Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH KIMIA FARMASI

Disusun Oleh : Kelompok 7 Ana Yulianti Santi F Kartika Aji Nur Ahmad Syahita S Hiska Janiar Ari Febriana

UNIVERSITAS GARUT FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN FARMASI S1 Jl. Jati No. 42 B Telp (0262) 540007 Terogong-Garut 44151

rahmat dan hidayah-Nya. .23 Desember 2009 Penyusun. tapi kami berharap dengan adanya makalah ini. Makalah ini kami buat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Farmasi dan menanggapi makalah dari kelompok 3. bisa menambah wawasan tentang kimia di bidang farmasi. Kami sadar bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak sekali kekurangan. Garut. kami bisa menyelesaikan makalah tentang “Kimia Farmasi”.KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Illahi Robbi yang mana atas berkat.

6 2................1 BAB II PEMBAHASAN 2.................1.......................1 Kimia farmasi ditinjau dari aspek Ontologi .......................1...............................................................3 Kimia farmasi ditinjau dari aspek aksiologis............1 Kesimpulan .1 1..2 2......................................................................1 Metode pemisahan ..............................................................................................................................................1 Ruang lingkup farmasi .......................2 Maksud dan Tujuan ...................….......DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.......2 Kimia farmasi ditinjau dari aspek epistemologi ......................................................5 2...............2 Metode analisis (kuantitatif dan kualitatif)..................................................…...................................i DAFTAR ISI ...........2 Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan farmasi.......................................................4 Sistematika Penulisan.......3 Pembatasan Makalah..................1 1......................2 2......................................................................................3 2..........2..........................1 1.....................1 Latar Belakang...................6 2....................................6 BAB III PENUTUP 3.................8 ..........ii BAB I PENDAHULUAN 1.................................................2..........................

kimia farmasi dalam bidang ini di bahas berbagai reaksi-reaksi kimia. Dalam kelompok ini juga berbagai analisis di luar obat seperti makanan dan kosmetik termasuk mikrobiologi analisis merupakan bidang kajian dari kimia farmasi. pembatasan makalah dan sistematika penulisan. 1. . dan diakhiri dengan penutup yang terdiri dari kesimpulan.4 Sistematika Penulisan Menurut kelompok kami cara penulisan dari kelompok 3 letak. hubungan struktur kimia dengan efek obatnya. Sebagai tambahan. mengerti tentang Kimia Farmasi dan menanggapi makalah dari kelompok 3. dan cara penulisan yang kurang tepat. biokimia dan kimia organik merupakan penunjang kajian kimia farmasi 1.BAB I PENDAHULUAN 1. epistemologi serta aksiologi. maksud dan tujuan. Lalu pada bab isi dikemukakan pembahasan tentang kimia ditinjauan dari aspek antologi. 1. kimia analisis.1 Latar Belakang Menurut kelompok kami latar belakang dari kelompk 3 mudah di pahami. sintesis senyawa obat. metode identifikasi dan analisis senyawa obat.3 Pembatasan Makalah Makalah ini pembahas tentang kimia farmasi yang meliputi ruang lingkup. Bidang keahlian dasar seperti kimia dasar.2 Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan pembuatan makalah ini agar kita menjadi tahu. metode dan manfaatnya. Sebagai tambahan makalah ini diawali dengan pendahuluan yang terdiri dari latar belakang.

Obat adalah semua zat baik kimiawi.1 Kimia Farmasi ditinjau dari aspek Ontologi Menurut kelompok kami dari aspek ontologi untuk kelompok 3 mudah di pahami. kemudian ada perubahan jadi farmasi adalah suatau sistem yang memberikan pelayanan kesehatan dengan perhatian khusus pada pengetahuan tentang obat dan efeknya pada menusia dan hewan. 3. Disamping itu kimia farmasi juga mengembangkan ilmu yang terkait dengan bidang analisis kimia. Farmasi atau obat Definisi menurut kamus adalah seni dan ilmu dalam menyediakan. hewani maupun nabati. sintesis senyawa obat. a. Bidang ilmu farmasi sangat berhubungan dengan berbagai kegiatan baik kegiatan kimia kuantitatif maupun kegiatan kualitatif.1 Ruang Lingkup Kimia Farmasi Ada beberapa ruang lingkup farmasi yaitu reaksi-reaksi kimia. 1. meringankan atau mencegah penyakit berikut gejala-gejalanya. Obat harus berkhasiat atau mempunyai efek Obat harus mempunyai mutu atau karakter. Kimia farmasi merupakan cabang tentang susunan. yang dalam dosis layak dapat menyembuhkan. dan Obat harus aman digunakan .BAB II PEMBAHASAN 2. metode identifikasi. 2. hubungan struktur kimia dengan efek obat serta makanan dan minuman.1. sedangkan farmasi sendiri adalah seseorang yang meracik dan menyerahkan obat. pembuatan dan pengujian obat-obatan. analisis senyawa obat. meracik dan menyerahkan obat. 2.

sebagian besar memerlukan proses pemisahan terlebih dulu dari unsur yang mengganggu. melindungi supaya tetap dalam keadaan baik. mengubah penampakan. bibir. kuku. menambah daya tarik. Kimia Farmasi Analisis Kimia analitik merupakan ilmu kimia yang mendasari analisis dan pemisahan sampel. termasuk permen karet dan sejenisnya tetapi bukan obat. rambut. Analisis dapat bertujuan untuk menentukan jenis komponen apa saja yang terdapat dalam suatu sampel (kualitatif). gigi dan rongga mulut untuk memberishkan. Makanan dan minuman Makanan adalah barang yang digunakan sebagai makanan atau minuman manusia.b. c. Karena itu cara-cara atau prosedur pemisahan merupakan hal penting juga yang dipelajari . dan organ kelamin luar). memperbaiki bau badan tetapi tidak dimaksudkan untuk mengobati atau menyembuhkan suatu penyakit. serta mempunyai peranan dalam pembangunan rasional. Kosmetik Kosmetik adalah sediaan atau panduan bahan yang siap untuk digunakan pada bagian luar badan (epidermis. a. dan juga menentukan berapa banyak komponen yang ada dalam suatu sampel (kuantitatif). Tidak semua unsur atau senyawa yang ada dalam sampel dapat dianalisis secara langsung. Makanan juga merupakan salah satu bahan pokok dalam rangka pertumbuhan dan kehidupan bangsa.

1. profesi. b. organik. Kimia adalah ilmu yang mempelajari mengenai komposisi dan sifat zat atau materi dari skala atom hingga molekul serta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari. Kimia Organik . pertanian. Kimia sintesis adalah kegiatan melakukan reaksi kimia untuk memperoleh suatu produk kimia. maka kimia analitik mempunyai penerapan yang lebih luas.dalam bidang ini.2 Ilmu-ilmu berkaitan dengan kimia farmasi a. Demikian juga di bidang industri. kelautan dan sebagainya. Kimia Dasar Kimia dalam bahasa Arab “Seni Transformasi” dan dalam bahasa Yunani “ Alkimia”. kesehatan dan bidang lainnya kimia analitik memberikan peranan yang tidak sedikit. 2. Dibandingkan dengan cabang ilmu kimia lainnya seperti kimia anorganik. b. tapi juga dipakai luas dalam cabang ilmu pengetahuan lain seperti ilmu lingkungan. Kimia analitik tidak saja dipakai di cabang ilmu kimia lainnya. Kimia Sintesis Dalam kimia dipelajri juga tentang kimia sintesis khususnya sintesis obat.. fisik dan biokimia. kedokteran. Sintesis pertama kali digunakan oleh ahli kimia yaitu Adolph Wilhelm Herman Kolbe.

Istilah biokiomia pertama kali di kemukakan oleh Karl Neuber ada tahun 1903. sintesis kimia dan ilmu-ilmu yang lainnya. Bahwa kimia farmasi ditinjauan dari aspek epistemologi yaitu secara umum metode yang . ilmu Biokimia juga mempelajari berbagai proses pada organisme mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks. Salah satu bagian dati kimia organik yang sangat pentinga yaitu bahasan mengenai gugus fungsi senyawa karbon. reaksi kimia dan interaksi zat-zat yang terdapat di dalam makhluk hidup. sintesis dan degradasi biomolekul dalam sel. 2. Ilmu Biokimia adalah ilmu yang mempelajari tentang peranan berbagai molekul dalam reaksi kimia dan proses yang berlangsung dalam makhluk hidup. mekanisme dan reaksi senyawa organik.2 Kimia Farmasi ditijauan dari aspek epistemologi Menurut kelompok kami dari aspek epistemologinya kurang mengerti. interaksi antara biomolekul. Beberapa hal yang dipelajari di biokimia yaitu struktur kimia dan tiga dimensi molekul biologi. Untuk membedakan dengan senyawa anorganik maka senyawa organik adalah senyawa yang dibangun oleh rantai karbon. biokimia. pemindahan serta ekspresi informasi genetika. terutama pada pertengahan abad ke 20 dengan di temukannya teknik-teknik baru. Gugus fungsi adalah atom atau gugus atom yang merupakan ciri khas penentu sifat dari suatu golongan. perolehan dan pemanfaatan energi oleh sel. Tidak hanya mempelajari proses yang berlangsung dalam tubuh manusia. Mempelajari kimia organik sangat penting bagi orang yang sedang mempelajari farmasi. c. seorang kimiawan dari Jerman. fitokimia. Biokimia Biokimia adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari zat-zat kimia. struktur. Jangkauan ilmu Biokimia sangat luas sesuai dengan kehidupan itu sendiri. Sejak saat itu biokimia semakin berkembang. mekanisme pengorganisasian biomolekul dan pengkoordinasian aktifitasnya dan penyimpanan.Kimia organik mempelajari tentang sifat.

Destilasi Destilasi adalah pemisahan campuran berdasarkan titik didihnya. b. Ada beberapa metode yang digunakan dalam kimia farmasi yaitu metode pemisahan. kemudian uap yang terbentuk didinginkan. Ekstarksi Ekstraksi adalah pemisahan campuran dengan cara melarutkan pada pelarut yang sesuai dan kedua pelarut tadi tidak saling bercampur. Kromatografi Kromatografi adalah pemisahan campuran berdasarkan kecepatan difusi dari zatzat dalam medium tertentu. Prosesnya pengambilan zat dari campuran berdasarkan perbedan kelarutan zat tersebut diantara dua pelarut yng tidak saling bercampur.2. Proses yang terjadi pada proses destilasi adala perubahan fasa cair menjadi fasa uap atau gas. e. Berikut beberapa metode pemisahan: a. pengukuran penjelasan dan verifikasi. 2. . Fitrasi Filtrasi adalah pemisahan campuran berdasarkan perbeadaan ukuran partikel. c.1 Metode Pemisahan Metode pemisahan memiliki peranan penting di dalam bidang keahlian kimia farmasi.digunakan dalam pembasahan kimia farmasi ini adalah menggunakan metode ilmiah yang bercirikan pada observasi. analisis dan sintesis. Prosesnya pemurnian zat padat melalui pemanasan sehingga zat tersebut dapat berubah fasa secara langsung dari fasa padat ke fasa gas dan kembali lagi ke fasa padat. Sublimasi Sublimasi adalah pemiahan campuran yang salah satunya dapat menyublin. d.

2. Tujuan kimia kuantitatif adalah memisahkan serta mengidentifikasi sejumlah unsur. Dilihat dari bidang kesehatan kimia farmasi bahwa bidang kesehatan kimia farmasi memilki kontribusi dalam hal meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta perlindungan terhadap .3 Kimia farmasi ditinjau dari aspek Aksiologi Kimia farmasi sangat mendukung di bidang keahlian farmasi yang ditunjang oleh kimia dasar.1 Kesimpulan Kimia farmasi sangat erat hubungannya deengan ilmu-ilmu lain seperti kimia dasar. BAB III PENUTUP 3. Dilihat dari aspek anologi kimia farmasi adalah merupakan cabang ilmu tentang susunan.2 Metode Analisis (kuantitatif dan kualitatif) Kimia kuantitatif dapat didefinisikan sebagai penerapan berbagai metode dan prosedur kimia analisis kuantitatif untuk melakukan analisis kuantitatif bahanbahan atau sediaan yang digunakan dalam farmasi. 2. biokimia. Kristalisasi Kristalisasi adalah Pemisahan campuran zat padat yang larut dalam zat cair. kimia analis. fitokimia dan lain-lain. Kimia kualitatif merupakan analisis untuk melakukan identifikasi elemen. 2. biokomia.f. Manfaat kimia farmasi secara umum adalah mengadakan pelayanan farmasi yang bermutu dan prima. pembuatan dan pengujian obat-obatan. dan kimia organik. spesies dan atau senyawa yang ada di dalam sampel. Analisa kualitatif berkaitan dengan cara untuk mengetahui dan atau tidak adanya suatu analit yang dituju di dalam sampel.

P2B SMF-SMKF di DKI Jakarta. 2008. Jakarta.pdf Bab 1-buku ajar-analitik. Cahyana. Garut Sumber Website : Kimia Analis GBPP.Mozilla Firefox . Farmakologi jilid 1.pdf Pengantar Biokimia. DAFTAR PUSTAKA . 2007.masyarakat. noni. Undang-Undang Kesehatan untuk Sekolah Menengah Farmasi/SMK.