KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
LISTRIK KAPAL ASDP
Teknik Sarana ASDP
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
ISI MATERI
01. Konsep Sistem Listrik Kapal ASDP
02. Jenis-jenis Sumber Listrik Kapal ASDP
03. Komponen Utama dalam Sistem Kelistrikan Kapal
04. Konsep Dasar Pengoperasian dan Pemeliharaan Sistem Listrik Kapal
05. Keselamatan dan Penanganan Darurat pada Sistem Listrik Kapal
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KONSEP SISTEM
LISTRIK KAPAL ASDP
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KONSEP SISTEM LISTRIK
KAPAL ASDP
Sistem listrik kapal adalah sistem yang menyediakan
daya listrik untuk mengoperasikan semua peralatan di
atas kapal, mulai dari peralatan navigasi, sistem
komunikasi, lampu penerangan, hingga peralatan
keselamatan dan kebutuhan hidup awak kapal.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
FUNGSI UTAMA SISTEM LISTRIK KAPAL
Daya untuk Sumber Daya untuk Daya untuk Sistem
Peralatan Navigasi Peralatan Penerangan dan
dan Komunikasi Operasional Fasilitas Penumpang
MEMBERIKAN PASOKAN MENYEDIAKAN DAYA UNTUK MENYEDIAKAN
LISTRIK KE PERALATAN MESIN BANTU, POMPA, DAN PENERANGAN DI DALAM
NAVIGASI (RADAR, SONAR, PERALATAN OPERASIONAL DAN DI LUAR KAPAL SERTA
GPS) DAN KOMUNIKASI LAINNYA YANG FASILITAS PENUMPANG
(RADIO, ALARM) YANG MENDUKUNG FUNGSI KAPAL UNTUK KENYAMANAN
MEMASTIKAN KAPAL SECARA KESELURUHAN. SELAMA PERJALANAN.
BERLAYAR DENGAN AMAN.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
JENIS-JENIS SUMBER
LISTRIK KAPAL ASDP
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Fungsi Alternator Kapal
Alternator adalah perangkat utama yang
menghasilkan arus AC (Alternating
Current) dari tenaga mekanis mesin
utama atau mesin bantu kapal.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Prinsip Kerja Alternator Kapal
Mengubah energi mekanis menjadi energi
listrik melalui proses elektromagnetik.
Alternator menghasilkan daya listrik
dengan tegangan dan frekuensi yang
stabil untuk digunakan oleh sistem
kelistrikan di kapal.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Fungsi Generator Listrik
Generator berfungsi sebagai sumber
daya cadangan atau tambahan untuk
mendukung kebutuhan listrik kapal saat
alternator tidak mencukupi atau saat
mesin utama dalam kondisi mati.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Prinsip Kerja Generator Listrik
Generator dapat bekerja secara terus-
menerus untuk mendukung daya listrik
dan biasanya digunakan pada saat kapal
berada di pelabuhan atau dalam mode
siaga.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Fungsi Baterai Kapal
Generator berfungsi sebagai sumber
daya cadangan atau tambahan untuk
mendukung kebutuhan listrik kapal saat
alternator tidak mencukupi atau saat
mesin utama dalam kondisi mati.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Prinsip Kerja Baterai Kapal
Memberikan daya pada sistem navigasi
darurat, penerangan cadangan, dan sistem
alarm pada saat kondisi darurat.
Umumnya digunakan Lead-Acid Battery
atau Lithium-Ion Battery yang dikenal
memiliki daya tahan lama dan mampu
menyuplai daya yang stabil.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KOMPONEN UTAMA DALAM
SISTEM KELISTRIKAN
KAPAL
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Panel Distribusi Listrik
(Distribution Panel)
Panel distribusi ini berfungsi sebagai pusat
kontrol distribusi daya listrik ke seluruh
peralatan yang ada di kapal.
Biasanya terdapat panel tegangan tinggi
dan tegangan rendah untuk
mendistribusikan daya ke berbagai kebutuhan
kapal.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Busbar
Busbar berfungsi sebagai jalur penghantar
listrik utama yang menghubungkan generator
dengan panel distribusi dan komponen lainnya.
Terdiri dari Busbar Utama yang
mendistribusikan daya ke seluruh kapal
dan Busbar Sekunder untuk distribusi ke
sistem bertegangan rendah
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Circuit Breaker dan Sekering
Circuit breaker dan sekering berfungsi
untuk melindungi peralatan dan jaringan listrik
dari arus yang berlebihan yang dapat
menyebabkan kebakaran atau kerusakan
peralatan.
Termasuk ACB (Air Circuit Breaker) untuk
arus besar dan MCB (Miniature Circuit
Breaker) untuk peralatan kecil.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Inverter dan Konverter
Mengubah daya DC menjadi AC, sehingga
peralatan yang membutuhkan AC dapat
berjalan meskipun sumber listrik utama dari
baterai adalah DC.
Berfungsi untuk Mengubah tegangan dari
AC menjadi DC, atau dari satu tingkat
tegangan AC ke tingkat tegangan lain sesuai
kebutuhan peralatan
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Sistem Kontrol dan Monitoring
Sistem kontrol dan monitoring berfungsi
untuk mengawasi seluruh sistem kelistrikan,
memastikan distribusi daya berjalan lancar,
serta memberikan peringatan jika terjadi
kegagalan atau anomali dalam sistem.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KONSEP DASAR
PENGOPERASIAN DAN
PEMELIHARAAN SISTEM LISTRIK
KAPAL
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KONSEP DASAR PENGOPERASIAN DAN
PEMELIHARAAN SISTEM LISTRIK
KAPAL
PENGOPERASIAN SISTEM PEMELIHARAAN SISTEM
LISTRIK KAPAL LISTRIK
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
PENGOPERASIAN SISTEM
LISTRIK KAPAL
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Sinkronisasi Generator
Ketika beberapa generator bekerja bersamaan,
sinkronisasi diperlukan agar generator dapat
berbagi beban tanpa masalah
ketidakseimbangan daya.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Distribusi Beban
(Load Sharing)
Membagi beban antar-generator untuk
menghindari kelebihan beban pada satu
generator.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Penggunaan Daya
Sesuai Prioritas
Peralatan penting, seperti sistem navigasi dan
komunikasi, mendapatkan prioritas distribusi
daya saat daya listrik terbatas.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
PEMELIHARAAN SISTEM
LISTRIK
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Pemeriksaan Harian
dan Berkala
Melakukan inspeksi rutin pada panel distribusi,
kabel, dan konektor untuk memastikan tidak
ada kerusakan atau keausan yang dapat
menimbulkan risiko.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Penggantian Baterai
dan Pengisian Ulang
Baterai kapal harus diperiksa secara berkala
untuk memastikan bahwa daya cadangan
selalu tersedia.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Pemeliharaan
Alternator dan
Generator
Pembersihan, pemeriksaan pelumas, dan
pengujian kinerja alternator serta generator
dilakukan untuk menghindari kegagalan sistem
saat pelayaran.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KESELAMATAN DAN
PENANGANAN DARURAT PADA
SISTEM LISTRIK KAPAL
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
KESELAMATAN DAN PENANGANAN
DARURAT PADA SISTEM LISTRIK
KAPAL
PROTOKOL SISTEM PEMADAMAN API PROSEDUR
KESELAMATAN ELEKTRONIK PENANGANAN
GANGGUAN LISTRIK
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
PROTOKOL
KESEHATAN
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Pemasangan
Grounding
Semua peralatan listrik harus di-grounding
untuk menghindari bahaya sengatan listrik.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Penggunaan Alat
Pelindung Diri (APD)
Operator dan teknisi harus menggunakan APD
saat melakukan inspeksi atau perbaikan sistem
kelistrikan.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Pemeriksaan Insulasi
Kabel
Memastikan kabel yang digunakan memiliki
insulasi yang baik untuk mencegah kebakaran
akibat arus pendek.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
SISTEM PEMADAMAN
API ELEKTRONIK
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Deteksi Api Otomatis
Sistem deteksi api otomatis yang memicu
alarm ketika terdeteksi panas berlebih di ruang
kelistrikan.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Pemadam Api CO2 dan
Busa Khusus Elektronik
CO2 digunakan sebagai pemadam api listrik
karena tidak menghantarkan listrik dan tidak
merusak peralatan elektronik.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
PROSEDUR
PENANGANAN
GANGGUAN LISTRIK
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Isolasi Kerusakan
Jika terjadi gangguan, sistem yang rusak
segera diisolasi agar tidak merusak bagian
lain.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
Penggunaan Daya Cadangan
Jika daya utama terputus, sistem kelistrikan
akan secara otomatis beralih ke baterai
darurat untuk menjaga peralatan vital tetap
berfungsi.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
PENUGASAN
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
1.Diskusikan berbagai sumber listrik yang digunakan di kapal, seperti
alternator, generator, dan baterai. Apa saja kelebihan dan kekurangan
masing-masing sumber listrik tersebut, dan bagaimana penggunaannya
dalam kondisi operasi kapal yang berbeda?
2.Analisislah peran komponen panel distribusi listrik, busbar, dan circuit
breaker dalam sistem kelistrikan kapal. Bagaimana setiap komponen ini
berfungsi dalam menjaga keselamatan dan efisiensi distribusi daya listrik di
kapal?
3.Jelaskan protokol keselamatan yang harus diterapkan dalam pemeliharaan
sistem listrik kapal. Mengapa penting untuk memiliki sistem grounding, APD,
dan pemadam api khusus untuk sistem listrik di kapal? Berikan contoh
tindakan darurat yang perlu dilakukan jika terjadi gangguan pada sistem
listrik utama.
KEMENTERIAN
PERHUBUNGAN
TERIMA
KASIH