PENGENALAN INDUSTRI FARMASI .

fokus pada R&D  e. Jepang Tipe B  Negara yang memiliki Industri Farmasi inovatif  e. Perancis. Inggris.g : Denmark. Swiss. Spanyol. India.4 Jenis Industri Farmasi (1) :  Tipe A  Negara yang memiliki Industri Farmasi skala besar. Kanada. Belanda.g : AS. Austria . Cina.

Bangladesh  Tipe D  Negara yang tidak memiliki Industri Farmasi  e. Iran. Kuba. 4 Jenis Industri Farmasi (2) : Tipe C1  Negara dengan Industri Farmasi kemampuan reproduktif bahan baku obat & obat jadi  e. Polandia. Suriname . Malaysia. Luksemburg.g : Saudi arabia.g : Indonesia. Qatar.g :Bahrain. Mesir  Tipe C2  Negara dengan kemampuan reproduktif hanya obat jadi  e.

INDUSTRI FARMASI BERBASIS RISET RISET / INOVASI PENGEM BANGAN PRODUKSI BBO DAN PEM BANTU PRODUKSI OBAT PEMASARAN & PENJUALAN • Discovery • Pre Clinical Studies • Screening • Animal Studies • Clinical Studies • Production API • Production (Raw material) Finished Good • Communication • Promotion • Distribution and services .

INDUSTRI FARMASI GENERIK PRODUKSI OBAT PEMASARAN & PENJUALAN •Production Finished Good •Communication •Promotion •Distribution and services .

 . dengan + 6238 Nama dagang.• Jumlah Industri Farmasi di Indonesia 189 terdiri dari : 4 BUMN  35 PMA  150 LOKAL • Jumlah obat yang beredar + 9122 Merek (me too).

15 IF 7% Bali.Profile Industri Farmasi Indonesia Peta Penyebaran Industri Farmasi Berdasarkan Lokasi Sumate ra. 189 IF 93% . 1 IF 0% Jawa.

Kemampuan Industri Farmasi Indonesia  Kompetensi yang dimiliki : • • Biaya R & D lebih kecil Formulasi Industri sebagai follower Lisensi copy product Diferensiasi product Distribusi Kompetisi + 95% Bahan baku impor Product Palsu Faktor ekonomi Kosumsi per kapita  Pertumbuhan perusahaan • • •  Resiko usaha • • • •   Prospek usaha • R&D • • Pengembangan formulasi Evaluasi kualitas product .

.

7. 9. 6. 3. 8. Sanbe Kalbe Dexa Otsuka Dankos Ferron Pfizer Sanofi-aventis Fahrenheit Astrazeneca . 10. 3. 2. 4. 8. 4. 5. 7.Top 10 ranking (data terbaru)  Non hospital: 1. Sanbe Kalbe Pfizer Dexa Sanovi-aventis Novartis Bayer Interbat Soho Merck 2.  Hospital: 1. 5. 6. 9. 10.

. Packaging dev. Product Stability R&D Manager Production Manager QC/Lab Manager QA Manager PPIC Manager Production Supervisor Packaging Supervisor Lab. Int. Registration Off.Contoh Struktur Organisasi Industri Farmasi (sesuai dengan c-GMP) Dewan Komisaris President Director HRD Director Plant Director Marketing Director Finance Director Technical Manager Product dev. Supervisor Microbiology IPC Spv. Auditor Validation Off.

Material Manajemen (PPIC). Validasi Metode Analisa. dan Validasi Pembersihan Penguasaan Dokumentasi (Protap. Dust Collecting System. TQM. Pengolahan Limbah. dll) Penguasaan Prosedur/tatacara Kalibrasi. ISO 14000 series. Validasi Proses Produksi dan Pengemasan. Adaptasi maupun Pengembangan) Penguasaan Manajemen/proses Produksi Penguasaan Sistem Manajemen Mutu (Quality Assurance.Tantangan Pharmacist Baru di Industri Farmasi 1. Air Untuk Produksi. 7. 5. 6. 3. dll Kompetensi Apoteker baru ??? Kurikulum Pendidikan Tinggi Farmasi ??? . dll) Penunjang : Manajemen SDM. 8. ISO 9000 series. Proses/prosedur Registrasi) dan Pengembangan Produk Baru Pengetahuan Sarana Penunjang (Bangunan/peralatan. 4. AHU. c-GMP. 2. Marketing. Batch Record. Validasi/Kualifikasi Mesin & Alat Produksi. Penguasaan Teknologi Formulasi (> 80 % me too product) Penguasaan Metoda Analisa (Adopsi.

200 Apoteker tiap tahun ? .Pendidikan Tinggi Jumlah Fakultas/Jurusan Farmasi : 63 12 Negeri 51 Swasta • • Rekrutmen mahasiswa baru tiap tahun ± 9.000 orang Output 80% = 7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful