Reproduksi Vegetatif pada Tumbuhan

Artikel ini telah dibaca 14,660 kali
• •

BMC – Perkembangbiakan atau reproduksi bertujuan untuk melestarikan keberadaan suatu spesies agar tidak mengalami kepunahan. Pada umumnya reproduksi pada tumbuhan dapat dibedakan atas dua cara, yaitu secara vegetatif (aseksual) dan secara generatif (seksual).

Reproduksi secara Vegetatif (Aseksual)
Yaitu terjadinya individu baru tanpa didahului peleburan dua sel gamet. Dapat dibedakan menjadi dua macam: Perkembangbiakan vegetatif alami Yaitu terjadi individu baru tanpa adanya campur tangan manusia. Reproduksi seperti ini terjadi dengan beberapa cara, yaitu:
1. Dengan pembelahan sel, terjadi pada tumbuhan bersel satu, misalnya alga bersel satu

2. 3.
4. 5. 6.

7.
8.

9.

Chlorella, Chlamydomonas, dll. Dengan menghasilkan spora vegetatif, misalnya pada tumbuhan paku, fungi, dan ganggang Dengan rhizoma atau akar tinggal: pada irut, bunga tasbih, lengkuas, temulawak, dan kunyit. Dengan stolon atau geragih, misalnya pada pegagan (Sentela asiatica), rumput teki (Cyperus rotundus), arbei, dan lain sebagainya. Dengan umbi batang, misalnya pada kentang (Solanum tuberosum). Dengan umbi lapis, misalnya pada bawang merah (Allium cepa). Dengan umbi akar, misalnya pada ketela pohon Dengan tunas, misalnya pada bambu (Gigantochloa sp). Dengan tunas adventif, misalnya pada cocor bebek

spora pada sporofil Paku

pembelahan sel pada Chlorella

misalnya: mencangkok. stek. dan merunduk. .Rhizoma lengkuas Stolon pada rumput Umbi lapis bawang merah Umbi batang pada wortel Umbi akar pada singkong Tunas pada bambu Tunas adventif pada Cocor Bebek Reproduksi vegatatif buatan Selain itu tumbuhan dapat juga berkembang biak dengan cara tak kawin dan dengan bantuan manusia. biasa disebut reproduksi secara vegetatif buatan. okulasi. mengenten.

Mencangkok Tumbuhan yang biasa dicangkok adalah tumbuhan dikotil seperti jambu. Tanaman yang biasa dikembangkan dengan merunduk adalah apel. buahnya sedikit. mangga. anyelir. dengan tumbuhan mangga yang berakar lemah. Maka cara menempelnya. anggur. selada air. ditempelkan kulit yang mempunyai calon tunas dari batang tumbuhan mangga yang berbuah banyak tetapi berakar lemah tadi. Setelah akar-akarnya kuat cabang yang berhubungan dengan batang induk dipotong. c. Menempel (okulasi) Menempel adalah menggabungkan bagian tubuh dua tanaman yang berbeda. buahnya banyak. sawo. Tujuan mencangkok adalah agar diperoleh tumbuhan baru yang cepat berbuah dan sifatnya sama dengan induknya. alamanda.a. dan lain-lain. Merunduk Cara ini dilakukan dengan merundukkan dan kemudian membelokkan ke bawah batang atau cabang tanaman. Umumnya dua jenis tanaman yang digabungkan tersebut masing-masing mempunyai kelebihan. . Pada bagian cabang yang tertimbun tanah kemudian akan tumbuh akar-akar. b. pada batang tumbuhan yang berakar kuat. dan lain sebagainya. jeruk. Misalnya tumbuhan mangga berakar kuat. rambutan.

tanaman pagar. yang ditanam. Kemiringan potongan ± 45°. Cara ini banyak dilakukan pada singkong dan buah-buahan. Banyak dilakukan terhadap ubi kayu. merunduk. Cara ini memberikan beberapa keuntungan antara lain: • • Sifat tanaman baru akan sama persis dengan sifat tanaman induk. Diameter batang atas harus sesuai dengan diameter batang bawah. Cepat menghasilkan buah. okulasi. Disamping itu ada pula beberapa kerugian. Perkembangbiakan secara vegetatif dapat menghasilkan sedikit keturunan. Buah yang dihasilkannya akan sama dengan buah yang dihasilkan pohon asalnya. mengenten dan lain-lain. Diusahakan agar tidak terjadi infeksi.d. Bila tanaman hasil reproduksi vegetatif dipotong ranting-rantingnya maka dapat menyebabkan menurun pertumbuhannya. Keuntungan dan kerugian reproduksi vegetatif buatan Banyak petani yang mengembangkan cara reproduksi pada tanaman buah-buah. Kedua sambungan itu diikat dengan kuat. . antara lain: • • • Tanaman yang berasal dari stek ataupun mencangkok umumnya mempunyai sistem perakaran yang kurang kuat. stek. dan lain-lain. lalu tumbuh menjadi tanaman baru. tebu. Mengenten (menyambung/kopulasi) Pada dasarnya menyambung sama dengan menempel. Potongan-potongan tersebut harus punya buku-buku. tanaman liar. Setelah tumbuh lalu disambung dengan ranting/cabang dari pohon sejenis yang buahnya baik. Stek Stek adalah memperbanyak dengan potongan-potongan batang. e. Mula-mula biji disemaikan. dan lain-lain dengan cara mencangkok.

. maka dihasilkan keturunan baru yang sifatnya sama dengan sifat induknya.Karena dalam reproduksi secara vegetatif tidak terjadi penggabungan sifat-sifat dari induknya.