Anda di halaman 1dari 31

GINEKOLOGI

PENGERTIAN GINEKOLOGI

Ginekologi adalah bagian dari ilmu


kedokteran yang berkenaan dengan
fungsi-fungsi Reproduksi dan penyakit
yang khas pada wanita. 
• PENGERTIAN GINAECOLOGY..ilmu mengenai
wanitaatau science of women

• Gyno= perempuan
• Logos= ilmu
RUANG LINGKP
• Ginekologi mempelajari mengenai
gangguan haid, perdarahan uterus
abnormal,keputihan, endometriosis,
penyakit radang panggul, bartolinitis,
mioma uteri, tumor ovarium neoplastik
jinak, infertilitas, dan menopause
ISTILAH –ISTILAH GINEKOLOGI

1.Infertilitas (Pasangan Mandul)

Infertilitas (pasangan mandul) adalah pasangan


suami istri yang telah menikah selama satu tahun
dan sudah melakukan hubungan seksual tanpa
menggunakan alat kontrasepsi, tetapi belum
memiliki anak.
2. Amenorhea

Amenorhea adalah keadaan dimana tidak


adanya haid untuk sedikitnya 3 bulan berturut-
turut.
Dibagi atas amenorhea primer (usia 18 tahun
ke atas tidak dapat haid) dan skunder
penderita pernah mendapat haid dan
kemudian tidak haid lagi). Istilah
kriptomenorea merupakan keadaan dimana
tidak tampak adanya haid karena darah tidak
keluar berhubung ada yang menghalangi,
seperti pada himen yang nggak berlubang,
penutupan saluran servikis, dan lain-lain.
3. Dismenorhea

Dismenorhea adalah kram, nyeri dan


ketidaknyamanan lainnya yang dihubungkan
dengan menstruasi disebut juga
dismenorhea. Kebanyakan wanita mengalami
tingkat kram yang bervariasi; pada beberapa
wanita, hal itu muncul dalam bentuk rasa
tidak nyaman ringan dan letih, dimana
beberapa yang lain menderita rasa sakit yang
mampu menghentikan aktifitas sehari-hari.
4. Metrorhagia

Metrorhagia adalah perdarahan


yang tidak teratur dan yang tidak
ada hubungan dengan haid.
5. Endometritis

Endometritis adalah keradangan pada dinding uterus


yang umumnya disebabkan oleh partus. Dengan kata lain
endometritis didefinisikan sebagai inflamasi dari
endometrium. Derajat efeknya terhadap fertilitas
bervariasi dalam hal keparahan radang , waktu yang
diperlukan untuk penyembuhan lesi endometrium, dan
tingkat perubahan permanen yang merusak fungsi dari
glandula endometrium dan atau merubah lingkungan
uterus dan oviduk. Organisme nonspesifik primer yang
dikaitkan dengan patologi endometrial adalah
Corynebacterium pyogenes dan gram negatif anaerob.
6. Menopause

Menopause merupakan berhentinya
siklus menstruasi secara pemanen dan
merupakan suatu titik balik dan bukan
penyakit. Akan tetapi, kondisi ini bisa
memengaruhi kesejahteraan hidup
perempuan. 
7. Cervix Carcinoma

Cervix Carcinoma atau istilah awamnya kanker leher


rahim merupakan salah satu pembunuh wanita yang 
terbanyak . Penyebab bisa menderita penyakit kanker
leher rahim belum begitu jelas dan kompleks
namun semuaya bisa berkaitan dengan Human Papiloma
Virus (HPV) yang di tularkan melalui hubungan sexsual,
kuman klamidia dan mikoplasma yang terdapat dalam
vagina  dan getah serviks, karena kebiasan merokok,
kekurangan bahan karoten serta asam folat yang banyak
terdapat dalam sayuran segar, kebersihan genitalia yan
kurang di perhatikan.
8. Abses Bartholini

Abses Bartholini adalah suatu kista


duktus Bartolin terinfeksi yang
disebabkan oleh infeksi gonokokus,
basil koliformis atau organisme
lainnya.
9. Hiperplasia Endometrium

Hiperplasia Endometrium adalah suatu


kondisi di mana lapisan dalam rahim
(endometrium) tumbuh secara
berlebihan. Kondisi ini merupakan proses
yang jinak (benign), tetapi pada beberapa
kasus (hiperplasia tipe atipik) dapat
menjadi kanker rahim
10. Kista Ovarium

Secara normal sering terjadi kista (kantong


yang berisi cairan) dengan ukuran yang kecil
pada kedua indung telur. Pada umumnya
kista ini tidak mengganggu dan akan hilang
dengan sendirinya. Tetapi pada kasus2 kista
lainnya bisa menyebabkan masalah dan
perlu diobati.
11. Kista Fungsional

Ini merupakan jenis kista ovarium yang paling


banyak ditemukan. Asalnya dari dari sel telur dan
korpus luteum. Sehingga dikenal 2 jenis kista ini
yaitu Kista Folikel (klik untuk lihat gambar kista)
dan Kista korpus luteum. Kedua jenis kista ini
biasanya tidak menimbulkan gejala. Biasanya
akan hilang sendiri dalam 6–8 minggu.
12. Kista Dermoid

Kista jenis ini mengandung berbagai jenis


bagian tubuh seperti kulit, kuku, rambut,
gigi dan lemak. Bisa ditemukan pada
kedua2 bagian indung telur. Kista Dermoid
biasanya kecil dan tidak menyebabkan
gejala, kecuali kistanya membesar.
 
13. Kista Denoma

Kista Denoma adalah kista yang


asalnya dari sel bagian luar indung
telur. Biasanya jinak, bisa tumbuh
menjadi sangat besar dan bisa
menimbulkan nyeri.
14. Kista Hemorargis

Merupakan jenis kista fungsional


yang mengalami perdarahan
didalamnya. Sehingga
menimbulkan nyeri pada salah
satu sisi perut bagian bawah.
 
15. Kista Coklat (Endometrioma)

Endometrioma adalah kista yang berasal dari jaringan


endometrium yang ada di indung telur (endometrium
yang tidak pada tempatnya). Jaringan ini mengikut pola
endometrium yang ada didalam rahim, sehingga tiap
bulannya ikut menghasilkan darah haid. Karena tindakan
ada akses keluar, makanya terus numpuk didalam
indung telur dan menjadi kista. Sehingga dikenal juga
dengan istilah Kista Coklat (berisi darah yang warnanya
coklat kehitaman)
Kista ovarium yang berukuran kecil biasanya tidak
menimbulkan gejala
16. Carsinoma Ovarium

Kanker ovarium berasal dari sel - sel yang


menyusun ovarium yaitu sel epitelial, sel
germinal dan sel stromal. Sel kanker dalam
ovarium juga dapat berasal dari metastasis
organ lainnya terutama sel kanker payudara
dan kanker kolon tapi tidak dapat dikatakan
sebagai kanker ovarium.
 
17. Carsinoma Mamae

Ca. Mamae merupakan penyakit keganasan


yang paling banyak menyerang wanita.,
disebabkan karena terjadinya pembelahan sel-
sel tubuh secara tidak teratur sehingga
pertumbuhan sel tidak dapat dikendalikan dan
akan tumbuh menjadi benjolan tumor
(kanker).
KELAINAN KONGINETAL BERUPA GANGGUAN DALAM
ORGANOGENESIS DAN SISTEM REPRODUKSI PADA JANIN
YANG GENETIK NORMAL

1. Himen imperforata

Himen imperforata ialah selaput darah yang tidak menunjukan


lubang (hiatus himenalis) sama sekali, suatu kelainan yang ringan
dan yang cukup sering dijumpai. Kemungkinan besar kelainan ini
tidak dikenal sebelum menarche. Sesudah itu molimina
menstruasi dialami tiap bulan, tetapi darah haid tidak keluar.
Darah itu terkumpul di dalam vagina dan menyebabkan hymen
tampak kebiru-biruan dan menonjol keluar. Bila keadaan ini yang
dinamakan hematokolpos dibiarkan, maka uterus akan terisi juga
dengan darah haid dan akan membesar (hematometra);
selanjutnya akan timbul pula pengisian tuba kiri dan kanan
(hematosalpinks) yang dapat diraba dari luar sebagai tumor kistik
di kanan dan kiri atas simfisis.
2. Atresia kedua labium minus

Kelainan Kongenital ini disebabkan oleh


membrana urogenitalis yang tidak menghilang. Di
bagian depan vulva di belakang klitoris ada lubang
untuk pengeluaran air kencing dan darah haid. Koitus
walaupun sukar masih dapat dilaksanakan, malahan
dapat terjadi kehamilan. Pada partus hanya
diperlukan sayatan di garis tengah yang cukup
panjang untuk melahirkan janin.
 
3. Hipertrofi labium minus kanan/kiri

Ini dapat terjadi pada satu atau


kedua labium minus. Pemberian
pengertian bahwa keadaan tersebut
bukan suatu hal yang mengkhawatirkan
biasanya cukup.
4. Duplikasi vulva

Duplikasi Vulva berarti memiliki dua


vulva.Ini jarang sekali ditemukan. Bila ada,
biasanya ditemukan pula kelainan-kelainan
lain yang lebih berat, sehingga bayi itu
tidak dapat hidup.
5. Hipoplasi vulva

Ditemukan bersamaan dengan genitalia


interna yang juga kurang berkembang pada
keadaan hipoestrogenisme, infatilisme, dan
lain-lain. Biasanya ciri-ciri seks sekunder juga
tidak berkembang. Pepatah perancis
mengatakan la vulve est le mirroir de l’ovair
(vulva mencerminkan keadaan ovarium).
6. Kelainan perineum

Dimana bayi tidak mempunyai


lubang anus, atau anus bermuara dalam
sinus urogenitalis, dan terdapat satu
lubang dari mana keluar air kencing dan
feases.
TERIMA KASIH