0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan9 halaman

Sistem Skoring EWS untuk Deteksi Dini Kegawatan

Dokumen tersebut membahas sistem penilaian kondisi pasien Early Warning Score (EWS) untuk mendeteksi perubahan kondisi sebelum terjadinya kegawatan, meliputi pengukuran parameter vital seperti tekanan darah, nadi, suhu, dan pernapasan serta tindakan berdasarkan hasil penilaian. EWS digunakan untuk memantau perubahan kondisi umum pasien dan mencegah terjadinya komplikasi dengan deteksi dini gangguan kesehatan.

Diunggah oleh

Muhammad Taufik
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
123 tayangan9 halaman

Sistem Skoring EWS untuk Deteksi Dini Kegawatan

Dokumen tersebut membahas sistem penilaian kondisi pasien Early Warning Score (EWS) untuk mendeteksi perubahan kondisi sebelum terjadinya kegawatan, meliputi pengukuran parameter vital seperti tekanan darah, nadi, suhu, dan pernapasan serta tindakan berdasarkan hasil penilaian. EWS digunakan untuk memantau perubahan kondisi umum pasien dan mencegah terjadinya komplikasi dengan deteksi dini gangguan kesehatan.

Diunggah oleh

Muhammad Taufik
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

EWS,CODE BLUE & TRIAGE

SYSTEM
• EWS adalah sebuah system scoring yang
digunakan sebelum pasien mengalami kondisi
kegawatan
• Scoring EWS disertai dengan algoritme tindakan
berdasarkan hasil skoring pengkajian pasien
• EWS lebih berfokus kepada mendeteksi
kegawatan sebelum hal tersebut terjadi untuk
memantau adanya perubahan keadaan umum
pada pasien
Mengapa EWS penting??
• Deteksi dini dan pelaporan perubahan TTV
adalah tindakan yang sangat penting,karena
penundaan dalam memulai tindakan yang
tepat dapat berdampak buruk terhadap
outcome perawat pasien.
Detetksi perburukan dengan monitoring TTV

• SUHU TUBUH
• NADI
• TEKANAN DARAH
• FREKUENSI NAPAS
• Pemeriksaaan tambahan :kesadaran,saturasi
oksigen,nyeri,urine output
Contoh kasus
• Pasien Tn.A umur 50 • Paien Tn.D umur 50 tahun
tahun • TD: 90/60 mmHg
• TD : 140/70 mmHg • Akral hangat
• Akral dingin • Kulit coklat (normal)
• Kulit lembab kering
• CRT ≤ 2 detik
• CRT ≥2 detik
• Laktad normal
• Laktad meningkat
• AGD normal
• AGD asidosi metabolik
• Urine 0,5 – 1 cc /kg/jam
Kendala dalam memeriksa TTV
• Beberapa penelitian menunjukkan TTV tidak secara
konsisten dikaji,dicatat,dan diintetpretasikan
• TTV diisi dengan mengandalkan ingatan
• TTV diisi sebelum waktunya
• Hasil pemeriksaan tidak dicatat tapi tdak dianalisis
• Penyebab hal ini adalh:
• Tingginya beban kerja
• Menurunnya kesadaran terhadap pentingnya monitoring
TTV
• Tidak jelasnya kewenangan dalam mengambil keputusan
Masalah perubahan kondisi pasien

• Gangguan tekanan darah: hypertensi dan


hipotensi
• Gangguan nadi: bradikardi dan takikardi
• Gangguan suhu: hipotermi dan hipertermi
• Gangguan pernapasan: takipneu dan
bredipneu
• Gangguan kesadaran:penurunan
kesadaran,agitasi
Tata laksana
Skor
Cara pelaksanaan ews
• Cek kesadaran dan TTV
• Setiap parameter kemudian di berikan skor
sesuai ews
• Jumlahkan semua skor kemudian tentukan
katagori ews
• Lakukan tatalaksana pasien sesuai aligoritme
ews

Anda mungkin juga menyukai