Anda di halaman 1dari 23

Kantin sehat sebagai sarana meningkatkan prestasi di sekolah

Fitriyono Ayustaningwarno S.TP, M.Si


Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro fansaviola@yahoo.com 08156629709

Kantin sehat
merupakan kantin yang didesign sebagai
tempat penjualan makanan yang menyehatkan baik dari lingkungannya maupun bahan makanan yang dijual

Sarana dan prasarana kantin yang perlu diperhatikan antara lain


(1) sumber air bersih, (2) tempat penyimpanan, (3) tempat pengolahan, (4) tempat penyajian dan ruang makan, (5) fasilitas sanitasi, (6) perlengkapan kerja dan (7) tempat pembuangan limbah (Putri 2008).

Sumber air bersih


dapat diperoleh dari PAM maupun dari air tanah (sumur) Air yang akan digunakan memasak dan disimpan dalam ember harus menggunakan gayung bertangkai panjang untuk mengeluarkan air dari ember/wadah air, jangan mengotori air dengan mencelupkan tangan ke dalam ember/wadah air. Ember/wadah air harus selalu tertutup

Syarat-syarat air yang digunakan


air harus bebas dari mikroba dan bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan seseorang, tidak berwarna dan berbau, memenuhi persyaratan kualitas air bersih dan atau air minum dan untuk air yang akan digunakan untuk memasak atau mencuci bahan pangan harus memenuhi persyaratan bahan baku air minum.

Tempat Penyimpanan
Diharapkan memiliki tempat penyimpanan TERPISAH ANTARA
bahan baku, makanan jadi yang akan disajikan, bahan bukan pangan dan peralatan

Tempat penyimpanan
harus mudah dibersihkan dan bebas dari hama seperti serangga, binatang pengerat seperti tikus, burung, atau mikroba dan ada sirkulasi udara Penyimpanan bahan baku dan produk pangan harus sesuai dengan suhu penyimpanan yang dianjurkan

bahan mentah termasuk bumbu dan bahan tambahan pangan (BTP) tempat penyimpanannya harus terpisah dengan produk atau makanan yang siap disajikan.

Tempat Pengolahan/ Tempat Persiapan Makanan


harus selalu dalam keadaan bersih dan terpisah dari ruang penyajian dan ruang makan dan harus tertutup Terdapat tempat/meja yang permanen dengan permukaan halus, tidak bercelah dan mudah dibersihkan Ventilasi yang cukup Terdapat lampu penerangan yang cukup terang

Tempat Penyajian (Display Makanan) dan Ruang Makan


mempunyai tempat penyajian makanan seperti lemari display, etalase atau lemari kaca harus selalu tertutup Makanan camilan harus mempunyai tempat penyajian yang terpisah
digantung atau ditempatkan dalam wadah

buah potong harus mempunyai tempat display tersendiri


keadaan dingin/didinginkan

Ruang makan menyediakan meja dan kursi dalam jumlah yang cukup dan nyaman. Permukaan meja harus mudah dibersihkan serta jauh dari tempat penampungan sampah, WC dan pembuangan limbah (jarak minimal 20 m).

Fasilitas Sanitasi
Tersedia bak cuci piring air bersih mengalir serta rak pengering, wastafel dengan sabun/detergen dan lap bersih atau tisue di tempat makan dan di tempat pengolahan/persiapan makanan, alat cuci/pembersih yang terawat baik seperti sapu lidi, sapu ijuk, selang air, kain lap, sikat, kain pel, dan bahan pembersih seperti sabun/deterjen dan bahan sanitasi.

Perlengkapan Kerja dan Penyimpanan Uang di Kasir


Perlengkapan kerja karyawan kantin
baju kerja, tutup kepala, dan celemek berwarna terang, serta lap yang bersih

uang harus mempunyai tempat penyimpanan khusus yang terpisah jauh dari tempat penyajian atau display makanan siap saji kasir tidak merangkap sebagai pengolah dan/atau penyaji makanan

Tempat Pembuangan Limbah (Padat, Cair dan Gas)


(1) tempat sampah atau limbah padat di kantin harus tersedia dan jumlahnya cukup serta selalu tertutup, (2) Jarak kantin dengan tempat penampungan sampah sementara minimal 20 meter. Sampah harus dibuang secara berkala dan teratur dan dibuang pada tempatnya, (3) terdapat selokan atau saluran pembuangan air (termasuk air limbah dan berfungsi dengan baik serta mudah dibersihkan bila terjadi penyumbatan),

(4) terdapat lubang angin yang berfungsi untuk mengalirkan udara segar dan membuang limbah gas hasil pemasakan makanan.

Makanan yang sehat


bergizi dan juga aman bergizi adalah makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi orang yang memakannya, dari segi makro nutrient ataupun mikro nutriennya Diet seimbang anak usia sekolah yang baik adalah rendah lemak, tinggi kalsium tapi kalorinya tidak berlebihan

Anak laki-laki pada usia 10-12 tahun membutuhkan energi sekitar 2000 kkal, sedangkan anak perempuan membutuhkan sekitar 1900 kkal. Kebutuhan energi untuk anak 7-9 tahun membutuhkan sekitar 1800 kkal dan anak usia taman kanak2 (4-6tahun) membutuhkan sekitar 1600 kkal

makanan jajanan yang beredar sekarang seperti jajanan ekstrudat,


Kurang energi, tinggi natrium

Bentuk makanan yang disarankan disajikan adalah


makanan masakan rumahan,
seperti olahan sayur, daging, ayam, susu dan telur.

Penyediaan produk olahan buah seperti es buah yang disukai juga dapat memberi asupan buah yang sangat penting dalam pertumbuhan

Pengadaan panganan ini dapat dilakukan dengan kerjasama antara pihak pengelola kantin dengan orang tua murid.
Dengan keterlibatan orang tua murid maka pemilihan bahan makanan dapat dilakukan dengan baik. Bahan-makanan yang tidak aman dapat dihindari

Bahan tambahan yang dilarang


Borak atau bleng,
bahan pengenyal, atau sebagai bahan pengawet, banyak didapati pada kerupuk, baso, dan lontong. menyebabkan mual, muntah, pusing, hingga kematian. alternative antara lain sodium tripoli fosfat dan karagenan

Formalin
didapatkan pada produk susu, mie, tahu, ikan asin, ikan basah. menyebabkan iritasi, alergi, kanker, hingga kematian. Indikasi produk :
ayam yang berformalin tidak dihinggapi lalat dan kaku. dipilih ayam hidup dan langsung disembelih di tempat.

alternatif: chitosan, bawang putih, asap cair, kunyit, air abu merang, asam asetat, kalium sorbet

pewarna sintetis seperti Rhodamin B dan Methanil Yellow sedianya adalah pewarna tekstil menyebabkan kanker Tanda-tanda
warna yang sangat mencolok, sangat homogen, penampakan mengkilat.

Alternatif: kunyit, daun suji, bubuk beet, jus wortel, caramel