Anda di halaman 1dari 25

SKENARIO 2

Created by :
B - 09
SKENARIO 2
(Makan,tapi badan kok lemas?)
Pak Budi seorang dosen,bertanya kepada dokter Tati :
Dokter kenapa saya selalu saja merasakan badan
lemas, walaupun baru saja makan?. Dokter
menceritakan secara garis besar bagaimana proses
pencernaan makanan,mulai dari metabolisme yang
terdiri dari Katabolisme dan Anabolisme. Serta
bantuan enzim-enzim pencernaan sehingga terjadi
proses kimiawi yang akhirnya menghasilkan energi.
Dokter menduga Pak Budi mengalami gangguan
metabolisme zat nutrisi.
LANGKAH 1
(IDENTIFIKASI ISTILAH)

Metabolisme : Proses kimia dan fisik yang


menghasilkan atau
memperoleh zat hidup dan
juga sebagai transformasi
dalam menghasilkan energi
yang digunakan organisme
dengan melibatkan enzim.
Katabolisme : Proses pembongkaran zat dari
senyawa kompleks menjadi
senyawa yang lebih
sederhana.
Ex : Respirasi
Anabolisme : Proses penyusunan dari
senyawa sederhana menjadi
senyawa yang kompleks.
Ex : Fotosintesis

Enzim : Senyawa organik bermolekul


besar yang berfungsi untuk
mempercepat jalannya reaksi
metabolisme di dalam tubuh
tanpa mempengaruhi
keseimbangan reaksi.
Nutrisi : Gizi dalam makanan yang
digunakan oleh tubuh untuk
perbaikan sel yang rusak dan
penyediaan energi.

Pencernaan : Proses untuk mengubah


makanan menjadi bahan kimia
yang dapat diserap atau diolah
sistem pencernaan.

Energi : Tenaga yang dapat diubah


menjadi gerak/kemampuan
untuk melakukan kerja.
KONSEP

METABOLISME HINGGA
MENGHASILKAN ENERGI
LANGKAH 2
(IDENTIFIKASI MASALAH)

Masalah inti : Proses metabolisme


hingga menghasilkan
energi.

Masalah Tambahan : - Gangguan metabolisme


- Mekanisme kerja enzim
- Expresi Gen
LANGKAH 3
(ANALISA MASALAH)

1) PROSES METABOLISME HINGGA


MENGHASILKAN ENERGI
Glikolisis yaitu pemecahan glukosa menjadi 2asam
piruvat. Yang menghasilkan 2 ATP dan 2 NADH
Dekarboksilasi oksidatif yaitu memecah 2 asam piruvat
menjadi 2 asetil co-A, menghasilkan 2 CO2 dan 2
NADH
Siklus krebs yaitu mengubah 2 asetil co-A diubah
menjadi asam sitrat hingga menjadi asam ocsaid asetat
dimana menghasilkan 6 NADH, 2FADH2 dan 2 ATP
Transfer elektron yaitu 10 NADH +O2 menghasilkan
10NAD + H2O + 30 ATP, 2FADH2 + O2 menghsilkan 2
FAD+ H20+4 ATP.
2) GANGGUAN METABOLISME
1) Gangguan Metabolisme Karbohidrat
- Hipoglikemia ( glukosa < normal )
- Diabetes Melitus

2) Gangguan Metabolisme Protein


- Endapan asam urat pada ginjal
- Busung Lapar (Kekurangan protein)

3) Gangguan Metabolisme Lemak


- Obesitas
3) MEKANISME KERJA ENZIM
Enzim : - banyak terdapat di protoplasma
- bekerja bolak-balik
- enzim sebagai protein
Cara Kerja enzim : - teori anak gembok
- induksitasi
Faktor yang mempercepat kerja enzim
-suhu
-pH
-senyawa perusak enzim
4) EXPRESI GEN
Replikasi : proses DNA untuk
menghasilkan DNA baru yang sama persis
dengan induk
1. Konservatif
2. Semi Konservatif
3. Dispersif
Transkripsi : proses sintesis RNA rantai
tunggal dengan rantai basa yang
komplementer terhadap suatu rantai DNA
yang disintesis.
Translasi : Pembacaan kode RNA
menghasilkan asam amino dibawa ke
ribosom.
LANGKAH 4
(STRUKTURISASI)

Gangguan Metabolik

Zat
Penghasil
Metabolisme
Katabolisme Energi(Karbo
hidrat,Lemak
,Protein)

Anabolisme Dibantu
Enzim

ATP
LANGKAH 5
(LEARNING OBJECT)

Metabolisme Zat Nutrisi Penghasil Energi


Gangguan Metabolisme Sistemik
Mekanisme Kerja Enzim
LANGKAH 6
(HASIL BELAJAR)

METABOLISME ZAT PENGHASIL ENERGI


Metabolisme Karbohidrat
GLIKOLISIS :
Glukosa ( 6C)

2ATP, @NADH
2As.piruvat (3C)
2CO,2NADH
2Asetil Co-A (2C)

As.sitrat (6C)
As.oscaidasetad 2ATP,2NADH
(4C)
2NADH As. ketoglutarat (5C)
As.malat
2FADH 2CO,2NADH,2ATP
As. Suksinat (4C)
Transpor elektron
10 NADH + O 10NAD + HO + 30ATP
2FADH + O 2FAD + HO + 4ATP
Jadi, menghasilkan 38 ATP
Metabolisme Lemak
Lemak

Trigliserol fospolid kolesterol


(lemak netral /energi)

membentuk membran dan


membantu fungsi sel

Keterangan :-jika rantai as.lemak 1-10 bisa langsung masuk ke


mitokondria
-jika panjang maka harus diikat dahulu dengan karnitin
dengan ikatan ester
Metabolisme Protein
Protein

As.amino

As.Ketokarbonat

ATP
GANGGUAN METABOLISME SISTEMIK
A. G.M Karbohidrat
1. Dibetes Mellitus
Defisiensi Insulin yang disertai hiperglikemia
Organ yang berperan : hipofise, pankreas, kelenjar
adrenalin.

2. Penimbunan Glikogen
Terjadi pada ginjal, jantung, hati dan otot
- Penyakit Von Gierke: kekurangan enzim pada
glukosa.
- Penyakit Glikogenesis: penimbunan glikogen pada
jaringan dan otot.

3. Hipoglikemia
Kadar gula dalam darah <normal
Gejala: keringat dingin, sakit kepala, gelisah, kejang
dan koma.
B. G.M Protein
1. Hypoproteinemia
Tekanan osmotik darah menurun sehingga terjadi
edema.
Penyebab:
- Ekskresi protein serum pada urin berlebihan.
- Pembentukan albumin terganggu karena lapar atau
penyakit usus.
2. Defisiensi protein: Pada gangguan pertumbuhan,
pemeliharaan jaringan, pembentukan antibodi.
3. Kuarsiokor: Tidak adanya protein untuk menghambat
lipoprotein.
4. Marasmus
Kekurangan protein,fisik kurus, rambut rontok.
Rentan terhadap infeksi.
Luka sukar sembuh.
C. G.M Lemak
1. Obesitas
Kelebihan berat badan > 10% dari normal.
Hipertropik: sel lemak membesar, jumlah tetap, berat
badan mudah diturunkan.
Hiperplastik Hipertropik: sel lemak membesar, jumlah
bertambah, berat badan sulit diturunkan.
2. Hiperlipemia
Bisa dijumpai pada DM yang tidak diobati.
Gejala: penimbunan lemak pada dinding pembuluh
darah arteri.
Penyebab: lebih banyak kalori daripada yang di
metabolisme.
3. Defisiensi lemak: lemak yang hilang secara drastis.
MEKANISME KERJA ENZIM
1. Enzim bersifat koloid, luas permukaan besar, bersifat
hidrofil
2. Dapat bereaksi dengan senyawa asam maupun
basa, kation maupun anion
3. Enzim sangat peka terhadap faktor-faktor yang
menyebabkan denaturasi protein misalnya suhu, pH
dll
4. Enzim dapat dipacu maupun dihambat aktifitasnya
5. Enzim merupakan biokatalisator yang dalam jumlah
sedikit memacu laju reaksi tanpa merubah
keseimbangan reaksi
6. Enzim tidak ikut terlibat dalam reaksi, struktur enzim
tetap baik sebelum maupun setelah reaksi
berlangsung
7. Enzim bermolekul besar
8. Enzim bersifat khas/spesifik
Mekanisme kerja enzim pada sistem pencernaan
- Mulut ( enzim amilase: amilum maltosa)
- Lambung (enzim pepsin : protein pepton, enzim
renin : mengumpulkan carein dalam susu )
- Usus halus
Lipase : lemak as.lemak + glikogen
Amilase : amilum maltosa
Tripsin : protein as.amino
Erepsin : pepton as.amino
- Colon (Usus Besar)
terjadi pembentukan sisa-sisa makanan oleh E.Coli
dan sintesa vit.K oleh E.Coli
-Rektum
-Anus
LANGKAH 7
(KESIMPULAN)

Metabolisme merupakan semua reaksi


kimia yang terjadi di dalam tubuh yang
kerjanya dipengaruhi oleh enzim
bertujuan menghasilkan energi untuk
aktivitas dalam tubuh. Pada proses
metabolisme, penggunaan energi yang
tidak sesuai dengan jalurnya,maka akan
menyebabkan kelainan metabolisme.
Created By :
B-09
Dessy Maulizar
Lisa Ramadhani
Lisa Maulina
Mira Ulfa
Nanda Muliyati
Nora Damayanti
Nurlina
R.Ega Suharno
Rahmalia Hadyana
Reysa Nanda
Wahyu Septinessa
Zamzami
Zatul Ridha