSARI

GN KIDUL

3 KSS

LANJUTAN.
23

KRETEK

BANTUL

5 KSS

24

PENGASIH,
GODEAN, BANTUL,
GAMPING

KLN.PROGO ,SLEMAN,
BANTUL

2 KSS

25

GALUR,
KALIBAWANG,
SEMIN,NGAWEN,
PONJONG , GIRI
SOBO,GEDANGSARI
, KARANG MOJO,
KOTA GEDE,
SEYEGAN, JETIS,
MERGANGSAN,
TEMPEL,
GONDOMANAN,
WIROBRAJAN,
PLERET, BERBAH,
GONDOMANAN,
PLAYEN, TEPUS,
MANTRIJERON

YOGYAKARTA,
SLEMAN,BANTUL,KLN
PROGO, GN. KIDUL

1 KSS

NO

KECAMATAN

KAB / KOTA

JUMLAH
KASUS

1.

DEPOK

SLEMAN

17 KSS

2.

BANGUNTAPAN

BANTUL

12 KSS

3.

KASIHAN

BANTUL

12 KSS

4.

MLATI

SLEMAN

10 KSS

5.

TEGAL REJO

YOGYAKARTA

10 KSS

6.

UMBULHARJO

YOGYAKARTA

9 KSS

7.

NGAGLIK

SLEMAN

8 KSS

8.

WATES

KLN PROGO

8 KSS

9.

PRAMBANAN

SLEMAN

8 KSS

10.

DANUREJAN

YOGYAKARTA

7 KSS

LANJUTAN.
11

GONDOKUSUMAN

YOGYAKARTA

6 KSS

12

GEDONGTENGEN

YOGYAKARTA

5 KSS

13

GAMPING

SLEMAN

5 KSS

14

WONOSARI

BANTUL

5 KSS

15

MANTRIJERON

YOGYAKARTA

5 KSS

16

GONDOMANAN

YOGYAKARTA

4 KSS

17

KRATON

YOGYAKARTA

4 KSS

18

TEGAL REJO

YOGYAKARTA

4 KSS

19

KRETEK

BANTUL

4 KSS

20

PANJATAN

KLN PROGO

3 KSS

21

KALASAN

SLEMAN

3 KSS

22

SLEMAN

SLEMAN

3 KSS

LANJUTAN.

23

24

PLAYEN, SEWON,
SENTOLO, BERBAH,
PENGASIH,
GODEAN,TEMPEL,
KOTAGEDE ,
BAMBANGLIPURO,
WIROBRAJAN,
PIYUNGAN,
BANTUL,
SRANDAKAN,
JATIMULYO,
KARANGMOJO,
PONJONG,
GIRISOBO,
MINGGIR ,
KALIBAWANG,
LENDAH,
BANJARSARI
SANDEN, PATUK,
PLERET, NGAWEN,
TEPUS, KASIHAN,
MLATI, SEYEGAN,

SLEMAN,
BANTUL,YOGYAKARTA,
KLN PROGO, GN KIDUL

SLEMAN,
BANTUL,YOGYAKARTA,
KLN PROGO, GN KIDUL

2 KSS

1 KSS

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009

1. PSL 111 (1)


Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam,
memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika
Gol. I dalam bentuk tanaman, dipidana : Min 4 TH + Denda 800 jt, Maks

12 TH. + Denda 8 M

2. PSL 111 (2)


Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam,
memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika
Gol. I dalam bentuk tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya
melebihi 1 (satu) Kg atau melebihi 5 (lima) batang pohon, pelaku dipidana :

Min 5 TH, Maks 20 TH. + Denda 8 M + 1/3

3. PSL 112 (1)


Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam,
memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika
Gol. I bukan tanaman dipidana : Min 4 TH + denda 800 jt, Maks 12 TH

+ Denda 8 M

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009


4. PSL 112 (2)
Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam,
memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika
Gol. I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya
melebihi 5 (lima) gram pelaku dipidana : Min 5 TH, Maks 20 TH. + Denda

8 M + 1/3

5. PSL 114 (1)


Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk
dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli,
menukar atau menyerahkan Narkotika Gol. I dipidana Seumur hidup : Min 5

TH. + denda 1 M, Maks 20 TH. + Denda 10 M

6. PSL 114 (2)


Dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli,
menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan
Narkotika Gol. I sebagaimana dimksd pd ayat (1) yg dlm bentuk tanaman
beratnya melebihi 1 (satu Kg atau melebihi 5 batang pohon atau dalam
bentuk bukan tanaman beratnya 5 gram, pelaku dipidana Mati / Seumur
Hidup : Min 6 TH. , Maks 20 TH. + Denda 10 M + 1/3

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009 TERKAIT


HARM REDUCTION
7. PSL 54
PECANDU NARKOTIKA DAN KORBAN LAHGUN NARKOTIKA WAJIB JALANI
REHAB MEDIS DAN REHAB SOSIAL

8. PSL 55 (1)
ORTU ATAU WALI DR PECANDU NARKOTIKA YG BELUM CUKUP UMUR WAJIB
LAPOR KPD PUSKESMAS, RUMKIT, DAN ATAU LEMBAGA REHAB MEDIS DAN
SOSIAL YG DITUNJUK OLEH PEMERINTAH UTK DAPATKAN
PENGOBATAN/PERAWATAN.

9. PSL 55 (2)
ORTU ATAU WALI DR PECANDU NARKOTIKA YG SUDAH CUKUP UMUR WAJIB
LAPOR KPD PUSKESMAS, RUMKIT, DAN ATAU LEMBAGA REHAB MEDIS DAN
SOSIAL YG DITUNJUK OLEH PEMERINTAH UTK DAPATKAN
PENGOBATAN/PERAWATAN.

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009 TERKAIT


HARM REDUCTION

10. PSL 103 (1)


HAKIM YG RIKSA PERKARA PECANDU NARKOTIKA DPT :
a. MEMUTUS UTK MEMERINTAHKAN YG BSANGKUTAN MENJALANI PENGOBATAN
DAN/ATAU PERAWATAN MLL REHAB JIKA PECANDU NARKOTIKA TSB TERBUKTI
BSALAH LAKUKAN TP NARKOTIKA; ATAU
b. MENETAPKAN UTK MEMERINTAHKAN YG BSANGKUTAN MENJALANI PENGOBATAN
DAN/ATAU PERAWATAN MLL REHAB JIKA PECANDU NARKOTIKA TSB TDK TBUKTI
MLK TP NARKOTIKA.

11. PSL 103 (2)


MASA MENJALANI PENGOBATAN DAN/ATAU PERAWATAN BAGI PECANDU NARKOTIKA
SBGMN DIMAKSUD PD AYAT (1) A DIPERHITUNGKAN SBG MASA MENJALANI
HUKUMAN.

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009


TERKAIT
HARM REDUCTION
12. PSL 127 (1)
Setiap Penyalahguna :
a. Narkotika Golongan I bagi diri sendiri dipidana dg pid Penjara maks 4 TH;
b. Narkotika Golongan II bagi diri sendiri dipidana dg pid Penjara maks 2 TH;
c. Narkotika Golongan III bagi diri sendiri dipidana dg pid Penjara maks 1
TH.

13. PSL 127 (2)


Dlm memutus perkara sbgmana dimksd pd ayat (1), hakim wajib
memperhatikan ketent. Sbgmana dimksd dlm Pasal 54, 55 dan 103

14. PSL 127 (3)


Dlm hal Penyalah Guna sbgmana dimksd pd ayat (1) dapat dibuktikan
atau terbukti sebagai korban Narkotika, Penyalah Guna tersebut wajib
menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009


TERKAIT
HARM REDUCTION
15. PSL 128 (1)
Org tua atau wali dr Pecanduyg blm cukup umur, sbgmana dimksd dlm Psl
55 (1) yg sengaja tdk melapor, dipidana dengan Pidana kurungan maks 6
bulan atau denda maks Rp. 1.000.000,- .

16. PSL 128 (2)


Pecandu Narkotika yang belum cukup umur dan telah dilaporkan
oleh orang tua atau walinya sbgmana dimksd dlm Psl 55 (1) tidak
dituntut Pidana,

17. PSL 128 (3)


Pecandu Narkotika yang telah cukup umur sbgmana dimksd dlm Psl
55 (2) yg sedang menjalani rehabilitasi medis 2 kali masa
perawatan dokter di RS dan/atau lembaga rehabilitasi medis yg
ditunjuk oleh pemerintah tidak dituntut Pidana,

18. PSL 128 (4)


RS dan/atau lembaga rehabilitasi medis sbgmana dimaksud pd ayat (3)
harus memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Menteri.

TP. NARKOTIKA : UU NO. 35 TH. 2009


TERKAIT
HARM REDUCTION

19. PSL 134 (1)


Pecandu Narkotika yg sdh cukup umur & dg sengaja tdk lapor diri sbgmn
dimaksud dlm Psl 55 (2) dipidana dengan Pidana kurungan paling lama
6 bulan atau pidana denda maks Rp. 2.000.000,- .

20. PSL 134 (2)


Keluarga dr Pecandu Narkotika sbgmn dimaksud pada ayat (1) yg dg sengaja
tdk melaporkan Pecandu Narkotika tsb dipidana dengan Pidana kurungan
paling lama 3 bulan atau pidana denda maks Rp. 1.000.000,- .

LANJUTAN.

TP. PSIKOTROPIKA : UU NO. 5 TH.


1997
1. LAHGUN ( PSL 62)
3. SANKSI LAIN
TANPA HAK MEMILIKI / MEMBAWA
PSI
PIDANA MAX 5 TH

2.

DENDA MAX 100 JT

PRODUSEN
(PSL 60)
TDK PENUHI STANDAR/ TDK
TERDAFTAR
PIDANA MAX 15 TH
DENDA MAX RP 200 JT

PASAL 37 AYAT
(1) PENGGUNA PSIKOTROPIKA YG ALAMI
SYNDROMA KETERGANTUNGAN
BERKWAJIBAN IKUT SERTA DLM
PENGOBATAN & ATAU PERAWATAN.

PASAL 64 Huruf
(a)BARANG SIAPA MENGHALANGI
PENDERITA SYNDROMA
KETERGANTUNGAN UTK JALANI
PENGOBATAN & ATAU PERAWATAN
PADA FASILITAS REHAB
SEBAGAIMANA DIMAKSUD DLM PSL
37, DIPIDANA PENJARA MAX 1 TH &
ATAU PIDANA DENDA MAX 20 JUTA
RUPIAH.

LANJUTAN.

TP. BAYA : UU NO. 36 TH 2009 KES


1. PSL 196
SETIAP ORG YG DGN SENGAJA MEMPRODUKSI ATAU EDARKAN SEDIAAN
FARMASI DAN/ATAU ALAT KESEHATAN YG TDK PENUHI STANDAR DAN/ATAU
PSYARATAN KEAMANAN, KHASIAT ATAU KEMANFAATAN DAN MUTU SBGMN
DIMKSD DLM PSL 98 (2) DAN (3) DIPIDANA DG PIDANA PENJARA MAKS. 10
THN DAN DENDA MAKS Rp. 1.000.000.000, -

2. PSL 98 (2)
SETIAP ORG YG TDK MEMILIKI KEAHLIAN DAN KEWENANGAN DILARANG
MENGADAKAN, MENYIMPAN, OLAH, MPROMOSIKAN DAN EDARKAN OBAT
DAN BAHAN YG BERKHASIAT OBAT.

3. PSL 98 (3)
KETENTUAN MENGENAI PENGADAAN. PENYIMPANAN, PENGOLAHAN,
PROMOSI, PENGEDARAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT KESEHATAN HRS
PENUHI STANDAR MUTU PELAYANAN FARMASI YG DITETAPKAN DGN PP

4. PENGEDAR : PSL 197


DG SENGAJA MEMPRODUKSI ATAU MENGEDARKAN
SEDIAAN FARMASI DAN ATAU ALKES YG TDK ADA IZIN
EDAR
PIDANA MAX 15 TH
DENDA MAX RP 1,5 MILIAR

WAJIB LAPOR DILAKUKAN OLEH (PSL 3) :

a.ORANG TUA ATAU WALI PECANDU NKT YG


BELUM CUKUP UMUR.

b.PECANDU NKT YG SUDAH CUKUP UMUR ATAU


KELUARGANYA

INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR (PSL


4) :
a.PUSKESMAS, RUMAH SAKIT DAN ATAU LEMB.
REHAB MEDIS YG DITETAPKAN OLEH MENTERI

b.LEMB. REHAB SOSIAL YG DITETAPKAN OLEH


MENTERI

ANGGARAN WAJIB LAPOR (PSL 22) :

a.APBN
b.APBD

FAKTOR PENYEBAB
PENYALAHGUNAAN NARKOBA
DIRI
DIRI

Fight Against Drugs!

NARKOBA
NARKOBA
ITU
ITUSENDIRI
SENDIRI

LINGKUNGAN
LINGKUNGAN

DAMPA
K
PENYAL
AHGUN
AAN
NARKO
BA

Fight Against Drugs!

URUT-URUTAN PENYALAHGUNA

ROKOK

ALKOHOL

NARKOTIKA

PSIKOTROPIKA

SEX BEBAS /PENY KELAMIN / HIV /


AIDS
-

KRIMINALITAS

BADAN RES

BADAN RES

PENANGGU
LANGAN
NARKOBA

Fight Against Drugs!

TERCIPTANYA RASA AMAN DALAM MASYARAKAT LAHIR MAUPUN BATIN


TERCIPTANYA RASA AMAN DALAM MASYARAKAT LAHIR MAUPUN BATIN

ADANYA
ADANYAKETAATAN
KETAATANDAN
DANKESADAARAN
KESADAARANHUKUM
HUKUMDALAM
DALAMMASYAARAKAT
MASYAARAKAT

TERWUJUDNYA
TERWUJUDNYASISKAMTIBMAS
SISKAMTIBMASYANG
YANGBERSIFAT
BERSIFATSWAKARSA
SWAKARSA

TEGAKNYA
TEGAKNYAHUKUM
HUKUMDAN
DANATURAN
ATURANPERUNDANG-2
PERUNDANG-2YANG
YANGBERLAKU
BERLAKU

AMAN
AMANDAN
DANLANCARNYA
LANCARNYAPELAKSANAAN
PELAKSANAANPEMBANGUNAN
PEMBANGUNAN

TERPELIHARA
TERPELIHARADAN
DANTERJAMINNYA
TERJAMINNYAKEWAJIBAN
KEWAJIBANPEMERINTAH
PEMERINTAH

TERWUJUDNYA
TERWUJUDNYAMOBILITAS
MOBILITASDAN
DANKETAHANAN
KETAHANANNASIONAL
NASIONAL

TERWUJUDNYA
TERWUJUDNYAPOSTUR
POSTURPOLRI
POLRISEBAGAI
SEBAGAIINTI
INTIBIN
BINKAMTIBMAS
KAMTIBMASYANG
YANGPROPROFESIONAL,
BERMORAL
DAN
MODERN
SERTA
DIPERCAYA
MASYARAKAT
FESIONAL, BERMORAL DAN MODERN SERTA DIPERCAYA MASYARAKAT

KAMTIBMAS MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB


KITA
BERSAMA
DALAM MEWUJUDKAN KAMTIBMAS YANG
KONDUSIF
/ AMAN, PERLU PERAN POLRI DAN
PARTISIPASI
KERJASAMA KPD
CIVITAS AKADEMIKA
SECARA AKTIF DALAM
RANGKA
MENANGGULANGI PENYALAHGUNAAN
DAN PEREDARAN GELAP NARKOBA DI DIY.
KAMTIBMAS YANG KONDUSIF, AMAN, DAPAT
MEMPERLANCAR
JALANNYA PEMBANGUNAN
Fight Against
Drugs!