Konsep Literatur dan Penelitian, Pengenalan Pada Model Penelitian
Kebidanan dan Metodologi Konsep Penelitian, Publikasi dan
Diseminasi Terkait Dengan Profesionalisme Bidan.
KELOMPOK 12
Selpia Sari Nur Khafipah
Lily Aulia M Khadija
Nurhidaya Djuminda Khumayrah
Asnah Ernasari
Indrasari Agustina
Konsep Literatur dan Penelitian
Pengertian Literatur
Menurut ALA Glosary Of Library and Information Science (1983) Literatur adalah
bahan bacaan yang digunakan dalam berbagai aktifitas baik secara intelektual maupun
rekreasi.
Jenis Literatur :
1. Literatur Primer
2. Literatur Sekunder
3. Literatur Tersier
Pengenalan Model Penelitian dan
Metode Penelitian
Penelitian Kebidanan adalah suatu kegiatan penelitian yang membahas masalah kebidanan
yang timbul berdasarkan teori-teori ilmiah dan kenyataan objektif sehingga dapat dibuat
suatu analisis untuk menghasilkan suatu kesimpulan yang benar dalam menjawab masalah
yang dibahas.
Metode Penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan
kegunaan tertentu.
Cara Ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada ciri-ciri keilmuan
1. Rasional
2. Empiris
3. Sistematis
Ciri- Ciri Riset
1. Dilakukan dengan cara-cara yang sistematis dan seksama
2. Bertujuan meningkatkan, memdofikasi dan mengembangkan
pengetahuan ( menambah pembendaharaan ilmu pengetahuan)
3. Dilakukan melalui pencarian fakta yang nyata
4. Dapat disampaikan (dikomunikasikan) oleh peneliti lain
5. Dapat diuji kebenarannya (diverifikasi) oleh peneliti lain.
Karakteristik Suatu Metode Ilmiah :
1. Bersifat Krisis dan analitis
2. Bersifat logika
3. Bersifat objektif
4. Bersifat konseptual dan teoritis
5. Bersifat empiris
Jenis- Jenis Penelitian : Penelitian menurut Tingkat
1. Penelitian Murni Explanasinya :
2. Penelitian terapan
3. Penelitian survey 1. Penelitian Deskriptif
4. Penelitian Ex Post Facto 2. Penelitian komparatif
5. Penelitian Eksperimen 3. Penelitian Asosiatif
6. Penelitian Naturalistic
7. Penelitian research
8. Action research
9. Penelitian evaluasi
10. Penelitian sejarah
Macam- Macam data Penelitian
1. Data Kualitatif
2. Data kuantitatif
3. Data diskrit
4. Data kontinum
5. Ordinal
6. Interval
7. Rasio
8. variable
RUANG LINGKUP KEBIDANAN
1. Kehamilan
2. Persalinan
3. Nifas (PascaPersalinan)
4. Patologi kebidanan
5. Kebidanan komunitas
6. Neonatus, Bayi dan Balita
7. Keluarga Berencana
8. Kesehatan Reproduksi
Publikasi dan Diseminasi Terkait degan Profesionalisme
Bidan
Profesionalisme berarti memiliki sifat Profesional/ ahli secara popular yang terampil atau
cakap dalam kerjanya biarpun keterampilan tersebut dari fungsi minat dan belajar dari
kebiasaan.
Persyaratan Keprofesinalan Bidan
1. Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang bersifat khusus atau spesialis
2. Melalui jenjang pendidikan yang menyiapkan bidan sebagai tenaga profesional
3. Keberadaannya di akui dan diperlukan masyarakat
4. Mempunyai kewenangan yang disahkan atau diberikan oleh pemerintah
5. Mempunyai peran dan fungsi yang jelas
6. Mempunyai kompetensi yang jelas dan terukur
7. Memiliki organisasi profesi sebagai wadah
8. Memiliki kode etik kebidanan
9. Memiliki standar pelayanan
10. Memiliki standra praktek
11. Memiliki standar praktek yang mendasari dan mengembangkan profesi sesuai dengan
kebutuhan pelayanan
12. Memiliki standar pendidikan berkelanjutan sebagai wahana pengembangan
kompetensi.
Upaya Yang Dilakukan Untuk Mencapai
Bidan Yang Profesional
1. Memperkuat organisasi profesi
2. Meningkatkan kualitas pendidikan bidan
3. Meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan
4. Peningkatan kualitas personal bidan
KESIMPULAN
Bidan merupakan profesi yang sebagai tenaga kesehatan dan berfokus
pada kesehatan reproduksi wanita, keluarga berencana, kesehatan bayi
dan anak balita, serta pelayanan kesehatan masyarakat. Profesi bidan
mempunyai standar tersendiri seperti profesi-profesi lainnya antara lain
Standar Kompetensi Bidan Indonesia, standar pelayanan kebidanan,
dan kode etik profesi yang memiliki keahlian dan kecakapan dalam hal
tersebut. Hal ini juga tidak terlepas dari tanggung jawab dalam
melaksanakan tugasnya.
Terima Kasih