Anda di halaman 1dari 34

PROGRAM KERJA DOKTER

PERUSAHAAN

www.semenpadang.co.id

PT SEMEN PADANG
www.semenpadang.co.id
DEFENISI
Personil kesehatan kerja

Dokter perusahaan (
Permenaker No
01/1976)

Paramedis
Petugas penyelenggara
jasa boga (PMP No
perusahaan (
07/1964) Dokter pemeriksa
permenaker No
kesehatan kerja 01/1979)
/Penanggung
jawab PKK. ( UU
no 1/1970 ps 8.
Permenaker No 01
/1976 dan 02 /
1980)

Petugas PPPK ( UU
no 1/1970, Ahli k3 kimia(Kepmen
Permenakertrans No No 187/1999)
15 /2008)
PERATURAN MENTERI TENAGAKERJA DAN TRANSMIGRASI
No: PER.03/MEN/1982
TENTANG PELAYANAN KESEHATAN TENAGA KERJA

Pasal 6
- Pengurus wajib memberikan kebebasan profesional kepada
dokter yang menjalankan Pelayanan Kesehatan Kerja.
- Dokter dan tenaga kesehatan dalam melaksanakan Pelayanan
Kesehatan Kerja, bebas memasuki tempat-tempat kerja untuk
melakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan mendapatkan
keterangan-keterangan yang diperlukan.

Pasal 8
- Dokter maupun tenaga kerja kesehatan wajib memberikan
keterangan-keterangan tentang Pelaksanaan Kesehatan Kerja
kepada Pegawai Pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja jika
diperlukan.
Tugas pokok Pelayanan kesehatan

No: PER.03/MEN/1982 pasal 2

Pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, pemeriksaan


berkala dan pemeriksaan khusus.

Pembinaan dan pengawasan atas penyesuaian


pekerjaan terhadap tenaga kerja.

Pembinaan dan pengawasan terhadap lingkungan kerja.


Pembinaan dan pengawasan perlengkapan sanitair.
Tugas pokok Pelayanan kesehatan
( Lanjutan)

Pembinaan dan pengawasan perlengkapan untuk


kesehatan tenaga kerja.

Pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit umum


dan penyakit akibat kerja.

Pendidikan Kesehatan untuk tenaga kerja dan latihan


untuk petugas P3K.

Memberikan nasehat mengenai perencanaan dan


pembuatan tempat kerja, pemilihan alat pelindung diri
yang diperlukan dan gizi serta penyelenggaraan
makanan di tempat kerja
Tugas pokok Pelayanan kesehatan
( Lanjutan)

Membantu usaha rehabilitasi akibat


kecelakaan atau penyakit akibat kerja.

Pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga


kerja yang mempunyai kelainan tertentu dalam
kesehatannya.

Memberikan laporan berkala tentang


Pelayanan Kesehatan Kerja kepada pengurus.
UPAYA KESEHATAN KERJA
UU No 36 Th 2009 , tentang KESEHATAN, BAB XII, PASAL 165)
(NO.KEP.22/DJPPK/V/2008

Promotiv

preventive

Kuratif

rehabilitatif
Syarat kualifikasi dokter perusahaan

Dokter dengan minimal 2 tahun pasca kelulusan


pengalaman dalam kedokteran umum dalam pengaturan
klinis
ATLS Hari (Lanjutan Trauma Life Support) dan ACLS
(Life Support Lanjutan Kardiovaskular) bersertifikat.
Sertifikat Hyperkes (Depnaker)
Sertifikat pelatihan diagnosis dan tata laksana
penyakit akibat kerja.
Mampu untuk bekerja secara independen dan sebagai
bagian dari tim
Syarat kualifikasi dokter perusahaan
( Lanjutan)

Mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif untuk


semua tingkatan dalam suatu organisasi dan tetap
tenang dalam situasi darurat
Yang kuat dalam keterampilan komunikasi &
interpersonal skill
Administrasi pengalaman, Mampu berkomunikasi dalam
bahasa Inggris tertulis dan lisan .
FUNGSI DAN TUGAS DOKTER
PERUSAHAAN

1.membuat program dan pengolahan pelayanan


hiperkes.

2.Memberikan/ menyediakan primary nursing care untuk


penyakit -penyakit atau korban kecelakaan

3.Mengawasi pengangkutan korban kecelakaan ke rumah sakit ,


klinik untuk mendapatkan perawatan / pengobatan lebih lanjut
FUNGSI DAN TUGAS DOKTER PERUSAHAAN
(lanjutan)
Melakukan referral kesehatan dan penrencanaan kelanjutan
perawatan dan follow up dengan rumah sakit atau klinik
4 spesialis yang ada.

Mengajar karyawan praktek kesehatan keselamatan kerja


yang baik,dan memberikan motivasi untuk memperbaiki
5 praktek-praktek kesehatan

menetapkan program Health Promotion, Maintenance and


Restoration.
6
Ruang lingkup pekerjaan tenaga
kesehatan kerja

a. Health promotion / Protection


Meningkatkan derajat kesehatan, kesadaran dan pengetahuan
tenaga kerja akan paparan zat toksik di lingkungan kerja.
Merubah faktor life style dan perilaku yang berhubungan
dengan resiko bahaya kesehatan

b.Worker Health / Hazard Assessment and


Surveillance
Mengidentifikasi masalah kesehatan tenaga kerja dan menilai
jenis pekerjaannya
Ruang lingkup tugas tenaga
kesehatan kerja

c.Workplace Surveillance and Hazard Detection


Mengidentifikasi potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan
keselamatan tenaga kerja. Bekerjasama dengan tenaga
profesional lain dalam penilaian dan pengawasan terhadap
bahaya.

d.Primary Care
pelayanan kesehatan langsung terhadap penyakit dan
kecelakaan pada tenaga kerja, termasuk diagnosis
keperawatan, pengobatan, rujukan dan perawatan
emergensi.
Ruang lingkup tugas tenaga
kesehatan kerja
e. Counseling
Membantu tenaga kerja dalam memahami permasalahan
kesehatannya dan membantu untuk mengatasi dan keluar dari
situasi krisis

f.Management and Administration


manejer pelayanan kesehatan dengan tanggung-jawab
pada progran perencanaan dan pengembangan, program
pembiayaan dan manajemen

g.Research
mengenali faktor faktor yang berperanan untuk
mengadakan perbaikan.
Ruang lingkup tugas tenaga
kesehatan kerja

memahami ruang lingkup pelayanan kesehatan pada tenaga


Legal-Ethical kerja sesuai perundang-undangan, mampu menjaga
kerahasiaan dokumen kesehatan tenaga kerja.
Monitoring

Mengembangkan jaringan untuk meningkatkan


Community pelayanan kepada tenaga kerja
Organization
Strategic Objectives Biro SHE

MENINGKATKAN
PRODUKTIVITAS

MENINGKATKAN
PENGELOLAAN TARGET KPI
KESEHATAN TERCAPAI
KERJA

MENCEGAH
PENYAKIT
AKIBAT KERJA
(PAK)
RUANG LINGKUP

1 KESEHATAN KERJA

2 HYGIENE PERUSAHAAN MENINGKATKAN


PENGELOLAAN
KESEHATAN
KERJA
3 ERGONOMY

4 KLAIM JAMINAN KK
1 KESEHATAN KERJA
Aktivitas Tujuan /Sasaran
1. Promotif
a. Melakukan sosialisasi/ Karyawan memahami konsep
promosi kesehatan kerja dasar pengelolaan kesehatan
untuk karyawan unit kerja. kerja.
Meningkatkan derajat
kesehatan kerja karyawan
b. Melakukan evaluasi dan Pemenuhan regualasi
membuat usulan terkait pemerintah
program-program kesehatan
Program kesehatan karyawan
yang dilakukan perusahaan.
dapat meningkatkan derajat
kesehatan karyawan
1 KESEHATAN KERJA (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran


c. Mempelajari dan mendalami Peningkatan standar
bentuk kerjasama progran pelayanan kesehatan
kesehatan antara perusahaan karyawan.
dan Yayasan Semen Padang.
d. Melakukan pemantuan Terjalinnya kerjasama
pelaksanaan kerjasama kesehatan yang saling
program kesehatan antara menguntungkan.
perusahaan dan Yayasan
Semen Padang
e. Pengisian rubrik kesehatan Menambah wawasan
pada media yang ada di karyawan dalam
lingkungan PT Semen Padang pengelolaan kesehatan
1 KESEHATAN KERJA (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran

f. Melakukan sosialisasi terkait hak Karyawan menjadi tahu


dan kewajiban karyawan dari fasilitas yang didapat dari
kerjasama kesehatan PT SP kerjasama jaminan
dengan Semen Padang Hospital. kesehatan perusahaan.
g. Melakukan seminar terkait 10 Menekan pertumbuhan
penyakit mayoritas karyawan dan penyakit mayoritas pada
keluarga. karyawan dan keluarga.
h. Membentuk gaya hidup sehat Penurunan jumlah
bagi karyawan dan keluarga kunjungan karyawan dan
keluarga ke RS Semen
Padang.
1 KESEHATAN KERJA (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran

i. Penjaminan pelaksanaan MCU Menekan resiko


dilakukan oleh seluruh karyawan perkembangan penyakit
Semen Padang. lebih dini.
j. Sosialisasi parameter-parameter Karyawan menjadi tahu
yang ada pada hasil MCU. terkait kondisi fisik terkini.
k. Melakukan pantauan /monitoring Karyawan merasa
ke unit-unit kerja yang ada terkait diperhatikan dan akan
dengan kelayakan kantor dari sisi terciptanya budaya kerja
kesehatan. yang sehat.
l. Sosialisasi pengaruh obat-obatan Karyawan menjadi
yang dikonsumsi bagi pasien. paham dengan obat-
obatan yang dikonsumsi.
2. Preventif
1 KESEHATAN KERJA (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran


2. Preventif
a. Melakukan analisa hasil Hasil analisa, dijadikan acuan
pemantauan kesehatan karyawan untuk pembuatan program
(awal, berkala & khusus). pengelolaan kesehatan kerja.
b. Melakukan pemantauan dan Hasil analisa sebagai acuan
analisa10 penyakit dominan untuk program preventive
karyawan kunjungan poliklinik penyakit karyawan.
c. Memberikan pelatihan P3K Karyawan unit kerja mampu
terhadap karyawan unit kerja melaksanakan P3K bila
terdapat korban kecelakaan

3. Kesehatan Lingkungan
1 KESEHATAN KERJA (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran


3. Pemantauan Kesehatan
Lingkungan Kerja
a. Melakukan penilaian terhadap hasil penilaian sebagai acuan
parameter kesehatan untuk pembuatan progran
lingkungan kerja pemenuhan parameter
kesehatan lingkungan kerja.

b. Menganalisa hasil pemantauan Terciptannya kondisi


kesehatan lingkungan kerja lingkungan kerja yang
karyawan memenuhi norma-norma
kesehatan kerja

2. Higiene Perusahaan
2 HIGYENE PERUSAHAAN

Aktivitas Tujuan /Sasaran


Identifikasi & Pelaporan
Penyakit Akibat Kerja
a. Melakukan identifikasi gangguan Untuk mengetahui apakah
kesehatan karyawan kerja gangguan kesehatan
karyawan. disebabkan oleh PAK

b. Mendiagnosa, menganalisa dan PAK dapat diklaim ke PT


melaporkan PAK Jamsostek
3 ERGONOMI
Aktivitas Tujuan /Sasaran
1. Evaluasi & rekomendasi
Sakit karyawan.
a. Melakukan evaluasi Rekomendasi kesesuaian
terhadap beban Kerja beban kerja karyawan
karyawan. dengan kondisi kesehatan.

b. Melakukan evaluasi Rekomendasi kesesuaian


terhadap lingkungan lingkungan kerja karyawan.
kerja karyawan.
3 ERGONOMI (lanjutan)

Aktivitas Tujuan /Sasaran


2. Menilai dan menetapkan efek
pekerjaan dengan kondisi tenaga
kerja
a. Menganalisa hasil Karyawan mengetahui
ketidaksesuaian TK dengan hasil dan tindakan yang
pekerjaannya agar tidak dilakukan terhadap PAK
mengarah pada PAK
4 Pengurusan Klaim KK

Aktivitas Tujuan /Sasaran

1. Meningkatkan koordinasi Semua kasus kecelakaan


dengan Semen Padang kerja dapat diklaim ke PT
Hospital dalam Jamsostek
melengkapi data
pendukung pengajuan
klaim KK
Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 22
tahun 1993
Tentang Penyakit Akibat Hubungan Kerja
1. Pneumokoniosis yang disebabkan oleh debu mineral pembentuk jaringan
parut (silikosis, antrakosilikosis, asbestosis) dan silikotuberkulosis yang
silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian
2. Penyakit paru dan saluran pernafasan (bronchopulmoner) yang disebabkan
debu logam keras.
3. Penyakit paru dan saluran pernafasan( bronchopulmoner) yang disebabkan
olehdebu kapas, vlas, hennep dan sisal (bissinosis)
4. Asma akibat kerja yang disebabkan oleh penyakit sensitisasi dan zat
perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan
5. Alveolitis alergica yang disebabkan faktor dari luar sebagai akibat
penghirupan debu organik
6. Penyakit yang disebabkan oleh birilium atau persenyawaan nya yang
beracun
7. Penyakit yang disebabkan oleh cadmium atau persenyawaan nya yang
beracun
8. Penyakit yang disebabkan oleh fosfor atau persenyawaan nya yang beracun
9. Penyakit yang disebabkan oleh kroom atau persenyawaan nya yang beracun
10. Penyakit yang disebabkan oleh Mangaan atau persenyawaan nya yang
beracun
11. Penyakit yang disebabkan oleh Arsen atau persenyawaan nya
yang beracun
12. Penyakit yang disebabkan oleh Air raksa atau persenyawaan nya
yang beracun
13. Penyakit yang disebabkan oleh Timbal atau persenyawaan nya
yang beracun
14. Penyakit yang disebabkan oleh Fluor atau persenyawaan nya
yang beracun
15. Penyakit yang disebabkan oleh Karbon disulfida
16. Penyakit yang disebabkan oleh derifat Halogen dari
persenyawaan hidrokarbon alifatik, atau aromatik yang beracun
17. Penyakit yang disebabkan oleh Benzene atau homolognya yang
beracun
18. Penyakit yang disebabkan oleh derivat Nitro dan Amina dari
Benzene atau homolognya yang beracun
19. Penyakit yang disebabkan oleh Nitrogliserin atau Ester asam
nitrat lainnya
20. Penyakit yang disebabkan oleh Alkohol, Glikon dan Keton
21. Penyakit yang disebabkan oleh Gas atau Uap penyebab asfiksia
atau keracunan seperti: Karbonmonoksida, hidrogensianida,
hidrogensulfida atau derivatnya yang beracun, amonik seng,
braso dan nikel.
22. Kelainan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan
23. Penyakit yang disebabkan oleh getaran mekanik (kelainan2 otot,
urat, tulang, persendian, pembuluh darah tepi, saraf tepi)
24. Penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan dalam udara yang
bertekanan lebih
25. Penyakit yang disebabkan oleh radiasi yang meng ion
26. Penyakit yang disebabkan oleh penyebab fisik, kimiawi, atau
biologis
27. Kanker kulit, epitelioma primer yang disebabkan oleh ter, pic,
bitumen, minyak mineral, antrasena atau persenyawaan produk
atau residu dari zat tersebut
28. Kanker paru (mesothelioma) yang disebabkan oleh asbes
29. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit
yang didapat dari suatu pekerjaan yang memiliki resiko
kontaminasi khusus
30. Penyakit yang disebabkan oleh suhu tinggi atau rendah atau
panas radiasi atau kelembaban udara tinggi
31. Penyakit yang disebabkan oleh bahan kimia lainnya termasuk
bahan obat.
Thank You!

www.semenpadang.co.id