PERATURAN DINAS 3 (PD 3)
MENGENAI
SEMBOYAN
Keputusan Direksi PT.KERETA API INDONESIA (PERSERO)
Nomor : Kep.U/HK.215/VII/1/KA – 2010
Tanggal 26 Juli 2010
SEMBOYAN
• Pesan yang bermakna bagi petugas yang berkaitan dengan
perjalanan kereta api sebagai:
a. Perintah atau larangan, yang ditunjukan/diperagakan
melalui orang atau alat berupa wujud,warna,cahaya,
atau bunyi meliputi :
1) isyarat;
2) sinyal; dan
3) tanda.
b. Pemberitahuan tentang kondisi jalur, pembeda, batas
dan petunjuk tertentu yang diperagakan melalui marka.
SEMBOYAN
● Isyarat : adalah semboyan yang disampaikan oleh pengatur
perjalanan kereta api atau petugas atau pihak lain
dalam bentuk peragaan, bunyi , atau alat tertentu.
● Sinyal : adalah semboyan tetap yang diperagakan melalui alat
berupa wujud,warna, dan/atau cahaya.
● Tanda : adalah semboyan berupa alat atau benda untuk
memberikan petunjuk yang berada jalur kereta api
atau melekat pada sarana.
● Marka : adalah semboyan tetap yang memberitahukan kondisi
jalur, pembeda, batas, dan pentunjuk tertentu.
Ketentuan umum
● Petugas harus mengetahui makna dan mematuhi semboyan
yang dipergunakan.
● Petugas harus mengambil langkah sesuai semboyan yang
terberat maknanya.
● Petugas berkewajiban merawat, menyiapkan semboyan agar siap
dipergunakan , melaporkan kerusakan.
● Memberikan semboyan harus mempertimbangkan keadaan
terberat yang harus dilakukan.
● Penyampaian semboyan harus dengan tegas dengan
mengunakan peralatan semboyan yang ditentukan.
● Pada malam hari, waktu kabut atau halimun, hujan lebat,
sehingga cuaca menjadi gelap, semboyan malam harus
dipasang dan diperlihatkan.
KELOMPOK SEMBOYAN
(1) Semboyan di jalur kereta api
a. Semboyan Sementara
1) Isyarat : 1, 2A, 2A1, 2B, 2B1, 2C, 3 dan 4A
2) Tanda : 2, 2H, 2H1
b. Semboyan Tetap
1) Sinyal : 5,6,6B,7,7B,9A1,9A2,9B1,9B2,9B3,9C1,9C2,9C3,
9D, 9E1,9E2,9F,9G,9H, dan 9J
2) Tanda : 8,8A,8B,8C,8D,8E,8F,8G,8H1,8H2,8J1,8J2,8K,8L,
8M,8N, dan 8P
3) Marka : 10A,10B,10C,10D,10E,10F,10G,10H,10J,10K, dan
10L
c. Semboyan Wesel,Corong Air, Jembatan Timbang, dan Batas
ruang bebas
Tanda : 11A,11B,12A,12B,13A,13B,13C,14A,14B,16A,16B,
17, dan 18
Kelompok semboyan
(2) Semboyan kereta api
a. Semboyan terlihat
1) Isyarat : 30, dan 40
2) Tanda : 20,21, dan 31
b. Semboyan Suara
1) Isyarat : 41
2) Tanda : 35,36,37,38,39, dan 39A
(3) Semboyan Langsir
1) Isyarat : 46,47,47A,48,50, dan 51
2) Tanda : 45
(4) Semboyan Genta
Tanda : 55A1,55A2,55B,55C,55D, dan 56
Bos…..!!
MTTBbbbbbbboOO
odong – odong
masih lewat sini gak
ya..?
1.Semboyan di jalur Kereta Api
a.Semboyan Sementara : 1) Isyarat
MAKNA : Kepastian bhwa petugas di MAKNA : KA diperbolehkan melewati
stasiun telah siap menerima bagian jalan yang dilindungi oleh
kedatangan KA ataupun KA yang semboyan 2A dengan kecepatan
sedang lewat sambil memperhatikan terbatas.
semua semboyan KA yang
terlihat/terdengar.
1.Semboyan di jalur Kereta Api
a.Semboyan Sementara : 1) Isyarat
MAKNA : KA diperbolehkan melewati MAKNA : Kereta api / kereta rel listrik /
bagian jalur yang dilidungi dengan lokomotif listrik diperbolehkan
melewati bagian jalur KA dan /atau
kecepatan terbatas. jaringan listrik aliran atas tidak melebihi
5 km/jam (secepat orang berjalan kaki)
1.Semboyan di jalur Kereta Api
a.Semboyan Sementara : 1) Isyarat
MAKNA : KA tidak diperbolehkan MAKNA : KA diperbolehkan “berjalan hati
hati” melewati sinyal masuk yang
memasuki bagian jalan yang menunjukan indikasi “berhenti” atau
membahayakan perjalanan KA melewati tanda batas berhenti jalur kiri
pada jalur ganda.
1.Semboyan di jalur Kereta Api
a. Semboyan Sementara : 2) Tanda
MAKNA : KA diperbolehkan melewati MAKNA : KA mulai diperbolehkan
bagian jalur yang dilindungi dengan berjalan dengan kecepatan normal.
kecepatan tidak melebihi angka yang
tertera dikalikan sepuluh
1.Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : KA diperbolehkan berjalan MAKNA : KA diperbolehkan “berjalan hati-
melewati sinyal utama memasuki hati” melewati sinyal utama memasuki
stasiun atau memasuki petak blok stasiun atau memasuki petak blok
sesuai dengan kecepatan yang diijinkan. dengan kecepatan terbatas.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : KA diperbolehkan “berjalan hati- MAKNA : Kereta api/sarana gerak
hati” setelah sinyal darurat (segi tiga
berwarna putih atau huruf “M” ) diperbolehkan langsir.
menyala dengan kecepatan tidak
melebihi 30 km/jam.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : KA harus “berhenti” dimuka MAKNA : Kereta api/ sarana gerak tidak
sinyal yang dihadapi. diperbolehkan langsir.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa sinyal MAKNA : Menandakan bahwa sinyal
utama yang akan dihadapi berindikasi utama yang akan dihadapi berindikasi
“berjalan” atau “berjalan hati-hati” “berhenti”
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa sinyal MAKNA : Menandakan bahwa sinyal
keluar yang dibantunya berindikasi utama yang dibantunya berindikasi
“berhenti”. “berjalan”( aspek hijau).
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Mengindikasikan bahwa rute MAKNA : Menandakan bahwa sinyal
perjalanan KA yang terkait belum keluar yang dibantunya berindikasi
terbentuk. “berjalan” atau “berjalan hati-hati”.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa sinyal MAKNA : Menandakan bahwa sinyal
utama yang dibantunya berindikasi utama yang dibantunya berindikasi
“berjalan hati-hati” (aspek kuning) “berhenti” (aspek merah)
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Sebagai “pengulang mekanik” MAKNA : Menandakan bahwa KA harus
berkaitan dengan indikasi sinyal berjalan hati-hati menuju jalur belok
keluar. dengan kecepatan tidak melebihi
angka pembatas kecepatan dikalikan
sepuluh.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa KA MAKNA : Menandakan bahwa KA akan
berjalan menuju jalur lurus sesuai berjalan dari jalur belok dengan
dengan kecepatan yang dijinkan. kecepatan tidak melebihi angka
pembatas kecepatan dikalikan sepulluh.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa KA akan MAKNA : Menandakan bahwa KA akan
berjalan menuju ke arah tertentu. berjalan ke jalur kiri pada petak jalan
jalur ganda.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 1) Sinyal
MAKNA : Menandakan bahwa KA akan berjalan menuju jalur
sesuai dengan angka “sinyal petunjuk jalur” menyala.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 2) Tanda
MAKNA : “Tanda indikasi sinyal masuk” MAKNA : “Tanda indikasi sinyal keluar”
sebagai petunjuk kepada PPKA yang sebagai petunjuk kepada PAP yang
berkaitan dengan kedudukan sinyal berkaitan dengan indikasi sinyal
masuk. keluar.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 2) Tanda
MAKNA : Sebagai tanda bahwa KA akan MAKNA : Sebagai tanda batas berhenti
menghadapi sinyal masuk jalur kiri jalur kiri pada jalur ganda.
atau tanda batas berhenti jalur kiri
pada jalur ganda.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 2) Tanda
MAKNA : Gerakan langsir tidak MAKNA : Gerakan langsir menuju jalur
diperbolekan melebihi batas berhenti badug tidak diperbolehkan melebihi
gerakan langsir. “Tanda batas gerakan langsir jalur
badug”.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 2) Tanda
MAKNA : Masinis harus memperdengar- MAKNA : Masinis harus memindahkan
kan suling lokomotif. channel radio lokomotif dan melapor
kepada petugas pengendali
perjalanan KA (Ppkp).
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 3) Marka
MAKNA : Pemberitahuan tentang nomer MAKNA : Pemberitahuan kepada
wesel. masinis bahwa KA akan menghadapi
sinyal masuk pada jarak kurang lebih
1000 m.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 3) Marka
MAKNA : Sebagai tanda kepada petugas MAKNA : Pemberitahuan kepada
perawatan jalan rel untuk berhati-hati dalam
melakukan pekerjaan perawatan jalan rel petugas yang terkait dengan
agar tidak menimbulkan kerusakan pada perjalanan KA atas kelandaian jalan.
peralatan pendeteksi jalur
1. Semboyan di jalur Kereta Api
b. Semboyan Tetap : 3) Marka
MAKNA : Pemberitahuan kepada MAKNA : Pemberitahuan keterangan
petugas yang terkait dengan lengkung jalan rel kepada petugas
perjalanan KA berkaitan dengan perawatan.
lokasi pada jalur kereta api.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
c. Semboyan Wesel : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang
terkait dengan perjalanan KA dan terkait dengan perjalanan KA dan
langsiran bahwa kedudukan wesel langsiran bahwa kedudukan wesel
menuju jalur lurus. menuju jalur belok.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
c. Semboyan Wesel : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang
terkait dengan perjalanan KA dan terkait dengan perjalanan KA dan
langsiran bahwa kedudukan wesel langsiran bahwa kedudukan wesel
inggris terlayan silang ke dua jurusan inggris terlayan silang ke dua jurusan
menuju jalur lurus. menuju jalur belok.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
c. Semboyan Wesel : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait
dengan perjalanan KA dan langsiran bahwa dengan perjalanan KA dan langsiran bahwa
kedudukan wesel inggris terlayan kedudukan wesel inggris terlayan jajar menuju
jajarmenuju jalur lurus yang searah atau jalur lurus yang tidak searah atau hampir searah
hampir searah dengan jalur utama. dengan jalur utama.
1. Semboyan di jalur Kereta Api
c. Semboyan Wesel : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait dengan
perjalanan KA dan langsiran bahwa kedudukan wesel
inggris terlayan jajar dari jalur lurus yang searah dengan
jalur utama menuju ke jalur yang tidak searah dengan
jalur utama atau sebaliknya..
1. Semboyan di jalur Kereta Api
c. Semboyan batas ruang bebas : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait dengan
perjalanan KA bahwa rangkaian KA tidak boleh
melampaui batas ruang bebas.
2. Semboyan Kereta Api
a. Semboyan Terlihat : Isyarat
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang MAKNA : Pemberian ijin dari PPKA/Pap
terkait dengan perjalanan KA bahwa kepada kondektur untuk
jalur yang telah dilewati tidak baik memberangkatkan KA.
kondisinya.
2. Semboyan Kereta Api
a. Semboyan Terlihat : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang
terkait dengan perjalanan KA bahwa terkait dengan perjalanan KA
tanda muka KA sesuai dengan arah mengenai posisi akiran pada
jalanya KA. rangkaian KA.
2. Semboyan Kereta Api
a. Semboyan Terlihat : Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait dengan
perjalanan KA dan petugas perawatan prasarana
kereta api bahwa jalur yang telah dilalui oleh KA yang
menunjukan semboyan dimaksud dalam kondisi tidak
aman atau berbahaya.
2. Semboyan Kereta Api
b. Semboyan Suara : Isyarat
MAKNA : Pemberitahuan kondektur kepada masinis
bahwa KA siap untuk diberangkatkan.
2. Semboyan Kereta Api
b. Semboyan Suara : Tanda
MAKNA :
35. Petunjuk kepada petugas yang
terkait dengan perjalanan KA atau
pihak lain disekitar jalur KA bahwa KA
siap berangkat atau minta perhatian
karena tertahan di sinyal masuk atau
minta perhatian bahwa KA akan lewat.
36. Perintah untuk melakukan rem ikat
sedikit demi sedikit, yang
diperdengarkan dari suling lokomotif”
satu kali suara pendek”
37. Perintah untuk melakukan “rem
ikat keras”, yang diperdengarkan dari
suling lokomotif ”tiga kali suara pendek
berturut-turut”.
38. Perintah untuk melepas ikatan rem
diperdengarkan dari suling lokomotif
“dua kali suara pendek berturut-turut”
39. Peringatan kepada petugas terkait
dengan perjalanan kereta api dan
petugas perawatan prasarana kereta
api serta pihak lain bahwa terjadi
sesuatu yang membahayakan terkait
dengan perjalanan KA.
3. Semboyan Langsir
Isyarat
MAKNA : Isyarat dari petugas langsir MAKNA : : Isyarat dari petugas langsir
kepada masinis untuk mengerakan kepada masinis untuk mengerakan
lokomotif ke arah maju. lokomotif ke arah mundur.
3. Semboyan Langsir
Isyarat
MAKNA : Isyarat dari petugas langsir MAKNA : Isyarat dari petugas langsir
kepada masinis untuk mengerakan kepada masinis untuk menghentikan
lokomotif ke arah maju atau mundur gerakan langsir.
secara perlahan-lahan.
3. Semboyan Langsir
Isyarat
MAKNA : Isyarat dari petugas langsir MAKNA : Masinis mengulangi dengan suling
kepada masinis dan penjaga pintu lokomotif sesuai dengan semboyan langsir
yang diberikan oleh petugas langsir, kecuali
perlintasan bahwa gerakan langsir akan “isyarat langsir maju” dan “isyarat langsir
melewati perlintasan. mundur”
3. Semboyan Langsir
Tanda
MAKNA : Petunjuk kepada petugas yang terkait
dengan gerakan langsir bahwa lokomotif yang
bersangkutan adalah lokomotif langsir.
File pd 3
Terima kasih