Anda di halaman 1dari 80

BAHAN AJAR :

PERATURAN LARANGAN-PEMBATASAN

PUSDIKLAT BEA DAN


CUKAI
1 SLIDE PRT LARTAS
DASAR HUKUM : PASAL 53

1) UNTUK KEPENTINGAN PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN


KETENTUAN LARANGAN DAN PEMBATASAN, INSTANSI TEKNIS YANG
MENETAPKAN PERATURAN LARANGAN DAN/ATAU PEMBATASAN ATAS
IMPOR ATAU EKSPOR WAJIB MEMBERITAHUKAN KPD MENTERI
2) KETENTUAN MENGENAI PELAKSANAAN PENGAWASAN PERATURAN LARANGAN
DAN/ ATAU PEMBATASAN SEBAGAIMANA DIMAKSUD PADA AYAT (1) DIATUR
LEBIH LANJUT DENGAN ATAU BERDASARKAN PERATURAN MENTERI.
(3) SEMUA BARANG YANG DILARANG ATAU DIBATASI YANG TIDAK MEMENUHI
SYARAT UNTUK DIIMPOR ATAU DIEKSPOR, JIKA TELAH DIBERITAHUKAN DENGAN
PEMBERITAHUAN PABEAN, ATAS PERMINTAAN IMPORTIR ATAU EKSPORTIR:
a. DIBATALKAN EKSPORNYA;
b. DIEKSPOR KEMBALI; ATAu
c. DIMUSNAHKAN DI BAWAH PENGAWASAN PEJABAT BEA DAN CUKAI
KECUALI TERHADAP BARANG DIMAKSUD DITETAPKAN LAIN BERDASARKAN
PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
(4) BARANG YANG DILARANG ATAU DIBATASI UNTUK DIIMPOR ATAU DIEKSPOR YANG
TIDAK DIBERITAHUKAN ATAU DIBERITAHUKAN SECARA TIDAK BENAR
DINYATAKAN SEBAGAI BARANG YANG DIKUASAI NEGARA SEBAGAIMANA
DIMAKSUD DALAM PASAL 68,KECUALI TERHADAP BARANG DIMAKSUD
DITETAPKAN LAIN BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YG
BERLAKU

2 SLIDE PRT LARTAS


FISKAL
(Revenue
Collector)
Pengawasan
Lalu Lintas
Barang oleh
DJBC
LARTAS
(Community
Protector)

3 SLIDE PRT LARTAS


PENGERTIAN LARTAS :

Barang yang dilarang dan/atau


dibatasi pemasukan dan/atau
pengeluarannya ke dalam dan
dari dari Daerah Pabean
Indonesia tanpa ijin dari instansi
berwenang
LARTAS

Penetapan Menteri
(memberitah
instansi ukan)
Keuanga Penetap
teknis n an
(Lartas)

Dilaksanakan
oleh DJBC

Pasal 53 Undang-Undang Kepabeanan

5 SLIDE PRT LARTAS


LARTAS

Sudah
diberitahukan

Atas permintaan
Importir / Eksportir :
Tidak
Dibatalkan
memenuhi ekspornya
syarat Reekspor
Dimusnahkan

6 SLIDE PRT LARTAS


LARTAS

Barang 1.Tidak
Larangan diberitahukan
Pembatasan 2.Diberitahukan
tidak benar

Barang Dikuasai
Negara

7 SLIDE PRT LARTAS


KATEGORI LARTAS

PERATURAN
PERATURAN LARTAS
LARTAS

PERLINDUNGAN
TERHADAP

HANKAMTIBNAS FLORA
& BUDAYA
FAUNA
INDUSTRI,
KESEHATAN
PERDAGANGAN
MASYARAKAT KEUANGAN
1. SENJATA API, MESIU, DAN
AMUNISI
JENIS-JENIS
KOMODITI 2. BAHAN PELEDAK
LARANGAN/
PEMBATASA 3. SELPETER
N UNTUK
KEPENTING 4. PETASAN / HAPPY CRACKERS
AN HANKAM
TIBNAS
5. BARANG CETAKAN

6. FILM

9 SLIDE PRT LARTAS


BAHWA BARANG-BARANG
ALASAN TSB DAPAT MENGANCAM
PELARANGANPERTAHANAN DAN KEAMANAN
NEGARA SERTA KESELAMATAN
JIWA ANGGOTA MASYARAKAT

10 SLIDE PRT LARTAS


SESEORANG
DAPAT MENGIMPOR
ATAU MENGEKSPOR
SIFAT TIDAK ARTI BARANG-BARANG
LARANGAN MUTLAK NYA TSB, SEPANJANG
SYARAT-SYARAT
DIPENUHI
OLEH YBS

11 SLIDE PRT LARTAS


IMPOR KAPOLRI
SENJATA DAPAT QQ.
DARI
API NON DILAKUKAN DIREKTORAT
STANDAR SEPANJANG INTELPAM
TNI / POLRI ADA IZIN

12
SENJATA API NON STANDAR TNI/POLRI
DAPAT DIIMPOR, DIMILIKI, DIKUASAI,
DAN DIPERGUNAKAN TERBATAS
UNTUK KEPERLUAN

1. SENJATA API BELA DIRI


2. OLAHRAGA
3. KOLEKSI
4. KAPAL LAUT INDONESIA DAN ASING

13 SLIDE PRT LARTAS


ALASAN :
UNTUK MENGHADAPI ANCAMAN
YANG NYATA-NYATA DAPAT
MEMBAHAYAKANKESELAMATAN
JIWANYA
SENJATA PEJABAT PEMERINTAH TERTENTU,
API DENGAN PERTIMBANGAN KHUSUS
UNTUK
HANYA 1 (SATU) PUCUK SENPI NON
BELA DIRI
STANDAR TNI/ POLRI DENGAN
AMUNISI SEBANYAK 1 (SATU)
MAGAZEN /SILINDER
IZIN DAPAT DICABUT BILA ALASAN
PEMBERIAN IZIN TIDAK ADA LAGI

14 SLIDE PRT LARTAS


KALIBER :
SENJATA API GENGGAM : MAKS. 32 mm
SENJATA API BAHU : MAKS. 22 mm
(KECUALI UNTUK KEPERLUAN OLAH RAGA)
HARUS MENDAPATKAN IZIN DARI KAPOLRI
KETENTUAN
HARUS MENDAPATKAN REKOMENDASI DARI
IMPOR
KEPALA BADAN INTELIJEN STRATEGIS (BAIS)
SENJATA
HARUS MEMILIKI ANGKA PENGENAL IMPOR DARI
API
DEPERINDAG
MELALUI PELABUHAN/BANDARA YANG
DITENTUKAN
DALAM SURAT IZIN (BELAWAN/POLONIA, TG.
PRIOK/
SOEKARNO- HATTA, TG.PERAK/ H.JUANDA,
MAKASSAR/HASANUDDIN).

15 SLIDE PRT LARTAS


PRIMARY
SENYAWA EXPLOSIVE
MURNI
HIGH
BERDASARKAN EXPLOSIVE
KOMPOSISI
SENYAWA KIMIA HIGH
SENYAWA EXPLOSIVE
CAMPURAN LOW
JENIS EXPLOSIVE
BAHAN ISIAN UTAMA NITRO GLYSERINE
PELEDAK Main Charge BASED
MILITER
PENDORONG
COMPOSITE
PROPELLANT
BERDASARKAN
LINGKUNGAN DINAMIT
PENGGUNAAN
WATER BASED EXPLOSIVE

KOMERSIAL BLASTING EXPLOSIVE

16 SHAPED CHARGES
SLIDE PRT LARTAS
1. DIIMPOR OLEH IMPORTIR YANG DITUNJUK OLEH
DEPARTEMEN PERTAHANAN

KETENTUAN
2. MEMILIKI IZIN IMPOR DARI DITJEN PERDAGANGA
IMPOR LUAR NEGERI, DEPERINDAG
BAHAN
PELEDAK3. MEMILIKI REKOMENDASI DARI :
- DEPARTEMEN PERTAHANAN
- POLRI
- BAIS TNI

17 SLIDE PRT LARTAS


TELAH DITUNJUK OLEH DEP. PERTAHANAN
BADAN USAHA DI BIDANG BAHAN PELEDAK YANG

1. PT DAHANA
IZIN USAHA : PRODUKSI PENGADAAN, PENDISTRIBUSIAN
UNTUK MILITER DAN INDUSTRI/KOMERSIAL
2. PT MULTI NIROTAMA
IZIN USAHA : PRODUKSI PENGADAAN DAN PENDISTRIBU
SIAN UNTUK INDUSTRI/KOMERSIAL
3. PT TRIDAYA ESA
IZIN USAHA : PRODUKSI PENGADAAN DAN DISTRIBUSI
UNTUK INDUSTRI/KOMERSIAL
4. PT PINDAD
IZIN USAHA : PRODUKSI, PENGADAAN, PENJUALAN,
PENDISTRIBUSIAN
BAHAN PELEDAK DAN PROPELLANT UNTUK MILITER DAN
INDUSTRI / KOMERSIAL
IZIN USAHA :PRODUKSI, PENGADAAN, PERGUDANGAN, DISTRIBUSI
UNT INDUSTRI

18 SLIDE PRT LARTAS


SELPETER

BAHAN ATAU ZAT BERUPA


SELPETER BUTIR-BUTIR PUTIH
Atau TRANSPARAN YANG MEMILIK
ASAM SENDAWA RASA ASIN, MUDAH LARUT
Atau DALAM AIR, DAPAT LARUT
KALIUM NITRATE SEDIKIT DALAM ALKOHOL
SERTA BERKADAR RACUN
(KN03)
RENDAH
MEMBUAT
MESIU, PETASAN,
KOREK API, SERTA
UNTUK
DIGUNAKAN
CAMPURAN BAHAN
PELEDAK

19 SLIDE PRT LARTAS


PETASAN dan HAPPY
CRACKERS

POTENSI
MENYEBABKAN
KEBAKARAN
DLM
ALASAN
PELARANGAN BENTUK
MENGGANGGU
KETERTIBAN DAN
KEAMANAN
MASYARAKAT POLUSI
SUARA

20 SLIDE PRT LARTAS


BARANG CETAK

BUKU BUKU
KLASI-
BROSUR
FIKASI
BARANG PAMFLET
CETAK POSTER

21 SLIDE PRT LARTAS


BARANG CETAK

BERDA- o SURAT TIDAK


SARKAN KABAR DIANGGAP
PASAL 20 o MAJALAH SEBAGAI
UU NO. 40/ o PENERBITAN BARANG
PPNS/1999 BERKALA CETAK
TTG PERS o BULETIN

22 SLIDE PRT LARTAS


IMPOR
BARANG CETAK

HANYA DAPAT
DILAKUKAN

SETELAH MENDAPAT
IZIN DARI
KEJAKSAAN AGUNG

23 SLIDE PRT LARTAS


SETELAH LEMBAGA
FILM DAPAT ADA IZIN LULUS DARI SENSOR
DIIMPOR SENSOR FILM (LSF)

BEBAS SENSOR FILM BERITA YANG


DITAYANGKAN OLEH
MEDIA ELEKTRONIK

KECUALI

DISENSOR OLEH
KEJAKSAAN FILM YANG DIBAWA OLEH
PENUMPANG/ABK/POS

24 SLIDE PRT LARTAS


DJBC

PERATURAN
LARANGAN DAN PEMBATASAN
UNTUK MELINDUNGI
KESEHATAN MASYARAKAT

NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, DAN


PREKURSOR
SEDIAAN FARMASI DAN ALAT
25
KESEHATAN SLIDE PRT LARTAS
SEDIAAN FARMASI DAN ALAT KESEHATAN

DASAR HUKUM :
UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 1992 tentang KESEHATAN
PERATURAN PEMERINTAH NO. 72 TAHUN 1998 tentang
PENANGANAN SEDIAAN FARMASI DAN ALAT KESEHATAN
PERATURAN MENTERI KESEHATAN NO. 920/Menkes/Per/X/1993
tentang KETENTUAN PENDAFTARAN OBAT JADI IMPOR
PERATURAN MENTERI KESEHATAN NO. 1297/Menkes/Per/XI/1998
tentang PEREDARAN OBAT TRADISIONIL IMPOR

SEDIAAN FARMASI OBAT, BAHAN OBAT, OBAT TRADISIONIL, DAN KOSMETIKA

BAHAN ATAU RAMUAN BAHAN BERUPA TUMBUHAN, BAHAN HEWAN,


BAHAN MINERAL, SEDIAAN SARIAN (GALENIK) ATAU CAMPURAN DAR
OBAT TRADISIONIL BAHAN TERSEBUT YANG SECARA TURUN TEMURUN TELAH DIGUNAKAN
UNTUK PENGOBATAN BERDASARKAN PENGALAMAN (psl. 1 ayat 10
UU No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan)

INSTRUMEN, APARATUS, MESIN IMPLAN YANG TIDAK MENGANDUNG


OBAT YANG DIGUNAKAN UNTUK MENCEGAH, MENDIAGNOSA,
ALAT KESEHATAN MENYEMBUHKAN, MERINGANKAN PENYAKIT, MERAWAT SERTA
MEMULIHKAN KESEHATAN MANUSIA DAN/ATAU MEMBENTUK STRUKTU
DAN MEMPERBAIKI FUNGSI TUBUH

26 SLIDE PRT LARTAS


MAKANAN DAN MINUMAN
DASAR HUKUM :
UNDANG-UNDANG NO. 7 TAHUN 1996 TANGGAL
04 Nopember 1996 tentang PANGAN
UNDANG-UNDANG NO. 23 TAHUN 1992 tentang KESEHATAN
PERATURAN PEMERINTAH NO. 329/Menkes/Per/1985 tentang
MAKANAN KADALUARSA
PERATURAN MENKES NO. 722/Menkes/Per/1988 tentang
TAMBAHAN MAKANAN
PERATURAN MENKES NO. 382/Menkes/Per/1989 tentang
PENDAFTARAN MAKANAN

SEGALA SESUATU YANG BERASAL DARI SUMBER HAYATI DAN AIR, BA


YANG DIOLAH MAUPUN TIDAK DIOLAH YANG DIPERUNTUKAN SEBAGA
PANGAN MAKANAN DAN MINUMAN BAGI KONSUMSI MANUSIA TERMASUK
TAMBAHAN PANGAN, BAHAN BAKU PANGAN, DAN BAHAN LAINNYA
YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES PENYIAPAN, PENGOLAHAN,
DAN/ATAU PEMBUATAN MAKANAN ATAU MINUMAN
27 SLIDE PRT LARTAS
KETENTUAN IMPOR
MAKANAN DAN MINUMAN

SEBELUM IMPOR HARUS DIDAFTARKAN DAHULU


PADA BADAN POM
IMPOR HARUS MENDAPATKAN IZIN IMPOR DARI
BADAN POM
DILAMPIRI SERTIFIKAT KESEHATAN
DILAMPIRI LABEL DNG MEMUAT KETERANGAN
YANG JELAS TENTANG OBAT TERSEBUT

28 SLIDE PRT LARTAS


MINUMAN
BERALKOHOL

Minuman Mengandung Etanol Yang Diproses Dari


Bahan Hasil Pertanian Yg Mengandung Karbohidrat
dng Cara Fermentasi Dan Distilasi Atau Fermentasi
Tanpa Distilasi Baik Dengan Cara Memberikan
Perlakuan Terlebih Dahulu Atau Tidak, Menambah
Bahan Lain Atau Tidak, Maupun Yg Diproses Dengan
Cara Mencampur Konsentrat Dengan Etahnol Atau
Dengan Cara Pengenceran Minuman
Mengandung Ethanol

29 SLIDE PRT LARTAS


GOLONGAN A
ADALAH MINUMAN BERALKOHOL DENGAN
KADAR ETHANOL LEBIH DARI 1% S/D 5%

GOLO
NGAN GOLONGAN B
MINUMAN ADALAH MINUMAN BERALKOHOL DENGAN
BERAL KADAR ETHANOL LEBIH DARI 5% S/D 20%
KOHOL

GOLONGAN C
ADALAH MINUMAN BERALKOHOL DENGAN
KADAR ETHANOL LEBIH DARI 20% S/D 50%

30 SLIDE PRT LARTAS


DJBC

PERATURAN
LARANGAN DAN
PEMBATASAN
UNTUK
MELINDUNGI FLORA DAN
31
FAUNA SLIDE PRT LARTAS
NASIONAL 1. DEPARTEMEN KEHUTANAN
2. DEPARTEMEN PERTANIAN

PENGA
TURAN
CITES (CONVENTION ON
FLORA
INTERNATIONAL TRADE
DAN
FAUNA ENDANGERED SPECIES OF
WILD FAUNA AND FLORA)
YAITU KONVENSI TINGKAT
INTERNASIONAL YANG ME-
INTERNA MENGATUR PERDAGANGAN
SIONAL SPECIES FLORA DAN FAUNA
YANG TERANCAM PUNAH

32 SLIDE PRT LARTAS


MEMBANGUN SISTEM PENGENDALIAN PERDAGANGAN JENIS-
JENIS SATWA DAN FLORA SERTA PRODUK-PRODUKNYA SECARA
INTERNASIONAL
TUJUAN

DITANDATANGANI DI WASHINGTON DC pada 3 MARET 1973


SECARA LEGAL BERLAKU SEJAK TANGGAL 1 JULI 1975
TELAH DIRATIFIKASI OLEH 152 NEGARA
SEKRETARIAT CITES BERADA DI SWISS DIPIMPIN OLEH
SEORANG SEKJEN YANG DALAM STRUKTUR PBB SETINGKAT
SEJARAH
DENGAN DUTA BESAR
SECARA HISTORIS BERHUBUNGAN DENGAN WORLD WILD
PENGENALAN FAUNA (WWF) DAN IUCN
CITES

KEWENANGAN TERTINGGI PADA KONFERENSI NEGARA


ANGGOTA DISELENGGARAKAN TIAP 2 TAHUN SEKALI
SETIAP ANGGOTA MENUNJUK DI NEGARANYA :
KEWENANGAN
Dan - OTORITA ILMIAH > LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN
KEANGGOTAAN INDONESIA (LIPI)
- OTORITA PENGELOLA > DEPARTEMEN KEHUTANAN c.q
DIRJEN PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM
(PHKA)
DALAM PENEGAKAN HUKUM CITES BEKERJASAMA DENGAN
WCO DAN ICPO-INTERPOL
33 SLIDE PRT LARTAS
FLORA/FAUNA YANG TERANCAM PUNAH OLEH
PERDAGANGAN
DILARANG UNTUK DIPERDAGANGKAN (HIDUP
MAUPUN MATI)
APPENDIKS I KECUALI :
- TUKAR MENUKAR ANTAR KEBUN BINATANG
- PENELITIAN
- HADIAH KENEGARAAN
- HASIL PENANGKARAN (GENERASI KEDUA/F2)

PEMBAGIAN FLORA/FAUNA TIDAK TERANCAM PUNAH


FLORA AKAN TERANCAM PUNAH BILA PERDAGANGANYA
APPENDIKS II
DAN FAUNA TIDAK TIDAK DIATUR DENGAN KETAT
DALAM CITES PERDAGANGANNYA BERDASARKAN KUOTA

FLORA/FAUNA YANG DILINDUNGI KHUSUS OLEH


NEGARA ANGGOTA CITES
APPENDIKS III
DIMAKSUDKAN UNTUK MENCEGAH/MEMBATASI
PEMANFAATAN YANG BERLEBIHAN

34 SLIDE PRT LARTAS


PENGGOLONGAN
TUMBUHAN DAN SATWA

DILINDUNGI

DALAM BAHAYA
TUM KEPUNAHAN
BUHAN
DAN
POPULASINYA
SATWA
JARANG

TIDAK DILINDUNGI

35 SLIDE PRT LARTAS


MALU MALU
PANJANG TUBUH 19 30 CM
36 SLIDE PRT LARTAS
37
KERA HITAM SULAWESI SLIDE PRT LARTAS
BINATANG HANTU
BERAT TUBUH =
110 120 GRAM
PANJANG TUBUH =
11 12 CM

38 SLIDE PRT LARTAS


BILOU
BERAT TUBUH DEWASA = 5,5 KG
39 PANJANG TUBUH = 45 CM SLIDE PRT LARTAS
KAKATUA RAJA
UKURAN TUBUH =
SEBESAR AYAM =
51 64 CM

40 SLIDE PRT LARTAS


CENDRAWASIH BOTAK
UKURAN TUBUH = KURANG LEBIH 17 CM
41 SLIDE PRT LARTAS
CENDRAWASIH
MERAH
UKURAN TUBUH = 33 CM

42 SLIDE PRT LARTAS


PENYU SISIK KURA-KURA IRIAN
UKURAN TUBUH = 100 CM UKURAN TUBUH = 55 CM

43 SLIDE PRT LARTAS


TRENGGILING
PANJANG DAPAT MENCAPAI = 130 CM

44 SLIDE PRT LARTAS


BUNGA BANGKAI
(RAFLESIA ARNOLDI)
45 SLIDE PRT LARTAS
KANTONG SEMAR
46 SLIDE PRT LARTAS
Scientific name: Aloe arborescens
Distribution: Malawi, Mozambique, South Africa,
Swaziland, Zimbabwe
CITES listing: Appendix II
47 SLIDE PRT LARTAS
SCIENTIFIC NAME:
Scientific name: CATTLEYA PERCIVALIANA DENDROBIUM FINDLAYANUM
CITES listing: Appendix II CITES LISTING: APPENDIX II

Scientific name: Zamia dressleri


SCIENTIFIC NAME: LAELIA PURPURATA Distribution: Panama
CITES LISTING: APPENDIX II CITES listing: Appendix II
48 SLIDE PRT LARTAS
DJBC

LARANGAN DAN PEMBATASAN


UNTUK KEPENTINGAN
LINGKUNGAN HIDUP DAN
KESEHATAN MASYARAKAT

49 SLIDE PRT LARTAS


MASUKNYA ATAU DIMASUKKANNYA MAKHLUK
PENCE HIDUP, ZAT ENERGI, DAN /ATAU KOMPONEN LAIN
MARAN KE DALAM LINGKUNGAN HIDUP OLEH KEGIATAN
LINGKU MANUSIA SEHINGGA KUALITASNYA TURUN SAMPAI
KE TINGKAT TERTENTU YANG MENYEBABKAN
NGAN LINGKUNGAN HIDUP TIDAK DAPAT BERFUNGSI
HIDUP SESUAI DENGAN PERUNTUKANNYA.

BARANG-BARANG BERBAHAYA
BAGI LINGKUNGAN HIDUP

1. BAHAN-BAHAN BERBAHAYA
2. LIMBAH
3. RADIO AKTIF

50 SLIDE PRT LARTAS


BAHAN PERUSAK LAPISAN OZON

CHLORO FLUORO CARBON/


FREON/R12 UNTUK PRODUKSI :
BUSA, ALAT PENDINGIN
PENCUCI LOGAM,
PRODUK AEROSOL
IMPOR DIRJEN
HALON NYA DAG INT
DIGUNAKAN DALAM HARUS DEPE
ALAT PEMADAM API IZIN RINDAG

BAHAN PERUSAK OZON LAINNYA


KEP. MEMPERINDAG
NO. 410/MPP/KEP/9/1998

51 SLIDE PRT LARTAS


BAHAN-BAHAN BERBAHAYA

BAHAN- ZAT, BAHAN KIMIA, DAN BIOLOGI BAIK DLM BENTUK TUNGGAL
BAHAN MAUPUN CAMPURAN YG DAPAT MEMBAHAYAKAN KESEHATAN
BERBA- DAN LINGKUNGAN HIDUP SECARA LANGSUNG ATAU TIDAK
HAYA LANGSUNG, YG MEMPUNYAI SIFAT RACUN, KARSINOGENIK,
TERATOGENIK, MUTAGENIK, KOROSIF DAN IRITASI

BORAKS
FORMALIN DISTRI DIDAFTAR
MERKURI BUSI KAN PADA
METANIL YELLOW NYA BADAN POM
RODAMIN
SIANIDA DAN
GARAMNYA

52 SLIDE PRT LARTAS


LIMBAH BAHAN BERACUN
Dan BERBAHAYA

SETIAP LIMBAH YG MENGANDUNG


BAHAN BERBAHAYA DAN / ATAU BE-
RACUN YANG KARENA SIFAT DAN/
ATAU KONSENTRASINYA DAN/ATAU
JUMLAHNYA BAIK SECARA LANG-
SUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG
DAPAT MERUSAK DAN/ATAU MENCE
MARKAN LINGKUNGAN HIDUP DAN/
ATAUDAPAT MEMBAHAYAKAN KESE
HATAN MANUSIA
53 SLIDE PRT LARTAS
KARAKTERISTIK LIMBAH
BERACUN DAN
BERBAHAYA

MELEDAK

LIMBAH
MUDAH
LIMBAH YG MELALUI REKASI KIMIA DP MENG-
HASILKAN GAS DENGAN SUHU DAN TEKANAN
TINGGI, YG DENGAN CEPAT DAPAT MERUSAK
LINGKUNGAN SEKITARNYA

54 SLIDE PRT LARTAS


KARAKTERISTIK LIMBAH
BERACUN DAN BERBAHAYA

TERBAKAR

LIMBAH
MUDAH
LIMBAH YANG APABILA BERDEKATAN DENGAN API,
PERCIKAN API , GESEKAN DAN SUMBER NYALA LAIN,
AKAN MUDAH MENYALA ATAU TERBAKAR DAN APABILA
TELAH NYALA AKAN TERUS TERBAKAR
DALAM WAKTU LAMA

55 SLIDE PRT LARTAS


KARAKTERISTIK LIMBAH
BERACUN DAN
BERBAHAYA

TERBAKAR

LIMBAH
MUDAH
SIFAT-SIFAT

CAIRAN BERALKOHOL < 24% PADA TITIK NYALA TIDAK


LEBIH DARI 600 C AKAN MENYALA
NON CAIRAN YANG AKAN MUDAH TERBAKAR SECARA
TERUS MENERUS BILA TERKENA TEMPERATUR DAN
TEKANAN STANDAR (250 C, 760 MMGR)
MUDAH TERBAKAR SERTA LIMBAH PENGOKSIDASI

56 SLIDE PRT LARTAS


BERSIFAT
REAKTIF

LIMBAH
YANG
LIMBAH YANG DAPAT
MENYEBABKAN KEBAKARAN
KARENA MELEPASKAN
ATAU MENERIMA OKSIGEN

57 SLIDE PRT LARTAS


LIMBAH YANG BERSIFAT REAKTIF

SIFAT-SIFAT

PADA KEADAAN NORMAL TIDAK STABIL DAN DAPAT


MENYEBABKAN PERUBAHAN TANPA LEDAKAN
DAPAT BEREAKSI HEBAT DENGAN AIR
APABILA DICAMPURKAN DENGAN AIR BERPOTENSI
MENIMBULKAN LEDAKAN, MENGHASILKAN GAS, UAP
ATAU ASAP BERACUN DLM JUMLAH YG MEMBAHAYAKAN
KESEHATAN MANUSIA DAN LINGKUNGAN
MENYEBABKAN KEBAKARAN KARENA MELEPASKAN ATAU
MENERIMA OKSIGEN
LIMBAH ORGANIK PAROKSIDA YANG TIDAK STABIL DALAM
SUHU TINGGI

58 SLIDE PRT LARTAS


LIMBAH BERACUN

LIMBAH YG MENGANDUNG RACUN YANG


BERBAHAYA BAGI MANUSIA DAN LINGKUNGAN.
LIMBAH B3 MENYEBABKAN KEMATIAN DAN
SAKIT YANG SERIUS,APABILA MASUK KE
DALAM TUBUH MELALUI PERNAFASAN

59 SLIDE PRT LARTAS


LIMBAH YANG MENYEBABKAN INFEKSI

LIMBAH YANG SANGAT BERBAHAYA


KARENA MENGANDUNG KUMAN PE-
NYAKIT SEPERTI HEPATITIS DAN
KOLERA YANG DITULARKAN PADA
PEKERJA, PEMBERSIH JALAN, MASYA
RAKAT DI SEKITAR LOKASI PEM-
BUANGAN LIMBAH

60 SLIDE PRT LARTAS


LIMBAH YANG
BERSIFAT
KOROSIF

LIMBAH YANG MEMPUNYAI SALAH SATU


SIFAT ANTARA LAIN :

MENYEBABKAN IRITASI (TERBAKAR


PADA KULIT)

MENYEBABKAN PROSES PENGARATAN


PADA LEMPENG BAJA

61 SLIDE PRT LARTAS


IMPOR LIMBAH BAHAN
BERACUN DAN BERBAHAYA

SISA DAN SKRAP TIMAH HITAM


SISA DAN SKRAP DARI :
DILARANG KECUALI SEL PRIMER, BATERAI PRIMER,
AKUMULATOR LISTRIK , SEL
PRIMER HABIS PAKAI, AKUMU-
LATOR LISTRIK HABIS PAKAI

DENGAN IZIN

MEMPERINDAG ATAS PERSETUJUAN KEPALA


BADAN PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN

62 SLIDE PRT LARTAS


IMPORTIR UMUM LIMBAH

3 MACAM IMPORTIR PRODUSEN


IMPORTIR LIMBAH BAHAN BERACUN
LIMBAH DAN BERBAHAYA

IMPORTIR PRODUSEN
LIMBAH NON BAHAN
BERACUN DAN
BERBAHAYA

63 SLIDE PRT LARTAS


IMPORTIR UMUM LIMBAH

IMPOTIR UMUM YANG DIAKUI DAN


DISETUJUI OLEH DIRJEN PERDAGANGAN
INTERNASIONAL UNTUK MENGIMPOR LIMBAH

64 SLIDE PRT LARTAS


IMPORTIR PRODUSEN LIMBAH
BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA

PRODUSEN YANG DIAKUI DAN DISETUJUI


OLEH MEMPERINDAG UNTUK MENGIMPOR
SENDIRI LIMBAH BAHAN BERACUN DAN
BERBAHAYA YANG DIPERLUKAN SEMATA-
MATA UNTUK PROSES PRODUKSINYA

65 SLIDE PRT LARTAS


IMPORTIR PRODUSEN LIMBAH
NON BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA

PRODUSEN YANG DIAKUI DAN DISETUJUAI


OLEH DIRJEN PERDAGANGAN INTERNASIONAL
UNTUK MENGIMPOR SENDIRI LIMBAH NON
BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA YANG DI-
PERLUKAN SEMATA-MATA UNTUK PROSES
PRODUKSINYA

66 SLIDE PRT LARTAS


PENGERTIAN 1
( 1/3)

TENAGA DALAM BENTUK APAPUN


YG DIBEBASKAN DALAM PROSES
TRANSFORMASI INTI , TERMASUK
TENAGA YG BERASAL DARI SUMBER
TENAGA
RADIASI PENGION
NUKLIR
( RADIASI PENGION =
GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK DAN
PARTIKEL BERMUATAN YANG KARENA
ENERGI DIMILIKINYA MAMPU MENG-
IONISASI MEDIA YANG DILALUINYA)

67 SLIDE PRT LARTAS


PENGERTIAN 2
( 2/3)

TENAGA NUKLIR

ADALAH ZAT RADIOAKTIF DAN


BAHAN SERTA PERALATAN YG
TELAH TERKENA ZAT RADIO-
AKTIF ATAU MENJADI RADIO-
AKTIF KARENA PENGOPERASIAN
INSTALASI NUKLIR YANG TIDAK
DAPAT DIGUNAKAN LAGI

68 SLIDE PRT LARTAS


IMPOR RADIOAKTIF

WAJIB MEMILIKI IZIN DARI :


KEPALA BADAN TENAGA
ATOM NASIONAL
(BATAN)

69 SLIDE PRT LARTAS


DJBC
PERATURAN
LARANGAN DAN PEMBATASAN
UNTUK MELIDUNGI INDUSTRI,
PERDAGANGAN DAN
KEUANGAN
70 SLIDE PRT LARTAS
UANG RUPIAH

ADALAH:
UANG KERTAS MAUPUN LOGAM
YANG MERUPAKAN ALAT PEMBAYARAN
YANG SAH DI WILAYAH NEGARA
REPUBLIK INDONESIA

71 SLIDE PRT LARTAS


MEMBAWA UANG RUPIAH
KELUAR ATAU MASUK WILAYAH PABEAN
REPUBLIK INDONESIA

ADALAH:
MENGELUARKAN ATAU MEMASUKKAN
UANG RUPIAH YANG DILAKUKANDENGAN

CARA MEMBAWA SENDIRI ATAU MELALUI


PIHAK LAIN, DENGAN ATAU TANPA MENG
GUNAKAN SARANA PENGANGKUT
72 SLIDE PRT LARTAS
PEMERIKSAAN PEMBAWAAN UANG RUPIAH

JUMLAH UANG PEMERIKSAAN

Rp 100.000.000,00 ATAU LEBIH PEMERIKSAAN KEASLIAN


UANG OLEH PETUGAS BC DI
MASUK WILAYAH PABEAN RI
TEMPAT KEDATANGAN

Rp 100.000.000,00 ATAU LEBIH TERLEBIH DAHULU


KELUAR WILAYAH PABEAN RI. MEMPER OLEH IZIN BI

DALAM HAL ADANYA KECURIGAAN


TENTANG KEASLIAN UANG RUPIAH

DILAKUKAN PEMERIKSAAN LEBIH LANJUT

73 SLIDE PRT LARTAS


PEMBERIAN IZIN BANK INDONESIA
HANYA UNTUK KEPENTINGAN :

A. UJI COBA MESIN UANG

B. KEGIATAN PAMERAN DI LUAR


NEGERI

C. HAL-HAL LAIN YANG MENURUT


PERTIMBANGAN BANK
INDONESIA. PERLU DIBERIKAN
IZIN ATAS DASAR
KEPENTINGAN UMUM

74 SLIDE PRT LARTAS


BATAS MAKSIMUM PENGENAAN SANKSI
ADMINISTRATIF BERUPA DENDA

SETIAP ORANG YANG MEMBAWA UANG RUPIAH LEBIH


DARI JUMLAH UANG RUPIAH YANG TERCANTUM
DALAM SURAT IZIN DARI BI YANG DIPEROLEHNYA
MELANGGAR KETENTUAN TENTANG PEMBAWAAN
UANG RUPIAH DIKENAKAN SANKSI ADMINISTRATIF
BERUPA DENDA SEBESAR 10% DARI JUMLAH YANG
DIBAWA SETELAH DIKURANGI DENGAN JUMLAH YANG
DIBERIKAN IZIN, DENGAN BATAS MAKSIMAL PENGE
NAAN SANKSI SEBESAR Rp. 300.000.000,00

75 SLIDE PRT LARTAS


PERATURAN
LARANGAN DAN PEMBATASAN
UNTUK
MELINDUNGI KEBUDAYAAN

76 SLIDE PRT LARTAS


PENGERTIAN :

BENDA CAGAR BUDAYA :


BENDA BUATAN MANUSIA,BERGERAK ATAU TIDAK BERGERAK
YANG BERUPA KESATUAN ATAU KELOMPOK ATAU BAGIAN-
BAGIANNYA ATAU SISA-SISANYA,YANG BERUMUR SEKURANG
-KURANGNYA 50 TAHUN, ATAU MEWAKILI MASA GAYA YANG
KHAS DAN MEWAKILI MASA GAYA SEKURANG-
KURANGNYA 50 TAHUN, SERTA DIANGGAP MEMPUNYAI
NILAI PENTING BAGI SEJARAH, ILMU PENGETAHUAN, DAN
KEBUDAYAAN BENDA CAGAR BUDAYA DAPAT JUGA BERUPA
BENDA ALAM YANG DIANGGAP MEMPUNYAI NILAI PENTING
BAGI SEJARAH, ILMU PENGETAHUAN, DAN KEBUDAYAAN

77 SLIDE PRT LARTAS


PENGERTIAN :

SITUS :
Lokasi yang Mengandung atau Diduga
Mengandung Benda Cagar Budaya
Termasuk Lingkungannya Yg Diperlukan
Bagi Pengamanannya

78 SLIDE PRT LARTAS


MAKAM NENEK MOYANG, RAJA
ISTANA DAN BEKAS KERATON
MESJID
GEREJA-GEREJA
KLENTENG
TIDAK CANDI-CANDI
BERGERAK JEMBATAN
RUMAH

BENDA ALAT-ALAT KEPERLUAN MANUSIA


CAGAR HASIL KARYA
BUDAYA MANUSIA PIAGAM-PIAGAM (PERTULISAN)

ARCA-ARCA
BERGERAK
MATA UANG

TANAH LAPANG, KEBUN, SAWAH, LADANG, YANG


DI ATASNYA TERDAPAT BENDA-BENDA PURBAKALA

BENDA-BENDA YANG BERNILAI BUDAYA TINGGI :


FOSIL MANUSIA/BINATANG, SISA METEOR

79 SLIDE PRT LARTAS


BENDA CAGAR BUDAYA SEMUANYA DIKUASAI
DI WILAYAH INDONESIA NEGARA

IZIN DARI MENDIKNAS (SEKARANG DARI


MENTERI PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN)
IMPOR IZIN DIBERIKATAN HANYA UNTUK :
BENDA - PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU
CAGAR PENGETAHUAN
BUDAYA - SOSIAL BUDAYA
- PEMANFAATAN LAIN YANG DIATUR OLEH
MENTERI DIKNAS

MENHIR

80 SLIDE PRT LARTAS