0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan29 halaman

Panduan Distribusi Frekuensi Data

Pelajar

Diunggah oleh

sarodima0
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan29 halaman

Panduan Distribusi Frekuensi Data

Pelajar

Diunggah oleh

sarodima0
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENYAJIAN DATA

A. Distribusi Frekuensi
• Distribusi frekuensi : pengelompokan data ke
dalam beberapa kategori yang menunjukkan
banyaknya data dalam setiap kategori dan
setiap data tidak dapat dimasukkan ke dalam
dua atau lebih kategori
• Berdasarkan jenis data : distribusi frekuensi
terbagi atas distribusi frekuensi
kualitatif/kategori dan distribusi frekuensi
kuantitatif
1.Distribusi frekuensi kualitatif/kategori
Distribusi frekuensi yang pengelompokan datanya
berbentuk kata-kata atau distribusi yang penyusunan
kelas-kelasnya didasarkan pada kategori-kategori
tertentu.
Contoh :
Mahasiswa Unmuh Kupang Berdasarkan Fakultas
Fakultas Frekuensi
FAI 325
FISIPOL 857
FPI 334
FE 1015
FKIP 1444
FH 93
Jumlah 4068
2. Distribusi frekeunsi kuantitatif/numerik
Distribusi frekuensi yang penyusunan kelas-kelasnya
(secara interval) didasarkan pada angka-angka
(kuantitatif).
Langkah-langkah :
a. Mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar
b. Menentukan jangkauan (range) data
Jangkauan (R) = data terbesar – data terkecil
c. Menentukan banyaknya kelas (k)
Banyaknya kelas ditentukan dengan rumus sturgess :
k = 1 + 3,3 log n, dimana :
k = banyaknya kelas
n = banyaknya data
d. Menentukan panjang interval kelas (i)
Panjang interval kelas (i) = Jangkauan (R) /
Banyaknya kelas (k)
e. Menentukan batas bawah kelas pertama
Batas bawah kelas pertama biasanya dipilih
dari data terkecil
f. Menuliskan frekuensi kelas secara melidi
dalam kolom turus/tally sesuai banyaknya
data.
g. Membuat table distribusi frekuensi dengan
cara memindahkan semua angka frekuensi.
Contoh : Nilai Mata Kuliah Statistika 40
Mahasiswa :

77 72 74 79 74 71 75 74 72 68
72 73 72 74 75 74 73 74 65 72
66 75 80 69 82 73 74 72 79 71
70 75 71 70 70 70 75 76 77 67

Langkah Penyelesaian :
1. Mengurutkan data dari yang terkecil ke yang terbesar.
65 66 67 68 69 70 70 70 70 71
71 71 72 72 72 72 72 72 73 73
73 74 74 74 74 74 74 74 75 75
7575 75 76 77 78 79 79 80 82
2. Menentukan jangkauan (range) data
Jangkauan (R) = data terbesar – data terkecil
= 82 – 65 = 17
3. Menentukan banyaknya kelas (k)
k = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 40
= 1 + 3,3 (1.60)
= 1 + 5,3 = 6 kelas
4. Menentukan panjang interval kelas (i)
i = R/K = 17/6 = 2,83 = 3
5. Menentukan batas bawah kelas pertama
Batas bawah kelas pertama 65 (nilai terkcil)
6. Menuliskan frekuensi kelas secara melidi sesuai
banyaknya data.
Kelas Interval Turus Frekuensi
65 – 67 III 3
68 – 70 IIIII I 6
71 – 73 IIIII IIIII II 12
74 – 76 IIIII IIIII III 13
77 – 79 IIII 4
80 – 82 II 2
7. Membuat table distribusi frekuensi
Kelas Interval Frekuensi
65 – 67 3
68 – 70 6
71 – 73 12
74 – 76 13
77 – 79 4
80 – 82 2
Bagian-bagian Tabel distribusi frekuensi :
• Interval Kelas : sejumlah nilai yang ada dalam batas kelas
tertentu.
Interval kelas ke-1 : 65 – 67,
Interval kelas kelas ke-2 : 68 – 70 dan seterusnya.
• Batas Kelas : nilai-nilai yang membatasi kelas yang satu
dengan kelas yang lain yi: nilai 65, 67, 68, 70 dan
seterusnya.
Batas kelas :
(1) Batas kelas bawah (lower class limits): Nilai 65, 68,
dan nilai-nilai lain yang berada di sisi kiri tanda ( – ).
(2) Batas kelas atas (upper class limits): Nilai 67, 70 dan
nilai-nilai lain yang berada di sisi kanan tanda ( – )
Batas kelas berguna untuk pembuatan histogram.
• Tepi Kelas (class boundary/real limits/true class
limits): batas kelas yang tidak memiliki lubang
untuk angka tertentu antara kelas yang satu
dengan kelas lainnya.
• Tepi kelas :
(1) Tepi bawah kelas: batas bawah kelas – 0,05.
Tepi bawah kelas ke-1 adalah 65 – 0,05 =
64,5
(2) Tepi atas kelas: batas atas kelas + 0,05. Tepi
atas kelas ke 1 adalah 67 + 0,05 = 67,5.
Tepi atas kelas ke 1 yakni 67,5 tersebut
sekaligus merupakan tepi bahwa kelas ke 2
dan seterusnya.
• Titik Tengah kelas (class mid point, class mark):
angka atau nilai yang terletak di tengah suatu
interval kelas. Titik tengah kelas = ½ (batas
bawah + batas atas) kelas. Titik tengah interval
kelas ke-1 adalah ½ x (65 + 67) = 66, demikian
seterusnya. Kegunaan titik tengah interval kelas
adalah untuk pembuatan grafik polygon
frekuensi.
• Panjang interval kelas, adalah jarak antara tepi
bawah kelas dan tepi atas kelas. Panjang interval
kelas ke 1 adalah 64,5 – 67,5 = 3, panjang
interval kelas ke-2 adalah 67,5 – 70,5 = 3 dan
setersunya.
B. Jenis-Jenis Distribusi Frekuensi
1. Distribusi Frekuensi Relatif
Distribusi frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara
frekuensi setiap kelas dengan total frekuensi
2. Distribusi Frekuensi Kumulatif
Distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi
kumulatif (frekuensi yang dijumahkan)
a. Distribusi Frekeunsi Kumulatif Kurang Dari
Distribusi frekuensi yang memuat jumlah
frekuensi yang memiliki nilai kurang dari
nilai batas kelas interval tertentu
b. Distribusi Frekeuensi Kumulatif Lebih Dari
Distribusi frekuensi yang memuat jumlah
frekuensi yang memiliki nilai lebih dari nilai
batas kelas interval tertentu
c. Distribusi Frekuensi Kumulatif Relatif
Distribusi frekuensi yang mana nilai frekuensi
kumulatif diubah menjadi nilai frekeuensi
relatif atau dalam bentuk persentase.
Rumus :
i) Distribusi frekuensi kumulatif relative
kurang dari
ii) Distribusi Frekuensi Kumulatif Relative Lebih
Dari
C. G r a f i k
Grafik : jenis lain dari penyajian data yang bersumber
pada distribusi frekuensi.
1. Histogram
Grafik yang paling umum dipakai dalam
menggambarkan distribusi frekuensi.
Contoh :
2. Poligon Frekuensi
Poligon menggunakan garis yang menghubungkan titik yang
merupakan koordinat antara nilai tengah kelas dengan jumlah
frekuensi pada kelas tersebut.
Contoh :
3. Ogif
Diagram garis yang menunjukkan kombinasi
antara interval kelas dengan frekuensi
kumulatif.
a. Ogif Positif
Diagram garis yang menggambarkan
frekuensi kumulatif kurang dari.
b.Ogif Negatif
Diagram garis yang menggambarkan
frekuensi kumulatif lebih dari.
Contoh :
Contoh :
Contoh :
TUGAS (Kumpul Minggu Depan)
Data persentase penghasilan 100 keluarga di suatu kota yang mereka belanjakan untuk bahan
makanan sebagai berikut :

24 25 31 44 42 41 28 47 48 43
20 40 59 55 29 52 22 39 24 57
17 32 38 46 47 63 41 43 56 18
45 54 37 39 42 32 24 46 35 43
26 30 57 47 22 25 20 62 24 19
58 31 48 61 41 38 25 52 34 45
48 32 46 44 56 49 42 47 45 29
36 32 54 60 45 48 35 52 51 54
53 42 42 26 42 24 26 30 33 41
44 24 69 23 61 30 62 39 34 43

Dari data tersebut anda diminta untuk :


a. Buatlah distribusi frekuensi
b. Buatlah distribusi frekuensi relative
c. Buatlah distribusi frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari
d. Buatlah distribusi frekuensi kumulatif relative kurang dari dan lebih dari
TERIMA KASIH
SAMPAI JUMPA MINGGU DEPAN

Anda mungkin juga menyukai