Anda di halaman 1dari 23

®

BAB 1
Ilmu Makroekonomi

Tutorial PowerPoint 

Untuk mendampingi

MAKROEKONOMI, edisi ke-6.


N. Gregory Mankiw

oleh
Mannig J. Simidian 1
Chapter One
Ucapan Terima Kasih
Saya ingin berterima kasih pada Greg Mankiw yang telah membuat karya besar makroekonomi
lagi ! Merupakan suatu kehormatan untuk terlibat dalam kerjanya.

Kepada Mike McElroy (North Carolina State University), saya ucapkan terim kasih atas minatnya
pada pekerjaan saya. Selama hampir 10 tahun, ia telah membaca dan berkontribusi pada modul
makroekonomi saya. Saya juga ingin berterima kasih pada Mark Rush (University of Florida),
David Denslow (University of Florida) dan “pengarah” yang membuat pengalaman awal saya
dalam makroekonomi sangat menyenangkan. Jeffrey Frankel (Harvard University), Ed Tower
(Duke University), dan Roberto Rigobon (M.I.T) juga mendorong minat saya pada makroekonomi.

Saya berterima kasih pada Peter Max, pelukis Amerika, atas apa yang dia ajarkan pada saya
melalui kebijaksanaannya dan seni. Lawrence Brockman, D.M.D, telah menjadi guru dan teman
saya selama bertahun-tahun.

Terima kasih untuk kolega lama saya di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Michele
Rubino, Guido Meardi dan Stewart Brazil. Saya juga berterima kasih pada mendiang Franco
Modigliani (MIT) dan Rudi Dornbusch (MIT), untuk bimbingan mereka hingga akhir.

Saya juga ingin berterima kasih pada anak saya yang berumur dua tahun Elle (mungkin ekonom
masa depan) yang menjadi inspirasi saya mengajar makroekonomi. Tentunya, saya berterima kasih
pada ayah saya atas pertemanannya dan cinta dan dukungannya yang tanpa akhir. Lewat ribuan
jam mendiskusikan ekonomi dan bisnis, ia menunjukkan bagaimana cinta dan belajar saling terkait
erat.

Mannig J. Simidian
January 2006
Chapter One 2
Selamat datang ke Makroekonomi !
Semua orang punya alasan untuk berpikir kritis tentang isu-
isu makroekonomi. Hal penting bagi kita mencoba memahami
mengapa sebagian negara tumbuh lebih cepat atau lebih
lambat dari yang lain atau mengapa sebagian punya
fluktuasi inflasi dan pengangguran yang lebih besar. Keadaan
makroekonomi mempengaruhi setiap orang dalam banyak hal. Ini
memainkan peran penting dalam dunia politik sementara juga
mempengaruhi kebijakan publik dan kesejahteraan sosial, pada
tingkat nasional dan global.
Beberapa variabel makroekonomi terpenting yang digunakan
untuk mengukur performa ekonomi adalah GDP riil, tingkat inflasi
dan tingkat pengangguran. Ahli makroekonomi juga memberi
perhatian pada hal-hal seperti kebijakan moneter dan fiskal-keduanya
didiskusikan secara mendalam pada Makroekonomi, edisi ke-6,
Modul Makroekonomi Mankiw, dan pelajaran makroekonomi
Anda.Chapter
Selamat
One belajar ! 3
Note : GDP riil tumbuh sepanjang waktu, namun pertumbuhan tsb tidak
stabil, ada periode dimana GDP riil merosot, terparah di 1930 (resesi &
depresi).
Chapter One 4
Chapter One 5
Note : Inflasi sangat bervariasi. Jika inflasi turun namun tetap positif, harga-
harga naik tetapi pada tingkat yang lenih rendah.

Chapter One 6
Chapter One 7
Chapter One 8
Note : Selalu ada pengangguran dalam perekonomian dengan jumlah yang
bervariasi dari tahun ke tahun.

Chapter One 9
Chapter One 10
Ahli ekonomi menggunakan model untuk memahami apa yang terjadi
dalam ekonomi. Ada dua hal penting tentang model: variabel endogen
dan variabel eksogen. Variabel endogen adalah variabel yang akan
dijelaskan oleh sebuah model. Variabel eksogen adalah variabel yang
berasal dari luar model (dianggap sudah benar). Pendeknya, endogen
adalah variabel di dalam model, & eksogen adlh variabel di luar model.
Harga Penawaran
Ini adalah model ekonomi
P* paling terkenal. Model ini
menggambarkan hubungan
antara pembeli dan penjual di
Permintaanpasar. Titik potongnya disebut
ekuilibrium.
Q* Kuantitas
ModelChapter
= Teori
One
yg disederhanakan melalui persamaan matematis yang 11
menunjukkan hubungan (fungsi) penting antarvariabel
Kliring pasar (market clearing) adalah proses penyesuaian di mana keputusan antara
pemasok dan pencari barang/jasa mencapai ekuilibrium. Berikut cara kerjanya.
Kita mulai dengan kurva permintaan dan penawaran CD.
Ingat kurva permintaan miring ke bawah berarti ketika Anda
menaikkan harga (dengan bergerak sepanjang kurva permintaan),
kuantitas yang diminta menurun. Sebaliknya, kurva penawaran miring
ke atas supply menandakan bahwa ketika harga naik (dengan bergerak
sepanjang kurva penawaran), jumlah yang ditawarkan akan meningkat.
D D´ S Titik pusat A adalah di mana keputusan-
P keputusan pasar mencapai ekuilibrium.
B Sekarang, misalkan ada peningkatan tiba-

P* A tiba dalam permintaan akan CD.
Permintaan akan bergeser dari D ke D´.
Peningkatan permintaan membuat
tekanan ke atas pada harga ke titik B
karena harga asal, P* tak lagi berlaku
12 di
Chapter One Q* Q´
Q pasar. Perhatikan “kekurangan.”
P S Pergeseran Permintaan : Misalnya, pendapatan
Anda meningkat? Permintaan Anda akan produk
tertentu, misalnya pizza, akan meningkat juga.
Hal ini berarti pergeseran ke kanan pada
kurva permintaan dari D ke D'. Hasilnya :
D' baik harga (P) dan kuantitas (Q) meninggi.
D
Q S S'
P
Pergeseran Penawaran : Turunnya harga
bahan baku meningkatkan penawaran pizza;
pada semua harga, penjual menyadari
penjualan pizza lebih menguntungkan,
sehingga penawaran pizza meningkat.
Hal ini berarti pergeseran ke kanan pada D
penawaran dari S ke S'. Hasilnya : harga (P) Q
Chapter One 13
turun, kuantitas (Q) naik.
Ekonom biasa mengasumsikan pasar akan mencapai ekuilibrium
penawaran dan permintaan, yang disebut proses kliring pasar
(market clearing process). Asumsi ini adalah pusat contoh pizza
pada slide sebelumnya. Tapi, mengasumsikan pasar clear terus-
menerus, adalah tidak realistis. Agar pasar clear secara kontinyu,
harga harus menyesuaikan seketika terhadap perubahan penawaran
dan permintaan. Tapi, bukti menyatakan bahwa harga dan upah
sering menyesuaikan dengan lambat.
Jadi, ingat meskipun model kliring pasar mengasumsikan upah dan
harga fleksibel, kenyataannya, sebagian upah dan harga adalah
kaku. Model kliring pasar mungkin tidak mendeskripsikan setiap
kejadian instan dalam perekonomian, tapi model ini
menggambarkan ekuilibrium yang di mana perekonomian berkisar.
Chapter One 14
Mikroekonomi adalah studi bagaimana rumah tangga dan
Perusahaan membuat keputusan dan bagaimana pembuat keputusan
ini berinteraksi dalam pasar. Dalam mikroekonomi, individu memilih
memaksimalkan tingkat kepuasan (utility) dengan batasan anggaran.

Peristiwa-peristiwa makroekonomi muncul dari interaksi banyak


individu yang mencoba memaksimalkan kemakmurannya. Karena
variabel agregat adalah jumlah variabel-variabel yang
mendeskripsikan keputusan-keputusan individu, studi makroekonomi
didasarkan pada landasan-landasan mikroekonomi. 15
Chapter One
®

Modul ini mencerminkan urutan teks, Makroekonomi, edisi ke-6. Ada


enam bagian dan total sembilan belas bab dengan satu modul tertulis
untuk tiap bab. Nikmati !

Pengenalan
Teori Klasik, Perekonomian dalam Jangka Panjang
Teori Pertumbuhan, Perekonomian dalam Jangka Sangat
Panjang
Teori Siklus Bisnis : Perekonomian dalam Jangka Pendek
Perdebatan Kebijakan Makroekonom
Lebih banyak tentang Mikroekonomi di Belakang
Makroekonomi 16
Chapter One
Makroekonomi (Macroeconomics)
•GDP Riil (Real GDP)
•Inflasi dan Deflasi (Inflation and Deflation)
•Pengangguran (Unemployment)
•Resesi (Recession)
•Depresi (Depression)
•Model (Models)
•Variabel Endogen (Endogenous variables)
•Variabel eksogen (Exogenous variables)
•Kliring pasar (Market clearing)
•Harga fleksibel dan kaku (Flexible and
sticky prices)
•Mikroekonomi (Microeconomics)

Chapter One 17
CATATAN TAMBAHAN
 Hubungan Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro, Kebijakan Moneter,
dan Kebijakan Fiskal
 Ek. Mikro (EMi)
- Mempelajari variabel ekonomi dalam lingkup perusahaan dan
rumah tangga / individu.
- Variabel ekonomi yang dianalisis meliputi permintaan
konsumen, penawaran produsen, harga barang/jasa, perilaku
konsumen, perilaku produsen.
 Ek. Makro (EMa)
- Mempelajari/menganalis pengaruh variabel ekonomi agregat
thd perekonomian nasional
- Variabel ekonomi yang dianalisis meliputi Pendapatan
Nasional (GDB), Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, Kesempatan
kerja (pengangguran), jumlah uang beredar, neraca
pembayaran, Distribusi Pendapatan
Chapter One 18
 Kebijakan Fiskal (KF)
- Kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk
mempengaruhi/mengarahkan perekonomian nasional ke
kondisi yang lebih baik atau yang diinginkan dengan cara
mengubah-ubah penerimaan (pajak) dan pengeluaran
pemerintah (KM bagian dari Ema)
 Kebijakan Moneter (KM)
- Kebijakan yang diambil oleh bank sentral untuk
mempengaruhi tingkat inflasi dan stabilitas nilai tukar
melalui suku bunga dan peredaran uang (KM bagian dari
EMa).
 Peristiwa EMa menyentuh seluruh sendi kehidupan, contohnya
moratorium PNS (berimbas juga pada penerimaan mahasiswa/I
PKN STAN)
 Para ekonom/pelaku EMa memprediksi arah masa depan pereko
nomian dengan mengembangkan teori Ema melalui pengumpulan
berbagai jenis data untuk menguji/menganalisisnya.
Chapter One 19
 Teori tersebut dituangkan dalam sebuah model. Model merupa
kan persamaan matematis yang menunjukkan hubungan (fungsi)
penting antarvariabel

 Berbagai jenis data EMa yang dianalisis :


1. Pendapatan nasional / pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai
tukar, tingkat bunga
2. Kesempatan kerja (pengangguran), jumlah uang beredar, neraca
pembayaran, distribusi Pendapatan
Note : Butir 1 di atas, pada APBN dikenal dengan istilah Asumsi
Dasar Ekonomi Makro, sedang butir 2 dikenal dengan istilah
parameter ekonomi.

Chapter One 20
Konsep-konsep penting
‐ GDP : Nilai pasar seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi di
suatu Negara pada periode tertentu.
‐ Nominal GDP : GDP yang diukur dengan harga berlaku (harga kini)
‐ Real GDP : GDP yang diukur dengan harga konstan
‐ Inflasi : Kenaikan harga rata-rata berbagai barang/jasa dari tahun
sebelumnya.
‐ Inflasi : Kenaikan harga rata-rata berbagai barang/jasa dari tahun
sebelumnya.
‐ Deflator GDP : Ukuran tingkat harga yg dihitung sebagai rasio PDB
Nominal dengan PDB Riil dikalikan 100.
‐ Indeks Harga Konsumen : Ukuran biaya keseluruhan barang dan jasa
yang dibeli oleh konsumen.
‐ Pengangguran : Angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan.
‐ Resesi : Pelemahan perekonomian (berupa penurunan pendapatan dan
peningkatan pengangguran) yg berlangsung dlm beberapa bulan.
‐ Depresi : Pelemahan perekonomian yg berlangsung lebih dari setahun.
Chapter One 21
Konsep-konsep penting

‐ Model : Teori yg disederhanakan melalui persamaan matematis yang


menunjukkan hubungan (fungsi) penting antarvariabel
‐ Variabel endogen : variabel yang akan dijelaskan oleh sebuah model
‐ Variabel eksogen : variabel yang nilainya ditentukan diluar model.
‐ Kliring pasar (Market clearing) : proses penyesuaian di mana keputus
an antara pemasok dan pencari barang/jasa mencapai ekuilibrium
‐ Harga fleksibel dan kaku (Flexible and sticky prices)
‐ Ilmu Ekonomi Mikro (Microeconomics) : Ilmu yang mempelajari
bagaimana rumah tangga dan perusahaan mengambil keputusan dan
mempelajari bagaimana rumah tangga dan perusahaan tsb berinteraksi
di pasar. Pinsip utamanya optimalisasi, rumah tangga mengoptimalkan
tingkat kepuasan sedang perusahaan mengoptimalkan tingkat
keuntungan.

Chapter One 22
Tugas
 Dalam 1 kelas dibuat 6 kelompok dimana setiap kelompok terdiri
atas 5 orang sedemikian hingga :
- Kelompok 1 : nomor absen 1-5
- Kelompok 2 : nomor absen 6-10
- Kelompok 3 : nomor absen 11-15
- Kelompok 4 : nomor absen 16-20
- Kelompok 5 : nomor absen 21-25
- Kelompok 6 : nomor absen 26-31

 Tugas setiap kelompok yaitu membuat rangkuman sejarah


pemikiran ekonomi mulai dari teori ekonomi klasik, neo klasik,
keynesian, neo keynesian, new keynesian, post keynesian.
(Nicholas Gregory Mankiw, yg merumuskan “Ten Principles of
Economics”, merup tokoh new keynesian)

 Hasil tugas dikumpulkan/didiskusikan pada pertemuan ke-3.


Chapter One 23