Anda di halaman 1dari 15

Bab 1

Pola dan Barisan


SMP/MTs
SUBBAB
PENDAHULUAN

POLA DAN BARISAN

PEMECAHAN MASALAH POLA DAN BARISAN

BARISAN BILANGAN DAN HASIL


PENJUMLAHANNYA

SMP/MTs KI KD SUBBAB
Pola dalam matematika berkaitan dengan objek (geometri) atau bilangan. Pola
yang berurutan dan dapat didaftarkan disebut sebagai barisan. Perhatikan
gambar di bawah.
Banyak segitiga

1
Diperoleh barisan bilangan:
3 1, 3, 5

SMP/MTs KI KD SUBBAB
SUBBAB
PENDAHULUAN

POLA DAN BARISAN

PEMECAHAN MASALAH POLA DAN BARISAN

BARISAN BILANGAN DAN HASIL


PENJUMLAHANNYA

SMP/MTs KI KD SUBBAB
POLA DAN BARISAN
Pola yang berkaitan dengan bentuk geometri dapat disebabkan oleh beberapa
faktor perubahan, seperti digeser, diputar, dicerminkan, diperbesar, atau
diperkecil.

Contoh: Kerjakan Eksplorasi


Digeser Diputar Konsep 1 Halaman 2,
Dicerminkan
Buku BUPENA
Matematika untuk
SMP/MTS Kelas VIII,
Penerbit Erlangga

SMP/MTs KI KD SUBBAB
Selain pola geometri yang diperoleh dengan perubahan, pola juga dapat
dikombinasikan dengan bilangan.
Contoh:
Banyak persegi pada bentuk ke-5 adalah . . . .
Jadi, banyak persegi Kerjakan Eksplorasi Konsep 2
pada bentuk ke-5 Halaman 3 dan Latihan 1
adalah: Halaman 6, Buku BUPENA
Matematika untuk SMP/MTS
1, 3, 5, 7, 9
Kelas VIII, Penerbit Erlangga
1 3 5
+2 +2 +2 +2
+2 +2
Bentuk berikutnya diperoleh dengan
menambahkan dua persegi satuan.

SMP/MTs KI KD SUBBAB
SUBBAB
PENDAHULUAN

POLA DAN BARISAN

PEMECAHAN MASALAH POLA DAN BARISAN

BARISAN BILANGAN DAN HASIL


PENJUMLAHANNYA

SMP/MTs KI KD SUBBAB
PEMECAHAN MASALAH POLA DAN BARISAN
1. Pada Bilangan
Kerjakan Eksplorasi Konsep 3
Contoh:
Halaman 9, Buku BUPENA
Hasil penjumlahan dari barisan 1 + 3 + 5 + 7 + 9 + ... + 21 = ....
Matematika untuk SMP/MTS
Untuk memprediksi hasilnya, dapat digunakan pola gambar Kelas VIII, Penerbit Erlangga
berikut.

Berdasarkan soal, 21 adalah suku


ke-11 dari barisan 1, 3, 5, 7, ....
... Sehingga jumlah 11 suku pertama
1 1+3 1+3+5 1+3+5+7 ... adalah 112 = 121.

1 = 12 4 = 22 9 = 32 16 = 42 ...

SMP/MTs KI KD SUBBAB
2. Pada Geometri
Contoh:
Menghitung jumlah potongan martabak maksimal yang dapat
Kerjakan Eksplorasi Konsep 4
dihasilkan dari sebanyak n kali pemotongan, dengan
Halaman 12 dan Latihan 2
n = 0, 1, 2, 3, ….
Halaman 15, Buku BUPENA
2
1 1 2 1 3 4 Matematika untuk SMP/MTS
1 7
2 3 4 5 6 Kelas VIII, Penerbit Erlangga

1+0=1 1+1=2 2+2=4 4+3=7


Jadi, suku selanjutnya
diperoleh dari banyak
daerah potongan maksimal
sebelumnya ditambah
jumlah potongan (n) dengan jumlah potongan.

SMP/MTs KI KD SUBBAB
SUBBAB
PENDAHULUAN

POLA DAN BARISAN

PEMECAHAN MASALAH POLA DAN BARISAN

BARISAN BILANGAN DAN HASIL


PENJUMLAHANNYA

SMP/MTs KI KD SUBBAB
BARISAN BILANGAN DAN HASIL PENJUMLAHANNYA
1. Bilangan Aritmetika
Pola bilangan penjumlahan diperoleh dengan menambahkan bilangan tertentu pada setiap
bilangan sebelumnya. Barisan seperti ini disebut sebagai barisan aritmetika.

Contoh:
Bilangan pertama adalah 2. Setiap bilangan berikutnya diperoleh dengan
menambahkan 3 pada bilangan sebelumnya. Barisan bilangan tersebut adalah
sebagai berikut.
Kerjakan Eksplorasi
Konsep 5 Halaman 16,
2, 5, 8, 11, ... Buku BUPENA
+3 +3 Matematika untuk
+3 +3
SMP/MTS Kelas VIII,
Penerbit Erlangga

SMP/MTs KI KD SUBBAB
2. Bilangan Geometri
Barisan bilangan yang dibentuk dengan perkalian oleh pengali yang tetap, disebut sebagai
barisan geometri.

Contoh:
Barisan berikut dimulai dengan bilangan 3. Bilangan berikutnya diperoleh dengan
mengalikan bilangan sebelumnya dengan 2. Barisan bilangan tersebut adalah
sebagai berikut.

3, 6, 12, 24, ...


×2 ×2 ×2 ×2

SMP/MTs KI KD SUBBAB
Contoh:
Untuk menghitung hasil penjumlahan x = 3 + 6 + 12, kalikan kedua ruas dengan
pengali barisan tersebut, yaitu 2. Hasilnya adalah 2x = 6 + 12 + 24.
Selisihnya adalah:
2x = 6 + 12 + 24 Sehingga diperoleh hasil penjumlahan x = 3 + 6 + 12
x = 3 + 6 + 12 adalah 21. Cara tersebut dapat digunakan untuk
– mencari hasil penjumlahan pada barisan geometri.
x = 24 – 3
x = 21

Kerjakan Eksplorasi Konsep


6 Halaman 18 dan Latihan Kerjakan Uji Kompetensi
3 Halaman 19, Buku Bab 1 Halaman 21, Buku
BUPENA Matematika untuk BUPENA Matematika untuk
SMP/MTS Kelas VIII, SMP/MTS Kelas VIII,
Penerbit Erlangga Penerbit Erlangga

SMP/MTs KI KD SUBBAB
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.

4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret


(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

SMP/MTs KI KD SUBBAB
3.1 Membuat generalisasi dari pola pada barisan bilangan dan barisan konfigurasi
objek.

4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pola pada barisan bilangan dan
barisan konfigurasi objek.

SMP/MTs KI KD SUBBAB