Anda di halaman 1dari 31

ANATOMI DAN KINESIOLOGI

TULANG BELAKANG

oleh:
dr. Sylvia Evelyn Aritonang

PEMBIMBING : dr. Marina A. Moeliono, Sp.KFR


TULANG BELAKANG
 Spine adalah sekumpulan ruas tulang belakang
terbentuk dari sejumlah hubungan yang dapat
bergerak satu sama lain dan disatukan oleh
struktur ligamen dan otot

Bentuk ini dibuat untuk bnyk tujuan, yaitu:


 Mempertahankan tubuh dalam posisi tegak.
 Membentuk rongga thorak dan mempertahankan
keseimbangan antara thorak dan cavum abdomen.
 Tempat melekatnya bnyk otot kuat yg menstabilkan
vertebra dan tmpt origo dan insersi gelang bahu dan
panggul yg penting.
 Melindungi medula spinalis
STABILITAS KOLUMNA VERTEBRALIS
 KURVATURA
 Bayi baru lahir mempunyai 2 kurva dg 1 arah
kelengkungan ke posterior, yaitu thoracic and
sacral kyphotic curves, yg disebut kurva primer
vertebra

 Ketika mulai mengangkat kepala (2-3 bulan)


=>lordosis cervical
Pada saat anak mulai berdiri dan berjalan (1 thn)
=> lordosis lumbal
Inilah yang disebut dengan kurva sekunder
vertebra
STRUKTUR DAN FUNGSI
Kolumna vertebralis terdiri
dari :

• 7 cervikal
• 12 thorakal
• 5 lumbal
• 5 sacrum yg bersatu
• 4 coccygeus yg bersatu
ANATOMI TULANG
VERTEBRA
Dibagi menjadi 2 bag fungsional:
1. Segmen anterior atau corpus yg menopang
berat badan
2. Segmen posterior atau neural arch yg
melindungi med spin dan tempat melekatnya
ligamen dan otot, terdiri dari:
- 1 buah proc. Spinosus
- sepasang pedikel, lamina, proc transversa dan
facet superior&inferior.
PERSENDIAN VERTEBRA
1. CERVICAL
Ada 3 sendi: 1 anterior, 2 posterior
a. Gabungan vertebral end plate dg diskus
b. Sepasang joint of Luschka dibentuk oleh proc.
Uncinatus  false joint (pseudoartritis)
c. Sepasang articulatio posterior disebut facet (proc
articularis)  true joint
Gerakan sendi : derajat 3 (fleksi-ekstensi, lateral
bending, rotasi)
 Vertebra C1 dan C2 berbeda dengan yg lain :
C1 (os atlas)
 Tidak punya korpus
 Pd permukaan atas tdp 2 facet articular (cekung) yg
berlekatan dg condylus occipital (cembung)
 Gerakan mengangguk oleh sendi atlanto-occipital 
“yes” joint
 C2 (AXIS)

 Tooth like projection disebut dens atau proc odontoid


 Atlanto-axial joint  “no” joint
 Berperan dalam rotasi leher (sebesar 50%)
C2-C7 joints : gerakan pada 1 sendi yg diikuti oleh gerakan
pada level yg lain.
 Fleksi : bag anterior diskus terkompresi dan bag posterior
melebar, sebaliknya terjadi pada ekstensi.
 Fleksi ke depan : canalis cervikalis memanjang, for
intervertebralis terbuka
 Ekstensi : canalis cervikalis memendek, for intervertebralis
menyempit.
Atlanto-occipital joint: C2-C7
 Flexion 10° •Flexion 45o
 Extension 25° •Extension 45o
 Lateral flexion 5° (to •Rotation 30o
either side)
•Lateral flexion 30o
Atlanto-axial joint:
Total Cervical Motion:
 Flexion 5o
•Flexion 60o
 Extension 10o
•Extension 80o
 Rotation 45o (to
either side) •Rotation 75o (to
 Lateral flexion 10o (to either side)
either side) •Lateral flexion 45o
(to either side)
 TORAKAL
Facet articularis pada T1 sd T10 mendekati bidang
coronal/frontal, facet superior mhadap ke posterior
dan facet inferior mhadap ke anterior, shg fleksi dan
ekstensi pada regio ini terbatas.

Facet artikularis pada T10-T12 mdekati bid sagital, shg


fleksi dan ekstensi pd regio ini lbh mudah terjadi
dibandingkan pada regio yg lain
 LUMBAL

•Korpusnya lebar
•Proc. Spinosus lebih besar
•L1-L4 : facet articularis pada bidang sagital
•L4-L5 : facet artcularis berubah menjadi
pada bidang coronal.
•Gerak fleksi-ekstensi relatif bebas krn discus
yg besar dan arah facet.
•Ekstensi hanya dibatasi oleh kontak proc.
Spinosus
•Fleksi ke depan lebih banyak terjadi pd L5-
S1  lumbosacral joint.
4. SACROILIACA

 Os sacrum berbentuk segitiga, gabungan dari 5


segmen.
 Dasar yg lebih luas terletak di sblh atas
(promontorium)
 Hanya 3 vert sacral yg berhub dg os iliaca
(sacroiliaca joint)
 True joint, kidney shape articulation
COCCYGEUS
 Terdiri Dri 3-4 elemen
 Corpus vertebra rudimenter
 Coccygeus 1 yang paling berkembang
TERIMA KASIH